"Tuduhan penipuan investasi itu nggak akan berdiri sendiri kalau kita bisa buktikan motif di baliknya."
Pak Yusuf berdiri di depan papan tulis kecil di ruang kerja, menuliskan poin-poin strategi hukum sambil sesekali melirik ke arah Adrian yang duduk mendengarkan dengan seksama, meski wajahnya masih menyimpan kelelahan dari rapat dewan kemarin.
"Maksudnya?" Alena bertanya, duduk di samping Adrian dengan secangkir kopi yang mulai dingin karena terlalu lama tidak disentuh.
"Hendra nuduh Adrian sengaja tutupin kondisi kesehatannya buat kepentingan pribadi," Pak Yusuf menjelaskan, "tapi kita punya bukti kuat, alasan Adrian tutupin itu justru buat lindungin diri dari percobaan pembunuhan yang direncanakan Wirawan. Itu bukan penipuan, itu strategi bertahan hidup."
"Kita punya rekaman dari Dhea, kesaksian Ines, bukti transfer PT Wirakencana Abadi," Adrian menambahkan, mulai ikut menyusun strategi di kepalanya. "Semua itu bisa jadi bukti kuat kalau alasan aku emang berdasar, bukan mengada-ada."
"Persis," Pak Yusuf mengangguk. "Tapi kita juga harus siap-siap, Hendra pasti bakal cari celah lain. Orang kayak dia nggak akan nyerah cuma karena argumen kita kuat di atas kertas."
"Ada strategi lain yang perlu kita siapin?" Adrian bertanya, mencoba berpikir beberapa langkah ke depan.
"Kita perlu siapin saksi ahli, dokter yang nangani terapi kamu selama ini," Pak Yusuf melanjutkan, "buat jelasin secara medis, kenapa kondisi kamu bisa membaik bertahap tanpa terdeteksi publik. Itu bakal perkuat argumen kalau ini bukan penipuan yang direncanakan matang, tapi proses pemulihan alami yang kebetulan kamu rahasiakan demi alasan keamanan."
"Dokter Prasetyo pasti mau bantu," Adrian menjawab yakin, mengingat terapisnya yang selama ini setia mendampingi prosesnya. "Dia yang paling ngerti perjuangan aku selama delapan bulan terakhir."
Sore harinya, saat mereka baru saja menyelesaikan sesi strategi panjang, Wisnu datang membawa kabar yang membuat suasana semakin tegang.
"Aku baru dapat info dari…
Dipaksa Menikahi Pewaris Lumpuh Ternyata Penguasa Grup Terkaya
GUGATAN ITU TERNYATA BISA DILAWAN BALIK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments