Bab 4- Berlanjut kan!!!

"Coy! Mau sampai kapan loe megangin tuh cewek dengan posisi seperti itu?" tanya Arya berbisik ketelinga Rey.

Rey yang menangkap tubuh gadis itu dengan posisi setengah membungkuk, membuat mereka sama-sama saling tatap bak di adegan film India. Mendengar apa yang di katakan oleh Arya, Rey langsung menarik gadis itu hingga mereka bisa sama-sama berdiri dengan benar.

"Maaf," ucap Rey pada gadis itu seraya merapikan pakaiannya sendiri.

Dengan sedikit agak tersipu, gadis itu yang entah namanya siapa terlihat menyelipkan rambutnya yang terurai di depan wajahnya ke belakang telinga. Dengan senyum manis yang tentunya membuat hati seperti keju meleleh, katanya! Katanya loh ya! Rey tersepona eh terpesona maksudnya, maaf suka khilaf mencet hurufnya pada gadis itu.

"Tidak masalah, aku juga tidak apa-apa," timpal gadis itu.

"Kenalkan, aku Rey, Reynand Kimberly," Rey memperkenalkan dirinya seraya mengulurkan tangannya ke arah gadis itu.

Tunggu ... tunggu! Kenapa tuh si Rey jadi sopan amat ya? Ya sudahlah sekalee kalee.

"Aku Milea Tisa Putri, orang terdekatku memanggilku Tisa," balas Tisa menjabat tangan Rey.

Awal perkenalan yang romantis, dari pertama bertemu ala film aca aca, India maksudnya kan kalau orang India suka bilang 'aca aca' gitu, sekarang saling lempar senyum yang membuat para gadis lain iri karena Tisa dapat berjabat tangan dengan Rey.

"Rey! Loe mau sampai kapan pegang tuh tangan?" tanya Arya yang sebenarnya sedikit menyindir.

Sadar, Rey segera melepas tangannya dari tangan Tisa.

"Gue, Arya! Temennya Rey," Arya ikutan memperkenalkan diri.

"Senang bertemu kalian. Aku mahasiswi baru disini, sebenarnya aku sedang bingung hingga tanpa sengaja aku malah menabrakmu," ucap Tisa.

"Mahasiswi baru?" tanya Rey dan Arya bersamaan.

"Hahahaha kalian ini lucu sekali. Iya mahasiswi baru, baru pindah," jawab Tisa terkekeh.

"Omong-omong di mana ya ruang Dekan?" tanya Tisa.

"Gue antar," Rey menawarkan diri.

Tisa hanya mengangguk tanda setuju, akhirnya mereka bertiga berjalan menuju ruang Dekan.

Disisi lain Jihan baru saja selesai mengobati lukanya, dengan sedikit kesal Jihan berjalan ke kelas bersama Chika dan Shelly.

"Tunggu ... tunggu!" Chika menghadangkan tangannya ke Jihan dan Shelly.

Tentu saja hal itu membuat Jihan dan Shelly berhenti melangkah.

"Apa seh, Chik!" tanya Jihan kesal karena dia hampir terjungkal gara-gara berhenti mendadak.

"Tuh lihat tuh! Gebetan kita dekat sama cewek Shel!" kata Chika seraya menunjuk ke arah tiga orang yang tengah berjalan bersama.

"Mana?" tanya Shelly penasaran seraya melihat ke arah jari Chika menunjuk.

Menatap Shelly dan Chika yang saling melongo dengan mulut menganga, membuat Jihan gemas serta kemudian memukul kepala bagian belakang kedua sohibnya itu.

"Kalian ya! Cowok gitu aja kalian jadi'in gebetan!" gerutu Jihan ketika sadar siapa yang Chika tunjuk.

Sama-sama mengusap kepala yang kena pukul Jihan, Chika dan Shelly memonyongkan bibir mereka sampai udah kayak bibir bebek aja.

"Apa?" tanya Jihan melotot ketika melihat kedua temannya itu manyun.

