Siapa sangka selepas hujan malam itu memberi berkah pada lelaki yang sering mehabiskan waktu dengan kedua sahabatnya.Semua berubah,setelah ciuman dan pelukan dadakan dari seorang wanita bak bidadari turun dari kayangan.....
apakah Aris mendapatkan hati wanita yang sudah mencuri hatinya itu??
Area 21+
Diharapkan bijak untuk memilih bacaan sesuaikan umur kalian 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amma Nada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Seperti Bidadari
Disebuah Mall terkenal saat ini Jojo sedang menunggu seseorang yang sudah berjanji akan menemaninya.
"Udah lama nunggu?" tanya lelaki itu saat menghampiri Jojo.
Jojo menggeleng "Nggak kok aku juga baru nyampe"
"Yuk jalan..." ajak pemuda itu pada Jojo,mereka pun beriringan masuk kedalam Mall. "Bodyguard lo mana? tumben nggak ikut"lanjutnya menanyakan keberadaan Dona.
"Dia bukan bodyguard aku,tapi asisten pribadi aku.. Dia lagi dapet tugas dari papa,makanya dia nggak ikut dan aku ngajak kamu biar aku ada yang nemenin.. Kamu nggak keberatan kan?"tanyanya pada Aris.Ya lelaki yang diminta untuk menemaninya adalah Aris.
★
★
★
......Flashback on......
Setelah acara sarapan bersama tadi,Jojo duduk santai bersama kedua orang tuannya.
"Mama hari ini nggak praktek?"tanya Jojo pada mamanya.
"Praktek kok..kan mama prakteknya siang sayang.."
Jojo menepuk jidatnya "Oh iya.. aku lupa hehehe"
"Terus papa,kenapa papa nggak ngantor? ini udah jam 9 lho pa"tanyanya kembali kepada papanya.
Papa Nathan tanpa menutup koran yang ia baca pun menjawab "Papa mau menikmati kebersamaan kita dulu,biarin urusan perusahaan entar aja.. yang penting kita ngumpul dulu.. Toh,papa juga bosnya..Jadi bebas mau masuk jam berapa juga"
"Dih sombong nya papa,ntar kalo karyawan papa ikut-ikutan males kekantor gimana hayoo"
"Ya papa pecat lah.."jawab enteng Papa Nathan membuat mereka bertiga tertawa.
Ah...momen seperti ini yang sering papa Nathan rindukan dari gadisnya itu.Mereka pun terus bercengkrama sampai akhirnya Jojo ingat bahwa ia harus pergi ke Mall.
"Ma,Pa Jojo mau siap-siap pergi dulu ya.."pamit Jojo untuk kembali kekamarnya.
Kedua paruh baya itu pun mengangguk.
★
★
★
Sempurna itulah yang menggambarkan seorabg Jovanka Lovata.Betapa bodohnya lelaki bernama Alex itu,yang menyia-nyiakan gadis cantik seperti Jojo.Beruntung juga Jojo memiliki Orang tua yang tak pernah memaksanya,jika mereka mau...mereka bisa saja memaksa Jojo untuk bertunangan dengan lelaki pilihan mereka,tapi lagi-lagi mereka memilih kebahagiaan putrinya.
"Ma,Pa Jojo berangkat ya?"pamit Jojo pada kedua orang tuanya.
"Kamu berangkat sama siapa sayang?"tanya papa Nathan pada Jojo.
"Kayak biasa lah pa,Jojo pergi sama Dona"sahut Jojo yang aneh akan pertanyaan papanya.
"Em...Dona nggak ngomong sama kamu,dia sedang papa suruh untuk ke Perusahaan sayang.. Ada tugas yang perlu dia kerjakan"
"Dia nggak bilang apa-apa lho sama aku.. pantesan sampai sekarang belum dateng juga.. yaudah Jojo berangkat sendiri aja"sahut Jojo.
"Syang gimana kalo kamu ajak temen kamu aja..papa nggak mau ya kalo nggak ada yang nemenin kamu,kalo ada apa-apa gimana ntar"
"Aduh papa mulai deh.. tapi kalo Aris sibuk gimana?"
