S1. Bab 2

Naina berusaha menenangkan dirinya setelah meneguk habis segelas air putih yang disodorkan Mbok Sumi padanya. Mengusap dadanya sendiri, kemudian mengambil kembali ponsel yang diletakkannya di atas meja. Panggilan itu masih tersambung.

“Mbok Sumi bisa kembali ke kamar sekarang. Aku sudah tidak apa-apa,” pinta Naina. Ia tidak ingin terlihat asisten rumahnya kalau sedang mencurigai suaminya sendiri.

Naina bisa mendengar percakapan suaminya dengan seorang wanita. Otaknya sedang merangkai kata- kata yang tertangkap oleh indra pendengarannya.

“Kamu tidak apa-apa. Maaf." Samar terdengar suara Wira dari gawai rosegold dengan logo apel sisa gigitan.

“Ya, Mas,” sahut sang wanita tidak kalah lembutnya.

“Aku akan mengantarkanmu pulang. Ini sudah terlalu malam, kasihan Nola sendirian di rumah.” Kembali terdengar suara Wira.

“Ya, Mas.” Lagi-lagi Naina bisa mendengar suara lembut seorang wanita. Semakin didengar Naina merasa semakin familier dengan suara wanita itu.

Naina masih konsentrasi, memfokuskan pendengarannya saat panggilan telepon itu terputus. Ia tidak bisa terus menguping pembicaraan suaminya dengan wanita asing itu lagi.

Jantungnya berdegup, hatinya terasa tertusuk sembilu. Menelungkupkan wajahnya di atas meja, kepala Naina berdenyut menahan sakit. Ia yang terlalu berburuk sangka atau memang suaminya menyembunyikan sesuatu di luar sana, di belakangnya.

Selama ini Wira terlihat baik-baik saja. Setiap hari menghabiskan waktu bersamanya, bahkan suaminya itu sangat jarang pulang malam. Hubungan mereka pun tetap akur, tidak memudar sama sekali. Semakin hari, semakin mesra layaknya ABG yang baru merasakan cinta pertamanya. Sikap posesif Wira pun masih tetap sama, sejak awal menikah sampai sekarang. Rasanya aneh kalau suaminya memiliki kesempatan menduakannya di luar sana.

***

Deru mobil memecah keheningan malam. Waktu di dinding sudah menunjukkan hampir pukul sebelas malam kala itu. Tak lama, terdengar suara gemerincing anak kunci yang bertabrakan satu sama lain, berputar di dalam lubang pintu.

Muncul wajah lelah lelaki tampan, menenteng jas kerjanya. Ia harus menutup kembali pintu utama itu perlahan supaya tidak membangunkan seisi rumah. Melempar kasar jas ke atas sofa ruang tamu, langkah kaki mengantar Wira ke dapur untuk mengambil segelas air dingin. Tenggorokannya kering, butuh mendapat guyuran air dingin.

Jantungnya berdetak kencang, kedua kaki membeku di tempatnya berdiri kala mendapati istrinya, Naina sedang tertidur di meja makan. Merebahkan kepalanya di samping beraneka masakan yang ditata indah di atas piring keramik. Lilin putih memendek dan sudah padam menandakan kalau Naina menunggunya sudah terlalu lama.

“Sayang,” bisiknya pelan. Rasa bersalah mendominasi, mencengkeram hatinya.

“Sayang, bangun. Mas pulang,” bisik Wira lagi. Kali ini menghadiahkan kecupan ringan di pipi Naina yang disapu blush on merah muda tipis. Dada Wira bagai dihantam godam saat melihat makanan yang belum tersentuh sama sekali. Itu artinya Naina belum makan sejak sore.

“Sayang, bangun. Ayo kita makan.” Wira sudah berjongkok di sisi Naina, menyejajarkan tingginya dengan sang istri yang terkulai lemas, terlelap.

Wajah tampan itu bisa tersenyum lega, saat kelopak mata indah Naina perlahan membuka. Berkedip layak boneka barbie sampai akhirnya menampilkan mata indah yang membuatnya jatuh cinta dan menggila selama lima tahun ini.

“Happy anniversary, Sayangku, Manisku, Istriku,” ucap Wira, mengecup lembut bibir tipis Naina yang selalu memabukkannya setiap saat. Lelaki itu terlihat merogoh saku celananya, seperti mencari sesuatu yang disimpannya di dalam sana.

“Aneh. Ke mana jatuhnya hadiah untuk Naina? Padahal aku sudah menyiapkannya jauh-jauh hari,” ucapnya dalam hati.

