NovelToon NovelToon
Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Patahhati / Tunangan Sejak Bayi / Anak Yatim Piatu / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: dina Auliya

Adinda anak yang tinggal di panti asuhan, suatu hari dia adopsi oleh keluarga yang tidak benar-benar tulus menginginkannya, hingga membuat hidupnya menderita hingga dewasa, diperlakukan tidak adil dan dianggap seperti pembantu. Sejak Dinda di adopsi dia di paksa untuk berpenampilan seperti Dora dan tidak di izinkan merubah penampilannya hingga dewasa dengan alasan tak masuk akal.


Diejek, dikucilkan , diperlakukan tidak adil membuat Dinda kesulitan mendapatkan teman. Membuatnya benar-benar terpuruk bahkan karena penampilannya juga dia harus kehilangan calon tunangannya yang tega selingkuh dengan satu-satunya sahabat yang Dinda miliki.


Seperti pepatah mengatakan Semua akan indah pada waktunya, saat ia mengetahui siapa dirinya sebenarnya.

Kira-kira apa yang akan terjadi pada Adinda saat mengetahui jika dirinya sebenarnya adalah seorang billionaire.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ABD~ 2

Setelah selesai bekerja, Dinda masih harus menepati janjinya untuk mengantarkan barang milik Gavin.

Dinda segera menuju apartemen Gavin dan berharap Gavin tak marah karena dirinya sedikit terlambat.

Sesampainya di apartemen Gavin, Dinda segera melangkah masuk ke dalam apartemen, namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara seorang wanita, yang semakin lama semakin jelas terdengar di telinga Dinda. Dinda segera menggelengkan kepala menepis pikirannya yang tidak-tidak. 'Tidak mungkin itu kak Gavin, tapi suara wanita itu.' batin Dinda berkecamuk.

Dinda terus melangkah masuk, rasa penasarannya semakin tinggi mengalahkan rasa jijik yang terdengar di telinga Dinda.

Tepat di depan mata, Dinda menyaksikan sendiri kekasihnya sedang bermain ranjang dengan seorang wanita, dan lebih menyakitkan lagi wanita yang berada di atas tubuh kekasihnya tak lain adalah sahabatnya sendiri, yaitu Amora. wanita yang selama ini di percaya menjadi teman curhat dengan teganya mengambil kekasih sahabatnya sendiri.

Air mata sudah membendung dipelupuk mata, ingin rasanya Dinda bisa menepis apa yang sudah di lihat. Dengan langkah pelan Dinda menghampiri kekasih dan sahabatnya itu.

"Kak Gavin, apa yang sudah kalian lakukan?" ucap Dinda dengan bergetar, tak mampu lagi bungkam.

"Dinda...Aku bisa jelaskan semuanya." ucap Gavin dan Amora dengan buru-buru mengenakan bathrobenya.

"Apa yang mau di jelasin lagi, aku sudah melihat semuanya, kalian benar-benar tega, bermain api dibelakangku."

"Din, aku bisa jelasin, ini gak seperti yang kamu kira."

"Mau jelasin apa lagi Amora, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, kamu bercinta dengan calon tunanganku, kamu benar-benar jahat Amora."

Plaaakkk...

Tiba-tiba saja Gavin menampar pipi kanan Dinda, hingga membuat kaca mata yang dikenakannya terjatuh.

"Kenapa kakak menamparku?" Dinda memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan Gavin.

"Biar kamu sadar diri, aku sama sekali tak pernah mencintai kamu, dan Amora, dia kekasihku.

"Tapi- " sanggah Dinda

"Tapi apa? tapi kita akan tunangan. Jangan mimpi kamu bisa bertunangan denganku apalagi menikah denganku. Lihatlah penampilanmu dan coba kamu ngaca dulu sebelum menyukai laki-laki setampan diriku. Mana Sudi aku punya istri yang penampilannya sangat norak dan jelek seperti kamu, mau di taruh dimana mukaku. Seharusnya kamu sadar diri, sebelum berani menerima perjodohan."

