NovelToon NovelToon
Suamiku Seniorku

Suamiku Seniorku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Kisah cinta ini bikin baper! / Tamat
Popularitas:13.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mrs. Ribet

TAHAP REVISI!!!



Viola Larasati Adiwijaya seorang gadis dari keluarga ningrat , tapi entah kenapa dia justru malah memyembunyikan identitas aslinya

memilih menjadi gadis biasa dan mengurusi cafe serta kedai bersama kedua sahabatnya Mona dan juga Cindy


Rayhan Dirgantara terkenal dengan sikap dingin serta cuek , tapi mempunyai masalalu yang cukup kelam hingga membuatnya menjadi lelaki berhati dingin


Akan kah sikap Rayhan berubah ketika keluarga menjodohkan dengan seorang gadis yang baru pertama kali ia temui?



Bagaimana kisah selanjutnya , Mari kita simak di novel ku ini . Pikiran halu ku sepanjang hari akan aku tuangkan di dalam novel ini , apabila ada perkataan yang kurang baik dan tidak nyambung mohon di maaf karna author ini adalah penulis gadungan , hanya untuk mengisi waktu senggang dari pada ngelamun terus ngehayal lebih baik nulis biar gak setreess



Salam sayang dari author Cantik seperti aku ❤ jangan lupa like serta Komen tapi yang positive aja yah , terus kalo berkenan klik Vote 😘




Trimakasih❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs. Ribet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

Cahaya mentari memaksa masuk ke kamar seorang gadis, mengusik tidur nyenyak nya dan memaksa untuk bangun

Menggeliat dan meregangkan otot badannya, kemudian duduk dan menundukkan kepalanya menyambar ponsel untuk melihat jam

Jam 6 ternyata gumaman lirihnya

Kemudian beranjak masuk ke kamar mandi, mengisi bak mandi dan membakar lilin aroma terapi

OHH nikmatnya dunia ini

Menggosok-gosok badannya, dan mencuci rambut adalah kebiasaan yang sering kali Violla lakukan

Setelah selesai Violla memakai kimono handuknya kemudian melangkah untuk memilih baju yang akan ia kenakan

Menggulung rambutnya dengan handuk, kemudian duduk di cermin untuk merias wajahnya

Dengan terampil dan telaten, satu persatu alat tempur yang tersedia di meja rias ia gunakan

Baru sebelah alisnya ia ukir, rasa sakit pada perutnya membuat Violla sedikit meringis kemudian beranjak masuk kembali ke kamar mandi

"Ini pasti gara-gara seblak gila si Cindy"

Kembali keluar dari kamar mandi, dan melanjutkan aktifitasnya setelah di rasa cukup dan terlihat rapih Violla beralih pada rambut menyambar alat pengering lalu ia gunakan

"Mules lagi" ucap Violla, kemudian kembali masuk ke dalam kamar mandi

Sedangkan di dapur para bibi dan Nyonya rumah sedang menyiapkan sarapan

Seperti biasa Laras akan turun langsung ke dapur untuk menyiapkan sarapan" Bi tolong ambilkan saya wadah" ucapnya

"Ini nyonya" ucap bibi menyodorkan wadah cukup besar pada Laras

Terlihat Violla berjalan turun, dengan membawa buku dan menenteng tas nya. Berjalan ogah-ogahan dan terlihat sedikit pucat

"Pagi Mom" sapa Violla menghampiri Laras kemudian mencium pipinya

"Pagi anak Mama" jawab Laras "Hei kenapa, lesu amat"

Violla menggeleng, kemudian memilih untuk duduk "Abang sama papah mana"

"Mereka belum keluar kamar" jawab Laras "Mau teh anget gak"

"Boleh"

Bumi turun dari lantai atas dengan pakaian yang sangat rapih, kemudian berjalan menghampiri sang adik yang terlihat tidak semangat

"Pagi" sapa Bumi seperti biasa dengan tampang cueknya

Violla mendongak sekilas, kemudian kembali menopang dagunya

"Kenapa" heran Bumi mengusap rambut sang adik

Violla menggeleng dengan cepat, kemudian membenamkan wajah nya pada meja

"Minum dulu teh nya" ucap Laras memberikan secangkir teh

"Dia kenapa" tanya Bumi pada sang Mama

Laras hanya mengedikkan bahunya, kemudian melangkah untuk memanggil suami tercinta

Adiwijaya berjalan bergandengan dengan sang Istri, kemudian menarik kursi mempersilahkan istrinya untuk duduk

