NovelToon NovelToon
Takdir Yang Ditukar

Takdir Yang Ditukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan / CEO
Popularitas:879
Nilai: 5
Nama Author: Re _ ara

seorang ibu muda dari istri seorang pengusaha kaya raya sedang mengandung 9 bulan dan sedang mengalami kontraksi lalu dibawa ke rumah sakit , dan bertepatan dengan mantan pembantu rumah tangganya juga melahirkan di rumah sakit yang sama dengan motor majikannya . mereka sama-sama melahirkan bayi perempuan . pembantu rumah tangga yang ingin anak perempuan yang hidup berkecukupan mempunyai rencana licik untuk menukar anak perempuan dengan anak majikannya . sampai umur dewasa perbuatan itu tidak pernah terbongkar . bagaimana kelanjutannya ? ikutin terus novel Re _ Ara ya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Re _ ara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 kelahiran buah hati Dewantara

Liana Dewantara , seorang ibu muda yang cantik dan lembut , ini berada di ambang momen paling menantang sekaligus membahagiakan dalam hidupmu . sebagai istri tercinta dari Leonardo Dewantara , seorang pengusaha sukses yang sangat mencintainya , kehamilan itu adalah anugerah yang mereka nantikan dengan penuh harap .

Namun, saat kontraksi mulai datang dengan semakin kuat dan sering , rasa sakit yang menyekap tubuh Liana membuatnya tak kuasa menahan tangis , wajahnya yang biasa cerah kini pucat , keringat dingin membasahi dari , dan tangannya menganggap erat tangan Leonardo yang biasanya tegas dan tenang , kini tampak cemas dan khawatir . ia terus membisikkan kata-kata penenang , membelai rambut istrinya , dan berjanji akan selalu ada berada di sampingnya melewati semua ini .

Diruang bersalin yang steril , suara detak jantung monitor dan instruksi dokter serta perawat terdengar jelas . Liana berjuang dengan sekuat tenaga , diiringi doa yang tak henti-henti dari suaminya. rasa sakit yang luar biasa itu akhirnya terbayar lunas saat dan terdengar tangisan bayi yang nyaring dan jernih memecah gandengan ruangan.

seorang bayi perempuan yang sehat dan cantik lahir ke dunia . membawa kebahagiaan yang tak terhingga bagi keluarga Dewantara . Leonardo menatap istrinya dengan mata berbinar , penuh rasa bangga dan cinta . lalu mencium kening Liana dengan lembut.

" terima kasih , sayang . kamu hebat sekali . sekarang kita punya keluarga yang lengkap ." bisiknya penuh haru .

Di tengah suasana yang hangat dan bahagia itu , Liana tersenyum lelah namun bahagia , menyadari bahwa semua rasa sakit yang ia rasakan tadi adalah harga yang sangat berharga untuk memiliki buah hati yang menjadi bukti cinta mereka berdua .

****

Suasana ruangan yang nyaman dan tenang . Diana berbaring lemah namun wajahnya berseri-seri . Leonardo duduk di tepi ranjang , memegang tangan istrinya dengan lembut , sekali mengecup punggung tangannya .

" istriku hebat sekali ,,, kamu sudah berjuang sangat keras untuk kita . maafkan aku , sayang . aku tidak bisa mengambil alih rasa sakit mu ." ucap Leonardo sambil membelai pilihannya dengan jari telunjuknya .

Liana tersenyum tipis , suaranya lemah "nggak apa - apa ,mas ,,, semua rasa sakit itu hilang begitu saja saat aku mendengar tangisan anak kita . rasanya ,,,, semua jadi terbayar lunas ."

" kamu luar biasa , Liana . terima kasih sudah memberikan aku anugerah terindah di dunia ini . sekarang aku punya dua wanita yang harus aku lindungi dan aku sayangi seumur hidupku ." ucap Leonardo sambil menggenggam erat tangan Liana .

Liana menatap mata suaminya dalam-dalam " Leonardo ,,,, terima kasih juga kamu sudah tidak pernah meninggalkanku sedikitpun tadi . kalau tidak ada Kamu yang pegang tangan dan semangatin aku , mungkin aku sudah menyerah."

Leonardo menggenggam tangan Liana lebih erat namun lembut ." aku janji , aku akan selalu ada di sini . Setiap detik , setiap langkah kamu . kamu dan anak kita adalah prioritas utama selamanya . jangan pernah merasa sendirian , ya."

Air mata bahagia menetes begitu saja di kedua pipi Liana ." iya mas ,,,, aku bahagia sekali , rasanya hidupku sudah lengkap sekarang. "

Leonardo mencium kening Liana lama ." istirahatlah yang cukup , Sayang . aku akan jaga kamu dan anak kita di sini sampai kamu pulih sepenuhnya . aku sayang kamu , sangat sayang ."

" aku juga sayang kamu ,,, Leonardo ." ucap liana pelan lalu memejamkan kedua matanya .

Leonardo menatap istrinya yang sudah terlelap , ada rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan .

****

Di ruang rawat inap , keluarga Dewantara yang mewah dan luas . tiba-tiba terdengar pintu di ketuk pelan. seorang wanita muda dengan wajah pucat namun tersenyum , didukung oleh suaminya yang sederhana , muncul di ambang pintu . Itulah Sari dan suaminya , mantan pembantu rumah tangga yang pernah bekerja pada keluarga mereka selama bertahun-tahun dan akhirnya menikah dan berhenti kerja.

