~HAI PARA PEMBACA MAAF ADA SEDIKIT PERUBAHAN DI AKHIR CHAPTER 15 YANG LALU KARENA ADA SEDIKIT SARAN DARI SEORANG PEMBACA SETIA JADI SAYA UBAH SEDIKIT JALAN CERITANYA~
"Hooy pak tua, apakah aku boleh ikut beegabung dalam pembicaraan kalian ini? ejek Alex sambil tersenyum senang dibalik topeng yang ia kenakan.
" Siapa kau bocah sialan ada urusan apa kau disini? apa kau cari mati hah?" Ucap Snake dengan marah.
"Hohoho bos satu ini emosian sekali yak? Aku kesini hanya ingin mengambil alih 'GENK SABIT KEMATIAN' ini dan bersilaturahmi dengan seseorang" ucap Alex dengan santainya sambil melirik Cobra yang sebelah tangannya kini telah patah oleh perbuatannya.
Tujuan Alex mengatakan itu sebenarnya hanya ingin memancing emosi sangat pemimpinnya dan ternyata hanya dengan sedikit permainan kata kata Snake telah terpancing emosinya lantaran mendengar perkataan Alex. "Huh mudahnya memancing emosi mereka, sepertinya mereka ini mudah sekali tersinggung" batin Alex
"Sialan kau bocah, apa kau sedang mimpi hah untuk mengambil alih 'GENK SABIT KEMATIAN' ku ini. Akan kutunjukkan apa yang terjadi bila kau be-.... " ucapan Snake langsung terpotong setelah perutnya terkena pukulan telak dari Alex hingga tubuhnya membentur tembok dengan keras.
"Ugghh" ringis Snake sembari memegang perutnya yang kesakitan dan juga ada sedikit darah yang keluar dari mulutnya lantaran pukulan Alex tadi.
"Sial, dia bukan bocah biasa pukulannya tadi sangat menyakitkan. Kku harus lebih berhati hati menghadapinya" Batin Snake dengan kesal lantaran telah di buat terluka oleh seorang bocah yang bahkan belum tamat sekolah menengah kejuruan.
"Jangan banyak bacot, utamakan tindakanmu dulu sebelum kau bisa berkata sombong seperti itu di depanku ini. Sudah bau tanah saja menyusahkan" ucap Alex dengan santai.
"Bocah tengik, sini kau ak-.... " lagi perkataan Snake dipotong oleh pergerakan Alex yang langsung melayangkan pukulan yang tepat mengenai wajah Snake. Snake pun kembali dikirim terbang menghantam tembok dengan keras, kini Snake harus menahan rasa sakit di wajahnya lantaran terkena Bogeman mentah Alex.
"Bukankah sudah kubilang sebelumnya pak tua, bahwa utamakan perbuatan dulu baru perkataan, apakah kau sudah setua itu hingga telah pikun" ucap Alex masih dengan nada santainya.
"Sialan kau bocah" kesal Snake.
Kini Snake bener benar telah dikuasai oleh amarahnya sendiri hingga menyerang Alex dengan membabi buta. Bukannya takut akan terluka tapi Alex malah terlihat tersenyum lantaran apa yang ia rencanakan ternyata berhasil.
~10 menit kemudian~
Kini kondisi Snake sangat jauh dari kata baik. Banyak luka ditubuhnya yang diakibatkan pertarungannya dengan Alex tetapi berbeda dengan sang lawan yang tidak mendapat luka gores sedikitpun. Bahkan kini Snake sudah tidak memiliki tenaga untuk berdiri karena tenaga nya telah habis ia gunakan untuk menyerang Alex tadi yang mana serangannya selalu saja ditangkis ataupun dihindari oleh Alex dan bahkan terkadang juga melakukan serangan balik yang cepat.
Kini Alex tengah berjalan santai ke arah Snake yang kini masih terduduk di lantai sehabis bertarung. Alex pun langsung menendang tubuh Snake hingga jatuh tersungkur dengan posisi terlungkup, Alex pun dengan gesitnya melakukan kuncian pada tangan Snake agar tidak bisa melawan.