"Jika kak Gavin dari awal tak pernah menginginkan perjodohan ini kenapa kak Gavin mengiyakan, dan kenapa kak Gavin bersikap baik padaku, bahkan kakak jugalah yang menyakinkan kalau Kak Gavin tak pernah mempermasalahkan penampilanku."

"Omong kosong, kau yang terlalu percaya diri, aku mengiyakan perjodohan itu karena aku ingin mendapatkan warisan yang di berikan papa hanya dengan syarat mau menikah denganmu."

"Dinda maafkan aku, tapi Gavin ini sekarang kekasihku, dan kamu dengar sendiri kalau dia memilih aku ketimbang kamu, lebih baik kamu mundur saja, karena kamu tak pantas mendapatkan Gavin." Sela Amora.

"Kalian benar-benar tega padaku, kalian jahat." Dinda melemparkan barang yang sendiri tadi digenggamnya dengan erat, tepat di wajah Gavin lalu pergi begitu saja.

Dinda terus berlari meninggalkan kawasan apartemen dengan menangis, meluapkan perasaannya yang hancur. Untuk pertama kalinya Dinda jatuh cinta dan untuk pertama kalinya juga Dinda dihianati oleh orang yang disayang dan juga sahabatnya.

"Langit, kali ini aku tak memintamu untuk turunkan hujan, tapi kali ini aku minta datangkan malaikat yang bisa membantuku merubah hidupku dan membuat mereka semua menyesal telah mencampakkan aku seperti sampah." teriak Dinda meluapkan kekesalannya, tak perduli jika ada orang lain yang mendengar jelas ucapannya.

"Buat apa kamu marah, jika nyatanya kamu benar-benar jelek Dora." ucap seorang laki-laki yang mengejutkan dirinya.

"Pak Zion, untuk apa bapak datang kemari? apa bapak belum puas mempermalukan aku, apakah sekarang bapak mau menghina aku lagi? silahkan bapak lakukan, saya tak perduli lagi." jawab Dinda dengan ketus lalu kembali menangis, ia pun berjongkok dan menyembunyikan wajahnya yang dipenuhi air mata.

"Aarrrggghhh... Bangun, aku benci dengan gadis yang hanya bisa menangis." Zion berjongkok dan menghapus air mata Dinda menggunakan sapu tangan miliknya.

"Jangan menangis lagi, kau semakin jelek jika terus menangis." Dengan tulus Zion menghibur Dinda.

"Kenapa sekarang bapak begitu baik padaku, bukankah tadi siang bapak sangat membenciku."

"Siapa bilang aku membencimu Dora, aku hanya ingin mengenal lebih dekat dengan kamu, kamu berbeda dari gadis lainnya, bisakah aku menjadi boots yang akan selalu menemani petuanganmu." Zion mengulurkan tangannya dan berharap di sambut Dinda.

"Boots..." Dinda tersenyum, "Dora and boots." Dinda pun menjabat tangan Zion dan kembali tersenyum, melupakan sejenak masalah yang sedang di alaminya.

Zion pun mengantarkan Dinda pulang sampai halaman rumah lalu segera pulang tanpa mampir sejenak.

"Aku pulang..." Ucap Dinda saat masuk kedalam rumah.

Plaaakkk...

Sekali lagi Dinda mendapatkan tamparan yang tak terduga dan kali ini Aryo papanya.

"Dasar anak tak tahu diuntung, bisanya bikin malu keluarga, jika tahu kamu besarnya hanya bisa mempermalukan keluarga, lebih baik gak pernah papa mengadopsi kamu." Ucap Aryo tanpa perasaan.

"Kenapa pa? apa salahku? kenapa papa tiba-tiba menamparku, aku tidak merasa melakukan Kesalahan apapun pa."

"Tutup mulutmu, kamu bilang tidak melakukan Kesalahan, kamu sudah mempermalukan keluarga dengan perbuatanmu yang menjijikkan, lihat ini, apa ini yang kamu bilang tidak melakukan Kesalahan apapun." Aryo melemparkan beberapa lembar foto dirinya yang sedang besama seorang pria yang tidak dikenalnya.