Leonardo menatap pintu dan menyadari kedatangan mereka ." mbak sari ,,, masuklah ."

sehari tersenyum canggung namun bahagia ."

assalamualaikum , tuan ,nyonya,,, maaf mengganggu . Saya dengar dari perawat kalau nyonya Liana juga melahirkan di sini. Saya tidak menyangka akan bertemu nyonya dan tuan di sini. "

Liana tersenyum lebar mencoba bangun sedikit ." waalaikumsalam , mbak sari ! Ya ampun mbak sari,,,ayo masuk . Kamu juga ...?"

" iya , nyonya . saya juga baru saja melahirkan tadi malam . di kamar sebelah sana . betul sekali ya Bu kita bisa melahirkan kebersamaan ." ujar mbak sari dengan tatapan bahagia .

" Alhamdulillah ya ,Mbak Sari. semoga kamu dan bayinya sehat selalu ." ucap Leonardo dengan tulus .

" terima kasih banyak , Tuan . saya juga sangat bahagia sekali mendengar kabar nyonya sudah melahirkan . dulu saya yang bantu-bantu urus urus rumah , sekarang nyonya sudah jadi ibu yang hebat. " Sari menunduk sedikit matanya berkaca-kaca , lihat Liana yang kini terlihat sangat anggun dan bahagia sebagai nyonya besar .

Liana mengeluarkan tangan meminta Sari mendekat ." terima kasih kembali , Mbak Sari . kamu juga hebat ya . bagaimana rasanya menjadi ibu ?"

Mbak Sari menghilang tangan Liana dengan hati-hati ." luar biasa , bu. meskipun kami berasal dari keluarga sederhana , rasanya dunia miliki kami semua . dan saya sangat senang sekali melihat kebahagiaan nyonya Dan Tuan secara langsung ."

" kita sama-sama berjuang hari ini , mbak sari . meskipun keadaan kita berbeda , rasa bahagia dan syukurnya kita sama besarnya ."

" iya , tuan . kalau begitu saya pamit dulu . saya berdoa semoga nyonya cepat pulih ." ucap mbak sari tulus .

" hati - hati , mbak sari . Saya doakan juga Mbak Sari cepat pulih dan bisa pulang ke rumah ."

Setelah kepergian mbak sari dan suaminya mas Agus . Leonardo menghela nafas pelan sambil menatap pintu " sungguh takdir yang menarik ,,,, di satu gedung yang sama . kita merasakan momen yang sangat persis . hanya dengan cara yang berbeda ."

" iya , mas,,, melihat Sari tadi , aku jadi teringat masa lalu . dia orang baik . ternyata Tuhan mempertemukan kami kembali di momen terindah ini ."

" ya , semoga saja kebahagian itu ada untuk siapa saja, kaya atau miskin . rasanya sama aja saat memegang buah hati . sekarang kamu istirahat ya . istriku yang cantik ."

Di ruangan rawat inap Liana , hanya ada mereka berdua . kedua orang tua Liana dan Leonardo belum bisa datang . karena masih ada kesibukan masing-masing yang tidak bisa ditinggalkan . Dan , liana dan Leonardo memaklumi itu .

Saat Liana sedang tertidur , ketukan pelan kembali terdengar di arah pintu . masuklah seorang pria dengan setelan jas formal . dia adalah asisten Leonardo yaitu Adrian leksmana . Dia masuk dengan percaya diri , lalu menatap ranjang di mana Liana berada .

" bagaimana keadaan istri mu ? Kapan diperbolehkan pulang ?" tanya Andrian .

Leonardo dan Adrian adalah sahabat dari kecil. Saat di luar Ronaldo dan Adrian layaknya sahabat biasa , mereka akan mengobrol dengan santai . tidak seperti saat di kantor mereka akan bekerja profesional.

" alhmdulillah , sudah membaik . Tinggal pemulihan . Gimana pekerjaan kantor saat aku tinggal ? " tanya Leonardo . Saat .wreka sudah duduk disofa yang ada diruangan inap itu .

" aman , semua pekerjaan sudah dibereskan . Oh ya bro , selamat ya atas kelahiran anak kalian . maaf ,,, aku nggak bisa lama-lama di sini karena ada janji dengan Amira ." ucapnya dengan senyum mengembang.

" aku ingatan kamu, Adrian ,,, jangan permainkan Amira . dia sahabat istriku , kalau kamu sakit di dia sama aja kamu menyakiti hati istriku . Dan kalau itu terjadi kamu yang akan berhadapan denganku . Ingat itu ." ancam Leonardo tegas .

" iya ,iya . Insyaallah aku serius dengan yang sekarang . karena Amira sangat memahami aku . doain aja semoga aku dan Amira cepat naik pelaminan ." seru Adrian dengan senyum bangganya .

" hmmm , awas aja kalau kamu macam - macam . sudah sana pergi . bilangin Amira , jangan lupa jenguk sahabatnya yang baru melahirkan ."

" iya nanti aku sampaikan pesanmu. Tadi dia kirim pesan sama aku kalau butiknya sangat ramai . Dia juga menyesal kalau belum bisa nengok istrimu . Ya udah aku pergi dulu . Salam buat Liana . " pamit Andrian . Lalu keluar dari ruangan liana .

*************

Note : assalamualaikum para readers . tolong bantu dukungan ya novel pertama aku disini . Maaf kalau masih ada salah - salah kata . terimakasih 😘😘😘😘

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!