NovelToon NovelToon
Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Status: sedang berlangsung
Genre:Kaya Raya / Romantis / Perjodohan
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Violet Aolani, mahasiswi tengil yang tak kenal kata mundur, nekat mengejar Arden Elio Bayu, CEO kaku yang hidupnya sedingin es. Di mata Arden, Violet hanyalah anak kecil yang mengganggu; namun bagi Violet, Arden adalah takhta yang harus ia taklukkan. Ini adalah kisah tentang "badai" muda yang meruntuhkan tembok beku sang penguasa korporat dengan keberanian yang nyaris lancang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi intelijen dan gosip miring

Pagi itu, kantor pusat Bayu Group yang biasanya tenang dan profesional mendadak terasa sedikit... berwarna. Seorang gadis dengan rok mini denim dan kemeja oversized berwarna ungu muda tampak berdiri di lobi, berpura-pura sibuk membaca brosur perusahaan yang sebenarnya terbalik.

"Vi, serius kita mau masuk lewat lobi utama? Gue deg-degan, entar kalau diusir satpam gimana?" bisik Evara yang bersembunyi di balik pilar besar lobi bersama Avyanna dan Lavanya.

Violet Aolani memutar bola matanya. "Va, kita ini mau bertamu, bukan mau ngerampok bank. Santai aja kenapa, sih?"

"Masalahnya, Vi," Avyanna membuka iPad-nya, menunjukkan denah gedung yang entah dia dapat dari mana. "Gue dapet info tambahan dari forum karyawan anonim perusahaan ini. Lo tahu nggak kenapa Tuan Arden itu dingin banget sama cewek?"

Violet menoleh tertarik. "Kenapa? Trauma masa lalu? Atau dia sebenarnya robot?"

"Lebih parah," Avyanna mendekat, suaranya mengecil. "Gosipnya, dia itu... 'belok'. Nggak suka perempuan. Katanya, selama lima tahun di London, nggak ada satu pun foto dia bareng cewek. Bahkan sekretarisnya di sini cowok semua. Temen-temen deketnya sesama CEO sering ngeledek kalau dia itu 'anti-magnet' buat kaum hawa."

Lavanya mendengus. "Gue denger malah lebih ekstrem. Ada yang bilang dia pernah nolak model internasional cuma gara-gara si model numpahin parfum di jasnya. Dia langsung nyuruh satpam seret itu model keluar."

Violet terdiam sejenak. Bukannya takut, matanya justru berbinar lebih terang. "Belok? Bagus dong. Berarti tantangannya naik level. Gue bakal buktiin kalau dia cuma belum ketemu 'racun' yang pas aja. Dan racun itu... gue."

"Sinting! Lo beneran cegil sejati, Vi!" seru Evara sambil geleng-geleng kepala.

Violet mengabaikan mereka dan melangkah mantap menuju meja resepsionis. Dengan senyum paling manis (dan sedikit tengil) yang ia miliki, ia menyapa petugas di sana.

"Pagi Mbak yang cantik. Saya mau ketemu Tuan Arden Elio Bayu. Bilang aja, 'Masa Depannya' sudah datang," ucap Violet tanpa dosa.

Resepsionis itu melongo. "Maaf, Dek? Sudah ada janji?"

"Belum sih, tapi takdir kami sudah janji sejak semalam," balas Violet santai.

Di saat yang sama, pintu lift terbuka. Arden keluar bersama asisten pribadinya yang tampak kaku, diikuti dua rekan bisnisnya. Mereka tampak sedang berbincang serius.

"Arden, ayolah. Sampai kapan kamu mau menjomblo? Orang-orang mulai mengira kamu punya selera yang... berbeda, kamu tahu kan?" goda salah satu temannya, seorang pria sebaya bernama Danantya.

Arden tidak berhenti berjalan. Wajahnya datar seperti papan cucian. "Gosip tidak menghasilkan uang, Danan. Aku tidak butuh wanita untuk membuat perusahaan ini maju."

"Tapi setidaknya carilah satu untuk pajangan di pesta. Biar nggak dikira kamu suka sama asistenmu sendiri!" Danantya tertawa keras.

Tepat saat itu, langkah Arden terhenti karena seorang gadis tiba-tiba berdiri di depannya. Gadis yang sama dengan semalam.

"Pagi, Tuan Arden! Gimana tidurnya? Mimpiin aku, ya?" Violet menyapa dengan nada riang, seolah mereka teman lama.

Arden mengerutkan kening dalam-dalam. "Kamu lagi?"

Danantya dan rekan lainnya langsung diam, menatap Violet dengan mata membelalak. Ini sejarah baru. Ada perempuan yang berani mencegat Arden di lobi kantornya sendiri.

"Siapa ini, Den? Keponakan kamu?" tanya Danantya sangsi.

"Bukan keponakan, Om. Saya calon istrinya," potong Violet cepat sambil mengedipkan sebelah mata pada Arden.

Wajah Arden yang tadinya sedingin es, kini tampak sedikit memerah karena menahan amarah—atau mungkin malu. "Nona Violet, saya rasa semalam saya sudah cukup jelas. Ini kantor, bukan taman bermain. Pergi sebelum saya panggil keamanan."

"Galak banget sih, Tuan. Apa bener kata orang-orang kalau Tuan itu 'anti-cewek'?" Violet memiringkan kepalanya, menatap Arden dengan tatapan menyelidiki. "Atau jangan-jangan... Tuan takut kalau deket saya, hati es Tuan langsung mencair?"

Suasana lobi mendadak hening. Para karyawan yang lewat pura-pura sibuk padahal telinganya tegak semua.

Arden mendekat, menundukkan kepalanya hingga wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari Violet. Violet bisa mencium aroma musk dan kopi yang sangat maskulin.

"Dengarkan saya, Gadis Kemarin Sore," suara Arden rendah dan penuh penekanan. "Saya tidak peduli apa gosip yang kamu dengar. Dan saya tidak tertarik pada anak kuliah yang dunianya cuma soal cinta monyet. Sekarang, keluar."

Arden lalu memberi isyarat pada satpam dan berjalan pergi tanpa menoleh lagi.

Violet yang ditinggal begitu saja malah tersenyum lebar. Ia membalikkan badan ke arah teman-temannya yang masih bersembunyi. "Eh, kalian denger nggak? Dia manggil gue 'Gadis Kemarin Sore' lagi. Itu namanya panggilan sayang!"

"Sayang dari mananya, Vi?! Itu namanya lo diusir secara halus!" seru Evara yang muncul dari balik pilar.

"Nggak masalah," Violet merapikan rambutnya. "Kalau dia anti-cewek, berarti gue harus jadi cewek yang luar biasa beda sampai dia nggak punya pilihan selain ngelihat gue."

Tanpa mereka sadari, di luar gedung, sebuah mobil sedan hitam terparkir. Arjuna duduk di kursi pengemudi, tangannya mencengkeram stir hingga buku jarinya memutih. "Violet... kamu benar-benar membuatku harus bertindak kasar."

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!