kenapa semakin lama semakin rumit. Aaah, lebih baik aku pikirkan nanti. batin ruby.
"lebih baik kita keluar dari sini". ucap pak supir.
pintu yang ruby lewati tertutup sedangkan pak supir tiba-tiba membuka pintu di sebelah timur yang menuju keluar dari gudang bawah tanah lin. ternyata ada dua pintu masuk dari ruang sebelah.
"tidak aku sangka masih ada pintu lain". ucap ruby.
aku curiga supir ini tahu pintu keluar lain di ruangan rahasia ini, sepertinya ada kaitannya dengan semua ini. batin jin.
saat mereka keluar anggota kepolisian sudah menangkap para penjahat. si pembantu lin itu menatap pak supir dengan sangat tajam dia sempat berkata.
"jangan pernah percaya terhadap hal yang indah di depan mata". teriakan si pembantu lin.
"apa maksudmu?". teriakan ruby.
"apa maksudnya. kenapa dia bilang jangan pernah percaya terhadap hal yang indah di depan mata". ucap jin.
"aku tidak tahu".ucap ruby.
"apa mungkin ini juga teka-teki". ucap Jimin.
"sepertinya begitu". ucap J hope.
"kakak". teriakan sura sambil berlari dan memeluk ruby.
"sura". ucap ruby.
"kalian baik-baik saja?". tanya mama ruby.
"iya kami baik". jawab lin.
tidak lama kedua orang tua lin datang.
"sayang kamu baik-baik saja. apa ada yang terluka atau yang sakit". ucap mama lin yang panik.
"aku gak apa-apa ok, mama. aku baik lihat". ucap lin sambil memutarkan badannya.
"tante maaf iya, rumah tante berantakan karna saya". kata ruby.
"iya, gak apa-apa. seharusnya saya yang berterima kasih sudah menyelamatkan lin dari mereka". ucap mama lin.
"yaudah kalau gitu kami pamit pulang dulu". ucap papa ruby.
"kakak, ayo". ucap sura.
"ruby. makasih iya". ucap lin sambil memeluk ruby.
*********
ruby dan keluarganya pulang kerumah. semuanya sudah selesai bagi ruby tapi masih sedikit mengganjal di hatinya dan tidak masuk akal. ia masih memikirkan dua peti mati tersebut, hantu kecil itu, dan juga kata-kata si pembantu lin. ruby sengaja tetap diam karna masih ada hal yang aneh.
ruby terus memikirkan hal tersebut di kamarnya, ia terus berpikir tanpa henti sambil mencari apa maksudnya.
"kamu tidak tidur?". tanya suga.
"tidak. lagi pula ini udah 05:30 jam pagi dan gw juga harus bersiap-siap ke sekolah". ucap ruby.
"tapi kau kan belum istirahat sejak kemari". ucap suga.
"gw udah biasa".ucap ruby sambil berjalan ke kamar mandi.
setelah ruby selesai mandi dan bersiap-siap. ia keluar dari kamarnya, bunga mengejutkan nya saat ruby membuka pintu kamarnya. ia pun menghembuskan napas kecil.
"pagi ruby".ucap bunga.
"pagi juga bunga".ucap ruby.
"kakak nyapa siapa".sura yang tiba-tiba muncul.
"kakak hanya nyapa kakak sendiri".ucap ruby.
"ruby lebih baik hari ini kamu gak masuk sekolah, karna sejak kemarin kamu belum istirahat". ucap papa ruby yang sambil baca koran pagi.
"aku akan tetap masuk sekolah". ucap ruby sambil makan.
"teserah kau saja ruby. iya atau tidak, ini bekal makan siang kamu dan sura ini bekal kamu. kamu harus habiskan jangan seperti kemari".ucap mama.
"iya mama". sambil tersenyum.
"aku pergi sekolah". ucap ruby.
"kakak tunggu". teriakan sura.
******
selama perjalan mereka mengobrol tapi ruby masih kepikiran kejadian semalam.
"aku senang mama sama papa akur seperti dulu". kata sura sampul menggandeng tangan ruby.
"kenapa gw masih memikirkan soal semalam padahal udah selesai". pikiran ruby.
"belum selesai". bisik jin.
"kakak kenapa bengong?". tanya sura sambil menarik tangan ruby.
"kakak tidak bengong, kakak hanya memikirkan sesuatu yang rahasia". sahut ruby.
"sura". teriakan karang dari belakang.
"karang". ucap sura
"bocah tengil datang". kata ruby.
"katanya semalam ada mobil polisi kerumah kak lin". tebak karang yang tiba-tiba membahas kejadian semalam.