“Mungkin terjatuh di mobil atau ... ah, tidak mungkin di rumahnya,” ucap Wira dalam hati.

“Mas sudah pulang?” tanya Naina, membuyarkan lamunan Wira. Naina langsung mencium punggung tangan suaminya sembari menahan kantuk. Tersenyum setelahnya, seolah lupa dengan kegundahannya akan wanita asing yang menemani malam suaminya.

“Maafkan aku, Sayang,” sahut Wira, mengecup kening istrinya.

“Ayo kita makan,” ajak Wira, menarik kursi dan duduk tepat di sebelah Naina. Lelaki itu dengan lincah menyendokkan nasi putih beserta lauknya ke dalam piring Naina.

“Mas, sudah. Biar Nai saja,” tolak Naina, saat melihat suaminya melayaninya.

“Tidak apa-apa. Mas ingin melayani istri Mas, di hari jadi kita. Semoga setiap tahun kita selalu bersama sampai menua,” lanjut Wira.

“Amin Mas,” sahut Naina, menangkupkan kedua tangannya di dada.

Setelah piringnya terisi makanan, Naina mengambil alih piring sendok nasi dan bermaksud melayani suaminya seperti biasa. Mengisi piring itu dengan nasi dan lauk-lauk kesukaan Wira yang dimasaknya sendiri.

“Sudah, Nai. Cukup,” tahan Wira. Dia sudah makan di luar, perutnya masih kenyang.

Naina mengerutkan dahinya, heran. Tidak biasanya Wira menolak makan banyak, apalagi kalau yang menjadi lauk adalah menu kesukaannya. Malahan lelaki itu akan menambah porsi makannya lebih dari biasanya.

“Mas yakin hanya segini?” tanya Naina.

“Ya, Mas ingin cepat-cepat memelukmu di kamar,” bisik Wira, menarik pinggang istrinya supaya duduk di pangkuan seperti biasa.

“Mas tidak boleh terlalu kenyang, Mas harus menyediakan tempat supaya bisa melahapmu, Nai,” lanjut Wira.

“Mas, lepaskan. Kita mau makan,” ucap Naina, tertawa geli saat Wira menyibak rambut panjangnya mempertontonkan punggung telanjang yang tidak tertutup benang sama sekali.

“Kamu mau menggoda Mas dengan gaun kurang bahan seperti ini?” tanya Wira, mengecup basah punggung mulus istrinya. Naina menggelinjang kegelian. Tubuhnya meremang seketika. Lapar yang sejak tadi ditahannya lenyap entah ke mana seiring perlakuan intim Wira.

“Aku sudah tidak tahan, Nai. Habiskan makananmu secepatnya. Jadi punya tenaga bertarung denganku,” ucap Wira menggoda. Napas beratnya sengaja dihembuskan di telinga yang tergantung anting panjang dengan taburan berlian.

“Ih Mas. Jangan seperti ini,” ucap Naina. Menggenggam tangan Wira yang mengunci perutnya.

“Maafkan aku, Nai. Aku sudah membeli hadiah untukmu dari beberapa hari yang lalu, tetapi sepertinya terjatuh saat aku mengalami kecelakaan kecil tadi,” jelas Wira.

Deg—

Naina seperti diingatkan kembali. Kehadiran Wira begitu membuatnya bahagia, sampai lupa dengan pikiran-pikiran buruk yang sempat beterbangan di otaknya.

“Mas, apa yang terjadi? Mas baik-baik saja?” tanya Naina, mencecar Wira dengan banyak pertanyaan. Tubuh yang masih betah duduk di pangkuan Wira itu berbalik, menatap suaminya untuk memastikan lelaki tampan miliknya itu baik-baik saja.

“Hanya kecelakaan kecil, Sayang. Aku baik-baik saja,” ucap Wira, kembali melabuhkan kecupan di pipi Naina.

“Emmm ... Mas, tadi bersama siapa? Em ... Nai mendengar suara wanita di samping Mas,” tanya Naina ragu. Kepalanya tertunduk dengan tangan saling meremas. Tidak mau terlihat curiga.

Wira tersenyum, mengeratkan belitan tangannya pada pinggang sang istri.

“Mas dengan Stevi, sekretaris Mas,” jawab Wira.

“Mas kan cerita tadi ada meeting di luar, Sayang,” jelas Wira lagi, mencubit ujung hidung mancung Naina.

