NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:506.7k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.

Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.

Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.

Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.

Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tuan Muda yang terbuang

Di ruang bawah tanah, di dalam penjara yang gelap, lampu-lampu minyak yang tergantung di sudut dinding penjara memberikan sedikit pencahayaan, apinya kecil berukuran seperti kacang polong.

Di dalam penjara, seorang pria muda tengah duduk bersandar pada tembok batu bata yang kumuh. Dia nampak sangat lemas, berpakaian lusuh, jubah abu-abu nya dipenuhi oleh noda kotoran. Namun, di bawah lampu minyak yang hampir redup, matanya tetap bersinar.

Dia adalah Yan Jian— 13 tahun. Dulunya, Yan Jian adalah seorang Tuan Muda Keluarga Yan. Namun, kini ia hanyalah seorang pria muda yang sangat begitu menyedihkan. Di jadikan sebagai budak tambang oleh keluarganya sendiri. Awalnya, Yan Jian hidup dengan sejahtera dan bergelimang harta. Walaupun Yan Jian terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri, tetapi dengan identitas nya sebagai Tuan Muda Keluarga Yan, membuat semua orang yang sebaya bahkan yang lebih tua, sangat menghormatinya. Namun, kekacauan tiba-tiba terjadi di internal keluarga Yan saat itu.

Saat itu, paman keduanya yang bernama Yan Hong, bekerja sama dengan paman ketiganya yang bernama Yan Chen, untuk mencelakakan kepala keluarga Yan, yang di mana saat itu ayah Yan Jian menjabat sebagai Kepala Keluarga.

Yan Hong bersama Yan Chen bersikap keji, dia tega meracuni sosok yang penuh dengan jasa selama puluhan tahun. Bahkan mirisnya, ayah Yan Jian yang bernama Yan Wei, adalah kakak mereka sendiri. Bahkan tidak hanya Yan Wei yang menjadi korban kekejaman mereka, ibu Yan Jian pun turut serta menjadi korban. Mereka berdua di bunuh, menyisakan Yan Jian, tetapi berakhir menjadi budak tambang.

Keluarga Yan adalah keluarga besar di Kabupaten Tian Nan, tepatnya di Kota Api. Mereka memiliki ribuan hektar tanah subur dan ratusan tambang. Mereka sangat terkenal di Kabupaten Tian Nan. Namun, ada lebih dari seribu kabupaten di seluruh Wilayah Timur, Benua Awan Biru. Di antara mereka, terdapat banyak sekali Keluarga Bangsawan. Keluarga Yan tidak memiliki peringkat tinggi di seluruh Wilayah Timur, bahkan terbilang biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan Keluarga Bangsawan lainnya.

Kunci ruang bawah tanah terbuka, dan beberapa langkah kaki terdengar dari kejauhan. Orang yang memimpin kelompok itu melangkah maju dan tiba di depan ruang tahanan Yan Jian. Ia berteriak dengan suara tajam; "Kamu masih tidur? Bangun! Apa kau masih berpikir bahwa kau masih tuan muda keluarga Yan?"

Orang itu adalah Instruktur keluarga Yan, Yan Gui. Dia memiliki mulut yang tajam dan pipi seperti monyet, serta tumor di dahinya. Sekilas, dia membuat orang merasa jijik.

Yan Jian di dalam penjara tidak berbicara sepatah katapun. Dia hanya perlahan mengangkat wajahnya yang getir, menatap Yan Gui dengan tatapan yang penuh dengan dendam dan kebencian yang begitu mendalam. Bocah sekecil itu telah benar-benar menyimpan bara dendam yang membakar dada, bagaimana jika kelak ia tumbuh besar?

Instruktur Yan Gui memutar matanya dan berkata, "Dasar sampah! Bawa dia." Kemudian ia melambaikan tangannya, dan beberapa pelayan di belakangnya segera membuka kunci jeruji besi. Mereka mengenakan baju besi kulit tebal, borgol, dan belenggu di tangan dan kaki Yan Jian.

Setelah menyelesaikan ini, Yan Jian berjalan keluar dari ruang bawah tanah di bawah bimbingan seorang instruktur dan menuju ke Halaman Depan kediaman Keluarga Yan.

Di halaman Kediaman Keluarga Yan, ada lebih dari lima ratus orang, dari anak muda hingga yang tua. Mereka semua adalah budak Keluarga Yan. Budak-budak itu awalnya adalah narapidana yang menerima hukuman mati. Namun, keluarga Yan membeli mereka dan menjadikan mereka sebagai budak untuk memperkejakan mereka dalam menambang batu spiritual.

Entah berapa ribu orang yang telah mati di tambang batu spiritual itu, mereka bekerja sampai semua target pendapatan batu spiritual terpenuhi. Namun, disaat Yan Wei masih menjabat sebagai Kepala Keluarga, budak-budak itu sangat begitu penuh semangat dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya.

