~SEDIKIT OLAHRAGA SEPERTINYA TIDAK MASALAH~

~SELAMAT MEMBACA~

Sementara itu di tempat lain yaitu di sebuah klub malam tepatnya terlihat dua orang pemuda yang berdiri di depan sebuah pintu dan tengah di periksa oleh lelaki berbadan kekar. Dua sosok pemuda tersebut tak lain tak bukan adalah dua tokoh antagonis kita yaitu Bobby dan Reza. Dan seorang pria kekar di depan mereka saat ini adalah penjaga ruangan bos "GENK SABIT KEMATIAN" yang merupakan sebuah gank dunia bawah yang sering disewa oleh orang orang untuk melakukan pekerjaan kotor seperti pembunuhan, pengrusakan, dan pemaksaan.

"Ada urusan apa kalian dua bocah ke sini?" tanya sang penjaga kepada keduanya

"I-itu b-bang temanku ini ingin menyewa jasa 'GENK SABIT KEMATIAN' ini untuk membereskan seekor tikus" jawab Reza dengan perasaan sedikit takut.

"Oh itu kau Reza, kukira siapa tadi bocah yang ingin bertemu dengan bos. Apakah tikus ini sangat sulit di bereskan hingga kau menyewa jasa 'GENK SABIT KEMATIAN' ini?" ucap penjaga tersebut yang telah mengenali Reza sebagai adik salah satu temannya.

"I-iya bang dia sangat mengganggu diriku di sekolah" jawab Bobby

"Oh baiklah kalau begitu silahkan kalian masuk bos ada didalam" ucap sang penjaga sambil membukakan pintu ruangan tersebut untuk mereka.

Mereka berdua pun memasuki ruang tersebut dimana di sana terdapat seorang pria bertubuh kekar yang saat ini tengah menenggak minuman keras.

"Ada urusan apa kalian para bocah hingga datang ke klub milikku ini?" tanya Snake

Yaa nama orang tersebut adalah Snake yang merupakan pimpinan dari 'GENK SABIT KEMATIAN' ini. Dengan tubuh besarnya dan bekas luka sayatan pedang di mata kirinya tentu siapa saja yang melihat sosoknya akan ketakutan.

"I-ini b-bos temanku ingin menyewa jasa 'GENK SABIT KEMATIAN' bos ini untuk membasmi sebuah tikus" ucap Reza sambil memberikan kode kepada Bobby untuk berbicara.

"B-bos tenang saja aku telah menyiapkan bayaran yang pantas dengan tugas ini" ucap Bobby sambil memberikan sebuah kantong plastik yang berisi uang sekitar 10 juta rupiah.

"Baiklah kurasa untuk bayarannya sudah cukup lalu apakah kau memiliki foto hama yang harus anak buahku bereskan ini?" tanya Snake

"I-ini bos fotonya. Ku ingin kedua tangan dan kakinya dipatahkan serta patahkan juga tulang rusuknya hingga ia akan memilih mati daripada hidup" jawab Bobby sambil menyerahkan foto Alex kepada Snake

"Hahaha hanya bocah ingusan ini akan mudah. Dan untukmu bocah dengan umurmu saat ini kau cukup sadis juga. Baiklah kalian bisa pulang kalian hanya perlu menunggu berita baiknya dariku besok" ucap Snake

"Baru Terima kasih bos. Senang berbisnis denganmu" balas Mereka

Lalu setelah mereka menyelesaikan urusan mereka di klub itu mereka pun meninggalkan klub tersebut dan pulang ke rumah masing².

____________________________________________________________________________________________

~Subuh hari~

Matahari kini belum menampilkan dirinya seutuhnya karena waktu baru menunjukkan pukul 04.30 pagi kini terlihat Alex yang tengah melakukan misi hariannya.

[Misi Harian

Push up [100/100] Selesai

Situ up[100/100] Selesai

Pull up[100/100] selesai

Lari 1 KM[1/1] selesai

Missions completed]

"Huft~ akhir selesai juga. Oke mandi sarapan lalu berangkat" ucap Alex sembari menghela nafas

SKIP MANDI DAN SARAPAN

Kini Alex tengah berjalan menuju sekolah tempat ia menuntut ilmu dan tak lupa pula seseorang yang selalu saja mengikuti Alex siapa lagi selain Rendy yang hampir selalu minta PR {😑 pengen benget dah gua tonjok mukanya. Dasar temen lucknut 😂}

Ya begitulah kisah persahabatan mereka yang bisa dikatakan lain daripada yang lain.

Kini Alex dan Rendy telah sampai di sekolah mereka dan seperti biasa selalu saja Sabrina menyapa mereka{maaf khilaf cuma Alex doang yang disebelahnya anggap aja batu🤣}

"Pagi Alex" sapa ramah Sabrina

"P-pagi juga Sin" balas Alex dengan sedikit gugup.

