NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Anak Selir

Transmigrasi Ke Tubuh Anak Selir

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Time Travel / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno / Ruang Ajaib
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Denada yang awalnya sedang menikmati pekerjaan nya, sebagai seorang pengacara. alias pengangguran banyak acara, mati dalam keadaan yang mengenaskan. bukannya mati dengan tenang, dia malah masuk ke salah satu cerita di dalam novel tersebut. apalagi sebagai figuran yang tak penting. sangat miris bukan. memiliki ibu selir yang terobsesi dengan kaisar, dan harus berjuang keras untuk mengindari masalah yang ada. bagiamana perjuangan Denada untuk terhindarkan dari permasalahan permasalah tersebut, akan kah dia berhasil, atau akan mati sia sia.

"Argh... wajah siapa ini?"
"Eh, kok suara ku menjadi berubah?"
"Sial, jangan bilang aku masuk, dan menjadi anaknya selir gila itu?" gumam Denada yang penuh rasa terkejut.

Ini bukan novel terjemahan, ini karangan author sendiri. kalau yang ga suka bisa skip

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.11

 Sampai disana, mereka melihat satu toko roti, yang terdapat keramaian dan kericuhan. Bukan karena ingin membeli roti, tetapi karena ada yang ingin maling di sana. Mereka memukul nya, sampai anak itu mengeluarkan darah di wajah nya.

 Rose dan Bibi Anti yang melihat, langsung merasa kasihan dengan anak itu. "sepertinya dia lebih tua dari ku." gumam rose yang langsung mendekati ke area kejadian nya.

 "Nona, tunggu! Jangan kesana nona kecil, bahaya." ucap Bibi Anti yang ingin mengejar nona kecil nya yang sudah berlari menuju ke arah kerumunan,itu.

Rose tak mendengarkan ucapan bibi Anti, dan jiwa sosial nya langsung menyala saat melihat ada seseorang yang terluka, dan meminta tolong, tapi tak ada satupun yang menolong nya.

 "Dasar tak tau diri, kau mencuri di toko ku, dan ingin meminta ampun!" teriak sang pemilik toko dengan murka nya.

"Aku akan membunuhmu secara langsung, kau penghianat!" teriak nya lagi dengan tatapan yang begitu tajam sehingga tubuh gadis kecil itu, menggigil di tanah.

"Tolong, ampuni aku bibi...hiks...aku hanya ingin mengambil sedikit saja untuk kakak ku, dia sedang sakit." ucap nya dengan tangisan yang menyayat hati. Tapi mereka seakan tuli, dan terus menghakimi nya tanpa ampun.

Rose yang mendengar keluhan anak perempuan itu, langsung mengepalkan tangannya. Dan berdiri di sana dengan sorot mata yang tajam.

"Hentikan!" teriak nya dengan nada yang cukup tinggi membuat beberapa orang yang melihat kejadian itu, langsung menoleh ke arah nya. termasuk sang pemilik toko roti

"Hei anak kecil, berani berani nya kau ikut campur disini. Memang nya kau siapa Ha!" teriak sang pemilik toko dengan nada yang tinggi.

"Berapa perak yang dicuri oleh nya?" tanya rose dengan nada tegas nya dan memandang wajah gadis itu yang hanya meringis kesakitan

 "90 koin tembaga." ucap Bibi itu dengan nada sinis nya.

"Aku yang akan membayar nya. Jadi hentikan tindakan kalian yang sangat memalukan ini. Menghakimi seorang anak kecil, dan tak merasa kasihan dengan luka di tubuh nya. Apakah paman dan bibi ini, tak memiliki hati nurani, walaupun dia bersalah, apakah kalian tak mendengar penjelasan nya itu. Dia sudah memohon untuk kalian, tapi begini sikap kalian kepada Seorang anak kecil. Bertindak sewenang-wenang. Kalian sangat buruk, dibandingkan kami yang hanya anak kecil ini. Tindakan kalian bahkan lebih buruk, darinya." teriak rose dengan nada tinggi sehingga beberapa orang langsung merasa tersinggung dengan ucapan bocah kecil itu.

 Bibi Anti datang menghampiri nona rose, dengan raut wajah cemas dan langsung mendekati nya.

"Nona, kau baik baik saja."

"Hei, mana bayaran nya. jangan hanya omong kosong saja, aku tak punya waktu untuk itu. Kau sudah membela nya tadi, maka bayarlah ganti rugi itu." ucap pemilik toko dengan wajah sinis nya.

"Bibi, berikan 5 tael perak kepada nya. Dan suruh dia tutup mulutnya yang busuk itu." ucap rose dengan nada dingin nya.

Bibi pemilik toko, langsung menelan saliva nya, merasa tertekan dengan sikap anak itu. kecil kecil, sudah pandai mengintimidasi seseorang. "Siapa gadis itu. Apakah dia dari kaum bangsawan, kalau iya maka reputasi nya akan jadi masalah besar." gumam nya dengan nada sedikit ketakutan, dan dia masih menutupi raut wajah nya itu.

"Baik nona. Ini ambil lah." ucap bibi anti dengan nada sinis memandang sang pemilik toko roti itu.

Saat ingin kembali ke toko, rose langsung menghentikan langkah nya.

"Tunggu dulu!"

Deg....

 "Apa lagi, aku sudah menerima hak ku, kenapa kau masih menghentikan ku." ucap bibi itu dengan nada sedikit cemas nya.

