"Kakek jangan bercanda! Sampai kapan pun aku tidak akan menikahi siapa pun selai ketty!" Gerry beranjak dari kursi yang didudukinya. Wajahnya yang putih nampak merah padam mendengar kembali permintaan Kakeknya.
Setelah 3 bulan berlalu dari permintaan konyol sang Kakek yang ingin menikahkannya dengan wanita pilihan Kakek. Kini permintaan dalam bentuk permintaan itu kembali harus Gerry dengar. Gerry kira selama tiga bulan berlalu dapat membuat Kakek melupakan permintaan konyolnya namun ternyata tidak! Bahkan kini perintah itu seakan harus ia laksanakan.
Tangan Gerry terkepal erat. Wajahnya yang merah padam menampakkan kekesalan yang sudah memuncak. Belum sempat Gerry meraih hendle pintu, perkataan Kakek Surya berhasil membuat kegiatannya terhenti.
"Jika kau tidak bisa mengabulkan permintaan Kakek kali ini. Anggap saja jika kau juga tidak bisa mengabulkan permintaan terakhir Kakek. Mungkin sebentar lagi kau juga akan melihat akhir dari kehidupan Kakek. Kakek tidak akan lagi meminta apa pun kepadamu." suara Kakek Surya terdengar lirih. Kesedihan terlihat jelas di raut wajah tuanya karena dibentak dan ditolak oleh Gerry.
"Hanya kamu yang Kakek punya saat ini, Gerry. Johan dan Riana sangat sibuk mengurus perusahaan di negeri orang. Selama ini Kakek tidak banyak meminta kepadamu. Hanya satu permintaan Kakek. Menikahlah dengan wanita pilihan Kakek." pintanya lagi.
Gerry berbalik melihat pria tua yang selalu memberikan yang terbaik untuknya. Sedari kecil Gerry sudah dirawat oleh Kakek. Sedangkan kedua orangtuanya sibuk mengurus perusahaan di luar negeri. Semenjak meninggalnya Nenek Gerry, Kakek Surya memutuskan untuk menetap di indonesia dan melimpahkan perusahaan kepada anaknya—Johan.
"Kemasi barang-barang kamu dan segeralah keluar dari mansion Kakek! Mulai minggu besok kamu bukan lagi apa-apa di perusahaan ini. Kau bisa bebas menentukan pilihan untuk hidupmu sendiri. Dan jangan kembali kepada Kakek jika ternyata pilihanmu itu benar-benar salah!" lanjut Kakek Surya menatap nyalang seakan menantang Gerry.
Berhasil. Melihat pancaran kesedihan di raut wajah Kakek Surya membuat Gerry mengambil keputusan yang sudah ia pikirkan jalan keluarnya. Apalagi mendengar ancaman Kakek Surya yang ingin mencabut semua fasilitasnya membuat Gerry tidak bisa berkutik lagi.
"Baiklah, Kakek atur saja kapan aku menikahinya!" putus Gerry. Lagi pula kekasihnya yang bernama Ketty itu masih sibuk di luar negeri dengan profesinya menjadi model. Yang ia pikirkan saat ini hanyalah mencari cara agar Ketty tidak mengetahui pernikahannya.
Mendengar ucapan Gerry membuat Kakek Surya menyeringai. "Bagus. Satu minggu. Satu minggu lagi kamu akan menikah dengan wanita pilihan Kakek. Dan—" Kakek Surya menjeda ucapannya. Ia tahu ada niat buruk dipikiran Gerry saat ini. "Dan apabila kau berani berniat menceraikan wanita itu. Kau akan tahu akibatnya, Gerry!"
Gerry nampak menarik sebelah sudut bibirnya. Otak cerdasnya sudah berpikir sejak tadi tentang rencana apa yang akan ia lakukan. "Baik. Tapi jika wanita itu yang meminta cerai. Kakek jangan pernah menyalahkan Gerry jika mengiyakannya!" ucapnya segera berlalu keluar dari dalam ruangan yang seperti penjara baginya.
"Kakek yakin jika Kyara pasti bisa membuatmu jatuh cinta kepadanya. Dan matamu akan terbuka lebar untuk dapat melihat siapa wanita yang kamu cintai itu sebenarnya." gumam Kakek Surya menatap pintu yang sudah kembali tertutup rapat.
Sedangkan Gerry yang sudah berada di luar ruangan Kakek nampak menghubungi seseorang.
"Kerja bagus! Letakkan berkas itu di meja saya sekarang!"
***
*Happy reading!:)
Jangan lupa like, komen, vote dan rate bintang 5 supaya author makin semangat nulisnya. Dukungan teman-teman sangat berarti untuk kinerja jari author dalam menulis😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 463 Episodes
Comments
Fatah Liverpooldlian
jal
2023-06-11
0
Sur Anastasya
aduh gimna ini tor lnjut🌹🌹🌹🌹
2022-08-09
0
Kokom Komala
Thor kasian Kyara dia udah menderita dan sekarang mau nikah Ama Gery apa Gery ga akan menyiksa Kyara thor
2022-07-28
0