"Sekarang kau pilih pak tua apakah kau ingin menjadi anak buahku dan tetap hidup atau luar akan mati bila menolak?" tanya Alex dengan senyuman devil di wajahnya yang tertutup oleh topeng setannya.
Menyadari hal tersebut wajah Snake langsung berubah pucat pasi lantaran ia telah melihat kekejaman yang telah Alex perbuat kepada, sontak saja setelah mengingat hal tersebut Snake langsung berubah pikiran karena ia tidak ingin bernasib lebih buruk dari sekarang karena dia juga manusia yang menyayangi nyawa miliknya yang bila sudah terlepas dari raga maka tidak akan kembali . Meskipun begitu Snake masih tetap diam lantaran masih bergelut dengan pemikiran nya sendiri.
Melihat belum ada tanggapan dari seseorang di depannya ini Alex pun menambah kuat kuncian nya pada snake hingga sang korban meringis kesakitan
"B-baik baik aku akan mengikutimu tuan dan akan setia kepadamu, tapi tolong lepaskan kuncianmu ini sungguh aku menderita tuan " ucap Snake dengan nada ketakutan sekaligus menahan rasa sakit di pergelangan tangannya dan berubah juga gaya bicaranya yang sebelumnya sangat kasar kini lemah lembut
"Mmm apakah aku bisa mempercayaimu?" tanya Alex untuk meyakinkan
"Saya mungkin memang merupakan seorang penjahat tapi saya adalah seorang yang setia" ucap Snake dengan nada meyakinkan
Sebenarnya Alex masih tidak terlalu percaya kepada Snake ini hingga ia teringat sesuatu yaitu Sylph.
"Sylph apakah kau mempunyai alat yang bisa membuat seseorang mati bila ia berkhianat?" tanya Alex di dalam hati
[Ada tuan]
[Gelang Electro
Sebuah gelang yang akan menghukum penggunanya dengan listrik bertekanan tinggi yang bisa langsung membunuh sang pemakai bila sang pemakai menghianati tuan dan gelang ini juga tidak akan terlepas dari pemakainya kecuali tuan mengizinkan karena gelang ini langsung terhubung dengan nadi pemakai dan akibatnya bila masih memaksa membuka dengan cara paksa maka itu akan bisa mengancam nyawa
Harga 100 PS/Item
Beli [Y/N] ]
"Sylph langsung saja beli 200 buah" perintah Alex.
[Membeli 200 Gelang Electro seharga 20.000 PS]
[Memproses...... ]
[Proses berhasil memotong 20.000 PS, PS tuan saat ini 245.000 PS]
[Barang telah tersimpan di inventory]
"Tuan... " panggil Snake lantaran sedari tadi Alex hanya terbengong.
Mendengar suara seseorang langsung mengembalikan kesadaran Alex ke dunia nyata dan langsung melihat Snake yang masih dikunci oleh nya sedari tadi.
"Oh iya iya maaf aku bengong sedikit baiklah aku percaya dirimu tapi aku memiliki syarat yaitu kau harus mengenakan gelang ini" ucap Alex sambil melepaskan kuncian nya kepada Snake dan memberikan sebuah gelang kepada Snake dari inventorynya
"Baiklah tuan" ucap Snake dengan pasrah
Kini pandangan Alex tertuju kepada seseorang yang sedari tadi hanya melihat mereka sedari awal hingga saat ini yang tak lain tak bukan adalah Cobra.
"Kau juga pakai karena kau sekarang adalah bawahan ku juga" tegas Alex
"Baik tuan" balas Cobra yang tidak punya pilihan lantaran sang bos telah menjadi bawahan pemuda didepannya ini jadi ia saat ini dalam kondisi yang tidak dapat memilih.
Setelah keduanya memakai kalung tersebut Alex pun menjelaskan pun kgelang tersebut.