"Ya coba aja dulu sayang,nggak ada salahnya kan" timpal mama Vallen yang sedang memotong buah.
Jojo pun mencoba menghubungi Aris.
Tut
Tut
Jojo meloudspeaker panggilannya sambil duduk disebelah mamanya yang masih asik memotong buah untuk sang suami.
📞 "Halo"suara dari ujung telfon membuat Jojo menegakkan duduknya.
📞 "Halo Ar,Ar kamu sibuk gak?"
📞 "Nggak kok,lagi santai nih dirumah ibu.. kenapa Jo?"
📞 "Gini,aku mau ke Mall tapi Dona lagi ada urusan.. Aku nggak ada yang nemenin,kamu mau nemenin aku?"tanya Jojo hati-hati.
📞 "Oke.. aku siap-siap dulu,kita ketemu di Mall ya"
📞 "Oke,bye Aris"
Akhirnya panggilan dimatikan.Jojo terus mengembangkan senyumnya sedari tadi,entah apa yang membuatnya bahagia.Sikap Jojo tak lepas dari pandangan kedua orang tuanya.
...Flashback Off...
★
★
★
Jojo memasuki salon langganannya untuk melakukan perawatan.
"Kamu beneran gapapa nemenin aku perawatan? Nunggu nya lama lho"
Aris tersenyum "Gapapa,demi tuan putri mah abang ikhlas"sahut Aris menggoda Jojo yang terus merasa tak enak dengannya.
Jojo mengrucutkan bibirnya karna sedadi tadi Aris tak berhenti menggodanya,membuat Aris gemas sendiri melihat tingkah Jojo seperti anak kecil.Aris pun mencibut pipi Jojo gemas.
"Aww...sakit tau"rengek Jojo membuat Aris tambah gemas.
"gue cium baru tau lo... gemesin bangettt sih"batin Aris gemas sendiri
Satu setengah jam Aris menemani Jojo perawatan dan ia tak sedikitpun bosan menunggu,padahal jika lelaki lain mungkin akan mengeluh karna lamanya seorang wanita jika perawatan.Saat selesai Jojo pun menghampiri Aris.
"Aku lama ya.. maaf ya Ris"ucap Jojo tak enak.pada Aris.
Aris tersenyum "Yaelah berapa kali sih lu bilang gitu Jo.. santai aja kali.Kemana lagi nih kita? Gue mau sekalian cari cake pesanan ibu"
"Kita ke butik di lantai 4 dulu ya,nanti aku temenin deh cari cake buat ibu kamu"ucap Jojo sambil meraih tangan Aris menggiringnya menuju lift.
Entah sadar atau tidak,Jojo memang sangat suka menggenggam tangan Aris.Dia terus berkilah karna tak sengaja saat Aris sadar.
Aris hanya tersenyum mengikuti gadis itu,mereka masuk kedalam lift bersama.Karna lift yang mereka transparan mereka dapat melihat suasana ramai di dalam Mall ini.Tanpa sengaja Jojo melihat seseorang yang tak asing baginya...Iya benar itu Alex,Alex sedang bersama seorang wanita yang sedang bergelayut manja di lengan kekasihnya.Tanpa sadar Jojo mengeratkan genggamannya pada Aris.
"Lo gapapa Jo?"tanya Aris yang merasa terjadi sesuatu pada Jojo.
Jojo menenangkan gemuruh dadanya yang sesak,seolah pasokan oksigen menipis saat ini.Ia memejamkan matanya sesaat lalu tersenyum menatap Aris.
"Aku gapapa,cuma dadaku sesak dikit.."sahut Jojo
"Kok bisa? Lo sakit? perlu kerumah sakit sekarang?"tanya Aris beruntun pada Jojo,tampak kekhawatiran di majah lelaki tampan itu.
Beruntungnya wanita yang mendapatkan hati Aris,begitu perhatiannya Aris meskipun tak dia bukan tunangan Aris.Tapi perhatian Aris membuat Jojo nyaman dan merasa disayangi,Jojo mulai iri terhadap wanita yang kelak mendapatkan hati temannya ini.
