Kevin Prasetya adalah orang yang sangat setia kepada pasangannya dari sejak kecil, setelah remaja mereka pisah, akan tetapi saat dewasa mereka dipertemukan lagi dan menjadi sepasang kekasih yang romantis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gilang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 11
Prasetya family
Semua keluarga Mr Kevin berkumpul dimeja makan, terlihat makanan mewah tersusun rapi di atas meja.
Beberapa saat kemudian, tiba tiba handphone Mrs Anggi berbunyi, membuat semua mata tertuju padanya. Perlahan Mrs Anggi menatap layar handphonenya, tampak nama kerabat lamanya tertera di sana. Dengan perasaan senang dicampur beberapa pertanyaan Mrs Anggi mengangkat telefon dari sang kerabat.
"Halo Diana?" Perlahan Mrs Anggi menyapa Diana lewat telefon.
"Hai Anggi, gimana kabar mu? aku dengar kamu dan Kevin sudah mempunyai anak, apa benar Anggi?" tanya Diana.
Mrs Anggi tiba tiba terdiam tanpa sepatah kata pun terucap dari mulut nya, ia menatap kearah Mr Kevin dan mencoba untuk tak terlihat kaku.
"Anggi? apa kamu baik baik saja?" kembali Diana bertanya yang membuat Mrs Anggi bergeming.
"Aku baik baik saja Diana, bagaimana kabarmu? aku harap baik baik saja." Jawab Mrs Anggi.
"Syukurlah kalau baik baik saja, kabar ku pun baik, Oya apa benar kamu sudah mempunyai bayi?" kembali Diana bertanya soal bayi dari Mrs Anggi.
"Iya aku sudah melahirkan seorang anak laki laki."
"Wah aku sangat ingin melihatnya, Oya apa kamu tau aku mendapat proyek besar di kota mu, jadi sekarang aku sedang mencari sebuah apartemen" ucap Diana.
"Benarkah? wah bagus Diana, terus sekarang kamu masih belum menemukan apartemennya?"
"Belum Anggi, aku sedang ragu sekarang, nanti siang aku akan menemui seorang CEO milik perusahaannya itu."
"Diana, nanti kita lanjutkan yah."
"Oke Anggi."
Mrs Anggi mematikan telefon secara sepihak, ia melanjutkan untuk menyantap makanannya. Mr Kevin juga menatap heran melihat tingkah istrinya yang sedikit kaku.
"Telefon dari siapa tadi sayang?" tanya Mr Kevin yang memulai membuka suaranya.
"Telefon dari Diana, eh iya sepertinya dia rekan kerjamu." Jawab Mr Kevin.
"Benarkah?"
"Iya sayang, sekarang dia sedang mencari sebuah apartemen di kota ini, menurut mu bagaimana kalau dia menginap disini untuk beberapa hari sebelum menemukan apartemennya?" tanya Mrs Anggi.
"Itu tergantung pada mu, kalau kamu mau yah silahkan sayang." Jawab Mr Kevin.
"Makasih ya sayang." Ucap Mrs Anggi sambil mencubit pipi Mr Kevin.
***
Siang ini keluarga Mr Kevin beristirahat di kamar masing masing, kini kediamannya manjadi tenang dan damai.
Tiba tiba Mr Kevin mendapatkan sebuah telepon dari perusahaan miliknya, kali ini dia di haruskan datang ketempat perusahaannya. Perlahan ia memasuki kamar dengan perlahan, tampak Mrs Anggi sedang menidurkan baby Andra dengan sangat tenang, langsung saja Mr Kevin berpamitan dengan sang istri, sebelum pergi tak lupa ia menciumi kening sang istri dengan lembut.
Mr Kevin langsung memerintahkan pak Berjo untuk mengantarnya ke tempat perusahaannya. Terlihat pak Berjo dengan cepat langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh Mr Kevin.
Dipertengahan jalan terjadi kemacetan panjang membuat Mr Kevin merasa bosan. Ia menatap ke ujung jalan, tampak sosok perempuan yang sedang menunggu sebuah taxi. Mr Kevin merasa tidak asing melihat wajah wanita tersebut, ia berusaha memikirkan wajah wanita itu yang tak asing baginya.
Tak lama kemudian lalu lintas kembali normal, dengan cepat pak Berjo mulai melajukan mobil Mr Kevin.
Beberapa saat kemudian akhirnya Mr Kevin sampai di kantor perusahaan miliknya. Semua mata tertuju pada Mr Kevin, mereka terlihat kagum pada sang CEO yang merupakan pemilik perusahaan mereka.
