Melihat Myro yang tidak memberitahunya sama sekali tentang cara melawan Torn, Shi Yang segera mengalihkan perhatiannya ke buku miliknya lagi dan tidak memperdulikan Myro.
Tidak lama kemudian, bel tanda berakhirnya istirahat makan siang juga segera terdengar. Saat ini banyak orang disekolah yang sibuk membicarakan tentang kejadian Myro dan Torn. Tapi kebanyakan orang hanya berpikir bahwa Myro akan berakhir dengan buruk. Walauapun begitu, Myro sama sekali tidak peduli pada pendapat orang lain dan mengutamakan kultivasinya. Tanpa Myro sadari, Li Siyu juga memperhatikan Myro dengan khawatir dan merasa bersalah karena semua ini terjadi akibat tindakannya.
Setelah Li Siyu berpikir sebentar, ia memutuskan bahwa ia tidak akan tinggal diam jika terjadi sesuatu pada Myro. Bahkan jika itu berarti membutuhkan bantuan dari keluarganya.
Alasan Li Siyu berada dan bersekolah di kota kecil ini bukan seperti Zhi Li yang memiliki masalah dengan keluarganya, tapi Li Siyu pergi ke kota kecil ini untuk hidup dengan mandiri tanpa bantuan dari keluarganya.
Ayah Li Siyu yang merupakan kepala keluarga Li sangat peduli dengan Li Siyu karena hanya Li Siyu yang merupakan anaknya dan ia tidak memiliki anak lain. Oleh karena itu, ayah Li Siyu sangat memperdulikannya dan bahkan menolak semua kontrak pernikahan yang diberikan oleh keluarga besar yang lain dan berkata bahwa biarkan Li Siyu mencari pasangannya sendiri.
Bahkan ayahnya sangat menolak dengan keras bagi Li Siyu untuk hidup di kota kecil ini sendirian tapi pada akhirnya Li Siyu diam-diam pergi kesini sehingga ayahnya tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi setelah Li Siyu pergi, ayah Li Siyu dengan keras kepala mengirim supirnya untuk menjaga Li Siyu. Supir ayah Li Siyu adalah orang kepercayaan ayahnya dan Li Siyu juga mengetahui kekuatan supir ini yang sangat aneh. Bahkan supir ayahnya dapat mematahkan besi yang sangat tebal dengan tangan kosong. Jika Myro melihat supir ayah Li Siyu maka Myro akan mengetahui bahwa supir itu adalah seorang kultivator.
Karena ayahnya membutuhkan pengawal sebelumnya pada bisnis penting sehingga supir Li Siyu tidak bisa mengawal dirinya kemarin sehingga kejadian ia dikepung oleh 5 orang itu terjadi. Lagipula Li Siyu memiliki wajah yang cantik sehingga banyak orang yang akan tertarik saat melihatnya.
Seorang guru segera datang ke kelas ini dan memulai pelajarannya. Tapi para guru yang selalu bertanya kepada Myro karena Myro adalah murid yang paling cerdas di kelas, tapi kali ini guru tersebut sama sekali tidak memperdulikan Myro. Bahkan tindakan guru itu seperti menganggap Myro tidak ada karena guru tersebut tahu bahwa Myro bermasalah dengan Torn.
Para guru mengetahui dengan lebih jelas daripada para murid tentang guru yang memarahi Torn sebelumnya. Setelah memarahi Torn, guru itu langsung diberhentikan dan rumahnya dihancurkan oleh beberapa pria tidak dikenal. Walaupun ia menghubungi petugas dan orang yang menghancurkan rumahnya ditangkap, tapi orang lain akan selalu datang dan menghancurkan rumahnya.
Beberapa orang mengetahui bahwa itu kemungkinan besar adalah tindakan Torn. Selama Torn memberikan uang yang cukup maka akan ada banyak orang yang melakukan tindakan seperti itu. Oleh karena itu tidak peduli berapa kali guru itu menghubungi petugas, rumahnya masih selalu diserang bahkan rumah keluarganya.
Karena kejadian itu, guru itu tahu penyebabnya dan segera datang menemui Torn untuk memberikan maaf dan membiarkan Torn menghentikan tindakannya. Tapi ia tidak pernah berpikir bahwa persyaratan Torn untuk menghentikan tindakan tersebut adalah dengan pergi dari kota ini. Pada awalnya guru itu mencoba menolak, tapi setelah dimarahi oleh keluarganya sehingga guru tersebut tidak memiliki pilihan lain selain pergi dari kota ini tanpa memiliki uang karena rumahnya sudah hampir dihancurkan oleh orang-orang yang dibayar Torn.
Karena itu, guru yang mengajar kelas Myro ini sama sekali tidak berani berbicara apapun dengan Myro karena khawatir bahwa Torn akan marah dan menyulitkan dirinya. Jadi guru ini memutuskan bahwa untuk menganggap Myro seperti tidak ada di kelas.
Myro yang saat ini sedang berkultivasi segera membuka matanya sedikit dan melihat adanya ketakutan pada guru tersebut. Myro saat ini segera tersenyum dan mengetahui bahwa guru itu pasti melakukan ini karena adanya Torn, Myro yang sudah menjadi Kaisar Martial dan datang ke banyak dunia dapat membaca dan menilai orang lain dengan mudah. Tidak peduli di dunia mana itu, seseorang pasti tidak akan membantu orang yang tidak ia kenal dan mungkin berakibat mendapatkan masalah dengan orang yang kuat.
