Rin sudah lebih dulu sampai di titik kumpul. Ia meletakkan tangannya di pinggang sambil mengatur napas setelah berjalan cukup jauh dari bagian kebun.
Sekilas, pandangannya tertuju pada Fujiko yang sedang berdiri tidak jauh dari sana. Ia tampak sedang berbincang dengan Hideki.
Rin tidak berniat mendekat. Ia hanya memperhatikan sebentar, kemudian mengalihkan pandangan.
Tak lama kemudian Haruto datang menghampirinya.
“hai Rin-san...Keranjangmu mana?”
Haruto melihat ke tangan Rin yang kosong. Rin menunjuk ke arah belakang.
“Dibawa Takumi.”
Benar saja, beberapa saat kemudian Takumi muncul bersama Kiba. Takumi membawa dua keranjang sekaligus.
Rin langsung menunjuk salah satunya dengan bangga.
“Itu keranjangku!”
Haruto melihat isi keranjang tersebut dan langsung mengacungkan ibu jarinya.
“wah Hebat.. Utk gadis pemetik apel junior ini sudah bagus”
Rin tersenyum lebar. “Aku memetiknya sendiri.”
Takumi melirik Rin sekilas. “Sebagian besar.”
“Eh!”
Haruto tertawa “Kalau begitu, ini keranjang terakhir yang sampai di sini.”
Ia kemudian mengambil keranjang dari tangan Takumi.
“Biar saya bawa takumi-san.”
Takumi menyerahkannya. “Silakan.”
Haruto memeriksa isinya sebentar lalu tersenyum.
“Bagus. Keranjang Rin ini berarti selesai sudah panen kita siang ini "
Kimura-san yang baru datang ikut tersenyum.
“Terima kasih banyak semuanya. Kalian sudah membantu kami cukup banyak hari ini.”
Para peserta bertepuk tangan. Hideki mengangkat tangannya.
“Kerja bagus semuanya!”
Kimura-san kemudian menunjuk ke arah kendaraan kecil yang sudah dipenuhi keranjang apel.
“Kalau begitu, setelah bekerja keras, bagaimana kalau kita lanjut ke sungai? Ada sungai kecil tidak jauh dari sini. Kalian bisa duduk santai dan menikmati udara.”
“Wahhh!”
Beberapa staf langsung bersorak.
“Ayo ke sungai!”
“Aku sudah menunggu dari tadi!”
Kimura-san membawa kendaraan kecil dengan bak belakang yang sudah penuh keranjang apel menuju rumah, sementara Haruto mengarahkan para peserta ke jalan setapak menuju sungai.
“Sebelum ber…
Aku Belum Siap Pulang
perjalanan menuju sungai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments