NovelToon NovelToon
Mertua Dan Menantu

Mertua Dan Menantu

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Romansa / Tamat
Popularitas:401.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: LaQuin

Lyra mencoba untuk bertahan meski ia terluka oleh kenyataan pahit yang baru saja ia ketahui setelah 6 bulan lamanya. Suami tercinta tega menduakan cintanya dan bermain api dengan Ibunya sendiri.

Rumah Tangga seumur jagung bagai neraka untuk Lyra. Lantas bagaimana ia harus menghadapi situasi ini?

Baca kisahnya yuk readers...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Hancur

Bab 11. Hancur

(POV Author)

Apa yang dirasakan saat wanita yang kita kasihi dan cintai, kita sayangi dan kita hormati tetapi menjadi belati tajam yang langsung menghunus ke pusat jantung?

Apa yang kita rasakan saat seorang lelaki yang kita percayai, kita cintai dan sayangi tetapi ia mengunuskan pedangnya, mencabik-cabik hati yang terukir namanya?

Tentu saja dunia seakan hancur detik itu juga. Hidup terasa tak berguna hingga rasa putus asa datang menghampiri. Goresan luka di hati menganga, sakit tapi tidak berdarah. Kekecewaan meluluh lantakan kepercayaan hingga membangkitkan rasa amarah yang ingin meledak kapan saja.

Lyra terpaku di tempatnya. Handphone-nya masih menyala menayangkan adegan dua insan yang dilanda asmara. Dari ruang tamu berpindah ke kamar sang Mama. Di sanalah untuk pertama kalinya Lyra melihat keperkasaan sang suami tapi bukan pada dirinya.

Tubuh Lyra bergetar hebat. Entah itu kecewa, sakit hati atau marah semua tercampur menjadi satu, hingga ia nyaris berteriak di dalam kamarnya.

Lyra memukul dadanya bertubi-tubi. Sesak oleh rasa sakit yang di berikan ke dua orang yang ia sayangi begitu menyakitkan Lyra. Pikirannya kacau, hatinya terus menjerit kesakitan. Bahkan air matanya telah membanjiri wajahnya.

"Tega banget kalian.... Hiks, jahat!! Jahat!!"

Lyra terus memukul dadanya akan himpitan sakit hati yang tak sanggup rasanya ia tanggung sendiri.

Masih dengan separuh jiwa yang patah hati dan terluka oleh pengkhianatan, Lyra menghapus jejak air matanya dengan kasar. Ia bangkit dari tempat tidur dengan sisa tenaga yang ada. Lyra melangkahkan kali keluar kamar menuju kamar sang Mama.

Lyra mengambil vas bunga yang terpajang cantik di lorong rumahnya. Dengan sekuat tenaga ia banting ke lantai hingga menimbulkan suara gaduh yang menghentikan pergumulan panas antara sang Mama dan suaminya, Andi.

Keduanya cukup terkejut dan keluar begitu saja. Andi hanya mengenakan boxer tanpa pengaman segitiganya. Terlihat jelas sekali tongkat alibaba miliknya masih tegak berdiri. Sedangkan sang Mama berbalut selimut dengan rambut acak-acakan, terkejut melihat Lyra di depan pintu kamarnya.

"Lyra!" Gumam sang Mama yang masih bisa di dengar oleh Lyra.

"Kenapa Ma? Hiks... Kenapa Mama tega berbuat seperti ini sama Lyra?!"

Wajah Lyra bersimbah air mata, tak menyangka akan perbuatan keduanya.

"Lyra dengerin dulu penjelasan Mama, ini hanya salah paham."

"Salah paham apa Ma? Mama mau buat aku jadi orang bodoh disini?!"

"Bukan begitu sayang..."

"Stop mengatakan kata sayang! Buktinya Mama telah menyakitiku sampai ke tulang-tulang!!"

Sang Mama diam sesaat.

"Terus kamu mau apa?!" Tanya Andi dengan wajah tidak merasa bersalah. Bahkan terkesan menyalahkan Lyra.

Melihat Andi yang seperti itu, hati Lyra semakin terasa di cabik-cabik. Tangannya mengepal geram meski air mata jatuh tak tertahan.

"Apa ini alasan Lo yang sebenarnya?! Ngaku impoten tapi namcap di liang Mama?!"

Sudah turun drastis kadar penghormatan Lyra terhadap sang suami hingga cara memanggilnya pun berubah.

Lyra menatap sang suami penuh kekecewaan, marah dan sakit hati. Apalagi cintanya baru saja kadas dengan sebuah pengkhianatan.

"Jaga cara bicaramu Lyra!" Sergah Andi.

Andi menatap Lyra seakan-akan wanita di hadapannya itu adalah manusia hina. Sedangkan yang ada di sampingnya adalah wanita pujaan hatinya.

"Kenapa?! Lo nggak terima? Sakit? Kesal? Lalu bagaimana dengan Gue?! Lo pikir Gue apa huh?!" Jawab Lyra.

"Lyra, Mama punya alasan melakukan ini." Kilah sang Mama.

"Alasan apa Ma?! Apapun alasan Mama apa di benarkan berselingkuh dengan suami anak sendiri?! Apa seperti ini moral Mama yang sebenarnya?!" Sarkas Lyra tak tertahankan.

"DIAM LYRA!!" Perintah Andi dengan suara bentakan nyaring.

"APA?!" Jawab Lyra tak kalah nyaring.

"Lo pikir Gue takut?! Gue nggak akan takut karena Gue korban disini! Lo yang cuma numpang doang belagu!!"

