NovelToon NovelToon
Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: ptrmyllln

Perjodohan? Ya mereka menikah karena perjodohan.

Seperti seperti cerita lain, jika menyangkut perjodohan maka mereka adalah dua insan yang tidak saling mengenal yang terpaksa duduk di depan pak penghulu dan menjadi pusat perhatian.

Kira-kira bagaimana kisah dua insan tersebut dalam menjalani bahtera rumah tangga? Dengan sifat lelaki itu yang dingin dan juga sifat perempuan yang sedikit bar-bar?

Ikuti kisahnya di novel Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Salam kenal,
ptrmyllln

(PROSES REVISI)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ptrmyllln, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebelas

Sinar matahari menerobos masuk melalui celah celah jendela kamar dan mengenai mata seorang gadis yang masih meringkuk di dalam selimutnya, bak seorang bayi. Gadis itu mengerjapkan mata guna menyesuaikan cahaya masuk melalui retinanya itu. Tangannya menggapai jam bekker yang berada di atas nakas yang sedari tadi berbunyi.

"Masih pagi," gumam gadis itu, karena merasa masih pagi dia melanjutkan lagi tidurnya yang terjeda tadi. Tidur lima menit lagi enggak papa kan?

Terdengar suara langkah kaki yang perlahan mendekati kasur gadis itu. Tak berapa lama ia merasakan seseorang menaiki tempat tidurnya ini, ia ingin mengetahui siapa itu namun rasa kantuknya lebih dominan daripada rasa keingintahuannya.

Engh.. 

Gadis itu merasakan sesuatu yang mengganjal di hidungnya yang disertai bau yang tak sedap. Kepalanya sudah mulai pening. Masih dengan mata tertutup, ketakutan menguasai tubuhnya.

Sialan! Bau apa nih woi!

Beneran dah sumpah, ini tuh bau banget. Entah obat bius apa yang digunakan orang ini.

Jangan-jangan penculik?

Terus penculik itu perkosa gue,

Terus bunuh gue,

Terus jual organ tubuh gue!!

Enak aja mau jual organ tubuhnya, mati dulu ditangan gadis itu, gini-gini ia pernah belajar karate sampai sabuk coklat jadi ngehajar satu atau dua penculik mah kelingking doang. Baiklah strategi pertama, tenang dan diam supaya penculik itu percaya kalau gadis itu sudah pingsan. Lalu dua mulai menghitung dalam diam,

Satu

Dua

Ti—

"RASAKAN INI JELANGKUNG!!" Dengan kekuatan super yang ia miliki, gadis itu berhasil menerjang penculik itu. Hah emang enak!

"Aahk.. MASA DEPAN GUE!!" teriak penculik itu seraya memegang aset masa depannya.

"*****! KALO MASA DEPAN GUE SURAM, GUE MUTILASI TUBUH LO! DASAR MONYET AYAN! Akh sakit woy!!" Viola menutup telinganya mendengar pekikan dan ringisan kesakitan orang itu, eh rasa-rasa nya dia kenal dengan orang itu. Tapi siapa?

"Lah, Marvel? Gue pikir lo penculik yang bakal jual organ tubuh gue." Viola memurus dadanya bersyukur. Untung saja, kalo beneran penculik kan Viola serem juga hehe.

"Gue abang lo, bodoh!! Gue yang akan jual organ tubuh lo kalo aset berharga gue kenapa-napa!!" pekik Marvel masih memegang aset masa depan nya itu. Alat untuk mencetak Marvel junior itu terasa sangat berdenyut, semoga saja masih bisa mencetak sepuluh Marvel junior lagi.

"Hehe serem amet lu. Ya kan gue ngiranya lo penculik, itu refleks doang kok. Gimana? Bagus nggak gerakan refleks gue?" Viola terkekeh, ia menaik turunkan alisnya sambil bersedekap.

