Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Busido
Namun sang adik nampak acuh dan masa bodo, lalu dia mengeluarkan benda keramat sejuta umat dari dalam tasnya dan mulai memoles lipstik di bibir tipisnya sambil berkaca dengan ponselnya.
" Astagaaa " gumam Rani melihat kembaranya yang tak ada habisnya dengan dunia badut nya, Dan sang mommy hanya memperhatikan nya saja dan membereskan piring piring gelas bekas sarapan tadi pagi.
" Oh iya mom, kemana opah omah Aunty? Apa mereka pulang. " tanya Risa setelah usai dengan kegiatan nya.
" Sudah pulang , mereka juga gak nginap di sini setelah makan malam selesai mereka pulang setelah kalian udah tidur. " jelas sang mommy.
" Ohhh, lalu kita berdua mau ke sekolahnya sama siapa mom. " tanya Risa lagi sambil manggut manggut.
" Kalian pergi berdua di antar supir, mommy udah ngasih alamat nya ke pa ujang buat antar kalian, Nanti Rian yang akan nunggu kalian disana, Misal kalian cocok dan nyaman sekolah di sana nanti langsung aja ke ruang kepala sekolah dan besok kalian bisa langsung sekolah, Biar satu sekolah sama Rian biar kalian ada yang jaga juga, selain itu sekolah itu juga punya sahabat daddy kamu. " terang sang mommy.
" Oh ok, kalau begitu kita berangkat dulu mom kasian Rian kalo harus nunggu lama. " ucap Risa dan mereka pun berpamitan kepada sang mommy dan mengecup kedua pipi mommy sheila bergantian.
Cup
Cup
Cup
Cup
" Kalian hati hati yah jangan buat masalah, perbaiki tingkah kalian, jangan membuat daddy kecewa terlebih itu sekolah milik sahabat daddy ok. " nasehat mommy sheila kepada dua putrinya.
" Yes mom.. Bye. " pamit keduanya dan segera berlalu pergi.
***
Kini mereka telah tiba di SMA Cordova sekolah elit dengan fasilitas yang mewadahi.
Brum brum
Brak
Brak
Keluar lah dua gadis cantik dari dalam mobil Alphard dan menutupnya.
" Risa, Rani. " teriak seseorang sambil berlari menghampiri dan memeluk tubuh kedua sepupunya itu dengan erat.
" Ishhhh sesak Rian. " rengek Risa berusaha melepaskan diri dari dekapan Rian sang sepupu nya itu.
" Iya iya, Elah loe gitu doank sesak Kan gue kangen Oge. " gerutu Rian, dan Risa hanya memutar bola mata malas. Sedangkan Rani hanya memperhatikan sekitar.
" Ya udah yuk masuk, kita liat liat ke dalem, Moga kalian cocok terus mau satu sekolah sama gue. " ucap Rian, dan membuat kedua gadis itu bingung dan saling pandang Dan Rian yang melihatnya pun mengerutkan keningnya heran.
" Kenapa. " tanya Rian.
". Who do you mean? " tanya Rani
(apa yang kamu maksud) Dan diangguki oleh Risa namun tidak dengan Rian yang mengerutkan kening nya, justru kini ia yang tidak paham.
" Lo gue. " sambung Risa, dan kini Rian pun mengangguk angguk paham.
" Lo gue itu artinya aku kamu, dan itu berlaku di sini nyebutnya dengan lo gue biar keren, kalo aku kamu itu kalo disini buat panggilan orang yang spesial seperti bokap nyokap, keluarga, pasangan. " jelas Rian,
Dan lagi, itu membuat si kembar saling pandang lagi. Dan lagi lagi Rian menyadarinya dan mengembuskan nafas nya kasar dan menepuk kening nya.
Hu fff
" Gini amat punya sepupu busido (bule asli indo) .. Lahir doank indo, pasti bokap nyokap juga dia kagak ngerti." gerutunya dengan mengusap wajahnya kasar.
"Jadi Bokap itu bapak, nyokap itu ibu, Itu juga bahasa gaul di sini oke princess princess yang cantikk, Apa sudah paham. " tanya Rian memastikan Dan kedua gadis itu pun mengangguk tanda mengerti.
Kini ketiganya memasuki area sekolah, dengan keadaan sepi karena masih proses belajar mengajar..
Kini Risa yang mengapit lengan Rian dan berjalan di depan, maka berbeda dengan Rani yang membuntuti nya di belakang seorang diri sambil melihat dan memasang telinga ketika Rian menjelaskan satu persatu ruangan yang mereka lewati.
" Gimana, nyaman gak. "tanya Rian ketika sudah menyusuri semua area sekolah 3 lantai itu dengan menggunakan lift tentunya, kini mreka bertiga ada di dalam lift.
" Aku nyaman. " jawab Risa , dan Rani hanya mengangguk.
" Ealahhh masih aja aku kamu, lo ! Gak gaul amat." cibir Rian Membuat mereka berdua mendelik sebal.