"Ca'ilah, Je! Masak kita ga boleh gitu punya gebetan! Ya meski gebetan dalam angan-angan, tapi kan nggak pa', Je!" jawab Chika polos.

"Iya, Je! Kita tahu, kak Rey nggak mungkin suka sama kita jadi ya biarlah kita itu berangan-angan kalau kak Rey gebetan kita," imbuh Shelly.

"Seetdah kalian, gila semua. Cari pacar beneran napa? Kek nggak ada cowok aja di kampus ini!" protes Jihan.

"Banyak cowok disini, tapi ga ada yang kayak kak Rey, cool, tampan, mempesona," Chika berimajinasi seraya senyum-senyum sendiri.

Sewot, Jihan memukul lagi kepala kedua temannya itu yang membuyarkan imajinasi mereka yang tengah melambung tinggi.

"Dah! Ayo jalan!" ajak Jihan.

Jihan melanjutkan langkahnya hingga mereka bertiga berpapasan dengan mereka bertiga juga, maksudnya Jihan, Chika, Shelly VS Rey, Arya dan Tisa.

Saling melempar lirikan tajam, dengan iseng Jihan mencekal kaki Rey hingga pemuda yang tengah berjalan dengan gaya Cool itu hampir terjatuh terjungkal.

"Woiii!! Cewek resek!" teriak Rey yang kesal seraya menatap tajam ke arah Jihan yang sudah melewatinya.

Arya dan Tisa tampak menahan tawa mereka dengan menutup mulut mereka. Chika dan Shelly tangan mereka menengadah seperti ingin menangkap tubuh Rey namun tidak jadi yang akhirnya berakhir dengan gelak tawa.

Sedangkan Jihan, dia puas membalas perbuatan Rey yang membuatnya gagal keren di hadapan Jason. Dia menjulurkan lidah tanda ejekan darinya.

Melotot sambil mengepalkan tangannya ke arah Jihan, membuat gadis itu semakin tertawa terbahak-bahak.

*

*

*

*

Kembali ke rumah dengan tangan yang di balut perban, sukses membuat Julia terkejut khawatir.

"Ya Tuhan, Je! Tanganmu kenapa?" tanya Julia seraya memegang tangan putrinya itu.

Baru saja ingin membuka mulut untuk menjawab pertanyaan mamanya itu, Rey sudah menjawabnya dengan nada ledekan.

"Meleng, Kak! Jadi ya gitu, akhirnya menyakiti diri sendiri," jawab Rey yang di akhiri dengan juluran lidah tanda mengejek.

Kesal! Jihan melempar tasnya yang sukses mengenai lengan Rey.

"Kapok nggak loe!" ucap Jihan kesal dan puas melihat Rey kena lemparan tasnya yang berisi buku-buku.

Mengusap lengannya karena kena timpuk, mata Rey tertuju pada benda pipih yang tampak terlihat keluar dari dalam tas Jihan. Penasaran dan iseng, Rey mengambil ponsel Jihan.

"Kak! Lihat ada foto cowok disini!" teriak Rey seraya memperlihatkan sebuah foto di layar ponsel Jihan.

Sadar dengan ponselnya, Jihan langsung menoleh ke arah tangan Rey yang sudah memegang ponselnya. Menarik paksa tangan yang sedang di pegang sang mama, Jihan langsung berlari ke arah Rey.

"Jihan! Reynand!" teriak Julia yang heran dengan tingkah dua bocah itu.

Rey yang sadar Jihan berlari ke arahnya pun dengan langkah seribu langsung berlari menaiki anak tangga menuju ke kamarnya. Jihan masih sekuat tenaga berlari mengejar Rey.

"Rey! Balikin nggak!" teriak Jihan begitu sampai di kamar Rey.

Rey terkekeh seraya membuka-buka galeri foto milik Jihan.

"Wah ... galerinya isinya amazing!" ledek Rey.

Jihan berusaha mengambil ponsel miliknya namun tidak berhasil. Rey mengangkat tinggi tangan yang memegang ponsel Jihan hingga membuat gadis itu tidak bisa menggapainya, berjinjit serta melompat sepertinya usahanya sia sia.

