NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

naima

kring.. kring... kring...

suara sepeda ibunya berbunyi ketika baru pulang dari pasar ketika membeli makanan untuk mereka makan nanti malam dan perlengkapan dapur lainnya.

naima, gadis cantik dengan baju dress lusuh itu keluar dari rumah untuk membantu ibunya mengangkat belanjanya.

namun saat tangan gadis itu mengambil belanjanya, sang ibu yang berusia 49 tahun itu mencegahnya.

"tidak papa nak, biar ibu aja. kamu masuk aja kedalam dan siapkan kayu untuk di bakar." pinta ibu itu pada anak satu satunya.

"iyah buk" jawab naima tersenyum.

setelah mengangkat belanjanya, sang ibu tidak langsung mengecek putrinya yang sedang menyalahkan api. dia pergi ke kamar tua dan melihat suaminya sedang tidur dengan tikar lusuh di bawah tempat ia tidur.

pak harto namanya usianya kini menginjak 51 tahun. dia buta akibat benturan kuat di kepalanya waktu bekerja di pabrik. dan kini istrinya lah yang menggantikannya mencari uang. karna semenjak kejadian itu ayahnya naima tidak di terima bekerja di manapun akibat matanya yang buta.

"sampai kapan kau akan seperti ini, bahkan untuk bertahan hidup untuk hidup mu sendiri pun kau tidak bisa. aku dan putrimu sangat menyayangimu, kau harus bertahan lebih lama untuk kami, hiks.. hiks.. " tangis ibu naima di hadapan ayah naima yang tertidur lelah di bawah tikar lusuh.

naima yang tidak sengaja mendengar itu langsung menangis kecil di pojok tua kamar kedua orangtuanya itu

Naima kembali masuk ke dapur yang berlantai tanah itu. dia duduk di bangku kayu kecil dan memetik sayur kangkung yang ia tanam sendiri di belakang rumahnya. tapi air matanya tidak berhenti juga, dia terisak kecil sambil memikirkan masa depannya dan juga membahagiakan kedua orangtuanya.

sang ibu yang baru datang ke dapur, langsung membasuh wajah dengan air tampungan dari hujan. listrik dirumahnya sudah lama di cabut akibat tidak sanggup membayarnya. alhasil mereka menampung air hujan untuk mereka mandi dan kayu bakar untuk mereka memasak dan lilin untuk menerangi rumah mereka yang kecil.

setelah membasuh wajahnya sang ibu duduk berhadapan dengan putrinya dan mengambil alih memetik sayur kangkung untuk ia kerjakan.

"nak kau istirahat lah pasti kau sudah lapar kan. maaf ibu yah nak tadi di pasar sangat ramai"

naima langsung menolak dan berkata lirih kepada ibunya.

"biar naima aja yang kerjakan bu, ibu istirahat aja. mulai sekarang dan seterusnya naima lah yang akan memasak dan mulai besok naima akan berjualan di pasar"

sang ibu langsung menatap wajah cantik sang putri. dia menangis menunduk di hadapan putri semata wayangnya.

"maafkan ibu nak, karna ibu kau jadi menderita. seharusnya kau menjadi anak yang berpendidikan tapi karna di lahirkan di keluarga miskin jadi membuat mu putus sekolah, ibu sudah berusaha nak tapi ibu gagal. maafkan ibu nak hiks... hiks.. " tangis sang ibu.

naima menghapus air mata ibunya dan tersenyum.

"naima tidak merasa di rugikan karna di lahirkan di rahim ibu. naima bersyukur karna Tuhan telah mempertemukan kita sebagai keluarga disini. ibu tenang aja naima akan berusaha untuk membahagiakan ibu dan ayah, naima akan bekerja dan menjadi pribadi yang baik" jawab naima menyemangati ibunya yang rapuh.

setelah selesai memasak makan malam, naima masuk ke kamar ayahnya dan membantu ayahnya berjalan menuju dapur yang sudah di alaskan dengan karpet lusuh pemberian tetangga untuk mereka.

ibu duduk di samping ayahnya yang matanya terbuka menatap depan tanpa berkedip.

"ibu dan ayah makan aja, tadi naima sudah makan dengan roti. " ucap naima duduk di hadapan orangtuanya.

ibu menatap lauk pauk yang ada di hadapannya. makanan sehari hari yang mereka makan. tahu tempe dan juga kacang tanah yang di campur oleh sambal hasil gilingan putrinya dengan di temani sayur kangkung yang di tumis.

"nak makanlah sedikit, makan roti tidak akan menguatkan perutmu. " pinta sang ibu.

naima tersenyum dan berkata lembut.

"tidak bu.. perut naima sudah cukup kuat ko. oh iya naima mau pergi ke rumah tania"

sang ibu mengangguk memberi izin pada putrinya untuk pergi ke rumah temanya yang baru pulang dari luar negeri.

..

naima berjalan kaki menuju rumah temannya yang bernama tania, dia baru pulang setelah dua tahun di luar negeri. tujuannya cuma satu yaitu menanyakan adakah pekerjaan yang cocok dengannya walaupun hanya di bekali oleh ijazah tamatan SMP.

..

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!