Mereka masih berjalan beriringan sambil berpegangan tangan,orang-orang yang berselisihan dengan mereka mungkin mengira Jojo dan Aris ini sepasang kekasih.Jojo bisa melupakan sejenak kegalauannya karna melihat kekasihnya tadi,semua itu karna Aris..Ya,karna Aris bisa membuatnya lupa akan masalahnya.
"Selamat satang nona,ada yang bisa saya bantu"sapa sopan pegawai butik pada Jojo.
Jojo tersenyum ramah "Aku mau cari dress"
"Silahkan ikut saya nona"
"Kamu tunggu disini aja ya,aku kesana dulu"ucap Jojo pada Aris dan ia pun melepas genggaman tangannya pada tangan Aris.
"Gue masih napas kan yak.. astaga bisa gugup gini deket sama cewek cantik"batin Aris,ia sedari tadi sudah mencoba menahan kegugupannya karna tangannya yang digenggam Jojo.
Jojo keluar dari ruang ganti,ingin tau pendapat Aris soal dress yang ia pakai.
"Ris,gimana cocok nggak aku pake?"tanya Jojo.Jojo mengenakan dress selutut dengan motif bunga-bunga dengan kerah V dengan panjang.
"Bagus kok emang mau buat acara apasih?"Tanya Aris.
"Buat kencan sama Alex"sahut Jojo
Jederrrrrrr
Bagaikan tersambar petir disiang bolong,Aris merasakan sesak didadanya.
"Potek hati abang dek... potek"batin Aris merana.
Aris memaksakan senyumnya.
"Coba liat yang lain dulu deh"ucap Aris,sungguh Aris tak ingin membagi kesempurnaan wanita dihadapannya ini dengan orabg lain sekalipun itu kekasih gadis itu sendiri.
"Boleh nggak sih gue egois"pikir Aris.
"Kalo ini gimana Ris?"tanya Jojo yang kembali keluar dengan mini dress berwarna peach berbahan brukat dengan kerah V membuat kaki jenjang Jojo terekspos membuatnya semakin mempesona.
Demi warga durian runtuh Aris sebenarnya tak ingin menyetujui tapi ia juga tak bisa egois.Dia sadar bukan siapa-siapa Jojo dan yang akan Jojo temui adalah kekasih gadis itu,sudah pasti ia ingin tampil sempurna dihadapan kekasihnya.Demi kebahagiaan gadis yang ia suka,biarkan hanya Aris yang merasakan sakitnya.
"Sempurna"sahut Aris dengan senyum mengembang.
"Benarkah?"
"He'em,lo kayak bidadari"sahut Aris lagi
Pipi Jojo merona dibuatnya "gombal deh.."ucapnya sambil berlalu ke ruang ganti,cukup membuat merah pipi Jojo karna ucapan Aris.Ia tak mau Aris melihat ia blushing.
Setelah selesai mencari dress untuk acara kencannya nanti,Jojo pun mengikuti Aris yang mencarikan cake pesanan ibunya.
"Lo mau ikut gue kerumah dulu?"tanya Aris pada Jojo setelah membeli cake pesanan ibunya.
"Emang gapapa? Kalo ibu kamu nggak suka sama aku gimana?"tanya Jojo
"Ibu gue baik kok,lagian lo kan juga kenal sama Rania.. Lo bakal ada temen ngobrol dirumah,dia lagi libur kuliah soalnya"
"Oke aku mau,Em... aku ikut sama kamu aja ya,mobil aku biar aku suruh Berto buat ambilnya"ucap Jojo pada Aris.
Aris mengangguk dan Jojo pun menghubungi Berto.Mereka pun berjalan menuju tempat parkir diman mobil Aris berada.
Tanpa mereka sadari ternyata Dona sedari tadi mengikuti kegiatan Jojo dan Aris.Dia mevideo setiap gerak gerik dari keduanya atas permintaan dari papa Nathan.
lanjutannya kak thor....
Ya Allah dah....UHUY
Ya Allah dah....UHUY
Dan...ah, sabar Jojo, jangan bersedih soal kehamilan. Nanti malas stress.
Hhhhh ngapa lagi belatung nangke satu nih
eh, pengharum ruangan ya. Tapi kox busuk hati. Belagak gangguin suami orang