"Rusa hutan!! Balikin nggak!" teriak Jihan yang mencoba menggapai ponselnya.

"Ambil sendiri!" tantang Rey yang masih mempertahankan posisinya.

"Dasar! Re mi fa sol la si do!" gerutu Jihan.

Hingga akhirnya karena melompat sekuat tenaga kaki Jihan malah terpeleset membuatnya menubruk tubuh Rey dan mereka pun oleng bersama jatuh di atas tempat tidur dengan posisi Jihan menindih Rey.

Dalam beberapa detik mereka saling bertatapan, pandangan mereka saling mengunci seakan melupakan apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan.

*

*

*

*

*

*

Gini guys, ni Author bikin cerita kek gini baru pertama kali guys, jadi kalo ada salahnya di maklumi ya guys, trus mohon bantuan like koment ya, biar author semangat. Taratengkyu 😘😘

Terpopuler

Comments

Just Rara

Just Rara

main kejar2an kyk anak2 aja mereka😄😄

2022-03-30

0

Erin D'Fungky -PUCUK🌱SQUAD🐛-

Erin D'Fungky -PUCUK🌱SQUAD🐛-

mampir

2020-12-23

1

zahra

zahra

astaga dulu aku sering di sebut korban sinetron sekarang di bilang miring karena sering mesem mesem Dewe tanggung jawab kak aku di kira gila