"Anak papa kenapa" tanya Adiwijaya mencium rambut Violla

"Enggak semangat" jawab Violla kembali menopang dagunya

"Kok tumben" heran Mama Laras

Violla menggeleng, kemudian mengangkat piring untuk di isi oleh sang Mama"Sedikit aja"

Bumi yang sudah memakan nasi goreng kemudian mendongak melihat sang adik"Kamu kenapa, pucat sekali" tanya nya dengan khawatir

"Enggak papa" jawab Violla kemudian menyendok nasi goreng

Perlahan Violla mengunyah, dan kembali menyendok nasi tersebut

Hoek hoek hoek

Dengan cepat Violla berlari ke arah westtafle memuntahkan makanan yang baru ia makan

Laras, Adiwijaya dan Bumi terlihat terkejut kemudian bangkit untuk menyusul Violla

"Kamu ini kenapa" khawatir Laras yang sedang memijat tengkuk Violla

Violla terus memuntahkan isi perutnya, tanpa menjawab pertanyaan sang mama

Setelah merasa cukup dan lebih enak Violla membasuh wajahnya dan membalikkan badannya kembali berjalan ke arah meja makan

"Dek" panggil Bumi yang terdengar berbeda

Violla mendongak, kemudian menegakkan tubuhnya setelah melihat tatapan berbeda dari keluarganya"Kenapa" heran Violla

"Kamu kenapa" tanya Papah Adiwijaya

Violla menggeleng, kemudian menundukkan kepalanya

"Kamu kenapa Violla" tanya Bumi dengan emosi

"Abang kenapa sih kok ngebentak aku" jawab Violla

"Abang tanya kamu kenapa" tanya Bumi lagi

"Aku gak papa" jawab Violla kemudian menundukkan kepalanya

"Violla" panggil Adiwijaya dingin

Violla menoleh pada Adiwijaya kemudian pada Laras"Kalian ini kenapa, aku gak papa" sangkal Violla

"Siapa yang hamilin kamu" tanya Bumi

Laras dan Adiwijaya terkejut mendengar pertanyaan Bumi sama halnya dengan Violla dia pun ikut terkejut

"Hamil" ulang Laras melihat wajah Violla "Kamu hamil" tanya Laras dengan sorot mata penuh kekecewaan

Violla mengkerjap kan matanya, kemudian menundukkan wajah nya

"Violla jawab" teriak Laras yang sudah berlinang air mata

Adiwijaya terkesiap mendengar teriakan istrinya, kemudian beranjak untuk memegangi sang Istri yang terlihat bergetar

"A aku" gugup Violla yang melihat keluarga nya menanti jawaban

"Siapa yang hamilin kamu" teriak Bumi menggebrak meja dengan keras

Violla terlonjak kaget, dan tanpa permisi air matanya ikut turun"A aku gak hamil" ucap Violla gemetar

Untuk pertama kali nya selama Violla hidup di keluarga Adiwijaya dia melihat Bumi begitu murka, bahkan kilatan amarah begitu terlihat di matanya

"Jangan bohong" teriak Bumi lagi

"Tapi aku emang gak hamil bang" jawab Violla ikut berteriak

Adiwijaya dan Laras terkejut mendengar teriakan Violla, pasalnya semarah-marah nya Violla dia tidak akan melawan bahkan memilih untuk diam

"Aku gak hamil kenapa kalian nuduh aku hamil" ucap Violla menangis

"Terus kenapa kamu muntah" tanya Bumi dengan suara pelan namun terdengar menakutkan

Violla menunduk, dia takut jika harus berkata jujur

"Jawab Violla" teriak Bumi

"Bumi kenapa kamu teriak-teriak" ucap Adiwijaya menenangkan anak sulungnya

Aaaaaaargh Bumi mencengkram rambutnya, kemudian memukul-mukul meja

Violla semakin takut dan semakin bergetar dia belum pernah melihat Abangnya begitu marah

Laras tidak lagi bertanya dia lebih memilih untuk menangis di dada suaminya, jika benar Violla hamil maka dia sudah menjadi ibu yang gagal

"Violla" panggil Adiwijaya

Violla mendongak kemudian kembali menunduk "Maaf" ucap Violla pelan

Adiwijaya geleng kepala, tidak menyangka bahwa dia akan kecolongan

"Akan aku bunuh dia" ucap Bumi mengepalkan tangannya kemudian berjalan meninggalkan meja makan

"Jangan" ucap Violla mencegah Bumi

"Kenapa? kamu Cinta iyah?" tanya Bumi berteriak

Violla menggeleng, kemudian terkulai lemas di lantai "Dia gak salah aku yang salah" ucapnya

