Derak roda kereta dan derap sepatu bot baja yang menghantam jalanan berbatu mengiringi evakuasi darurat itu. Pasukan ksatria bayangan klan Vaudémont, di bawah komando langsung Lucien, telah membelah kerumunan massa yang mengamuk di Alun-Alun Étoile dengan efisiensi yang brutal. Gerobak etalase mobile milik Le C'eow ditarik kembali ke distrik mode dengan pengawalan berlapis, meninggalkan Pendeta Anselm dan para provokator faksi istana yang membeku ketakutan di bawah tatapan membunuh sang Duke.
Begitu mereka tiba di depan bangunan utama butik Le C'eow, ketegangan belum berakhir. Ia baru saja berganti bentuk.
Pintu ganda berbahan kayu mahoni tebal dibanting tertutup. Suara derit palang besi yang dipasang terdengar nyaring, mengisolasi bagian dalam butik dari dunia luar.
Di luar, insting protektif Lucien de Vaudémont—sebuah naluri primitif yang meledak sejak ingatannya retak di dalam kereta kuda tempo hari—kini mengambil alih sepenuhnya. Sang Duke tidak hanya menempatkan selusin penjaga seperti biasanya. Ia memerintahkan Gaspard untuk mendirikan barikade baja darurat yang memblokir kedua ujung jalan berbatu di depan butik. Puluhan ksatria Vaudémont bersenjata lengkap, mengenakan zirah hitam legam dengan pedang terhunus, mengepung seluruh area bangunan. Formasi mereka rapat dan tanpa celah.
"Tidak ada satu pun lalat yang boleh melewati radius lima puluh meter dari butik ini," perintah Lucien, suaranya sedingin angin gletser utara. "Jika ada dari faksi istana atau pendeta keparat yang mencoba mendekat, patahkan kaki mereka. Aku yang akan menanggung hukuman dari Raja."
Namun, di dalam butik yang kini telah diubah menjadi benteng pertahanan itu, suasana justru terasa sangat bertolak belakang.
Alih-alih panik atau menangis histeris karena nyaris dibunuh oleh massa, Geneviève de Montmirail bergerak dengan ketenangan mesin yang menakutkan. Ia memutar tubuhnya di tengah ruangan butik yang didominasi oleh pendaran warna soft blue dan soft purple, mengubah estetika mewah da…
Sumpah Yang Terlupakan Dari Sang Penjahat Wanita
Karantina Toko
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 141 Episodes
Comments