2020-12-22

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1, Etadah ternyata....
2 Bab 2-Selebritas vs selebritis
3 Bab 3- Emang kenal?
4 Bab 4- Berlanjut kan!!!
5 Bab 5- Diam karena teguran
6 Bab 6- Sesuatu
7 Bab 7- Resek lagi kan
8 Bab 8- Hansome vs Hansome
9 Bab 9- Tragedi masalalu
10 Bab 10- pemandangan langka
11 Bab 11- kumat jahilnya
12 Bab 12- Pacaran?
13 Bab 13- Perseteruan tiada akhir
14 Bab 14- Mati lampu
15 Bab 15- Dobel date tak disengaja.
16 Bab 16- Rindu sesuatu
17 Bab 17 Membujuk
18 Bab 18 perjanjian
19 Bab 19
20 Bab 20- Permintaan pertama.
21 Bab 21 Camping
22 Bab 22 Perselisihan dua gadis
23 Bab 23 Penyesalan
24 Bab 24 Selamat dari arus
25 Bab 25 Luka yang terasa
26 Bab 26 Ditemukan
27 Bab 27 Kekhawatiran
28 Bab 28 Kenyataan
29 Bab 29 Kenyataan pahit
30 Bab 30 jeritan hati
31 Bab 31 Je and Jas, End
32 Bab 32 Aku ingin mengatakan
33 Bab 33 Kembali
34 Bab 34 Pengganggu
35 Bab 35 Permintaan maaf
36 Bab 36 Kejahilan hakiki
37 Bab 37 Sumpah lari 100 putaran
38 Bab 38 Meratapi nasib
39 Bab 39 Keisengan sepasang kekasih
40 Bab 40 kecurigaan
41 Bab 41 kejujuran
42 Bab 42 Meminta bantuan
43 Bab 43 Prasangka buruk
44 Bab 44 Syarat bebas ganti rugi
45 Bab 45 Keputusan Andrew
46 Bab 46 Curhat dan ledekan
47 Bab 47 Meminta Izin
48 Bab 48 Menenangkan
49 Bab 49 pergi
50 Bab 50 Keputusan lain
51 Bab 51 Dapat bantuan
52 Bab 52 Mandiri
53 Bab 53 Ketemu Sam
54 Bab 54 Oh Rey
55 Bab 55 Mari bicara
56 Bab 56 Penjelasan
57 Bab 57 Berkumpul
58 Bab 58 Rumah impian
59 Bab 59 Cemburu
60 Bab 60 Maybe
61 Bab 61 Hadiah yang di tolak
62 Bab 62 Curahan hati
63 Bab 63 Perasaan
64 Bab 64 Aciee
65 Bab 65 Rey vs Sam
66 Bab 66 Aku siapa?
67 Bab 67 Tinggal serumah
68 Bab 68 PMS
69 Bab 69 Side Story'
70 Bab 70 Bridesmaids & Gromsman
71 Bab 71 Si madu pakai gula
72 Bab 72 Berjalan lancar
73 Bab 73 pernikahan
74 Bab 74 Bucket
75 Bab 75 Side Story'
76 Bab 76 Balon lamaran
77 Bab 77 pasangan masing-masing
78 Bab 78 pernikahan
79 Bab 79 Bonchap Mp
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Bab 1, Etadah ternyata....
2
Bab 2-Selebritas vs selebritis
3
Bab 3- Emang kenal?
4
Bab 4- Berlanjut kan!!!
5
Bab 5- Diam karena teguran
6
Bab 6- Sesuatu
7
Bab 7- Resek lagi kan
8
Bab 8- Hansome vs Hansome
9
Bab 9- Tragedi masalalu
10
Bab 10- pemandangan langka
11
Bab 11- kumat jahilnya
12
Bab 12- Pacaran?
13
Bab 13- Perseteruan tiada akhir
14
Bab 14- Mati lampu
15
Bab 15- Dobel date tak disengaja.
16
Bab 16- Rindu sesuatu
17
Bab 17 Membujuk
18
Bab 18 perjanjian
19
Bab 19
20
Bab 20- Permintaan pertama.
21
Bab 21 Camping
22
Bab 22 Perselisihan dua gadis
23
Bab 23 Penyesalan
24
Bab 24 Selamat dari arus
25
Bab 25 Luka yang terasa
26
Bab 26 Ditemukan
27
Bab 27 Kekhawatiran
28
Bab 28 Kenyataan
29
Bab 29 Kenyataan pahit
30
Bab 30 jeritan hati
31
Bab 31 Je and Jas, End
32
Bab 32 Aku ingin mengatakan
33
Bab 33 Kembali
34
Bab 34 Pengganggu
35
Bab 35 Permintaan maaf
36
Bab 36 Kejahilan hakiki
37
Bab 37 Sumpah lari 100 putaran
38
Bab 38 Meratapi nasib
39
Bab 39 Keisengan sepasang kekasih
40
Bab 40 kecurigaan
41
Bab 41 kejujuran
42
Bab 42 Meminta bantuan
43
Bab 43 Prasangka buruk
44
Bab 44 Syarat bebas ganti rugi
45
Bab 45 Keputusan Andrew
46
Bab 46 Curhat dan ledekan
47
Bab 47 Meminta Izin
48
Bab 48 Menenangkan
49
Bab 49 pergi
50
Bab 50 Keputusan lain
51
Bab 51 Dapat bantuan
52
Bab 52 Mandiri
53
Bab 53 Ketemu Sam
54
Bab 54 Oh Rey
55
Bab 55 Mari bicara
56
Bab 56 Penjelasan
57
Bab 57 Berkumpul
58
Bab 58 Rumah impian
59
Bab 59 Cemburu
60
Bab 60 Maybe
61
Bab 61 Hadiah yang di tolak
62
Bab 62 Curahan hati
63
Bab 63 Perasaan
64
Bab 64 Aciee
65
Bab 65 Rey vs Sam
66
Bab 66 Aku siapa?
67
Bab 67 Tinggal serumah
68
Bab 68 PMS
69
Bab 69 Side Story'
70
Bab 70 Bridesmaids & Gromsman
71
Bab 71 Si madu pakai gula
72
Bab 72 Berjalan lancar
73
Bab 73 pernikahan
74
Bab 74 Bucket
75
Bab 75 Side Story'
76
Bab 76 Balon lamaran
77
Bab 77 pasangan masing-masing
78
Bab 78 pernikahan
79
Bab 79 Bonchap Mp

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!