Habis sudah kadar etika Lyra untuk suami yang ia cintai sampai tiga jam yang lalu. Lyra mencoba kuat melawan ke duanya. Meski dalam hatinya ingin segera pergi dari tempat itu. Ia sungguh muak melihat dua orang yang paling ia sayangi sebelum kejadian ini.

"PLAK!!"

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Lyra. Lyra tidak menyangka di balik sikap ramah dan lemah lembut sang suami selama ini ternyata hanya kedok semata yang menyembunyikan sifat kasarnya.

Lyra memegang pipinya yang terasa panas, dengan perasaan hati yang semakin sakit. Sakit di perlukan sedemikian rupa oleh orang yang ia cintai. Emosi Lyra sudah sampai puncaknya dan siap di lepas kapan saja.

Dengan tubuh gemetar menahan segala rasa, Lyra mencoba menghadapi kembali dua orang yang kini menanamkan rasa kebencian dalam hatinya.

"Jadi ini sifat asli Lo?!" Hardik Lyra kepada Andi.

"Sudahlah Lyra! Anggap saja kamu nggak pernah melihat apapun. Dan semua akan kembali sedia kala." Ujar sang Mama.

Lyra berdecih dengan senyum seringai. Tidak menyangka sang Mama menjadi wanita yang putus urat malunya.

"Aku kira semua ibu di dunia ini akan sayang kepada anaknya, akan berkorban demi anaknya. Tapi aku salah, ternyata ada satu seorang ibu yang hilang akhlaknya. Yang tega merenggut kebahagiaan anaknya dan menancapkan luka yang begitu dalam." Sindir Lyra.

"Jangan berkhotbah disini. Lo kalau mau ceramah, sana di masjid!!"

Kata-kata Andi semakin membuat Lyra geram.

"Lo Mokondo diam aja!!" Bentak Lyra.

Sekali lagi Andi hendak menampar Lyra. Lyra pun refleks memejamkan matanya dan mengangkat tangan mencoba menangkis. Namun ternyata tangan Andi di tahan oleh sang Mama. Hingga kekerasan itu tidak sampai terjadi lagi.

"Kembali ke kamarmu Lyra, dan anggap semua tidak pernah terjadi." Ujar sang Mama.

Sekali lagi kata-kata sang Mama membuat Lyra berang.

"Kita lanjut saja. Toh sudah ketahuan jadi lebih bebas kan?" Ujar Andi sambil tersenyum mesra kepada sang Mama.

Ajakan itu di jawab dengan anggukan sang Mama yang ikut membalas senyum sang menantu yang menjadi kekasihnya.

Keduanya tanpa rasa malu masih memamerkan kemesraan mereka di depan Lyra. Hati Lyra remuk, hancur berkeping-keping.

"Kalian benar-benar bre*ng*sek!!"

Ucap Lyra sambil tersedu sedan dan tak mampu menahan gejolak rasa yang hingga terus meneteskan air mata.

Hancur sudah ikatan suci yang hanya mampu bertahan hampir 3 bulan lamanya. Pernikahan seumur jagung bahkan bisa di bilang masih hangat. Namun kandas sebelum melangkah jauh.

"BR*ENG*SEK!!" Teriak Lyra yang tidak pedulikan karena pasangan terlarang itu telah menutup pintu rapat-rapat dan kembali menuntaskan hasrat yang tertunda.

Lyra menangis, berlari ke luar rumah dengan sekencang-kencangnya. Ia tidak lagi peduli tatapan orang-orang yang memandangnya dengan tatapan aneh bahkan ada yang mencemooh dirinya.

Bersambung...

1
Ulfayanty Syamsu Rajalia
tolol nangis aj trus sampai kiamat bego banget si knp gk manggil warga bego
Deuis Hilmatussa'dah
Kecewa
Deuis Hilmatussa'dah
Buruk
74 Jameela
manusia berhati iblis tuuh andi😠
74 Jameela
lyra...cemungut yooooo..
hempaskn para bunga bangkai itu
74 Jameela
kyok jallang dech jd ny si clara..
maksain diri amiiiittttt
74 Jameela
waduh..gaswat..
salah sangka..tiwas berbunga hati tryt berbunga bangkai
74 Jameela
Luar biasa
74 Jameela
kaget aq
Vindy swecut
uuwwooowww/Gosh//Gosh//Gosh/
Vindy swecut
sumpah ngakak banget...lucu banget si onta timur ini...gemes deh/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ristieriswanharti
terbangun haus air minum lewat depan kamar mamah dapur suara desahan miling 😂
Sivia
/Facepalm/
Akbar Razaq
Rasain di culik bener bener ya gak bs di bilangin di cemasin orang gak bs jaga diri juga tapi ngeyel sukurin.
Akbar Razaq
mendadak minta di kawinin gatal ya...urusan aja lo gak bs apa apa klo gak ada temem sama teguh.duh lemot amat ya Si Lyra gemes deh
Akbar Razaq
untung ketemu orang baik klo enggak habis lo.agak kesal sih sama Lyra yg agak.bodoh juga.
Akbar Razaq
Nah kenapa gak sekalian.lo undang orang orang buat lihat secara life kelakuan mereka.li bodoh juga sih
Akbar Razaq
Bodoh.mereka jadi hati hatikan??
harus nya selidiki diam diam saat mereka mengira kamu gak curiga klo gini kan mereka waspada dasar. Polos apa goblok. gregeten akunya 😄
Akbar Razaq
Beneran Lyra mmg terlalu polos harusnya di selidiki mana ada maling yg ngaku.dodol?
Akbar Razaq
Ya ampun ternyata othor belum kasih jalan smua ini blum terkuak.😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!