Seketika Naina menepuk dahinya sendiri. “Ya Tuhan. Maafkan Nai, Mas,” sahut Naina. Ia mengingat kembali, pantas saja suara wanita itu begitu familier. Ternyata itu suara Stevi, sekretaris suaminya sendiri.

Sebuah kecupan permintaan maaf dilabuhkan Naina di pipi suaminya. “Nai mencintaimu, Mas Wira.”

“Hidupku milikmu, Nainaku.”

***

Tbc

Terpopuler

Comments

Winar hasan

Winar hasan

punya istri lain kah????

2022-09-18

1

Thirta Nata

Thirta Nata

duch nak mbok Yo mikir,,masa sekertaris panggil boss nya mas..

2022-05-31

0

💕 istri mas hanif💕

💕 istri mas hanif💕

ck,alasan sekretaris atau istri km si kok manggil nya mas

2022-01-01

0

lihat semua
Episodes
1 Season 1. Bab 1
2 S1. Bab 2
3 S1. Bab 3
4 S1. Bab 4
5 S1. Bab 5
6 S1. Bab 6
7 S1. Bab 7
8 S1. Bab 8
9 S1. Bab 9
10 S1. Bab 10
11 S1. Bab 11
12 S1. Bab 12
13 S1. Bab 13
14 S1. Bab 14
15 S1. Bab 15
16 S1. Bab 16
17 S1. Bab 17
18 S1. Bab 18
19 S1. Bab 19
20 S1. Bab 20
21 S1. Bab 21
22 S1. Bab 22
23 S1. Bab 23
24 S1. Bab 24
25 S1. Bab 25
26 S1. Bab 26
27 S1. Bab 27
28 S1. Bab 28
29 S1. Bab 29
30 S1. Bab 30
31 S1. Bab 31
32 S1. Bab 32
33 S1. Bab 33
34 S1. Bab 34
35 S1. Bab 35
36 S1. Bab 36
37 S1. Bab 37
38 S1. Bab 38
39 S1. Bab 39
40 S1. Bab 40
41 S1. Bab 41
42 S1. Bab 42
43 S1. Bab 43
44 S1. Bab 44
45 S1. Bab 45
46 S1. Bab 46
47 S1. Bab 47
48 S1. Bab 48
49 S1. Bab 49
50 S1. Bab 50
51 S1. Bab 51
52 S1. Bab 52
53 S1. Bab 53
54 S1. Bab 54
55 S1. Bab 55
56 S1. Bab 56
57 S1. Bab 57
58 S1. Bab 58
59 S1. Bab 59 The End
60 Season ke 2 - BUNDA DARI ANAKKU
61 S2 Bunda dari anakku 1
62 S2 Bunda dari anakku 2
63 S2 Bunda dari anakku 3
64 S2 Bunda dari anakku 4
65 S2 Bunda dari anakku 5
66 S2 Bunda dari anakku 6
67 S2 Bunda dari anakku 7
68 S2 Bunda dari anakku 8
69 Pengumuman
70 S2 Bunda dari anakku 9
71 S2 Bunda dari anakku 10
72 S2 Bunda dari anakku 11
73 S2 Bunda dari anakku 12
74 S2 Bunda dari anakku 13
75 S2 Bunda dari anakku 14
76 S2 Bunda dari anakku 15
77 S2 Bunda dari anakku 16
78 S2 Bunda dari anakku 17
79 S2 Bunda dari anakku 18
80 S2 Bunda dari anakku 19
81 S2 Bunda dari anakku 20
82 S2 Bunda dari anakku 21
83 S2 Bunda dari anakku 22
84 S2 Bunda dari anakku 23
85 S2 Bunda dari anakku 24