"Haha hehe haha hehe bagus sih bagus tapi lo gunain untuk orang jahat dong bukan gue! Sakit nih!" gerutu Marvel.

"Lagian lo sih gangguin gue, salah siapa coba? Lo nyumpelin apa sih di idung gue? Kok baunya kek kaos kaki gitu ya?" Viola mengendus ngenduskan hidungnya karena bau busuk itu masih menempel di hidungnya.

"Iyalah bau! Orang itu kaus kaki gue," ucap Marvel yang masih bernada ketus. Masih sakit woi ini pusaka!

"Wanjeng! Dasar lutung kasarung! Kaos kaki lu kek terasi busuk woy! Kampret lu anjay! Rasakan ini!!" Viola memukul Marvel membabi buta.

"Aw aw aw sakit Vio sakit," Viola tidak menggubris ringisan Marvel, dia masih saja memukulnya. "Sono lo mandi! Si Ardo nunggu dari tadi tuh di bawah."

"Hah? Ngapain Kulkas itu ke sini?" tanya Viola langsung berhenti memukul Marvel.

"Mana gue tau!" ketus Marvel sambil memurus lengannya akibat tinjuan dari Viola. "Cepetan lo mandi!"

"Iya iya bentar lagi," kata Viola ia kembali rebahan ke kasur ternyaman miliknya. Enak banget rebahan seharian, kayak udah surga dunia.

Tanpa disadari Viola, Marvel sudah mendekati nya dengan seringaian jahat tetpatri di wajah tampan itu.

"Eh eh lo mau ngapain?" tanya Viola sedikit menjauh. Viola agak takut melihat senyum mengerikan milik abangnya itu. Gini-gini Viola juga takut sama abangnya itu.

"Mau nyeret lo dan kejadian yang dulu terulang lagi," ucap Marvel masih dengan seringaian jahatnya. Marvel mulai memegang tangan Viola.

"E-eh iya iya gue mandi! Lepasin tangan bau ikan asin lo ini," sentak Viola, ia langsung berlari ke kamar mandi disusul gelak tawa dari Marvel.

Bukan apa Viola sudah pernah merasakan diseret Marvel seperti kambing dan dimandikannya menggunakan air dingin lalu keesokan pagi nya Viola terkena demam tinggi. Hal itu membuat Viola jera dan tidak mau mengulanginya lagi. Mereka memang kekanakan, tapi hal-hal seperti itulah yang akan mereka rindukan nanti.

Sedangkan di ruang tamu, Ardo sedang berbincang dengan Mami Tania. Lebih tepatnya sih mami Mami Tania ngomong sendiri, Ardo mah manggut-manggut doang.

"Ya ampun nih anak gadis atu kemana ya? Bertelur atau gimana sih? Lama banget, nggak malu apa sama calon suami," gerutu Mami Tania.

"Vel, Viola mana? Kenapa belum turun?" tanya Mami Tania pada Marvel yang baru saja duduk sambil meneguk susu yang baru saja di ambilnya.

"Lagi mandi, Mi. Emang mau kemana, Do?" tanya Marvel ke Ardo.

"Mama nyuruh ke butik temennya," ucap Ardo seadanya.

"Fitting baju, mama kamu udah ngasi tau Mami. Tapi Mami udah bilang ga bisa pergi soalnya ponakan Mami mau nikahan," ucap Mami Tania.

"Siapa, Mi?"

"Itu si Rara anak tante Nayra kamu itu," jelas Mami Tania. Marvel hanya ber'oh' ria aja. Sebenarnya dia pun kurang tau siapa Rara ini.

Tak lama kemudian Viola muncul dengan wajah segar. "Pagi, Mami." Viola menyengir.

"Kamu ini! Ardo udah nunggu dari tadi lho, kan kasian, nggak malu sama calon dengan tingkah kamu ini?" ucap Mami Tania.

"Malu? Buat apa? Kan sebelum nikah sama aku harusnya dia udah tau kayak mana tingkah aku ini," kata Viola.