"iya, aku sudah tahu. di rumah kak lin ada penjahat dan yang nangkap penjahat itu kakak ku. ruby". ucap sura dengan bangga.
"wah, kak ruby keren. aku makin jatuh cinta". ucap karang tersenyum menampilkan deretan giginya.
ruby memukul kepala karang sangat keras yang sangat nyebelin dan karang pun nangis.
"aduh.sakit kenapa kak ruby tiba-tiba memukul kepalaku?". tanya karang ketus sambil nangis.
"itu buat bocah bucin seperti lo, karang". kesa ruby lalu ia pun pergi karna mereka berdua sudah sampai di sekolahnya.
"lihat ruby memukul anak kecil. kasian sekali dia". bisikan seorang ibu-ibu.
"karang udah jangan cengeng, kak ruby tidak sengaja". pujuk sura sambil menarik tangan karang masuk kedalam.
"kenapa kakak kau galak banget seperti hulk". ucap karang yang sudah tidak nangis lagi.
"lebih baik bersihkan ingusmu itu dari hidung mu ". ucap sura iya pun berjalan ke arah kelas.
"sura tunggu aku". teriakan karang menyusul sura sambil berlari kecil.
******************
hantu kecil tersebut tiba-tiba muncul dan mengikuti ruby sepanjang jalan. "hy".
"kenapa lo ngikutin gw, kan semunya udah selesai. seharusnya kau juga udah kembali ke alam mu". ucap ruby sedikit ketus.
"kau lagi kesal?". tanya hantu kecil.
"keliatannya". balas ruby ketus.
"aku minta tolong". kata hantu kecil.
"minta tolong apa lagi? kan semua nya udah selesai lin udah selamat, terus masalah apa lagi. apa lin di culik lagi". ucap ruby.
saat mobil lin melintas, lin melihat ruby lagi jalan dan berbicara sendirian
"ruby sedang bicara sama siapa, apa mungkin ruby lagi ngobrol sama hantu". gumam lin.
hantu kecil itu sedikit takut saat ia melihat mobil lin lewat.
"hy kenapa lo jadi bengong, jawab pertanyaan gw?". tanya ruby.
"aku pergi dulu". ucap hantu kecil tersebut, ia menghilang begitu saja.
"kenapa dia tiba-tiba pergi, bukanya barusan dia minta tolong. dasar hantu aneh". ucap ruby.
"ruby". RM muncul tiba-tiba di depan ruby dan ruby pun menghelaskan napas pendek.
" RM, kalau muncul itu jangan mendadak di depan gw yang lagi jalan. kalau nabrak bagai mana". ucap ruby dingin.
ketujuh hantu itu mulai muncul satu persatu dengan penampilan berbeda lebih moderen.
"santai saja kali". ucap V.
"ruby bagaimana penampilan mereka bertujuh tampankan?". tanya bunga.
"biasa saja". jawab ruby.
tidak lama kemudia ruby sampai ke sekolahnya. lin yang lagi menunggu di depan gerbang.
"ruby". teriakan lin sambil melambaikan tangannya.
"kenapa lo nunggu gw di sini bukanya di kelas saja". kata ruby dingin.
"lo lagi sensi, iya?". tannya lin tersenyum.
"iya". ucap ruby ngegas.
mereka berjalan ke kelas, lin tiba-tiba memberi kado yang lumayan besar.
"ini buat lo ucapan terimakasih udah nyelamatin gw".ucap lin.
"wah kado nya berat ini, makasih iya lin". ucap ruby yang sangat senang dapat hadiah.
"coba buka apa isinya". ucap lin menahan tawa.
saat ruby membuka kado tersebut tiba-tiba ekpresi wajahnya yang senang menjadi kecewa.
"lin. lo mau ngerjain gw, kenapa isinya batu bata dan juga satu permen lolipop, ini gak lucu tahu gak". ucap ruby dengan wajah asam.
"jangan marah dulu, ini bukan hadiah yang sebenernya kok. hadiah sebenernya kita akan pergi liburan ke korea selatan". ucap lin.
"gw gak mau ikut". ucap ruby.
"ayo lah, itu pasti akan sangat menyenangkan". ucap lin.
"tidak. gw lebih baik nerima hadiah lo ini". ucap ruby.
"kenapa gw merasa ada yang ngawasin dari tadi". pikiran ruby.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 248 Episodes
Comments
Ninik Dwi Rahmawati
up
2022-07-06
0
Mak Boele
thor...bucin dan ARMY ya...wkwkwkwkwk haluuuuu tinggi tp emak suka dahhh
2021-02-24
2
Zaitun
sapa ya
2021-01-20
0