86 S2 Bunda dari anakku 25
87 S2 Bunda dari anakku 26
88 S2 Bunda dari anakku 27
89 S2 Bunda dari anakku 28
90 S2 Bunda dari anakku 29
91 S2 Bunda dari anakku 30
92 S2 Bunda dari anakku 31
93 S2 Bunda dari anakku 32
94 S2 Bunda dari anakku 33
95 S2 Bunda dari anakku 34
96 S2 Bunda dari anakku 35
97 S2 Bunda dari anakku 36
98 S2 Bunda dari anakku 37
99 S2 Bunda dari anakku 38
100 S2 Bunda dari anakku 39
101 S2 Bunda dari anakku 40
102 S2 Bunda dari anakku 41
103 S2 Bunda dari anakku 42
104 S2 Bunda dari anakku 43
105 S2 Bunda dari anakku 44
106 S2 Bunda dari anakku 45
107 S2 Bunda dari anakku 46
108 S2 Bunda dari anakku 47
109 S2 Bunda dari anakku 48
110 S2 Bunda dari anakku 49
111 S2 Bunda dari Anakku 50
112 S2 Bunda dari anakku 51
113 S2 Bunda dari anakku 52
114 S2 Bunda dari anakku 53
115 S2 Bunda dari anakku 54
116 S2 Bunda dari anakku 55
117 S2 Bunda dari anakku 56
118 S2 Bunda dari anakku 57
119 S2 Bunda dari anakku 58
120 S2 Bunda dari anakku 59
121 S2 Bunda dari anakku 60
122 S2 Bunda dari anakku 61
123 S2 Bunda dari anakku 62
124 S2 Bunda dari anakku 63
125 S2 Bunda dari anakku 64
126 S2 Bunda dari anakku 65
127 S2 Bunda dari anakku 66
128 S2 Bunda dari anakku 67
129 S2 Bunda dari Anakku 68
130 S2 Bunda dari Anakku 69
131 S2 Bunda dari anakku 70
132 S2 Bunda dari Anakku 71
133 S2 Bunda dari anakku 72
134 S2 Bunda dari anakku 73
135 S2 Bunda dari anakku 74
136 S2 Bunda dari anakku 75
137 S2 Bunda dari Anakku - The End
138 Season 3. Tatap Aku, Suamiku
139 S3. TAS 1
140 S3. TAS 2
141 S3. TAS 3
142 S3. TAS 4
143 S3. TAS 5
144 S3. TAS 6
145 S3. TAS 7
146 S3. TAS 8
147 S3. TAS 9
148 S3. TAS 10
149 S3. TAS 11
150 S3 Tas 12
151 S3 Tas 13
152 S3 Tas 14
153 S3. Tas 15
154 S3. Tas 16
155 S3. Tas 17
156 S3. Tas 18
157 S3. Tas 19
158 S3. Tas 20
159 S3. Tas 21
160 S3. Tas 22
161 S3. Tas 23
162 S3. Tas 24
163 S3. Tas 25
164 S3. Tas 26
165 S3. Tas 27
166 S3. Tas 28
167 S3. Tas 29
168 S3. Tas 30
169 S3. Tas 31
170 S3. Tas 32
171 S3. Tas 33
172 S3. Tas 34
173 S3. Tas 35
174 S3. Tas 36
175 S3. Tas 37
176 S3. Tas 38
177 S3. Tas 39
178 S3. Tas 40
179 S3. Tas 41
180 S3 ENDING
181 Bonus Chapter
182 Pengumuman
183 My Beloved Bodyguard
Episodes

