NovelToon NovelToon
Dewa Mimpi Buruk

Dewa Mimpi Buruk

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Roh Supernatural / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Jibril Ibrahim

Ayahnya 'Raja Neraka', putranya sangat pemaaf. Tapi semua orang lebih takut pada si pemaaf, padahal energi internalnya lemah.

Kekuatan tidak dikenal!

Latar belakang tak diketahui!

Sebenarnya rahasia apa yang dimiliki Long Jue?

Kenapa semua orang takut padanya?

Penasaran?

Ikuti kisahnya hanya di: NovelToon/MangaToon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jibril Ibrahim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Seorang anak laki-laki berusia sekitar tujuh atau delapan tahun, mengenakan tunik sederhana berbahan katun kasar berwarna kusam dan celana longgar khas rakyat jelata Tiongkok kuno era Tuanwu—seni bela diri surgawi, berlari dengan panik di sepanjang jalan setapak pegunungan.

Tiga pria berpakaian ninja serba hitam dengan penutup wajah dan kepala mengejarnya.

Mereka mengikutinya perlahan-lahan, seolah sedang bermain mainan.

Akhirnya, seolah sudah cukup, mereka cepat-cepat menutup jarak dan menangkap anak laki-laki yang sedang berlari itu.

“Kena kau!”

Salah satu ninja merenggut bagian belakang kerah baju anak laki-laki yang sedang berjuang itu dan menjinjingnya ke atas sambil menyeringai geli.

Anak laki-laki itu meronta di udara. Tangan dan kakinya mengais-ngais udara kosong, mencari pegangan.

Menyadari tak ada yang bisa diraihnya, anak laki-laki itu berhenti meronta.

Lalu diam-diam, secara tiba-tiba dan tanpa peringatan, anak laki-laki itu mengerling melewati bahunya, menghujamkan tatapan tajam ke arah pria yang menjinjingnya.

Sepasang matanya yang berwarna cokelat madu bersinar dan berubah menjadi warna emas.

SLASH!

Kilatan cahaya emas diikuti rasa sakit yang membakar, menusuk mata ninja itu.

JLEB!

Anak laki-laki itu telah menghujam salah satu mata ninja itu dengan belati tersembunyi.

“Arghhh!”

Dengan kalang kabut, ninja itu melemparkan anak laki-laki itu.

Tubuh kecil anak laki-laki itu terpental dan menghantam tanah jauh di sana.

Ninja lainnya tersentak dan berteriak kaget.

Sambil merintih kesakitan, ninja yang matanya mengalami kebutaan mendadak itu mengumpat-ngumpat dan kelabakan.

“Sialan kau, dasar bocah tengik!”

“Kau gila! Apa kau tak dengar perintah untuk membawanya kembali tanpa luka sedikit pun?”

Ninja lainnya memprotes.

“Diam kau! Apa kau tak lihat mataku rusak?” Ninja yang terluka itu menghardiknya. “Kalau kau ditumbangkan anak kecil sialan seperti ini, kau juga pasti akan malu!”

“Sial! Dia lari lagi!”

Ninja yang satunya lagi berteriak dan menghambur menyusul anak laki-laki yang telah kabur itu.

Ninja yang lainnya segera menyusul, meninggalkan ninja yang menggeliat kesakitan sambil membekap matanya yang berdarah.

“Kenapa sih, dia harus membuang-buang energinya jika itu tak ada gunanya?”

Ninja yang mengejar anak laki-laki itu menggerutu sambil terus melanjutkan pengejaran mereka.

“Sudahlah! Kita taklukkan saja dia dan tangkap. Aku sudah selesai dengan ini,” timpal ninja yang di belakang sambil bergegas mendahului.

Di kejauhan, anak laki-laki itu tiba-tiba berhenti dan tampak panik.

Ketika kedua ninja itu berhasil menyusulnya, mereka menemukan sebuah tebing terjal menghalangi jalannya.

Ninja yang pertama tiba di sana tertawa.

“Hahaha! Ayo lari! Kenapa kau tidak lari lagi?”

“Ck ck ck…” Ninja kedua yang sudah menyusul berdecak dan menggeleng-geleng. “Bahkan surga pun meninggalkanmu,” gumamnya mencemooh.