Myro segera menggelengkan kepalanya dan sama sekali tidak marah dengan tindakan guru ini, lagipula setiap orang pasti berusaha untuk melindungi diri mereka sendiri sama seperti Myro di kehidupan sebelumnya saat Myro belum berkultivasi.
Lagipula Myro merasa senang karena guru ini sama sekali tidak menanyainya apapun sehingga Myro bisa berkultivasi tanpa diganggu. Walaupun tindakan ini membantu tapi Myro pasti akan membalas terhadap Torn atas tindakannya. Bagaimanapun Torn berencana buruk terhadap Myro.
Setelah itu, Myro mulai menutup matanya lagi dan berkultivasi tanpa melihat dan memperdulikan guru yang mengajar lagi.
Tiba-tiba suara ketukan pintu segera terdengar dan seorang guru segera membuka pintu itu dengan wajah suram dan berkata "Murid bernama Myro! Datang kesini dan ikut aku ke ruangan wakil kepala sekolah! Beraninya kau mematahkan jari teman sekelas mu, kau pikir sekolah ini milikmu?".
Segera seluruh murid di ruang kelas terkejut. Bahkan guru yang mengajar kelas sama sekali tidak berani marah karena pria ini yang mengganggu waktu mengajarnya karena pria ini adalah wakil kepala sekolah, jadi guru yang sedang mengajar kelas itu hanya berdiri di samping dan tidak berani mengganggu.
Myro saat ini segera membuka matanya dan berdiri dari kursinya untuk mengikuti wakil kepala sekolah ini, Myro tahu bahwa hal ini akan terjadi, bagaimanapun Torn sangat dipentingkan oleh pihak sekolah.
Saat Myro akan pergi, Shi Yan segera menarik pakaian Myro secara diam-diam dan berkata khawatir "Myro, apakah kau tidak apa-apa pergi sendirian, apakah aku harus menemanimu?".
Melihat Shi Yan yang khawatir, Myro hanya tersenyum seperti tidak memiliki masalah apapun lalu berkata dengan suara kecil agar tidak ada seorangpun yang bisa mendengarkan di kelas ini "Aku tidak apa-apa, lagipula ini hanya masalah kecil".
Melihat Myro yang sangat percaya diri, Shi Yang segera melepaskan tangannya dan tidak banyak bicara lagi. Myro segera berjalan menuju wakil kepala sekolah dan sama sekali tidak memberi hormat apapun, Myro segera berkata saat sudah berada didepan wakil kepala sekolah "Saya adalah Myro".
Myro bukanlah orang yang tidak menghormati guru, tapi Myro tidak menghormati wakil kepala sekolah ini karena Myro tahu bahwa ia bukanlah seorang guru. Lebih tepatnya wakil kepala sekolah bukanlah guru yang baik dan lebih mementingkan murid yang memiliki banyak uang, oleh karena itu Myro sama sekali tidak menghormatinya.
Kenapa Myro berpikir wakil kepala sekolah adalah orang yang mengutamakan murid yang memiliki uang? Padahal Myro memang mematahkan jari Torn. Myro berpikir seperti itu karena wakil kepala sekolah langsung datang ke kelas Myro dengan marah dan memanggil dirinya, jika wakil kepala sekolah adalah guru yang baik maka ia harus mencari tahu terlebih dulu kebenaran dari masalah ini. Bagaimanapun, Torn yang bertindak lebih dulu
Lalu kenapa wakil kepala sekolah langsung memanggil Myro dengan marah? Sebagai wakil kepala sekolah, ia bisa memberitahu guru untuk memanggil Myro. Lalu agar semua kejadian menjadi adil, wakil kepala sekolah harus memanggil Torn dan beberapa orang yang melihat kejadian itu dan memiliki sikap netral. Tapi wakil kepala sekolah tidak melakukan hal itu dan langsung datang untuk memarahi Myro yang menunjukkan bahwa wakil kepala sekolah bukanlah guru yang adil.
Wakil kepala sekolah segera melihat Myro yang sama sekali tidak menghormatinya sehingga wakil kepala sekolah menjadi semakin marah. Ia melihat Myro dengan ganas lalu berkata "Baik, aku tahu dari hanya melihatmu bahwa kau bukan murid yang baik. Segera pergi ke ruangan bersamaku".
Setelah itu wakil kepala sekolah segera berbalik dan berjalan menuju ruangannya. Myro saat ini mengikuti wakil kepala sekolah tanpa rasa takut sedikitpun.
Melihat Myro yang dibawa pergi oleh wakil kepala sekolah, Li Siyu segera menjadi panik dan berkata dipikirannya "Apakah aku harus memanggil ayahku untuk membantu Myro menyelesaikan masalahnya sekarang?".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 375 Episodes
Comments
Iwan Arema
🤣😂
2024-02-17
0
Jin Fung
klo jelek kaga mngkin jd pasangan x si mc ..kalee
2023-08-28
0
Mario Maleke
maaf thor, tapi mungkin di singkat aja kali yah pnjelasan nya biar gk cepet bosan para reader's 🙏
2022-12-26
0