NovelToon NovelToon
ISTRI PENGGANTI SANG GUS COLD

ISTRI PENGGANTI SANG GUS COLD

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pernikahan rahasia / Poligami
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Jeonndhhh

Dibuang dua puluh tahun ke London, Kalea dipaksa pulang hanya untuk menjadi tumbal wasiat kakaknya. Najwa, sang bidadari pesantren yang sedang menjemput ajal, meminta satu hal yang mustahil: Kalea harus menggantikan posisinya sebagai istri Gus Malik.
Kini, si pemberontak berpakaian seksi itu harus terjepit dalam pernikahan "turun ranjang" bersama pria sedingin es yang hanya mencintai kakaknya. Di bawah atap yang sama dengan Najwa yang kian merapuh, sanggupkah Kalea bertahan menjadi bayang-bayang di atas ranjang pria yang menganggapnya penuh dosa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeonndhhh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prahara di Kamar Terlarang

Langit di atas Pesantren Al-Fatih mendadak berubah muram, seolah alam turut merasakan gejolak api yang membakar dada Gus Malik. Suara derit ban mobil yang mengerem kasar di halaman rumah utama mengejutkan para santri yang tengah beraktivitas. Malik turun dengan gerakan kaku, menggendong Arkan yang wajahnya tampak ketakutan dan bingung.

Langkah kaki Malik menghantam lantai kayu teras dengan irama yang menakutkan. Di dalam rumah, Najwa yang sedang duduk di kursi roda bersama Ibu mertuanya sontak menoleh.

"Mas? Kenapa pulang secepat ini?" tanya Najwa heran. Ia melihat rahang suaminya mengeras, matanya merah padam, dan urat-urat di pelipisnya menegang hebat.

Malik tidak menjawab. Ia menyerahkan Arkan kepada Mbak pengasuh dengan gerakan cepat. "Bawa Arkan ke kamarnya. Jangan biarkan dia keluar sampai saya suruh," perintahnya dengan suara rendah yang bergetar karena emosi yang tertahan di tenggorokan.

"Mas Malik, ada apa? Kenapa mukanya seperti itu? Kamu sakit?" Ibu mertuanya ikut bertanya dengan nada cemas.

Malik masih bungkam. Ia tidak sanggup menatap wajah Najwa. Rasa bersalah karena telah membiarkan adiknya mengkhianati kehormatan keluarga membuat Malik merasa gagal total. Ia hanya memalingkan wajah, lalu tanpa sepatah kata pun, ia melangkah lebar menuju kamar tamu—kamar Lea.

*Brak!*

Pintu kamar Lea dibuka paksa. Malik masuk, lalu duduk di kursi kayu di sudut ruangan yang gelap. Ia mematikan lampu kamar, membiarkan hanya sedikit cahaya sore yang masuk dari celah gorden. Ia duduk di sana, dalam kesunyian yang mencekam, menunggu sang pemilik kamar pulang dari "pesta maksiat"-nya.

Satu jam kemudian, Lea melangkah masuk ke rumah dengan senyum yang masih tersisa di bibirnya. Pertemuannya dengan Tom benar-benar menjadi oase di tengah padang pasir pesantren yang kering. Ia merasa berani, ia merasa dicintai.

"Lea? Kamu baru pulang?" tanya Najwa yang masih menunggu di ruang tengah dengan cemas. "Mas Malik marah besar, Lea. Dia sekarang ada di kamarmu. Kakak nggak tahu apa yang terjadi..."

Senyum Lea memudar. Jantungnya berdegup kencang. *Marah? Apa dia melihat gue?* batinnya mulai waswas. Namun, ego London-nya tetap berteriak bahwa ia tidak melakukan kesalahan.

"Paling dia mau ceramah lagi, Kak. Tenang aja," jawab Lea mencoba santai, meski tangannya dingin.

Lea melangkah menuju kamarnya. Begitu ia membuka pintu, suasana gelap menyambutnya. Ia meraba dinding untuk mencari saklar lampu, namun sebelum jarinya menyentuh saklar, sebuah suara dingin yang menusuk tulang terdengar dari kegelapan.

"Kunci pintunya, Kalea."

Lea tersentak. "Gus? Ngapain lo di kamar gue gelap-gelapan? Keluar!"

*Klik.*

Malik menyalakan lampu kecil di sudut meja. Cahaya temaram itu menunjukkan wajah Malik yang tampak sangat mengerikan. Ia berdiri, lalu berjalan mendekati pintu. Sebelum Lea sempat bereaksi, Malik meraih kunci pintu dan memutarnya dua kali.

"Apa-apaan lo! Buka pintunya!" teriak Lea panik.

Malik tidak menggubris. Ia berbalik, menatap Lea dengan tatapan yang sangat tajam, seolah ingin menembus jantung gadis itu. "Kamu pikir saya buta? Kamu pikir Tuhan tidak punya cara untuk menunjukkan kebusukan yang kamu lakukan di belakang istri saya?"

