Alexis Di Kota Sol
alexis adalah seekor serigala berandalan yang hidup di zaman modern. selama bertahun-tahun tahun dia hidup bebas dan tidak takut pada siapapun. Namun, suatu hari, dia di sergap sekelompok serigala liar atas perintah seseorang.
dalam pelarian nya, alexis terpojok di tepi sebuah jurang.
tak ada jalan untuk melarikan diri.
hingga tiba-tiba sebuah portal misterius terbuka di hadapannya. alexis jatuh ke dalam jurang dan ketika membuka mata, ia tidak lagi berada di dunia nya.
jiwanya telah masuk kedalam tubuh moko, seorang penyihir rendahan yang telah diasingkan dan dibuang ke kota Sol, tempat yang dianggap tidak layak di tinggali oleh ternak kerajaan sekalipun.
namun, ada sesuatu yang aneh. moko seharusnya hanyalah penyihir lemah yang tidak memiliki masa depan. tetapi setelah alexis mengambil alih tubuhnya, kekuatan yang selama ini tersegel di dalam diri moko mulai terbangun.
kini alexis harus mencari tahu siapa sebenarnya moko, apa hubungannya portal yang memilih dirinya
Liontin Dewi: Jalan Sang Raja Obat
Rizky Pratama adalah lambang kegagalan; hidup miskin, sering dipecat, dan selalu sial, sampai sebuah kecelakaan tragis merenggut segalanya. Namun, maut justru membawakannya keajaiban berupa Liontin Dewi yang menyatu dengan tubuhnya, memulihkan lukanya secara instan dan melambungkan kecerdasannya di atas rata-rata manusia. Lebih gila lagi, liontin itu memberinya kemampuan mengendalikan tanaman, dari mempercepat pertumbuhan, menemukan herba langka, hingga menciptakan varietas obat ajaib yang belum pernah ada sebelumnya.
Anak Tersembunyi Sang Pewaris
Kaelus Danurwenda terkejut ketika mendapati dirinya di pagi hari tanpa mengenakan pakaian. Dia mengumpat marah ketika mengingat kejadian tadi malam.
Kaelus mencari jejak si wanita namun nihil. Pencarian Kael berlangsung selama 4 tahun lamanya, tapi tak menghasilkan apapun.
Ketika harapannya pupus, dan hendak menerima perjodohan yang diatur orang tuanya, tiba-tiba seorang bocah dengan mata coklat kekuningan menabrak tubuhnya.
"Maap Om, Al nda senaja."
Debaran aneh memenuhi hati Kaelus Wajah bocah itu sangat tidak asing di matanya.
"Kamu ... ."
"Maaf Tuan, anak saya berlari tanpa arah. Permisi."
Melihat ibu dari anak itu, Kaelus samar-samar mengingat tentang wanita di malam yang salah itu.
Apa yang akan dilakukan Kaelus? Apa dia akan melanjutkan perjodohan yang diatur, atau malah mencari ibu dan anak tersebut?
Rumah yang menghitung
*1. Surat Warisan* Aku tidak pernah kenal nenekku. Ibuku hanya bilang, "Nenekmu itu pendiam. Dia tinggal sendiri di rumah kayu di pinggir hutan. Jangan tanya macam-macam." Waktu ibu meninggal tah
0
0
THE LAST SPELL
Penyihir Terburuk yang Menantang Sang Jenius Di dunia tempat kekuatan sihir menentukan harga diri seseorang, seorang murid tanpa bakat berani menantang jenius terhebat di akademi. Bukan untuk membuk
0
0
Sunyi Di Ujung Pengabdian
Bagian 1: Kamar Beraroma Minyak Kayu Putih Lampu kamar ibu tak pernah benar-benar padam sejak tiga tahun lalu. Cahayanya selalu temaram, membiaskan bayangan botol-botol obat, selang oksigen portabel,
0
1
Tebing Jurang
Sore di penghujung bulan Oktober menua dengan cepat. Debu-debu tipis menari di udara saat Arga menggeser lemari kayu tua di sudut loteng. Cahaya matahari barat yang berwarna jingga pekat menembus cela
0
1