Mami Tania hanya bisa menggeleng. "Maafin tingkah Viola ya Ardo. Dia tuh emang gini kalo lagi kumat,"

Viola hanya memutar bola mata jengkel malah mencomot roti dan susu di meja makan. "Yaudah sih, Mi. Enggak usah minta maaf, kan enggak salah," sahut Viola santai.

"Hush gak baik sama calon suami kayak gitu! Heran nih anak ga ada sopan-sopannya sama calon suami."

Viola memutar bola mata malas, baru calon kan?

"Kita berangkat, Mi." pamit Ardo lalu ia menyalimi calon mertuanya itu.

"Iya hati hati," ucap Mami Tania dan Marvel bersamaan.

"Loh loh eh tungguin woy!" Viola dengan cepat mendandaskan susunya. "Errgg ... Alhamdulillah."

"Mi, Viola berangkat." Viola langsung menyusul ketertinggalannya.

Sesampainya di mobil, Viola menunggu Ardo membukakan pintu mobil untuknya seperti yang biasa mantan-mantannya dulu lakukan.

Namun Viola di buat cengo karena Ardo malah masuk duluan tanpa membukakan pintu untuknya. Pria itu menurunkan kaca mobil lalu menatap Viola yang masih berdiri di luar.

"Mau ditinggal?"

***

Mohon maaf dengan Typo yang bertebaran ini :(

1
Cicak Speed
hadeh Lolak bed itu cow lu yg hamilin
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkkwk Khilaf aja berkali-kali ya Josh..Enteng banget ngomongnya..
Qaisaa Nazarudin
pasti di JODOHIN tuh..
Nuefuz Yujja
Good
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Anna Na
novel keren yg pernah saya baca
Qaisaa Nazarudin
Tq Outhor,,Karya munbagus banget,aku suka alur nya gak berat2 banget,ngakak lgi,Dusah banget tuh carik dan ketemu novel yg alurnya kek gini,,

Semoga sehat selalu ya thor,semoga sukses selalu🤲🏻🤲🏻🤲🏻🌺🌺🌺🌺🌺⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
Qaisaa Nazarudin
Dadar anak kecil,,org bilang anak kecil mah makhluk paling jujur,,makanya jgn bawak anak kecil🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk Dasar Ardo🤣🤣🤣 dulu jadi kulkas 30 pintu,sekarang udah nerubah jadi lambe turah🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Kebangetan,,,Fobia ya pak?? Nodyguard nya harus diletakkan lebih 10 org dirumah pak,Biar rumahnya gak dicerobohi lagi,,
Qaisaa Nazarudin
Kok ada Ana?? bukan tadi Dion bilang Ana udah nikah dgn lelaki lain??!
Qaisaa Nazarudin
Apa ketukar mereka ya,ada yg menukar mereka kali ya,,??
Qaisaa Nazarudin
Apa Kevin kakak nya Dion??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Harisnya dr kemaren aja kamu bunuh,,
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ketahuan,apa ku bilang,,masa iya org lg tidur bisa ngedesah dan cakar2,,,
Qaisaa Nazarudin
Istri Joshua ya??
Qaisaa Nazarudin
Itu mah ulah Grace,,enak aja nuduh Vio,,org vio itu tidur di bius bulan nya di beri ubat perangsang,BODOH ,,menipu aja kamu😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Semoga aja Joshua bawak kabur Viola utk di selamatin,,
Qaisaa Nazarudin
Ya Allh untung mereka cepat sampai,dan untung nya juga Kevin cepat bisa nelpon Ardo pake jam tangannya Varo,,,
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya ketemu,,🤲🏻🤲🏻🤲🏻 nyesek aku thor,anak kecil di culik dan kelaparan😭😭😭😭Sungguh SIALAN si Grace😡😡😡😡😡👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻
Qaisaa Nazarudin
iya kamu jujur aja gak papa kok..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!