Bima terdiam cukup lama. Pertanyaan ayah Arga menggantung di tengah ruangan.
Dan kalau tidak ada?
Tidak seorang pun langsung menjawab. Akhirnya Kang Dedi menarik napas.
"Kalau sampai batas aman nggak ada petunjuk..." katanya pelan, "kita kembali ke desa."
Bima menatapnya.
"Kemudian?"
"Kita pikirkan langkah berikutnya."
Bima mengangguk, meskipun wajahnya jelas menunjukkan bahwa jawaban itu belum membuatnya puas.
Arga masih duduk sambil menunduk. Kepalanya terasa berat. Tubuhnya belum benar-benar pulih. Bahkan sekadar duduk dalam waktu lama membuat dadanya kembali terasa sesak.
Ayahnya memperhatikan itu.
"Ga."
Arga mengangkat kepala.
"Kamu nggak ikut masuk."
Arga langsung menggeleng.
"Yah..."
"Nggak." Nada suara ayahnya tegas.
"Kamu baru saja pingsan. Kita akan mencari mereka, Tapi bukan dengan mempertaruhkan kamu lagi."
Arga terdiam.
Bima kemudian ikut bicara.
"Ayah Arga benar."
Arga menatapnya.
"Untuk sekarang kamu tetap di rumah."
"Aku masih kuat."
"Justru karena kamu merasa masih kuat, kamu harus berhenti."
Arga tidak menjawab.
Bima kemudian tersenyum tipis.
"Kalau kamu ikut dan tiba-tiba jatuh lagi, siapa yang harus kita bawa keluar?"
Arga menghela napas. Ia tahu Bima benar. Tetapi ada sesuatu yang mengganggu pikirannya sejak tadi. Sesuatu yang membuatnya merasa tidak tenang.
Ia menoleh kepada Amin.
"Dan Amin juga jangan ikut."
Amin mengerutkan kening.
"Kenapa?"
Arga menatapnya beberapa detik.
"Kamu baru kembali."
"Aku bisa membantu."
"Bukan soal bisa atau nggak." Arga merendahkan suaranya. "Kita belum tahu apa yang ikut terbawa juga saat kamu kembali."
Amin terdiam. Kalimat itu membuat wajahnya berubah.
Arga melanjutkan.
"Dan kalau benar ada sesuatu yang mengikuti kamu dari hutan..." Ia berhenti. "Lebih baik kita tahu dulu sebelum membawa kamu ke tempat lain."
Amin menelan ludah. Kang Dedi mengangguk pelan.
"Benar."
Mereka belum sempat benar-benar meninggalkan rumah ketika terdengar suara langkah dari arah jalan depan. Beberapa orang sedang berjalan mendekat. Bi…
Rawa Dibelakang Rumah
Mungkinkah...
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
halwa diyah
kira2 kesimpulan dari kalian apa teman-teman?
menurut kalian kemungkinan yang Arga maksud itu apa?
2026-09-04
0
Suci Fatana
mungkinkah arif yg meninggal dirawa..
2026-09-09
0