Satu minggu belakangan dilalui Kyara dengan perasaan tidak tenang. Kyara menebak-nebak seperti apa calon suaminya itu. Tetapi Kyara cukup tahu, jika calon suaminya itu pastilah sangat kaya melihat penampilang dan kendaraan yang dipakai Kakek Surya. Apalagi Kyara tahu, jika beberapa restoran yang dikunjunginya bersama Kakek Surya adalah milik Kakek Surya. Entah seberapa banyak lagi kekayaan Kakek Surya yang tidak diketahuinya. Kyara bergidik ngeri membayangkannya.
***
Kyara menatap nanar langit-langit kamar yang di dominasi warna putih. Sudah terhitung 10 jam yang lalu ia resmi meyandang status sebagai istri dari cucu pemilik perusahaan tempat ia bekerja. Kyara begitu merutuki kebodohannya yang tidak tahu jika Kakek Surya adalah pemilik perusahaan bahkan bosnya yang super galak itu adalah calon suaminya.
Selama acara berlangsung, Gerry—suaminya itu bahkan sama sekali tidak meliriknya. Kyara tahu, jika suaminya itu tidak menginginkan pernikahan mereka. Kyara pun sebaliknya. Tetapi jika menyesal pun tiada guna. Karena saat ini dirinya sudah sah menjadi seorang istri dari keluarga Bagaskara.
"Sekarang aku harus apa? Aku bahkan tidak tahu bagaimana kehidupan yang akan kujalani kedepannya." gumamnya lirih. Kyara menutup sejenak kedua kelopak matanya dan membukanya kembali sembari menghela nafas. Kakek Surya begitu baik. Begitupun Papa Johan dan Mama Riana sangat baik kepadanya. Walau baru bertemu untuk pertama kalinya, sambutan kedua orangtua Gerry begitu hangat kepadanya bahkan terkesan begitu menyayangi menantu mereka.
"Kau hanya perlu menyiapkan diri untuk malam ini. Bukankah kau dibayar untuk menjadi istriku dan melayaniku dengan baik!" cetus Gerry yang tiba-tiba saja sudah berada di samping ranjang kamarnya.
Kyara yang tengah berbaring di atas kasur seketika bangkit dari posisinya ketika mendengarkan suara bariton itu. "Agh, maaf, Pak. Saya sudah lancang tidur di atas ranjang bapak." alih-alih menjawab ucapan Gerry, Kyara lebih memilih meminta maaf karena sudah berani-beraninya tidur di atas ranjang milik suaminya. Mau bagaimana lagi. Niatnya yang ingin tidur di sofa saja harus ia urungkan ketika tidak melihat adanya sofa di dalam kamar itu.
"Cih. Aku tidak butuh kata maaf. Ingat perkataanku tadi. Kau harus menyiapkan diri malam ini." melemparkan paper bag kearah Kyara. "Pakai itu untuk malam ini!" titah Gerry segera berlalu masuk ke dalam kamar mandi tanpa menunggu jawaban Kyara. Membersihkan tubuhnya yang terasa lengket karena acara tidak penting menurutnya hari ini.
Gerry menatap cermin dengan seringaian licik di bibirnya. Entah rencana apa yang ada dipikiran Gerry saat ini. Yang jelas, Gerry akan membuat gadis itu menyesal telah memilih menikah dengannya.
Setelah kepergian Gerry. Kyara mulai membuka isi dari papar bag. Mata Kyara membola sempurna melihat pakaian kurang bahan bewarna merah menyala yang sudah dapat dipastikan jika dipakai memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya. Kyara paham maksud suaminya itu. Tapi, qpa Kyara harus menjalankan kewajibannya malam ini tanpa adanya cinta diantara mereka? Kyara hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi padanya nanti. Lagi pula, itu memang sudah menjadi kewajibannya.
Cukup lama Kyara merenungi nasibnya yang buruk. Bahkan ia tidak menyadari jika Gerry sudah keluar dari dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggangnya. Gerry melewati Kyara begitu saja masuk ke dalam walk in closet.
Tak lama Gerry pun keluar dari walk in closet dengan pakaian cassualnya. Melihat Kyara yang masih saja menunduk duduk di tepi ranjang membuatnya berdecak. Apa wanita itu tidak dengar dengan perkataannya tadi?
"Apa kau tidak mendengar perkataanku? Apa telingamu itu sudah tidak berfungsi, huh! Siapkan dirimu, dan tunggu aku pulang!" perintah Gerry segera keluar dari dalam kamar dengan membanting pintu cukup keras.
...
*Happy reading!:)
Jangan lupa like, komen, vote dan rate bintang 5 supaya author makin semangat nulisnya. Dukungan teman-teman sangat berarti untuk kinerja jari author dalam menulis😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 463 Episodes
Comments
Sulis Tyawati
aq kurang suka kalo cerita ceweknya terlalu lemah g bisa apa2,,,
2025-03-07
0
💞R0$€_!P!N💞
Tunggu sj bentar lagi terkena virus bucin kau Ger...sombong amat!!!!
2024-05-10
2
rosa
galaknya...
2023-12-16
0