 Apalagi melihat ada kereta kuda yang terparkir di sebrang sana. Dia yakin, gadis itu bukan orang yang sembarangan. apalagi memberi nya cukup banyak sekitar 5 tael perak. Tak ada orang bodoh yang mengeluarkan uang sebanyak itu.

"Kau harus bertanggung jawab kepada gadis itu. Kau sudah melukai nya."

"Mana bisa gitu, dia yang bersalah. Dia mencuri roti ku, dan pantas mendapatkan nya."

"Tapi kau tak berhak memukul nya hingga mendapatkan luka yang parah. mau bertanggung jawab, atau aku akan membuat mu masuk ke kantor pengadilan." ancam rose dengan nada yang serius.

"Ba_baik lah. hei ini untuk mu, dan beli lah obat di apotek terdekat." ucap nya dengan memberikan satu tael perak kepada gadis yang masih menundukkan kepala nya itu.

 Rose yang melihat nya sebenarnya belum cukup puas, tapi dia hanya bisa menghela nafas nya dan menatap gadis itu yang masih terlihat ketakutan.

"Bubar lah. kalian benar benar tak memiliki hati nurani, bukan nya menolong orang yang sedang membutuhkan pertolongan, kalian malah ikut ikutan menghakimi nya." omel rose yang langsung berkacak pinggang di hadapan orang orang yang masih menonton nya

mereka langsung bubar, dan merasa gadis itu sangat menyeramkan, apalagi mampu mengintimidasi seseorang dari omongan saja.

"Hei, jangan takut, aku tak makan orang penakut." ucap rose dengan mulut yang cerewet. Bahkan bibi anti langsung menepuk kening nya, dan hampir ingin menutup mulut kecil, sang nona yang begitu pedas saat menyindir orang lain.

Gadis itu langsung menoleh ke arah nya, dengan mata yang masih berkaca kaca.

"Nona, terima kasih banyak." ucap nya yang langsung bersujud di bawah tapak kaki nya Rose.

 "Ckck, apa yang kau lakukan. aku bukan dewa, bangun lah, ayo ikut dengan ku. Bibi tolong bantu dia ya." ucap rose dengan tegas nya. Dia tak suka dengan orang yang hanya bisa pasrah dengan keadaan saja, dia bukan tipe yang lemah seperti itu.

"Siap nona kecil."

Bibi Anti baru tau, bahwa nona kecil nya sangat pemberani, selain itu mulut nya juga sangat pedas, dan mampu membuat lawan tak berkutik. Hari ini, benar-benar banyak sekali kejutan dari nona kecil rose.

Di sebuah apotek terdekat, rose menatap datar tabib itu yang sedang, mengobati gadis yang terluka tadi. Dan rose juga yang menanggung biaya pengobatan nya. untung saja rose orang yang murah hati, dan suka berbagi kepada orang orang yang membutuhkan.

"Bagaimana kondisi nya?" tanya rose kepada tabib we.

"luka nya cukup ringan, hanya perlu dioleskan dengan salep kulit ini. Dan memang agak sedikit perih nanti nya. Dan ini obat penghilang rasa sakit nya."

Rose mengucapkan terima kasih, dan menghampiri gadis itu yang sedang terbaring lemah.

"Bagaimana, apakah masih tetap sakit?"

"Hanya sedikit nona. terima kasih banyak, berkat mu, aku bisa selamat dan hanya mendapatkan luka ringan. Aku tak tau kalau tak ada dirimu. Mungkin nyawa ku, sudah hilang dengan pemilik toko tadi."

"Tak masalah, aku menolong mu, karena aku memiliki rasa simpati yang tinggi. Oh ya, siapa nama mu?"

"Aku Bella nona." ucap nya tersenyum manis menatap wajah rose yang begitu cantik menurut nya

nona muda di depan nya, tampak sangat familiar bagi Bella, tapi dia tak mengatakan apapun, sebab sudah di tolong dan diobati bahkan diberikan uang merupakan salah satu berkah dewa. Dia sangat berhutang Budi dengan gadis di depannya itu.

1
Dewi Nafiah
kayaknya udah ada firasat akan ada sesuatu kejadian yang besar ini
Sribundanya Gifran
lanjut
Cindy
lanjut kak
kaylla salsabella
semoga suci dan temannya gak ketangkep
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor 😍🥰🥰🤩🥰🥰🤩🤩🤩🥰😍😍
Wardi's
ko jd system ya.., kirain dpt kekuatan dr leluhurnya rose asli
Wardi's: asiap...
total 2 replies
macha late
author typo
macha late
zirah wkwkw makasih udah ingetin
Sribundanya Gifran
lanjut thor
aku
gesit yee rose 😁😁
aku
mntep pmn sam bs jd informan buat rose 👍👍
kaylla salsabella
lanjut Thor
semoga paman sam..... gak ketahuan membantu selir dan rose
Wardi's
karya yang bagus., terus senangat berkarya..
Sribundanya Gifran
lanjut thor
lia
next kak!🤍🙌
kaylla salsabella
kenapa pelayanan setia selir gak ikut sekalian
Suzana Diro
yes akhirnya sedar juga kau mery
kalau boleh pergi ke negara kau semula jumpa bapak kau itu
raja gila buncin sangat huhuhuh
Ita Xiaomi
Saatnya keluarga dr istana. Memulai hidup baru yg bahagia dan kaya raya😁.
Ita Xiaomi
Tenang aja Selir Rose udah punya bisnis di luar istana.
Ita Xiaomi
Keputusan yg bijak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!