NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

02

Song Qing Bao melotot, ia mengepalkan tinjunya erat. Kebencian pada ibu tirinya makin meluap-luap.

"Tutup mulutmu..! apa menurutmu nyawa adikku tidak penting..? sampai harus mengabaikan soal bagaimana Ran'er bisa tenggelam disungai."

"Bao, semua sudah berlalu, ada masalah lain yang harus kita selesaikan." balas Zhao Jie sengit.

"Apa masalah yang bisa lebih penting dari nyawa adikku..?" tanya tajam Qing Bao.

"Soal pernikahan Jiao dan Aran..?"

Netra Song Dahuan, Aran dan Qing Bao, menyipit. Dahi ketiganya mengkerut kasar.

Xiao Jian tetap diam tak terusik, seolah perdebatan itu tidak ada hubungan dengannya.

Sedangkan Kang Yance merajutkan alisnya kasar, menatap penuh tanya Zhao Jie.

Kalau Jiao, ia menyeringai tipis dibalik telapak tangannya.

"Aku rasa lebih baik Jiao menikah dengan Kang Yance, sedangkan Aran menerima Xiao Jian sebagai suami karena dia yang sudah menyelamatkannya." kata Zhao Nie seenaknya.

"Apa kau sudah gila..?" hardik Dahuan dan Qing Bao.

Aran terkekeh, Yance tercengang, sedangkan Xiao Jian, menggoreskan senyuman setipis tisu.

"Semua orang didesa sudah melihat Yance menyelamatkan Jiao, menggendongnya sampai kerumah. Begitu juga Xiao Jian yang mencium bibir Aran. Apa yang akan terjadi pada Jiao-ku jika dia tidak menikahi Yance..?"

"Aku mencium Aran bukan karena sengaja, itu bentuk pertolong untuk mengembalikan nafasnya." sambar Xiao Jian tegas.

"Tetap saja, semua orang tahunya kau telah menyentuh Aran." jawab cepat Zhao Jie, beralih ke Dahuan.

"Sekarang keluarga kita sedang menjadi bahan gosip didesa, kalau kita tidak bijak mengambil keputusan, bagaimana nasib anak-anak kita..?"

Song Dahuan membisu, otaknya brpikir keras.

Song Aran mencibir, memaikan pupil matanya mengejek.

"Ayah, aku tidak ingin bertengkar dengan adikku karena seorang pria, tapi semua orang di desa melihat kakak Yance memelukku pulang. Apa yang harus kulakukan sekarang..?" Zhao Jiao menambahi tergugu.

"Suamiku, ini semua demi kebaikan anak-anak kita." lirih Zhao Jie.

Wanita itu menyeka air mata yang bahkan tidak menetes sampai kepipi.

"Aku melakukan ini bukan hanya untuk Jiao, tapi juga demi Aran. Kau tahu bukan, bagaimana keluarga Kang itu..? Aran sudah pernah bersama orang lain, kehidupan baik seperti apa yang bisa dia miliki setelah menikah dengan Yance..?"

Song Dahuan melirik sengit pada calon menantunya "Yance, kenapa kau bisa sebodoh itu..?"

"Ayah, apa yang kau pikirkan..? jika Yance menikahi Jiao, Ran'er juga tidak bisa bersama dengan Xiao Jian." ucap Qing Bao.

Meski pun Xiao Jian pria yang baik, rajin dan pekerja keras, juga telah menyelamatkan Song Aran. Pemuda itu tetap seorang pembawa sial bagi istri-istrinya.

Qing Bao tidak akan mungkin merelakan adiknya menikah dengan orang semacam itu.

"Lalu aku harus apa..? tubuh adikmu itu telah disentuh oleh banyak pria. Pemuda mana yang mau menikahinya..?" Song Dahuan menatap tajam Qing Bao.

Song Aran mencibir sandiwara Zhou Jie dan Jiao, sebelum mengalihkan pandangannya ke Xiao Jian.

Song Qing Bao geram "adikku cuma disentuh oleh Xiao Jian, itu pun karena dia menyelamatkan Ran'er. Ayah bicara begitu seolah putrimu gadis yang tidak bermoral."

Song Dahuan bungkam, ia menyadari kesalahan atas ucapannya.