Lea terkesiap. "Lo... lo lihat gue?"

"Saya melihat semuanya!" bentak Malik. Suaranya tidak keras, namun menggelegar penuh amarah. "Saya melihat kamu menginjak-injak akad suci kita. Saya melihat kamu memamerkan auratmu dan membiarkan pria asing itu menyentuh apa yang seharusnya menjadi kehormatan suami!"

"Gue nggak pernah anggap lo suami gue!" balas Lea lantang. "Tom itu kekasih gue! Dia yang gue cintai, bukan lo!"

"Tapi di atas kertas dan di hadapan Allah, kamu adalah milik saya!" Malik melangkah maju, memangkas jarak. Auranya yang biasanya tenang kini berubah menjadi predator yang terluka. "Kamu telah membawa najis ke dalam keluarga ini. Kamu mencoreng wajah Najwa yang sedang berjuang melawan maut!"

Malik mulai melontarkan kalimat-kalimat tajam, menceramahi Lea tentang adab, dosa, dan pengkhianatan. Lea mencoba menutup telinganya, namun Malik terus memaksanya mendengarkan betapa rendah tindakannya tadi di taman kota.

"Lo pikir dengan ceramah begini gue bakal tobat?" tantang Lea dengan air mata amarah. "Ciuman itu... itu yang gue mau! Bukan hidup di sangkar ini!"

Mendengar kata "ciuman" keluar dari bibir Lea, kemarahan Malik mencapai puncaknya. Ia tidak bisa membiarkan sisa-sisa pria lain ada pada wanita yang secara sah adalah tanggung jawabnya.

"Jika kamu merasa ciuman itu adalah milikmu, maka saya akan menghapusnya sekarang juga," desis Malik.

Sebelum Lea sempat menghindar, Malik meraih bahu Lea dengan kuat. Tanpa ada kelembutan, tanpa ada cinta, Malik menundukkan wajahnya. Ia mencium bibir Lea dengan kasar dan penuh emosi—sebuah tindakan yang dilakukan bukan karena gairah, melainkan sebagai bentuk klaim kekuasaan dan penghapusan jejak pengkhianatan yang baru saja ia saksikan.

Lea memberontak, tangannya memukul dada Malik, namun pria itu tidak bergeming. Ciuman itu terasa pahit, penuh dengan amarah dan harga diri yang terluka. Malik melakukannya seolah-olah ia sedang membersihkan sebuah noda dengan cara yang paling ekstrem.

Beberapa saat kemudian, Malik melepaskan Lea dengan kasar hingga gadis itu terduduk di tepi ranjang, terengah-engah dengan bibir yang bergetar.

"Jangan pernah berpikir untuk membawa pria itu ke dalam pikiranmu lagi selama kamu masih membawa nama saya," ucap Malik dengan nada dingin yang mematikan. "Itu hukuman pertamamu. Mulai besok, kamu tidak diizinkan keluar dari gerbang pesantren tanpa izin saya. Kamu akan belajar menjadi seorang istri, atau kamu akan membusuk di kamar ini."

Malik berbalik, membuka kunci pintu, dan keluar meninggalkan Lea yang luruh dalam tangis histeris. Di luar, Najwa dan Ibu mertuanya hanya bisa terpaku melihat Malik keluar dari kamar Lea dengan wajah yang sekeras baja, sementara suara isakan Lea menembus dinding-dinding kayu rumah yang kini terasa seperti penjara.

1
6690
wait ini Lea sama Najwa kakak beradik kandung ya? mohon maaf ya Thor, bukannya kalau kandung tidak boleh dinikahi secara bersamaan oleh pria yang sama , kecuali salah satunya sudah meninggal, baru boleh menikah. misalnya boleh menikah dengan suami kakak namun ketika si istri/kakak sudah meninggal. CMIIW
Nda
double up thor
Nda
novelmu luar biasa thor
Ci Ka
ditunggu up nya thor💪
Nda
ditunggu double up nya thor
Sri Jumiati
lanjut up thor
Sri Jumiati
umur kalea brp ya? kok msh kuliah .kan di buang 20 th yll
Jeon Ndhh: Dikirim umur 3-5 tahun → 20 tahun di London → balik ke Indonesia umur 23-25 tahun → sekarang kuliah semester akhir. karna pernah tertunda. kuliah di umur berapa pun boleh kuliah umur 50 tahun pun masih bisa kuliah 🙏
total 1 replies
Sri Jumiati
semangat thor
Sri Jumiati
bagus ceritanyq
Waodeumizahara Waodeumizahara
kapan apload nya thor🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat bagus
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat bagus
Waodeumizahara Waodeumizahara
thor lebih banyaknya lagi dong aploadnya🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
plis, up lebih banyak thor🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat menarik/Heart/
Anonim
GUS GUS AGUUUS AGUUUSSS
Titik Sofiah
lanjut Thor
Titik Sofiah
lanjut lanjut Thor
Titik Sofiah
lanjut Thor
Titik Sofiah
plis doubel up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!