“Menyerahlah, Bocah Tengik!” Ninja yang lainnya menimpali.

Anak laki-laki itu berbalik dan melotot ke arah mereka.

Kilatan cahaya emas di matanya membuat kedua ninja itu membeku.

“Dia benar-benar garis keturunannya,” gumam salah satu ninja dengan campuran ekspresi antara takjub dan ngeri.

“Aku hanya pernah dengar tentang Mata Malaikat sebelumnya,” timpal ninja yang satunya. “Tapi melihatnya langsung seperti ini… benar-benar mengerikan.”

Situasi berubah.

Jika sebelumnya ada ketakutan dan teror dalam tatapan anak laki-laki itu, sekarang ada niat membunuh.

KRAK!

Anak laki-laki itu mematahkan cabang pohon di dekatnya.

Salah satu ninja tertawa mengejek.

“Apa, kau akan melawan kami dengan itu?”

Tapi tidak.

Anak laki-laki itu mengarahkan ujung dahan yang tajam ke lehernya sendiri.

“Jangan mendekat. Maju selangkah lagi, aku akan menusuk diriku sendiri.”

Anak laki-laki itu mengancam mereka.

Kedua ninja itu menatapnya dengan tercengang.

“Benar-benar mirip seperti orang itu,” gumam salah satu ninja. “Dia sangat kejam sekali.”

“Ayo! Coba saja!” tantang anak laki-laki itu.

Salah satu ninja mendekat.

CRESH!

Anak laki-laki itu benar-benar menusukkan dahan pohon ke lehernya, dan darah mulai menetes.

Bahkan saat ranting itu menusuknya, ekspresinya tidak berubah. Ia memelototi para ninja itu dan berbicara dengan suara dingin.

Ninja itu tersentak dan membeku. Tidak berani bergerak lebih jauh lagi.

“Mendekatlah, aku menantangmu!”

Anak laki-laki itu mendongakkan hidungnya, menancapkan ranting semakin dalam ke lehernya. Wajahnya tidak menunjukkan warna lembut ketakutan akan kematian.

“Sialan! Bocah tengik ini gila!”

Ninja yang coba mendekat itu mengerang dengan frustrasi.

“Persis seperti garis keturunannya. Benar-benar temperamen yang buruk,” timpal ninja yang lainnya.

“Apa yang harus kita lakukan?” Ninja yang di depan mulai kehabisan akal.

Kemudian ninja yang di belakang mengirimkan telepati.

~“Aku akan mengalihkan perhatiannya. Pukul dia dengan serangan angin untuk membuatnya pingsan.”~

Ninja yang pertama mengangguk setelah mendengar telepati yang dikirimkan.

Ninja kedua bergerak maju dengan hati-hati dan tersenyum ke arah anak laki-laki itu, mencoba membujuknya. Mungkin juga mengelabuinya.

“Tenanglah,” katanya. “Dengarkan kami dulu.”

“Untuk apa aku mendengarkanmu, setelah kau membunuh seluruh keluargaku?”

Anak laki-laki itu tak menyerah. Ia beringsut sedikit ke belakang.

Ninja yang di depan berhenti lagi. “Mereka bukan keluargamu yang sebenarnya,” katanya.

“Omong kosong!” sergah anak laki-laki itu tak peduli.

“Tidakkah kau ingin tahu garis keturunan siapakah sebenarnya yang kau miliki?”

“Aku tak peduli! Ayahku sudah meninggal bertahun-tahun lalu.”

“Kau sungguh tak ingin tahu siapa ayahmu?”

Saat mendengar siapa ayahnya, tatapan anak laki-laki itu sedikit goyah. Dia tak pernah tahu siapa ayahnya. Ibunya hanya mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal saat dia masih dalam kandungan.

“Ayah kandungmu masih hidup. Apa kau tak ingin bertemu dengannya?”

Apa katanya?

Ayahnya masih hidup?

Anak laki-laki itu tertegun sesaat. Membayangkan dirinya memiliki ayah, membuatnya semakin goyah.