"Kalian semua memutuskan soal pernikahan tanpa bertanya pada kakak Jian, apa hidupnya itu miliknya kalian..?" sela Aran, memutar bola matanya bak bola menggelinding.

Semua kornea kompak terhunus pada Song Aran dengan ekspresi rumit.

"Kakak Jian, memangnya kau mau menikahiku..?"

Giliran Xiao Jian yang kini ditatap oleh semua pasang mata insan diruangan tersebut.

Xiao Jian sendiri tengah beradu pandang dengan Song Aran.

"Jika kau tidak keberatan, tentu saja aku mau menikahimu." jawab tegas Xiao Jian.

Aran manggut-manggut, melirik gerik-gerik Yance dan Jiao dari ekor matanya. Sedetik kemudian seringai ia torehkan.

Pasangan peselingkuh itu mengira ini masih Song Aran yang bodoh dan lemah.

"Tunggu saja pembalasanku..!" batin Aran.

Raga boleh lemah, tapinya jiwanya adalah seorang dari abad modern, ketua mafia yang memiliki kepekaan tinggi.

"Kalau begitu, aku bisa mengabulkan keinginan Yance dan Jiao, tapi aku punya beberapa syarat."

Song Aran menatap Xiao Jian dengan rasa terima kasih. Pemuda itu bukan hanya menyelamatkannya, tapi juga tidak terusik dengan tubuhnya yang gemuk bak babi.

Soal dianggap pembawa sial bagi istri-istrinya, Song Aran sudah pernah meninggal sekali, apa yang perlu ditakutkan lagi..?

Lagi pula orang bodoh mana yang masih percaya hal mistis tak masuk akal begitu.

Mendengar Song Aran setuju, Song Dahuan merasa bersalah.

"Aran, katakan saja apa yang kau inginkan."

"Semua hadiah pertunangan Zhao Jiao harus menjadi milikku. Aku tahu Ayah sudah menyiapkan uang mahar untuk kami berdua, tapi aku menuntut bagian kakak tiriku itu."

Song Aran tegas menatap Song Dahuan "jika Ayah setuju, aku juga setuju."

"Baiklah, ayah setuju." Song Dahuan mengangguk tegas.

Toh memang ia akan memberikan mahar, jadi tidak masalah siapa yang menerimanya.

Tidak menerima hadiah pertunangan mungkin menyakitkan bagi Xu Jiao, tapi Aran akan menikahi seorang pria tua pembawa sial.

Jadi kompensasi itu sangat layak. Lagi pula Song Aran adalah putri kandungnya sendiri.

"Tidak, aku tidak setuju..!" pekik Zhou Jie.

"Jika kau mengambil semua hadiah pertunangan, bagaimana dengan kakakmu..? kenapa kau bisa setega itu ingin menguasai mahar Jiao..?" tunjuk Zhao Jie gemetar karena saking emosinya.

"Jangan melibatkan aku." sambar Qing Bao "ayahku yang membiayai pernikahanku, aku tidak butuh mahar adikku."

"Tidak bisa begitu..!"

"Ayah adalah kepala keluarga, jadi apa yang beliau katakan adalah kebenaran. Bukan begitu ayah..?"

"Tentu saja, di keluarga Song kami akulah yang berhak mengambil keputusan. Jika aku sudah setuju, semua harus patuh." balas Song Dahuan menatap tajam Zhao Jie.

Song Aran mengacungkan jempol kepada Song Qing Bao.

Ketika Song Aran mengira semuanya sudah beres, Kang Yance tiba-tiba menyela.

"Tunggu sebentar, Aran adalah tunanganku, bukankah perjodohan semacam ini membutuhkan persetujuanku..?"

Kang Yance merasa ada yang janggal dengan kejadian hari ini, Song Aran seharusnya tidak bereaksi seperti itu."

"Jadi kau masih ingin menikah denganku, bukan Jiao..?" sarkas Aran.

Semua terdiam sejenak, mereka menunggu balasan dari Kang Yance.

"Kakak Yance, jika kau tidak ingin menikah denganku, aku bisa mengerti. Lagi pula kau dan adik sudah lama bertunangan." Xu Jiao menatap getir Yance.

Tangisnya menjadi, dan makin dramatis kala diberengan dengan tepukan lemah kedada seraya mengeluh pada nasib.