Dinda mengambil satu persatu foto-foto yang di lemparkan padanya, Dinda hanya bisa menggelengkan kepalanya, "Tidak, aku tidak pernah melakukan ini pa, aku tidak pernah." Air mata Dinda kembali tumpah saat dirinya di fitnah.

"Lebih baik kamu keluar dari rumah ini, mama tak Sudi punya anak yang hanya bisa mempermalukan keluarga, belajarlah dari adikmu Alira yang selalu menjadi kebanggaan keluarga." Usir Kusuma.

"Ma, pa, aku tidak pernah melakukan ini semua, aku di fitnah ma, pa. Tolong percaya padaku, kak Gavin yang melakukan ini, kak Gavin yang selingkuh dan yang membatalkan pertunangan bukan aku. Aku mohon ma, pa percaya padaku."

"Mama tidak mau mendengar penjelasan apapun, sekarang pergi dan jangan pernah injakan kaki di rumah ini." Kusuma mendorong tubuh Dinda hingga terjengkang ke belakang.

"Baik, jika ini sudah keputusan kalian, aku akan pergi dan tak akan pernah kembali lagi sesuai permintaan kalian, dan ma, karena mama tak menganggap aku lagi sebagai anak, berarti aku tak perlu lagi menuruti semua perintah mama. Terimakasih ma sudah membebaskan aku." Dinda pun bangkit berdiri dan segera membalikkan tubuhnya dan melangkah pergi meninggalkan rumah yang selama ini menjadi tempat dirinya di besarkan oleh keluarga angkatnya. Walaupun terasa berat, Dinda harus tetap pergi karena orang tua angkatnya sudah tidak menginginkannya lagi.

1
Desi Aris Wati
Luar biasa
Nike Natalie
Dinda itu lemah apa goblok,,kok ada yg org gitu,,,ponakan Thor apa Thor sndiri tuhhh
Nike Natalie
thor,,,pemilihan tokoh kok goblok sih,,,
Nike Natalie
perempuan kok GK ada harga diri,,d hina ko diam,,gatel pngn ktm gavin,,,cerita ttg othor kaliiii
Nike Natalie
malas baca klo muter2 crt nya,,bully GK ada habisnya,,emang ada ya org yg d bully segitu masih aja ngalah,,cerita kok bnyak halu
Ananda jaka Ideatama
Luar biasa
ahyuun.e
wkwkwk cristal kok oonnya kebangetan deh lu orang kaya nomer satu di negara itu napa ngak perketat keamanan dan pasang mata" di sekitara amora ya notabennua orang bisa di mata ortu gavin yg org ke 25 di negara itu amora cuma sampah wkwksk kek gtu kok jdi pimpinan kmu cristal"
ahyuun.e
ngak ngotak dramanya dikira identitas maen" mana mau nikah lagi
Lily Anwar
dinda terlalu lemah
Anu Kasep tea
npampanya juga author,...
karena lebih suka zion,..jadi alesan biar jadi seru,...
Anu Kasep tea
Kecewa,...
karena laki laki bisa kawin dgn 2 atau empat perempuan,..
thor apakah wanita bisa kawin dgn 2 laki laki,..
jawab thor,..
gue udah kasih bintang lima,.
Anu Kasep tea
Buruk
Anu Kasep tea
banyak alesan lho,..eh salah,..lu,..
Anu Kasep tea
dari awal baca,.aku klik hadiah tapi
tidak pernah masuk,..
Osie
dari awal baca udah kesel sm MC nya..bodoh n goblok..malas bgt sm MC yg sosoknya g ada smart n tangguh
Shifa Burhan
ini lah masalah dengan wanita

saat berbicara dengan pria lain dia begitu lembut tapi saat berbicara dengan suami nya hilang kelembutannya

wanita atau istri yang meladeni perhatian bahkan menerima sentuhan pria lain dengan sukarela maka wanita itu bukan istri yang pantas dipertahankan
Songgon
ceritanya mbulet...
Ita rahmawati
udah habis aja 🤭
sampe sini masih pengen ketawa sih 🤣
Ita rahmawati
kasian juga zion,,susah susah buat berpaling giliran udh bisa move on eh kena tipu 🤭
Ita rahmawati
aku bknnya sedih tp menurutku citanya lucu 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!