KETIKA PENGUASA SURGAWI MENJADI HUNTER RANK E
Wu Xuan telah mencapai puncak alam surgawi dan hanya selangkah lagi naik ke alam dewa. Namun saat ia mencoba kembali ke Bumi demi menebus hutang karma kepada kedua orang tuanya, tubuh fananya justru terhempas ke tengah badai kehampaan dimensi.
Dan ketika ia membuka matanya kembali…
Bumi yang ia kenal telah berubah menjadi dunia dungeon dan para hunter.
Asi Babysitter Penggoda
Ketika Naya, gadis cantik dari desa, bekerja sebagai babysitter sekaligus penyusui bagi bayi dari keluarga kaya, ia hanya ingin mencari nafkah.
Namun kehadirannya malah menjadi badai di rumah besar itu.
Majikannya, Arya Maheswara, pria tampan dan dingin yang kehilangan istrinya, mulai terganggu oleh kehangatan dan kelembutan Naya.
Tubuhnya wangi susu, senyumnya lembut, dan caranya menimang bayi—terlalu menenangkan… bahkan untuk seorang pria yang sudah lama mati rasa.
Di antara tangis bayi dan keheningan malam, muncul sesuatu yang tidak seharusnya tumbuh — rasa, perhatian, dan godaan yang membuat batas antara majikan dan babysitter semakin kabur.
“Kau pikir aku hanya tergoda karena tubuhmu, Naya ?”
“Lalu kenapa tatapan mu selalu berhenti di sini, Tuan ?”
“Karena dari situ… kehangatan itu datang.”
Reinkarnasi Sang Kaisar Pedang
Lima ratus tahun yang lalu, Lin Chen adalah Kaisar Pedang Ilahi yang berdiri di puncak Alam Dewa. Namun, saat ia mencoba menembus batas tertinggi kultivasi, ia dikhianati oleh tunangannya, Dewi Teratai Salju, dan saudara seperjuangannya, Kaisar Naga Hitam. Tubuhnya hancur, dan jiwanya tercerai-berai.
Kini, lima ratus tahun kemudian, jiwa Lin Chen terbangun di Benua Langit Biru, di dalam tubuh seorang pemuda dengan nama yang sama. Pemuda ini dikenal sebagai "Sampah Terbesar" di Kota Daun Musim Gugur karena meridiannya cacat sejak lahir. Namun, mereka tidak tahu bahwa di dalam lautan jiwanya, Lin Chen membawa Sutra Pedang Kehampaan, sebuah teknik kultivasi purba yang memungkinkannya menyerap energi alam semesta.
Dimulailah perjalanan Lin Chen untuk merangkai kembali takdirnya, menginjak jenius arogan, menaklukkan naga suci, dan kembali ke Alam Dewa untuk menuntut darah para pengkhianatnya!
𝙇𝙤𝙧𝙤𝙣𝙜-𝙇𝙤𝙧𝙤𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙈𝙪𝙡𝙖𝙞 𝘽𝙚𝙧𝙘𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖
𝗕𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝟭 Hujan turun tipis pagi itu. Tidak deras, tidak juga cukup ringan untuk diabaikan. Butir-butir air membentuk garis-garis samar di jendela kelas, menciptakan pola yang terus berubah setia
2
4
Sudut Buta
Malam sudah melewati pukul sebelas. Rumah tipe 36 ini sangat sepi, hanya menyisakan dengung rendah dari mesin kulkas tua di sudut dapur dan gemercik air yang mengalir dari keran. Aku berdiri di de
0
8
𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠-𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐜𝐚𝐡𝐚𝐲𝐚
𝐁𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝟑 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭) 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶, 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘈𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘖𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘎𝘭𝘰𝘳𝘺. 𝘒𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬-𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘴𝘪𝘣
0
3
Obsesi
Bagi Dimas Aditya, koridor SMA 6 Adidarma bukanlah tempat untuk menuntut ilmu, melainkan sebuah arena gladiator di mana ia selalu menjadi pihak yang kalah. Setiap pagi, atmosfer sekolah itu selalu
0
1