"Kamu membela dia, iyah" teriak Bumi berjongkok di depan Violla

Violla kembali menggeleng, dia terlalu takut jika berkata jujur bukan hanya omelan yang dia dapat tapi kemurkaan dari dokter galak pun akan ia dapatkan

"Buang Cinta kamu Violla, dia akan mati" ucap Bumi beranjak

Violla dengan cepat memegangi kaki Bumi memeluknya dengan erat, tapi Bumi terus menariknya dengan paksa dan menghempaskan Violla dengan kasar

"Violla" teriak Laras yang melihat Violla tersungkur

Adiwijaya dengan cepat berlari kemudian menarik tangan Bumi

Plaaaak satu tamparan yang cukup keras mendarat pada pipi mulus Bumi

Bumi mengusap pipinya, kemudian mengelap ujung bibirnya yang mengeluarkan darah

"Papah nampar aku" tanya Bumi dengan sinis "Papah membela Violla" teriak Bumi

"Cukup Bumi, papah tidak pernah mengajari kamu untuk kasar pada wanita. Dia adik kamu" ucap Adiwijaya dengan tegas

Laras memeluk Violla dengan erat, setelah tadi melihat Violla tersungkur dan hampir terbentur kaki meja

Violla beranjak dari dekapan sang Mam kemudian berdiri

"Sayang sudah" ucap Laras menghentikan Violla, Violla menoleh kemudian menggeleng

"Aku gak hamil bang, sumpah" ucap Violla di sela tangisnya

Bumi memandang sinis pada pada Violla, kemudian berjalan mendekat"Lalu jika bukan hamil apa, kenapa kamu tadi mencegah saya"

"Karena abang tadi bilang mau bunuh Mona" jawab Violla teriak kemudian menundukkan wajah nya

"Mona" ulang Laras ikut berdiri

Bumi terlihat mengernyitkan alisnya, dan Adiwijaya mendekat pada Violla

"Kenapa Mona" tanya Adiwijaya takut jika Mona lah yang sudah menjerumuskan anaknya

"Violla jawab" ucap Laras menggoyang-goyang bahu Violla

"Mo Mona" jawab Violla terbata

"Kenapa Mona" teriak Bumi

"Aku kemarin makan seblak terus sambel jadi akibatnya pagi-pagi aku mules dan tadi muntah, asam lambung aku naik" jawab Violla cepat "Maaf" sambungnya

1
buna nisa
katanya sebelum nya masih kuliah di luar negri kok agenda setiap tahun🤨🤨
ALVARO DIRGANTARA
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Vio hamil tuh Rey,,Menurut nkunbagus Bumil bisa makan banyak 3 bulan pertama hamil, Aku mah mual2 dan muntah2 mulu, lemes banget,sampe gak ada tenaga buat bangun dr ranjang..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Waahh Keknya Reyhan junior bakal Launching tuh..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻😁😁
Qaisaa Nazarudin
Jodohnya Mona sama Bhumi aja thor..😬😬🙏🏻🙏🏻
Qaisaa Nazarudin
Lho bukannya di Bab sebelum ini katanya Dimas emang udah cinta sama Cindy dr pertama mereka bertemu,sebelum dijodohin..🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang kalo calonnya Mona juga temennya Rey dan Dimas Alias REYcs..
Qaisaa Nazarudin
Apanya yg blom siap Cindy,,Noh si Vio kan udah nikah tuh,,
Qaisaa Nazarudin
Lagi ngadon ponakan buat kamu panji,, wah Rey kamarnya apa gak pake kedap suara ya, Malu tuh ama tentangga yg masih jomblo😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Waaahh Kado ISTIMEWA Ultah nya Rey, Ngadon debay,,Semoga cepat hadir debay nya ya..👏🏻👏🏻😃😃💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak google aja atau telpon mona dan Cindy aja, ribet banget,Ntar Rey keburu pulang tuh..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya mension org kaya itu ada Lif nya..😜😜😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh nih outhor berani ya nyindir nya depan2🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Pasti si Reyhan cinta pandang pertama nih Ke Vio,,
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣😜😜 Kalah start deh kalian..
Qaisaa Nazarudin
BODOH udah tau keluarga Rey dan keluarga Vio bukan orang sembarangan emang gali kubur sendiri deh loe Monik,,
Qaisaa Nazarudin
Wah Ternyata VioCS Bukan org sembarangan ya,,👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
Rey formal banget,”saya”
Qaisaa Nazarudin
Itu Stella kan?? Apa Stella dan Monik org yg sama??
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga pasti Dimas,,,
Wah Dima gak sabaran ya..😂😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!