NovelToon NovelToon
SISTEM PANGERAN AUTO PILOT

SISTEM PANGERAN AUTO PILOT

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Sistem
Popularitas:479
Nilai: 5
Nama Author: Khusus Game

"Saat pedang musuh hampir mencabut nyawaku, sebuah suara mekanis mengambil alih kendali tubuhku dan mengubahku menjadi mesin pembunuh yang sempurna."

​​Jacob adalah pangeran kedua kerajaan Helios yang selalu berlindung di balik punggung kakaknya, George. Namun, sebuah pengkhianatan di medan perang membuat George lumpuh dan pasukan mereka terbantai. Di tengah keputusasaan, sebuah Sistem Auto Pilot aktif di dalam kesadaran Jacob. Sistem ini tidak memberikan misi atau hadiah cuma-cuma, melainkan mengambil alih kendali saraf otot Jacob untuk melakukan gerakan bertarung yang mustahil dilakukan manusia biasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusus Game, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Titik Terendah sang Pangeran

​"Tahan posisi kalian! Jangan biarkan musuh mendekati pangeran!" teriak seorang komandan yang tersisa dengan sisa-sisa kekuatannya.

​Jacob mengayunkan pedangnya dengan napas tersengal-sengal. Dia melihat ratusan prajurit musuh mulai mengepung mereka dari segala arah tanpa memberi celah sedikit pun.

​"Kak, kita harus segera mundur dari sini sekarang juga!" teriak Jacob sambil menangkis serangan kapak yang mengincar kepalanya.

​George tidak memberikan jawaban secara lisan. Dia justru melompat ke depan untuk menghalau tiga ksatria berbaju besi yang berusaha menusuk adiknya dari samping.

​"Cepat pergi dari sini, Jacob! Aku akan menahan mereka selama mungkin!" George berteriak dengan suara yang menggelegar di antara dentingan senjata.

​Sebuah pedang besar tiba-tiba menebas dada George hingga zirah peraknya hancur berkeping-keping. Pangeran pertama itu terhuyung ke belakang dengan mulut yang memuntahkan darah segar dalam jumlah banyak.

​"George!" pekik Jacob dengan ekspresi wajah yang sangat pucat.

​Dia segera menangkap tubuh kakaknya sebelum terjatuh ke tanah yang sudah becek oleh genangan darah para prajurit.

​||||||||||||||

​"Bangun, Kak! Jangan berani-berani menutup matamu sekarang!" Jacob mengguncang bahu George dengan perasaan panik yang luar biasa.

​Napas George mulai terdengar tersengal, seolah setiap tarikan udara yang masuk ke paru-parunya adalah sebuah siksaan yang sangat menyakitkan. Fokus matanya perlahan-lahan mulai memudar.

​"Bawa... bawa sisa pasukan kita kembali kepada ayah," bisik George dengan suara yang nyaris tidak terdengar lagi.

​Jacob menggelengkan kepalanya dengan air mata yang mulai membasahi pipinya yang kotor. Dia merasa sangat tidak berdaya saat melihat musuh mulai melangkah mendekat dengan senjata yang sudah terhunus tinggi.

​{Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku tidak mungkin bisa bertarung melawan mereka semua sendirian sambil melindungi tubuh George yang sekarat!}

​Tiba-tiba, sebuah suara mekanis yang terasa sangat dingin bergema dengan jelas di dalam kepala Jacob.

​[Selamat! Anda telah terpilih secara resmi sebagai pengguna tunggal dari Sistem Auto Pilot.]

​Jacob tertegun sejenak karena mendengar suara asing tersebut. Dia menatap ke sekeliling dengan bingung, namun tidak ada siapa pun di sana kecuali para musuh yang ingin mencabut nyawanya.

​[Kondisi darurat tingkat tinggi terdeteksi. Hanya ada satu fungsi utama yang tersedia: Sistem Auto Pilot.]

​"Apa sebenarnya ini? Siapa yang sedang bicara di dalam kepalaku?" tanya Jacob dengan nada suara yang penuh kebingungan.

​Seorang prajurit musuh tiba-tiba melompat ke arahnya dengan pedang yang sudah siap untuk menebas leher Jacob dalam satu gerakan.

​[Apakah Anda ingin mengaktifkan Sistem Auto Pilot sekarang? Seluruh tubuh Anda akan bergerak secara otomatis untuk memenangkan pertempuran ini.]

​Jacob tidak memiliki waktu lagi untuk berpikir secara jernih. Bayangan kematian sudah berdiri tepat di depan matanya sendiri.

