NovelToon NovelToon
KATA MEREKA MASA DEPANKU SURAM

KATA MEREKA MASA DEPANKU SURAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:439
Nilai: 5
Nama Author: Ayah Balqis

Lumpuh di hari pernikahan.
Dibuang keluarga sendiri.
Mereka bilang hidupku sudah tamat.

Tapi demi Nisa…
aku akan bangkit dan membuktikan kalau masa depanku belum suram.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayah Balqis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vonis Lumpuh di Hari Pernikahan

Panggung pelaminan itu seharusnya jadi singgasana kebahagiaanku. Bukan jadi kursi pengadilan takdir.

"Atas nama Allah, saya nikahkan..."

Suara penghulu bergetar. Tapi yang jatuh duluan bukan ijab kabulku. Yang jatuh adalah tubuhku.

KRAK.

Tulang punggungku serasa patah jadi dua. Rasa panas menjalar dari pinggang ke ujung kaki. Lalu dingin. Mati rasa. Aku ambruk di depan calon istriku, di depan ratusan tamu, di depan kedua orang tuaku.

Seketika, pesta berubah jadi pemakaman.

Jeritan. Tangis. Orang-orang panik mengangkatku. Tapi kakiku... kakiku tak lagi mau menuruti perintah otakku. Ia lemas seperti kain basah.

"Galih lumpuh! Galih cacat!"

Bisikan itu lebih tajam dari pisau. Ia menusuk gendang telingaku, merobek harga diriku di hari yang harusnya paling sakral. Aku melihat mata ibuku kosong. Aku melihat ayahku mengepal tangan, menahan malu.

Dan aku melihat air mata di mata calon istriku. Bukan air mata bahagia. Tapi air mata ketakutan. Takut masa depannya ikut lumpuh bersamaku.

Tiga bulan di rumah sakit. Vonis dokter lebih kejam dari neraka.

"Mas Galih mengalami cedera saraf tulang belakang permanen. Kemungkinan bisa jalan lagi... hampir tidak ada."

Hampir tidak ada. Artinya: nol. Artinya: selesai. Artinya: suram.

Pulang ke rumah, aku disambut kursi roda bekas. Bau obat dan bau kasihan menyatu di udara kamar. Dunia kecilku sekarang cuma 2x2 meter. Dari kasur, ke kursi roda, ke jendela.

Dari jendela itu aku lihat dunia berjalan. Tetangga menyapu. Anak-anak berlari. Pedagang lewat. Semua bergerak. Semua hidup. Kecuali aku.

Setiap malam, aku dengar bisik-bisik dari balik dinding anyaman bambu.

"Kasihan ya, masa depan Galih suram. Gak bakal bisa kasih makan anak-istri."

"Mending dulu gak jadi nikah. Sekarang istrinya yang susah."

"Itu mah hukuman. Pasti ada dosanya."

Mereka meludahiku dengan kata-kata. Dan ludah paling busuk adalah kata "suram". Mereka menempelkan kata itu di jidatku seperti stempel.

Aku jadi sampah hidup. Beban. Aib keluarga.

Istriku? Ia tetap di sisiku. Ia suapi aku makan. Ia bersihkan kotoranku. Tapi setiap ia menunduk, aku lihat pundaknya bergetar. Ia menangis diam-diam. Aku tahu. Ia menikahi lelaki perkasa. Sekarang ia dapat bayi besar yang lumpuh.

Sampai suatu sore. Langit Cirebon mendung.

Putri kecilku, Balqis, pulang sekolah. Umurnya baru 5 tahun. Pipinya basah. Ia memeluk kakiku yang mati rasa itu.

"Yah... kata teman Balqis... Ayah suram. Kata mereka Balqis juga bakal suram... karena punya Ayah yang cacat."

Dunia berhenti berputar Jendral.

Kata "suram" itu sekarang tidak lagi menusukku. Ia menusuk anakku. Darah dagingku. Alasanku bernapas.

Saat itu juga, ada sesuatu yang pecah di dalam dadaku. Bukan tulang. Tapi penjara. Penjara mengasihani diri sendiri yang selama ini membelengguku.

Air mataku jatuh. Bukan karena lumpuh. Tapi karena aku gagal jadi tameng untuk Balqis.

Malam itu, di kandang ayam sempit yang jadi kamarku, aku mengangkat tangan. Bukan untuk meminta belas kasihan. Tapi untuk bersumpah.

"Demi Allah... demi Balqis... aku, Galih, bersumpah."

Suara itu parau. Tapi langit mendengarnya.

"Aku akan robek kata SURAM itu dari hidupku. Aku akan tulis ulang takdirku dengan tanganku sendiri. Jika kakiku lumpuh, maka penaku yang akan berlari."

Aku meraih pensil bekas dan kertas bungkus semen. Tanganku gemetar. Tapi untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan, aku merasa hidup.

Perangku baru saja dimulai.

1
Ray Penyu
Makasih banyak ya sudah jadi pembaca setia novel ini 😊
Author benar-benar menghargai setiap like dan hadiah yang kamu kasih 🙏 Semoga cerita ini selalu bisa nemenin harimu, dan jangan bosan ikut perjalanan mereka sampai akhir ya ✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!