Semua orang tampak menyapa Mr Kevin di sepanjang jalan menuju ruangannya. Didalam ruangannya ia telah disambut oleh Dinar yang tak lain adalah sekretaris pribadinya. Dinar tampak menyapa Mr Kevin dengan ramah dan memberi selamat akan kelahiran sang buah hati dari Mr Kevin dan Mrs Anggi.
Tak lama kemudian terdengar seseorang yang ingin memasuki ruangan milik Mr Kevin. Ia membuka pintu dengan perlahan. Yah terlihat sosok perempuan berparas cantik dan berbadan tinggi memasuki ruangan Mr Kevin, Mr Kevin menyapanya dengan sangat ramah.
"Hai Kevin, perkenalkan saya Diana yang memiliki sebuah perusahaan yang kita bicarakan, eh iya saya juga merupakan kerabat dekat dari istri mu Anggi." Ujar Diana tak lupa memberikan senyuman manis diwajahnya.
Mr Kevin mengolah perkataan Diana, ternyata benar yang dikatakan istrinya, bahwa rekan kerjanya adalah kerabat dekat sang istri.
"Eh iya, kita udah lama ga ketemu, makanya kamu ga terlalu dekat dengan saya, bagaimana keadaan Anggi?" Tanya Diana untuk berusaha dekat dengan Mr Kevin.
"Alhamdulillah baik baik saja." Jawab Mr Kevin.
"Oke apa kita bisa bahas urusan pekerjaan kita?" Tanya Mr Kevin sambil membuka berangkas berangkas perusahaan.
"Hmm oke."
Mr Kevin dan Diana langsung berdiskusi akan perusahaan yang mereka bicarakan. Yah, ternyata Diana merupakan sosok usahawan yang profesional jauh dari yang dipikirkan oleh Mr Kevin pada awalnya. Mr Kevin merasa menemukan sosok yang tepat untuk mendapatkan rekan kerja yang kerja keras dan profesional.
Tak lama kemudian akhirnya selesai, Mr Kevin sudah tak sabar untuk kembali pulang ke kediamannya. Dilantai bawah tampak Pak Berjo siap menunggu Mr Kevin. Pak Berjo dan Mr Kevin langsung keluar dari perusahaannya dan memasuki mobil miliknya.
Pak Berjo langsung melajukan mobilnya dengan perlahan, sedang Mr Kevin merasa lega akan pekerjaannya sudah selesai.
Satu jam kemudian akhirnya Mr Kevin sampai pada kediamannya. Dengan bergegas ia memasuki kamarnya dan langsung menidurkan badannya di atas kasur.
"Gimana tadi di perusahaan? apa terjadi masalah?" tanya Mrs Anggi.
"Tak ada satu pun masalah." Jawab Mr Kevin.
"Soal rekan kerjamu apakah dia profesional?" Kembali Mrs Anggi bertanya.
"Jauh dari kata profesional, makanya aku bisa pulang cepat, apakah kamu tau rekan kerja aku itu kerabat dekat mu." Ujar Mr Kevin.
"Sudah ku prediksi, pasti dia Diana kan sayang? " Ucap Mrs Anggi.
"Iya dia sayang."
"Dia orangnya dikenal sedikit blak-blakan tapi dia orangnya profesional dan pekerja keras, aku harap kerja sama kalian menghasilkan hal yang maksimal." ujar Mrs Anggi.
"Apakah baby Andra sudah menunggu ku dari tadi?" Tanya Mr Kevin sambil mencium pipi baby Andra.
Tiba tiba ada seseorang mengetuk pintu kamar Mr Kevin. Dengan cepat Mr Kevin membukakan pintu kamarnya. Terlihat Bi Mirna yang berdiri di depan pintu kamar.
"Ada apa bibi?" Tanya Mr Kevin.
"Itu tuan, ada tamu datang, katanya dia kerabatnya nyonya." Jawab Bi Mirna.
Mrs Anggi yang mendengar perkataan Bi Mirna langsung mendekati Mr Kevin dengan langkah kaki yang berhati hati. Mr Kevin yang melihat Mrs Anggi langsung mengendong Mrs Anggi keranjang.
"Sayang kamu jangan jalan dulu, nanti jatuh loh, bibi Mirna suruh saja temui Anggi disini, bilang nyonya belum bisa turun kelantai bawah." Ujar Mr Kevin.
🤩🤩🤩🤩🤩