Updated 183 Episodes

1
Season 1. Bab 1
2
S1. Bab 2
3
S1. Bab 3
4
S1. Bab 4
5
S1. Bab 5
6
S1. Bab 6
7
S1. Bab 7
8
S1. Bab 8
9
S1. Bab 9
10
S1. Bab 10
11
S1. Bab 11
12
S1. Bab 12
13
S1. Bab 13
14
S1. Bab 14
15
S1. Bab 15
16
S1. Bab 16
17
S1. Bab 17
18
S1. Bab 18
19
S1. Bab 19
20
S1. Bab 20
21
S1. Bab 21
22
S1. Bab 22
23
S1. Bab 23
24
S1. Bab 24
25
S1. Bab 25
26
S1. Bab 26
27
S1. Bab 27
28
S1. Bab 28
29
S1. Bab 29
30
S1. Bab 30
31
S1. Bab 31
32
S1. Bab 32
33
S1. Bab 33
34
S1. Bab 34
35
S1. Bab 35
36
S1. Bab 36
37
S1. Bab 37
38
S1. Bab 38
39
S1. Bab 39
40
S1. Bab 40
41
S1. Bab 41
42
S1. Bab 42
43
S1. Bab 43
44
S1. Bab 44
45
S1. Bab 45
46
S1. Bab 46
47
S1. Bab 47
48
S1. Bab 48
49
S1. Bab 49
50
S1. Bab 50
51
S1. Bab 51
52
S1. Bab 52
53
S1. Bab 53
54
S1. Bab 54
55
S1. Bab 55
56
S1. Bab 56
57
S1. Bab 57
58
S1. Bab 58
59
S1. Bab 59 The End
60
Season ke 2 - BUNDA DARI ANAKKU
61
S2 Bunda dari anakku 1
62
S2 Bunda dari anakku 2
63
S2 Bunda dari anakku 3
64
S2 Bunda dari anakku 4
65
S2 Bunda dari anakku 5
66
S2 Bunda dari anakku 6
67
S2 Bunda dari anakku 7
68
S2 Bunda dari anakku 8
69
Pengumuman
70
S2 Bunda dari anakku 9
71
S2 Bunda dari anakku 10
72
S2 Bunda dari anakku 11
73
S2 Bunda dari anakku 12
74
S2 Bunda dari anakku 13
75
S2 Bunda dari anakku 14
76
S2 Bunda dari anakku 15
77
S2 Bunda dari anakku 16
78
S2 Bunda dari anakku 17
79
S2 Bunda dari anakku 18
80
S2 Bunda dari anakku 19
81
S2 Bunda dari anakku 20
82
S2 Bunda dari anakku 21
83
S2 Bunda dari anakku 22
84
S2 Bunda dari anakku 23
85
S2 Bunda dari anakku 24
86
S2 Bunda dari anakku 25
87
S2 Bunda dari anakku 26
88
S2 Bunda dari anakku 27
89
S2 Bunda dari anakku 28
90
S2 Bunda dari anakku 29
91
S2 Bunda dari anakku 30
92
S2 Bunda dari anakku 31
93
S2 Bunda dari anakku 32
94
S2 Bunda dari anakku 33
95
S2 Bunda dari anakku 34
96
S2 Bunda dari anakku 35
97
S2 Bunda dari anakku 36
98
S2 Bunda dari anakku 37
99
S2 Bunda dari anakku 38
100
S2 Bunda dari anakku 39
101
S2 Bunda dari anakku 40
102
S2 Bunda dari anakku 41
103
S2 Bunda dari anakku 42
104
S2 Bunda dari anakku 43
105
S2 Bunda dari anakku 44
106
S2 Bunda dari anakku 45
107
S2 Bunda dari anakku 46
108
S2 Bunda dari anakku 47
109
S2 Bunda dari anakku 48
110
S2 Bunda dari anakku 49
111
S2 Bunda dari Anakku 50
112
S2 Bunda dari anakku 51
113
S2 Bunda dari anakku 52
114
S2 Bunda dari anakku 53
115
S2 Bunda dari anakku 54
116
S2 Bunda dari anakku 55
117
S2 Bunda dari anakku 56
118
S2 Bunda dari anakku 57
119
S2 Bunda dari anakku 58
120
S2 Bunda dari anakku 59
121
S2 Bunda dari anakku 60
122
S2 Bunda dari anakku 61
123
S2 Bunda dari anakku 62
124
S2 Bunda dari anakku 63
125
S2 Bunda dari anakku 64
126
S2 Bunda dari anakku 65
127
S2 Bunda dari anakku 66
128
S2 Bunda dari anakku 67
129
S2 Bunda dari Anakku 68
130
S2 Bunda dari Anakku 69
131
S2 Bunda dari anakku 70
132
S2 Bunda dari Anakku 71
133
S2 Bunda dari anakku 72
134
S2 Bunda dari anakku 73
135
S2 Bunda dari anakku 74
136
S2 Bunda dari anakku 75
137
S2 Bunda dari Anakku - The End
138
Season 3. Tatap Aku, Suamiku
139
S3. TAS 1
140
S3. TAS 2
141
S3. TAS 3
142
S3. TAS 4
143
S3. TAS 5
144
S3. TAS 6
145
S3. TAS 7
146
S3. TAS 8
147
S3. TAS 9
148
S3. TAS 10
149
S3. TAS 11
150
S3 Tas 12
151
S3 Tas 13
152
S3 Tas 14
153
S3. Tas 15
154
S3. Tas 16
155
S3. Tas 17
156
S3. Tas 18
157
S3. Tas 19
158
S3. Tas 20
159
S3. Tas 21
160
S3. Tas 22
161
S3. Tas 23
162
S3. Tas 24
163
S3. Tas 25
164
S3. Tas 26
165
S3. Tas 27
166
S3. Tas 28
167
S3. Tas 29
168
S3. Tas 30
169
S3. Tas 31
170
S3. Tas 32
171
S3. Tas 33
172
S3. Tas 34
173
S3. Tas 35
174
S3. Tas 36
175
S3. Tas 37
176
S3. Tas 38
177
S3. Tas 39
178
S3. Tas 40
179
S3. Tas 41
180
S3 ENDING
181
Bonus Chapter
182
Pengumuman
183
My Beloved Bodyguard

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!