"Tentu saja aku ingin menikah denganmu. Aku tidak akan menikahi wanita gemuk yang serakah itu." sambar gelagapan Yance, menatap jijik pada Song Aran.

Song Qing Bao melirik dingin ke arah Xu Yang. Dalam hati ia mengumpat kasar pada pemuda tak tahu malu itu.

"Karena kau sudah setuju, dimasa depan aku tidak mau lagi mendengar omong kosong seperti Aran adalah tunanganmu. Sekarang Ran'er milikku, calon istriku. Jika kau terus mengganggu Ran'er, aku tidak segan untuk merobek mulutmu." Xiao Jian angkat bicara.

Mendengar kata-kata Xiao Jian, Song Aran kontan menerbitkan senyuman manis.

Hal itu membuat netra Yance mendadak perih.

"Kau menyerah padaku hanya karena uang..? apa aku tidak lebih berharga dari pada semua mahar itu..?" tatapan Yance menyapu Song Aran dan Xiao Jian, bertanya dengan gigi mengerat geram.

"Aku sama sekali tidak percaya kau akan menyerah padaku semudah itu, apa jangan-jangan selama ini kau dan Xiao Jian telah berselingkuh dibelakangku..?"

Plak

Tamparan keras mendarat dipipi Yance.

Siapa lagi pelakunya kalau bukan Xiao Jian.

"Jangan berpikir jika orang lain juga sama sepertimu." Xiao Jian menatap tajam Yance.

"Kau----

"Aku baru saja memperingatkanmu untuk jangan bicara omong kosong, atau aku akan merobek mulutmu. Apa kau pikir aku bercanda..?" geram Xiao Jian.

Yance langsung kicep.

Tatapan dingin Xiao Jian begitu mengintimidasi, sehingga Yance tidak berani lagi berbicara.

Song Aran amat puas melihat bekas tamparan di wajah Kang Yance. Pada saat yang sama, ia semakin terkesima pada Xiao Jian.

Tak apa jiwanya terpaut usia jauh, toh tubuhnya adalah gadis belia.

Yance menunjuk Xiao Jian dengan marah. Tapi melihat perawakan Xiao Jian yang jangkung kekar, serta tatapan mata tegas dingin, membuat lidahnya kelu.

"Aku memang bukan seorang cendekiawan sepertimu. Tapi aku masih tahu batasan untuk tidak sampai merusak reputasi seseorang hanya dengan ucapanku."

Xiao Jian meraih kerah baju Yance, memberinya peringatan tegas dengan menepuk pipi musuhnya itu pelan.

"Jaga sikapmu jika ingin selamat..!"

1
Fauziah Daud
bagus harus tegas... lanjut
Andira Rahmawati
tambah up nya thorr..msh kurang🙏💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
lanjut
Ona Sukatendel
thor cerita baru ini menurutku ceritanya kurang nendang, beda dgn 3 novel tetang masak memasak alur ceritanya sangat bagus, yg baru ini aku kurang sreng baca nya. dia trasmigrasi cuma balas dendam. kenapa kg dibuat usaha menjual makan atau pakian gitu. kalo cerita balas dendam udah pasaran thor. klo trasmigrasi jiw ke zaman berhula itu sedikit.
Datu Zahra
Bagus, selalu keren & rapi tatanan bahasanya ❤️
Datu Zahra
mampus, rasakan kau 🥳🥳🥳
Datu Zahra
❤️🫰🤩
miss blue 💙💙💙
anak sombong begitu mau jadi apa pas gede 😤😤😤
Fauziah Daud
makin seru.. trusemangattt
Datu Zahra
pembalasnnya sadis, tapi itu layak buat mereka. keren ada selipankisah didunia modernnya👍
Datu Zahra
Mantap Aran, lawan terus 🥳
Sribundanya Gifran
lanjut
Datu Zahra
Dih Jiao 😡😡😡
Datu Zahra
Qing Bao kocak, pedes mulutnya 🤣🤣🤣
Datu Zahra
😍😍😍😍
Datu Zahra
terjemahan tapi bahasanya rapi, enak dipahami kek karya sendiri..Seru thor, campuran kah ini sama idemu sendiri..?
ShuanZiee
ayooo lanjut kakkkk🙏😍
Miea™
lanjut
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
emak nya minta ku cekik kaya nya ya😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!