​"Ya! Segera aktifkan sekarang juga!" teriak Jacob dengan penuh rasa keputusasaan yang mendalam.

​Pandangan mata Jacob tiba-tiba berubah menjadi warna biru transparan, dan dia merasakan sebuah sensasi aneh yang menjalar ke seluruh saraf serta otot di tubuhnya.

​{Sesuatu yang sangat kuat sedang mengambil alih kendali atas tubuhku!}

​||||||||||||||

​Gerakan tubuh Jacob mendadak berubah menjadi sangat presisi dan efisien dalam hitungan detik. Tanpa sadar, dia melompat ke arah prajurit musuh tadi dan menusukkan pedangnya tepat ke celah helm lawan dengan kecepatan cahaya.

​Darah musuh memercik ke wajahnya, namun Jacob tidak berkedip sedikit pun karena kendali penuh sistem tersebut. Tangannya bergerak menyambar pedang tambahan dari tanah dan mulai menari di tengah kepungan musuh dengan gerakan yang mustahil dilakukan manusia biasa.

​{Gila! Bagaimana bisa aku bergerak secepat ini? Tubuhku terasa sangat ringan tapi seranganku sangat mematikan!}

​Suara dentingan baja terdengar bersahut-sahutan saat Jacob menangkis lima serangan sekaligus dari arah yang berbeda. Dia kemudian berputar dan menebas kaki-kaki para prajurit Scolar sebelum menusuk jantung mereka satu per satu tanpa rasa ragu.

​[Peringatan: Tingkat stamina pengguna menurun drastis. Penggunaan mode Auto Pilot menguras energi fisik terlalu cepat.]

​Jacob mulai merasakan otot-ototnya menjerit kesakitan karena dipaksa bergerak melampaui batas normal. Keringat dingin bercampur darah mulai menetes dari dahi Jacob saat dia masih terus membantai musuh yang jumlahnya seolah tidak pernah berkurang.

​"Hah... hah... tubuhku... mulai terasa sangat berat," bisik Jacob dengan suara yang gemetar.

​Pandangan birunya mulai berkedip-kedip saat ratusan prajurit Scolar lainnya kembali merapat untuk memberikan serangan gelombang kedua. Jacob hampir berlutut karena rasa lemas yang luar biasa, namun sistem tetap memaksanya untuk berdiri tegap melindungi tubuh George.

​Tiba-tiba, suara terompet perang yang sangat akrab terdengar menggema dari arah bukit di belakang mereka. Sebuah bayangan raksasa melesat cepat dengan menunggangi kuda hitam legam yang memiliki mata merah menyala.

​"Menyingkir dari jalan pangeranku, kalian sampah busuk!" teriak sebuah suara menggelegar yang penuh dengan aura membunuh.

​Jendral Veldora muncul dengan kapak raksasa di tangannya, diikuti oleh barisan pasukan elit Black Knight yang bergerak seperti badai hitam. Dia menghantam barisan depan musuh hingga tanah bergetar hebat dan menciptakan ledakan debu yang menutupi area tersebut.

​Seluruh prajurit Scolar yang melihat kehadiran sang "Iblis Perang" itu mendadak gemetar hebat hingga menjatuhkan senjata mereka. Nyali mereka ciut seketika melihat Jendral Veldora mulai memutar kapaknya dan bersiap melakukan pembantaian massal.

​"Itu Veldora! Sang Jagal dari Helios ada di sini! Cepat mundur! Mundur sekarang juga!" teriak komandan pasukan Scolar dengan wajah yang penuh ketakutan.

​Mereka semua kocar-kacir melarikan diri ke arah hutan tanpa memedulikan formasi lagi. Jacob yang melihat musuh mulai menjauh akhirnya merasa kendali pada tubuhnya terlepas, membuatnya jatuh jatuh terduduk di samping George yang masih tak sadarkan diri.

​Veldora melompat turun dari kudanya dan segera mendekat dengan ekspresi yang sangat khawatir.

​"Maafkan keterlambatan saya, Pangeran Jacob. Saya akan memastikan Kakak Anda mendapatkan perawatan terbaik sekarang juga," ucap Veldora sambil membungkuk hormat.

​Jacob hanya bisa menatap tangannya yang masih bergetar hebat dengan sisa-sisa tenaga yang ada.

​{Auto Pilot... apa yang sebenarnya telah kumasukkan ke dalam tubuhku ini?}

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!