Tentu saja! Di penjara, mereka hanya mendekam dan menunggu hari di mana hari hukuman mati mereka tiba. Namun, di saat menjadi budak tambang di keluarga Yan, tempat itu seolah-olah menjadi surga, menjadi kehidupan kedua mereka yang berarti. Yan Wei memperlakukan mereka sebagai anggota keluarga, walaupun setiap harinya mereka harus bekerja, tetapi Yan Wei selalu mencukupi apa yang menjadi kebutuhan mereka.

Berbeda untuk saat ini, saat Yan Hong mengambil alih posisi Kepala Keluarga. Budak-budak itu disiksa, bahkan kerap tidak memberikan mereka makanan.

Dan hari ini, fajar belum menyingsing. Hari masih gelap, tetapi semua budak telah dikumpulkan. Termasuk Yan Jian, anak sekecil itu harus melakukan pekerjaan berat dan kasar, mengangkat bebatuan dan palu besar yang berat.

Di koridor, seorang pria berdiri menatap para budak dari kejauhan. Dia adalah Yan Hong. Tubuhnya besar, otot-otot nya yang kuat tersembunyi dibalik pakaian berkulit besi hitam yang tebal.

Seorang Pelayan menghampiri Yan Hong, dia menundukkan kepalanya memberi hormat lalu berbicara, "Semuanya telah siap, Tuan!" katanya dengan nada yang ramah.

Yan Hong mengangguk, tetapi pandangannya tertuju kepada Yan Jian yang berada di belakang kerumunan para budak.

"Pastikan bocah itu bekerja dengan baik, dan jangan biarkan dia melarikan diri!" kata Yan Hong, memperingati Pelayan itu.

Pelayan itu pun mengangguk, "Tenang saja, Tuan! Aku pasti akan selalu mengawasi bocah tak berguna itu," jawabnya, dengan anda yang sinis.

Ledakan!

Sebuah ledakan tiba-tiba menghancurkan pintu gerbang kediaman Keluarga Yan. Asap tiba-tiba menyebar luas, membutakan pandangan selama beberapa saat.

Yan Hong pun membelalakkan matanya, melihat tabir asap yang perlahan menghilang diterpa angin. Namun, Yan Hong nampak tetap tenang, dia tahu tidak ada yang bisa mengancamnya di kabupaten Tian Nan ini.

Tetapi, di saat sosok berjubah putih muncul dari balik tabir asap, Yan Hong tidak bisa untuk tidak terkejut, bahkan saat ini kedua matanya membola bulat, pandangannya terus tertuju kepada sosok berjubah putih itu, dengan tubuh Yan Hong yang bergetar hebat.

Sembari menatap sosok berjubah putih itu, Yan Hong berkata; "Xi— Xiao Lang ...."

1
Visitor7121
👍
BOIEL-POINT .........
very very very niCe Thor ...........
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
Budi Mulyono
muter kyk obat nyamuk 🙃
Budi Mulyono
poollll 🙃🙃🙃
Andi Widodo
taek
Asiana Tyas
thor...baru umur 17 thn sdh mau menikah...balas dendam pun belum....haaiiiishhh
APRILAH: kena jebakan Batman ceritanya bund
total 1 replies
Aprilapriandi
😍lope you by Aprilapriandi
Cecilia
perasaan bab sebelum2nya dah dibilang ma ling'er kalau dia nemuin yanjian satu minggu lalu/Sweat/ ga dengerin apa gimana dah yanjian
Iis Hikaz
naikin lagi thor kekuatan nya
Edu Juan
mc oon,bs terhempas dari yg lebih lemah
Boaz Marpaung
warisan dewa bela diri nya belum bisa dilacak
Piyong tan
Baca sampai sini uda malas baca episode berikut, awal ayah n mana di bunuh, trus ngapain peran utama gk di bunuh juga malah kerja tambang, kedua xiao lang kuat knp gk basmi aja penjahat tsb, ngapain cm bantu yan jian, skrg pemberontak mau bunuh peran utama, kan lucu🤣🤣🤣🤣
APRILAH: Yan Jian kan masih anak usia 10 tahun disitu, Xiao Lang juga gak bisa sembarang membunuh karena dia adalah Pemimpin Lembah Hitam dan salah satu orang yang berada di dalam daftar 10 puncak surgawi, dia harus menjaga nama baiknya juga
total 1 replies
Cecilia
jdi mirip2 kek putri saljunya huang xuan lah ya
dikoiku
yanjian tolol
Iis Hikaz
lanjut jagn setengah²
APRILAH: mwehehe asyiap, tiap malem kak update nya
total 1 replies
Iis Hikaz
alaaaaaaaaaaahhhhhh cewe lagi

kuatin dulu
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Cak parman Man
builet poooooool
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
qalyu sheng
mampir disini ada karya serupa
Wang Chen
Mantap
Brogan
katanya mau berlatih 30 thn tp.tdk jadi, dasar anjing lu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!