"Kamu sudah lama menunggu, Gerry?" pertanyaan Kakek Surya seketika menyurutkan senyuman Gerry yang ingin mengusap ikon hijau pada ponselnya. Berjalan dengan gagahnya ke arah Gerry yang kini menatapnya dengan tatapan penuh kekesalan.
"Kakek kemana saja? Gerry kira Kakek tidak berada di dalam ruangan," sembari mengusap ikon merah di layar ponselnya. Tak lupa Gerry mengaktifkan mode terbang. Jika tidak, Ketty pasti akan kembali menghubunginya sampai mendapatkan balasan.
"Pertanyaan bodoh. Kau bisa melihat sendiri Kakek baru saja keluar dari dalam kamar," ketusnya.Menkdudukkan tubuhnya di kursi single yang berhadapan dengan Gerry.
Gerry menghembuskan nafasnya kasar ke udara. "Jadi ada hal apa yang ingin Kakek bicarakan denganku?"
"Kau tau apa yang akan kita bicarakan saat ini, Gerry."
"Aku tidak tahu jika kakek tidak memberitahunya."
Surya memandang sinis ke arah Gerry yang nampak jengah. "Kakek tau kau masih menjalani hubungan dengan model itu, Gerry." ucapnya datar tanpa ekspresi. "Apa kau sudah tidak bisa menggunakan telinga dengan benar, huh?! Sudah berapa kali Kakek katakan, jauhi wanita itu!! Dia bukan wanita yang baik untuk kamu!!"
Gerry mendengkus. Akhirnya permasalahan percintaannya terjadi kembali. Restu Kakek Surya sangat sulit ia dapatkan. "Ketty. Namanya Ketty. Kakek sepertinya masih bisa menyebutkan namanya dengan benar menurutku."
"Kau berani melawan Kakek demi wanita sepertinya, Gerry?!"
"Aku sudah dewasa dan bisa membedakan mana yang baik dan tidak untukku, Kek. Bisakah Kakek merestui hubunganku dengan Ketty? Kami saling mencintai, Kek." ucapnya pelan. Gerry tidak ingin karena emosinya, Kakek Surya kembali sakit.
"Kau masih belum bisa membedakan mana yang baik dan tidak, Gerry. Kau tidak tahu wanita seperti apa dia!" ucapnya tegas. Kakek Surya memiliki alasan tersendiri untuk melarang keras hubungan Gerry dan wanitanya.
"Gerry tau Ketty wanita seperti apa. Dia wanita yang baik, dan tidak seperti yang ada di dalam pemikiran Kakek saat ini." jawabnya tegas. "Tidak bisakah Kakek menerima Ketty menjadi mantu cucu Kakek? Gerry sangat mencintai Kety, Kek." Gerry sedikit menurunkkan intonasi bicaranya. Berharap Kakek Surya memahami perasaannya.
Kakek Surya menegakkan tubuhnya yang semula ia sandarkan. Menatap dalam kedua bola mata hitam milik Gerry. "Sampai kapan pun Kakek tidak akan merestui hubungan kalian. Bahkan di ujung kematian sekali pun!"
Wajah Gerry memerah menahan amarah yang sudah menggempul di dadanya. Gerry beranjak berdiri. "Apa yang kakek katakan?! Jangan membawa kata kematian lagi! Dan aku akan tetap menjadikan Ketty sebagai calon istriku!" titahnya. Gerry hendak beranjak meninggalkan ruangan. Tetapi ucapan Kakek Surya berhasil menghentikannya.
"Jika kau tetap melanjutkan hubungan dengan wanita itu, kau bisa angkat kaki dari rumah Kakek saat ini juga! Dan Kakek akan mencabut semua fasilitas yang kamu dapatkan. Bahkan Kakek akan mencabut jabatanmu sebagai CEO di perusahaan!" ucapnya tegas tanpa ampun. Kakek Surya memang sudah merencanakan sesuatu untuk masa depan cucunya. "Jika kau masih mau melanjutkan usaha Kakek melanjutkan menjadi pemimpin perusahaan, kau harus mau menikah dengan wanita pilihan Kakek." Surya seolah tau apa yang ditakutkan Gerry selama ini. Jika Gerry sangat tidak terima jika Kakek Surya memberikan perusahaan kepada orang lain, walaupun mereka merupakan orang kepercayaan Kakek Surya.
"Kakek jangan seperti ini!" tolak Gerry. "Apa-apaan ini? Kakek ingin menjodohkanku dengan siapa? Kakek bahkan tau jika aku hanya mencintai Ketty!" jelasnya.
***
*Happy reading!:)
Jangan lupa like, komen, vote dan rate bintang 5 supaya author makin semangat nulisnya. Dukungan teman-teman sangat berarti untuk kinerja jari author dalam menulis😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 463 Episodes
Comments
Sayang Kasih
Sedih
2023-08-18
0
Fatah Liverpooldlian
jan
2023-06-11
0
Fatah Liverpooldlian
lah
2023-06-11
0