Lalu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka sambil sesekali berbicara berdua hingga mereka melupakan seseorang yang selama ini mengekor di belakang mereka

"Huuh~ gak di rumah gak di sekolah cuma bisa jadi obat nyamuk dan jadi penonton kisah cinta orang lain. Gua juga pengen punya pacar anjir" duel Rendy dengan lantaran selama ini masih saja sendiri.

Sepasang manusia di depannya pun hanya bisa bisa menahan tawanya lantaran dumelan yang dilontarkan oleh Rendy.

Tak lama pun mereka sampai di kelas mereka dan tak lama masuk bel pelajaran pun berbunyi. Pelajaran pun hanya seperti biasa tidak ada yang terlalu spesial terjadi

~4 JAM KEMUDIAN~

Kini bel pertanda istirahat berbunyi dan seperti biasa Alex selalu saja diajak oleh Sabrina untuk ke kantin bersama dan entah kenapa semenjak beberapa hari ini hubungan mereka menjadi cukup dekat.

"Alex ayo ke kantin, aku sangat lapar" ajak Sabrina pada Alex

"Baiklah ayo aku juga merasa lapar" jawab Alex

~SKIP ISTIRAHAT~

Kini Alex dan seluruh siswa lainnya tengah melanjutkan pelajaran setelah beristirahat sebelumnya. Sama seperti sebelumnya pelajaran kali ini berlangsung seperti biasa hingga 4 jam telah berlalu dengan sangat cepat dan sekarang telah waktunya pulang bagi para murid.

"Lex apakah kau yakin tidak ingin diantar olehku?" tanya Sabrina memastikan dengan wajah sedihnya lantaran lagi lagi ajakannya di tolak halus oleh Alex untuk kesekian kalinya

"Maaf Sab aku akan pulang bersama dengan Rendy dan lagi arah jalan kita berlawanan" jawab Alex dengan tersenyum

"Hah~ baiklah kalau begitu. Aku pulang dulu ya Lex sampai jumpa besok" ucap Sabrina dengan senyuman palsu di wajahnya.

"Oke" jawab Alex singkat

"Baiklah saatnya untuk membeli kendaraan untukku bepergian" ucap Alex sambil mengambil HP di saku miliknya untuk memesan ojek online.

Tak berapa lama pun ojek yang dipesan tiba dan Alex pun langsung naik dan meluncur ke dealer kendaraan.

Selama perjalanan Alex berpikir bahwa ia telah diikuti seseorang menggunakan mobil selama perjalanan dan benar saja pikiran Alex saat berada dijalan sepi ojek Alex diberhentikan paksa dengan memblokade jalan tersebut dengan badan mobil.

Lalu keluar 4 orang dengan badan yang besar dan wajah yang cukup seram.

"Hey hey kenapa kalian menghalangi jalanku" tanya Alex. Namun pertanyaan Alex hanya diacuhkan oleh mereka

"Apa benar kau yang bernama Alex? " ucap seseorang yang merupakan pimpinan kelompok itu yang bernama Cobra

"Hey hey bukankah tidak sopan bertanya balik sebelum menjawab pertanyaan dariku sebelumnya" ucap Alex yang lagi lagi hanya diacuhkan oleh mereka.

"Iya pemimpin tidak salah lagi itu pasti dia karena sesuai dengan foto yang diberikan oleh bos" ucap salah satu anak Cobra.

"Hey bocah sebaiknya kau diam saja dan biarkan kami memberikan kematian yang tidak menyakitkan" ucap Cobra dengan sombongnya

"Hah~ Sudah bau tanah saja banyak bacot. Baiklah sepertinya olahraga sedikit tidak masalah" ucap Alex dengan nada untuk menyemangati dirinya sendiri

____________________________________________________________________________________________

**SORRY YA UPDATE NYA LEBIH LAMBAT DARI BIASANYA SOALNYA AUTHOR KECAPEAN HABIS KEGIATAN SEHARIAN JADI BARU SEMPAT UP SEKARANG

JGN LUPA YA

(√) KOMEN, SARAN DAN KRITIK AGAR AUTHOR LEBIH BAIK KEDEPANNYA

(√) VOTE JUGA YA BILA TIDAK KEBERATAN**

(√) **LIKE JUGA YA AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA

OKE THANKS UDAH BACA DAN SAMPAI JUMPA DI NEXT CHAPTER**

Terpopuler

Comments

Gavin Bae

Gavin Bae

maaf ya..seharusnya bobby dan the genk dulu yg ingin menghancurkan alex.kalau kira2 bobby dan genk tdk sanggup lagi dan berakhir babak belur terus, barulah mereka menyewa pembunuh bayaran.

2024-05-06

0

Sak. Lim

Sak. Lim

sampah goblok pengecuuuuut pecundang masyarakat.

2023-07-24

0

Padhepokan Eyang Nur Hayyun

Padhepokan Eyang Nur Hayyun

josss

2023-02-20

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 54 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!