Terbiasa merasakan ketidak adilan dari kecil membuat stevany atau yang sering di panggil vani /vany itu menjadi pribadi yang tertutup,hingga suatu ketika dia di pertemukan dengan wanita yang sangat baik dan memberikan sebuah kehangatan keluarga.sialnya itu tidak bertahan lama ,karena dia tiba tiba di minta untuk menikah dengan seorang pria yang menyebalkan dan bahkan sangat kejam.Tetapi pernikahannya justru mempertemukan dia dengan orang di masa lalu dan keluarganya sendiri ,bahkan membawa sebuah keberuntungan untuk nya dan keluarganya
Hingga di hari saat dia mengetahui dirinya hamil,saat itu suaminya memberikan surat cerai karna dia telah menggahamili mantan tunangannya
Bagaimana nasib rumah tangganya?mampukah vani menpertahankan suaminya?atau justru memilih pergi meninggalkan semua yang menyakitkan,dan memulai hidup yang baru?
Ikuti terus kisahnya dan jangan lupa untuk komen,like dan vote.karna itu sangat berguna untuk semangatvsang author🙏🙏😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darniaty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pengenalan Cerita
Stevani atau di kenal dengan Vani gadis yang sangat cantik umur nya 20 tahun . Putri bungsu dari Ari wijaya dan Maudy sentosa .Mempunyai 2 saudara Gio wijaya dan Ririn wijaya
Di keluarga wijaya dan sentosa. Vani di anggap pembawa sial bahkan dia sering mengalami ketidak adilan baik dari saudara nya bahkan sepupunya.kebiasaan itu membuat vani menjadi anak yang kurang percaya diri bahkan dia tidak mempunyai teman dekat tapi ketidak adilan itu juga membuat vani jadi pribadi yang tangguh
karena terbiasa dari kecil mencari uang dan bahkan kerap di pukuli orang tuanya ketika dia pulang telat dari mulung dan belum memasak,semenjak dia kelas 3 sd dia sudah membiayai sekolah nya sendiri beruntung tetangga nya memperhatikannya sehingga mereka kadang memberi pakaian bekas mereka bahkan buku buku mereka
saat ini vani tengah kuliah di universitas dan semester 4.dengan hasil memulung dan kerja buruh di rumah tetangga tetangga akhirnya vani bisa kuliah tetapi nasib buruk menimpanya karna hari ini terakhirnya menyandang gelar mahasiswa
"tok ...tok..tok Pagi Bu Mira maaf ada apa ya Bu kenapa saya di panggil ke sini"
"Eh nak vani kamu sudah datang duduk dulu nak" Bu mira adalah seorang tata usaha di kampus tempat mira menimba ilmu.
"Begini van ,Ibu mohon maaf ibu ga bisa bantu .tadi pihak kampus sudah mengeluarkan surat pemberhentian kamu nak"bu mira menghapus air matanya sambil memberikan selembar kertas buat vani
deg.."Hari ini akhirnya tiba.hal yang selalu ku takutkan dan ku hindari.tetapi sejauh apa aku menghindar tapi ternyata kalau sudah di garis kan maka akan tetap terjadi" dengan air mata vani mencoba tersenyum dan melihat bu mira
"Bu apa sudah tidak ada keringanan Bu?saya akan berusaha Bu kasih vani kesempatan Bu"
"Nak vani jujur ibu juga ingin nak vani tetap kuliah di sini dan menyelesaikan kuliah nak vani.tapi di sisi lain ibu juga tidak bisa berbuat banyak nak,ibu di sini hanya karyawan dan mau tidak mau ibu harus mematuhi peraturan di sini"bu mira menangis sambil memeluk vani karna bagi bu mira vani sudah seperti anak nya sendiri
"Van ibu percaya kamu pasti bisa melewati ini semua.kamu anak yang kuat dan kamu harus percaya bahwa kamu bisa sukses bahkan lebih sukses dari mereka yang sarjana.Kamu hanya perlu bangkit dan anggap ini keberhasilan yang tertunda tapi percaya lah di luar sana ada sesuatu yang besar yang menanti kamu,ibu sangat yakin putri ibu yang cantik ini suatu hari nanti akan menjadi anak yang sukses.tapi kalau saat itu tiba kamu harus ingat pesan ibu kamu harus tetap rendah hati dan kamu juga harus ingat hari ini jadikan ini suatu pembelajaran dan satu tangga buat kamu naik ke level yang lebih tinggi"bu vani mencium kening vani dan menghapus air matanya
"Terima kasih Bu .ibu juga sudah vani anggap sebagai ibunya vani.bahkan dari ibu vany bisa tau rasanya di peluk ibu itu seperti apa"
"Nak kamu jangan takut ya sekalipun kamu sudah tidak kuliah di sini kamu boleh tetap menganggap ibu sebagai ibu kamu dan kalau kamu juga mau cerita kamu boleh datang ke rumah ibu.
"Bu terima kasih Bu ibu sudah menguatkan vani"
sukses....semangat
mksh