Bagaimanapun dia tak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah. Melihat anak-anak lain sebayanya mendapat perlindungan maskulin, dia hanya bisa menelan rasa irinya. Tidak ada satu pun laki-laki dewasa dalam keluarganya melindunginya. Adapun ibunya hanyalah wanita lemah yang sakit-sakitan, dan dia harus merawatnya alih-alih dia yang dilindungi.

Bagaimana rasanya memiliki ayah?

Anak laki-laki itu membatin muram. Pupil matanya bergetar hebat.

Haruskah ia memercayainya?

Tiba-tiba….

NYUT!

Rasa sakit yang tajam menjalar ke seluruh tubuhnya, menyebabkan satu sisi tubuhnya lumpuh.

Mereka berhasil mengalihkan perhatiannya dan melakukan sesuatu pada tubuhnya.

Anak laki-laki itu melotot ke arah mereka dengan matanya yang menyala.

“Kau… menipuku.”

Separuh tubuhnya masih bisa bergerak.

“Apa yang terjadi? Kenapa dia masih bergerak?”

Ninja yang di belakang menghambur ke depan, menjejeri rekannya.

“Sial! Aku tidak bisa mengenai titik lumpuh dengan benar dari sini.”

Anak lelaki itu berbalik dan melihat ke belakang.

Satu langkah saja, dia akan jatuh dari tebing.

“Tidak! Hentikan dia!”

Menyadari apa yang akan terjadi, salah satu ninja melancarkan serangan angin untuk menaklukkannya.

WUUUSH!

Namun, sudah terlambat.

Tubuh anak laki-laki itu sudah terpelanting dan jatuh dari tebing.

“TIDAK!”

Mendengar teriakan nyalang kedua ninja itu, anak laki-laki itu menyeringai tipis.

Bahkan di akhir hidupnya dia masih berpikir untuk membalas dendam.

Ingatan tentang perkataan mereka mengenai ayahnya terus terngiang di dalam pikirannya.

Tapi mungkin saja itu bohong.

Ayahnya telah meninggal. Itulah yang dikatakan ibunya.

“Bocah tengik itu benar-benar gila!”

Para pengejar itu menatap ke arah tebing dan kemudian saling memandang.

“Sial! Kita diperintahkan untuk membawanya kembali hidup-hidup… Ayo turun.”

“Sudah kubilang kita seharusnya segera menanganinya. Kita main-main saja, dan sekarang lihat!”

“Diam. Kau juga menikmati kejar-kejaran itu, brengsek!”

“Hei, bukan itu masalahnya sekarang! Setidaknya kita harus menemukan mayatnya, atau kita celaka!”

“Sial. Dalam sekali. Bagaimana caranya kita turun ke sana?”

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha...akhir nya cuti dr latihan neraka 😄😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
apakah song wubai akan kalah🤣🤣kalo kalah penyiksaan neraka naik level🤣🤣😄😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣semua takut dengan kekuatan Long Jue 👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
long Jue lebih kuat dan lebih kejam🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Zhang tidak tau yg melatih nya adalah monster 🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha... perubahan yang aneh🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Thor terimakasih sudah memberikan bacaan yang menarik...jujur update satu hari 2 chapter terasa kurang🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️ : yang penting konsisten ada update perhari nya udh seneng Thor.. terimakasih 🤣🤣👍👍
total 3 replies
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ
tuan Adipati yg terhormat.... anda salah usik 😁
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha..akhir nya meminta ampun..dia belum meminta maaf 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Jing Lian tau harus mendukung siapa🤣🤣
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ: si cilik pemaaf santai lebih ditakuti daripada raja neraka 😄
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
akhir nya selamat dr pemusnahan massal 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
siapa lihua🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Adipati tidak tau siapa yg dia singgung 🤣🤣 monster segala monster 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...mantap Thor siksa mereka🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha akhir nya menunjukkan kekuatan... terimakasih Thor sudah memberikan bacaan yang menarik..selalu semangat 👍👍💪💪😄😄
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Terima kasih juga udah kasih apresiasi ♥️
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
shoooowwwwtime
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo lah Thor bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
terlalu santai MC nya Thor 😄🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mereka tidak tau Long Jue adalah monster tertinggi 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
berarti berlaku yg kuat yang berkuasa 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!