"Gelang itu bukan gelang biasa karena gelang tersebut bisa mendeteksi bila seseorang ingin berkhianat dan bila ketahuan maka akan terkena sengatan listrik bertenaga tinggi yang akan langsung membunuh sang pemakai dan gelang tersebut juga tidak bisa terlepas karena langsung terhubung dengan nadi kalian" ucap Alex dengan nada seriusnya
Kedua orang yang mendengarkan penjelasan tersebut pun hanya bisa menelan ludahnya setelah mendengar penjelasan Alex, meskipun awalnya mereka meragukan penjelasan tersebut tetapi melihat keseriusan Alex dalan bicara mereka akhirnya mempercayai perkataan pemuda di depan mereka saat ini.
"Ini ada 200 gelang tolong kau sebarkan kepada anggota lainnya dan beritahukan juga bila akulah sekarang yang menjadi bosnya" sambil menyerahkan 200 gelang seperti yang keduanya pakai saat ini
"Baik tuan kami akan melakukan tugas ini dengan baik" ucap mereka bersamaan.
"Oke bagus tapi sebelum itu.... "
"Sylph apakah kau menjual pil penyembuh?" tanya Alex melalui batinnya
[Tentu saja ada tuan
PIL PENYEMBUH
Pil yang dapat menyembuhkan luka luar dengan waktu yang singkat dan menyembuhkan luka dalam dalam waktu sehari tergantung tingkatan pil dan luka yang dideritanya.
Harga 1000 PS/ITEM]
"Duh mahal juga yah, oke Sylph langsung beli 10 buah pil penyembuh" perintah Alex
[Membeli 10 pil penyembuh seharga 10.000 PS]
[Memproses...... ]
[Proses berhasil memotong 10.000 PS, PS tuan saat ini 235.000 PS]
[Barang telah tersimpan di inventory]
Alex pun merogoh koceknya agar kedua orang didepannya tidak mengetahui bila ia memiliki inventory. Alex pun menyerahkan 5 pil kepada mereka
"Itu kalian makanlah masing masing satu agar besok kalian telah sembuh sepenuhnya dan sisanya berikan kepada ketiga anak buahmu yang terluka" ucap Alex
"Pil apa ini tuan?" tanya Snake
"Itu adalah pil penyembuh dan itu akan menyembuhkan luka dalam dan luar dengan cepat" jawab Alex
Mereka berdua pun hanya bungkam karena pemuda di depan mereka saat ini sungguh luar biasa.
"Baiklah saatnya aku memperlihatkan wajahku kepada kalian" ucap Alex dengan sedikit tersenyum
Kedua orang didepannya pun juga penasaran siap pemuda didepan mereka yang mampu mengalahkan mereka ini dan kini menjadi pemimpin mereka. Alex pun langsung membuka topeng tersebut dan memperlihatkan wajah aslinya. Sontak saja hal tersebut membuat Cobra terkejut bukan main.
"Kamu.... "
______________________________________________
______________________________________________
**SEGINI DULU YA BUAT HARI INI MAAF BILA SEMALAM AUTHOR GAK UPDATE SOALNYA LAGI KURANG FIT INI BADAN. OKE JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS DENGAN
(√) KRITIK DAN SARANNYA YA AUTHOR BUTUH BANGET BUAT KOREKSI AGAR LEBIH BAIK LAGI NOVEL INI KEDEPANNYA
(√) VOTE YA JANGAN PELIT PELIT🤣
(√) RATE 5 BINTANG YA BILA TIDAK KEBERATAN SIH
(√) LIKE SELALU AGAR AUTHOR SEMANGAT NULISNYA
OKE SAMPAI JUMPA DI NEXT CHAPTER**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
G L U T O N Y {KERAKUSAN}
next thor
2021-05-24
2
Hadi Hadi
bantai
2021-04-26
5
SantaiAnjing
koq gak dibunuh aja si Thor,gini ya kan dia masih SMA dia juga udh mau beli gedung trus bikin perusahaan, kenapa dia perlu geng amatiran kek gitu? lagian mereka geng paling lemah di antara 3 geng teratas di kota
2021-04-09
5