SISTEM ON

setibanya di kantin banyak pasang mata yang memandang ke arah mereka baik, kebanyakan sih iri dengan Alex yang hoky bener🤣 digandeng cewek cakep.

(maklumlah mereka kan para jomblo akut kayak author juga 😂)

"Lex, mau pesan apa? " tanya Sintia yang dibalas dengan gelengan kepala Alex "Gak usah sin aku udah makan tadi" jawab Alex.

"Eitss gak usah nolak lagi!!..... Maaang! baksonya dua sekalian es teh nya dua juga yang dingin ya!" ucap Sintia

(yaelah neng kalo es teh panes ya namanya bukan es teh dong😒)

~SKIP~

" Tapi aku gak enak Sin ditr..... " ucapan Alex seketika terhenti setelah dipotong sepihak oleh Sintia "Sttt.... udah kamu makan aja ya keburu masuk nih" ucap Sintia tak mau dibantah.

Tak berapa lama makanan yang mereka pesan pun sampai dan mereka makan dalam diam hingga makanan nya habis tak bersisa.

KRING 🔔 KRING 🔔 KRING 🔔

"Udah lonceng tuh yuk ke kelas" ajak Sintia yang langsung disahuti oleh Alex "Ayo" balas Alex singkat. Mereka pun kembali ke kelas setelah terlebih dahulu membayar makanan tadi.

~DI KELAS~

Pelajaran berjalan seperti biasa tidak ada yang terlalu menarik. Hanya hal hal yang sering terjadi dalam kegiatan belajar mengajar.

3 jam berlalu~

KRING 🔔 KRING🔔 KRING 🔔

Lonceng kedua tanda istirahat kedua pun berbunyi tetapi istirahat kali ini hanya dihabiskan oleh Alex dengan membaca buku di kelas hingga jam pelajaran dimulai kembali meskipun sebelumnya ia telah diajak oleh Rendy dan Sintia untuk bersama-sama ke kantin.

Jam pelajaran pun berlanjut kali ini dengan pelajaran Sains. Guru yang mengajar kali ini adalah seorang pria setengah baya berumur sekitar 45 tahun yang dikenal sebagai guru killer disekolahan. Namanya ialah pak sarjo yang mengajar di bagian Sains.

"Sebelum kalian belajar alangkah baiknya kalian berdoa menurut agama dan kepercayaan kalian masing-masing, berdo'a mulai........ selesai!" ucap pak sarjo memulai kelas Sains hari ini. kelas pun dimulai dengan suasana hening dan sepi.

2 jam kemudian~

KRING 🔔 KRING 🔔 KRING 🔔

Bel tanda pelajaran telah usai pun berbunyi.

"Kita sudahi dulu pertemuan kita kali ini, kita lanjutkan kembali dipertemukan yang akan datang" ucap pak sarjo mengakhiri kelas sains hari ini sembari berjalan keluar kelas yang disahuti oleh seluruh siswa secara serentak "Baik Pak".

Sontak saja setelah kepergian Pak sarjo keadaan yang semula hening berubah menjadi berisik karena banyaknya siswa yang berbicara dan bersiap siap untuk pulang ke rumah masing-masing.

" Ayo pulang " ajak Rendy pada Alex yang dibalas Alex dengan singkat "Ayo".

mereka berdua pun berjalan menuju gerbang keluar sekolah untuk pulang. Namun sebelum tiba di gerbang sekolah ada seorang murid yang menghampiri Alex.

" Alex kamu diminta Pak Sarjo untuk meletakkan sapu itu ke gudang belakang " ucap murid tersebut sembari mukanya memperlihatkan ekspresi takut.

"Baiklah.... Ren kamu pulang saja duluan aku masih harus mengantarkan sapu ini ke gudang belakang. ucap alex membalas ucapan meskipun ia agak ragu setelah melihat ekspresi murid tersebut sekaligus meberi tau sahabat nya untuk pulang terlebih dahulu.

" Apakah perlu aku temankan? " tanya Rendy

memastikan.

"Tidak perlu. Aku bisa sendiri kau pulang saja duluan." ucap alex dengan yakin.

"Baiklah aku duluan ya" balas Rendy yg dibalas Alex hanya dengan anggukan kepala.

Setelah kepergian Rendy, Alex pun mengambil sapu tersebut untuk diletakkan di dalam gudang. Setibanya di gudang ia pun langsung membukanya, tetapi baru beberapa langkah masuk sebuah Bogeman mentah mendarat tepat di perut Alex yg membuat meringis kesakitan

"ughh.. " ucap Alex sembari memegang perutnya yang masih merasakan sakit.

Belum hilang rasa sakitnya Bogeman lain telah mendarat kembali tepar dimuka Alex hingga membuat ia tersungkur ditanah. Tidak sampai disitu saja pukulan dan tendangan terus mengenai tubuh Alex hingga sekarang tubuh Alex sudah dipenuhi luka dan lebam, ia pun juga sudah tidak bisa banyak bergerak lagi.

Orang orang yang memukuli Alex tak lain tak bukan adalah gank milik Bobby.

" Kenn...napa..kal...lian mela..kukan ini pada.. ku? " ucap Alex terbata-bata sambil menahan rasa sakit disekujur tubuhnya.

"Hahaha... kau masih bertanya kenapa? baiklah biar aku jawab. Yang pertama kau adalah orang miskin dan tidak layak bersekolah di sekolahku ini, yang kedua karena tadi pagi kau tidak megindahkan perkataanku dan yang ketiga adalah karena kau berani mendekati Sintia yang sudah aku sukai sejak lama. Sudah jelas bukan? hahaha. Hah... sudahlah ayo gank kita pergi dari tempat ini dan biarkan dia mati secara perlahan karena tidak ada orang yang akan kesini." ucap Bobby sembari tertawa keras diikuti teman temannya.

~Kembali ke MC kita~

"huft... apakah aku akan mati disini? memang bukan kematian seperti yang diharapkan tapi aku berharap semoga aku bisa membalas perbuatan mereka itu" lirih Alex di dalam hati.

[keinginan terdeteksi....... ]

[sistem keberuntungan on....... ]

~BERSAMBUNG~

**MAAF YA KALO AUTHOR JARANG UPDATE SOALNYA UDAH MULAI BELAJAR TATAP MUKA LAGI DAN TUGAS JUGA NUMPUK JADI BARU BISA UPDATE SEKARANG 🙏🙏

KRITIK DAN SARANNYA JUGA BISA DIBERIKAN AGAR BISA UNTUK SAYA PERBAIKI INI NOVEL KEDEPANNYA

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL AUTHOR YANG PERTAMA INI🙏🙏🙏🙏**

Terpopuler

Comments

Andi Rustyanda

Andi Rustyanda

sabrina jadi sintia,jadi yg mana ni nama heroin nya

2024-11-29

0

‌🇳‌‌🇴‌‌🇻‌‌🇪‌‌🇱‌‌ 🇮‌‌🇩‌

‌🇳‌‌🇴‌‌🇻‌‌🇪‌‌🇱‌‌ 🇮‌‌🇩‌

kayak pernah baca ni novel tapi lupa di apk mana 🤔 dan kayaknya dah tamat dah.

2024-10-31

0

forza 💫✨🎗️🪙👑

forza 💫✨🎗️🪙👑

sabrina kok jadi Sintia?

2024-02-23

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 54 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!