...saat suara itu menghilang. tiba-tiba muncul sosok yang berpakaian aneh, ruby mengikuti sosok itu tanpa rasa takut. tersebut dia pikir itu salah satu temannya yang kebetulan berpakaian aneh untuk menjaili teman yang lain....
...ruby tidak menyadarinya kalau dia sudah berada di tengah-tengah hutan, sosok itu menghilang saat di tengah-tengah hutan sama seperti suara minta tolong....
"kemana orang itu pergi dan dimana aku sekarang?". ucap ruby yang kebingungan.
disaat seperti itu ruby melihat disekeliling yang dipenuhi runtuhan dan dia juga meligat cahaya disatu titik. "sepertinya aku ada di tengah-tengah hutan, tapi aku belum pernah lihat kalau di hutan ada reruntuhan bangunan. sepertinya di sana ada cahaya, apa mungkin dia ada di sana".
...saat ruby sampai di cahaya tersebut dia tidak melihat apapun. ruby bingun bagainama cahaya berada pada satu titik saja terhadap lingkaran yang dibuat dari batu tujuh....
"cahaya apa ini kenapa cahayanya cuman di satu titik batu kecil yang melingkar saja. tidak menerangi hutan yang lain?". ucap ruby yang kebingungan, lalu ruby melangkah masuk ke tengah-tengah lingkaran batu kecil tersebut.
"kenapa kepala aku tiba-tiba sakit gini, semua pepohonan di hutan dan benda lain berputar". kata ruby memegang kepalanya dan memukulnya agar tidak pusing, tidak lama dia pun pingsan dan jatuh.
...*******...
...sementara teman-teman ruby mencari ruby di seluruh hutan. ruby tidak di temukan saat keesokan harinya, di pagi hari ruby di temukan di pohon tua dekat kemping minimal sepuluh mil jaraknya salah satu teman ruby menemukan ruby....
" semunya ruby ada di sini". semuanya berlari ke tempat tersebut saat salah tahu teman kelas ruby.
"cepat kasih ruby minyak kayuputi, badannya dingin sekali".ucap bu elis, tidak lama kemudia ruby tersadarkan diri.
"aduuuuuh. kepalaku sakit".ucan ruby.
"ruby, kamu gak apa-apa kan?". tanaya lin.
"iya, aku baik baik saja cuman sakit kepala". jawab ruby. lalu ruby di bawa ke tenda dan menghangatkan badannya.
"ruby semalam kamu kemana? semuanya nyari kamu tahu". kata lin khawatir.
"semalam aku tidak ingat pergi kemana". ucap ruby.
"kau tidak ingat sama sekali, sedikit pun?".tanya lin.
"tidak".jawab ruby.
"lin biarkan ruby istirahat jangan di tanya-tanya mulu".ucap bu elis.
...dua hari kemudian kemping pun selesai semuanya sedang membereskan peralatan kemping....
...*********...
...*******...
akhirnya mereka pun sampai di sekolahan dengan selamat. semuanya kembali ke rumah mereka masing-masing lin di jemput oleh supirnya sedangkan ruby hanya berjalan kaki.
Tok..tok..tok..
sura membuka pintu itu, lalu memeluk ruby. "kakak sudah pulang, aku kangen".
"maaf iya, kakak ninggalin kamu selama beberapa hari, tapi kamu tidak apa-apakan di rumah?". tanya ruby.
"iya, aku baik. ayo kak masuk". sahut sura sambil menarik tangan ruby.
"sura selama kakak gak ada di rumah, papa sama mama pulang gak?".tanya ruby meletakan barang bawaanya ke kursi.
"papa pulang sebentar kemarin malam kalau mama ada lagi tidur". jawab sura.
"kamu sudah makan hari ini?".tanya ruby.
"pagi ini aku sudah makan tapi aku pengen makan masakan kakak ".ucap sura.
"yaudah kakak siaokan makan untuk kamu". ucap ruby membelai rambut sura dengan lembut.
"gak usah, kakak pasti masih cape".ucap sura.
"tidak, kakak tidak cape kok. kamu tunggu di sini".ucap ruby mengacak rambut sura sampai berantakan.
"ruby. kamu sudah pulang".ucap sosok wanita.
"mama".ucap ruby.
"hari ini kamu masak apa? mama kangen dengan masakanmu itu". ucap mama ruby lebih tepatnya mama tiri.
"ini, sura makanan nya habiskan. kalau mama mau makan buat sendiri". ucap ruby sedikit ketus, lalu pergi ke kamarnya sambil membawa tas besarnya itu.
"Eh, sura kenapa dengan kakakmu itu, dia sangat aneh".ucap mama duduk disamping sura.
"mama sama papa yang aneh bukan, kakak".ucap sura dingin.
"dasar anak nakal, kau sama saja kaya kakakmu itu".ucap mama menjitak kepala sura.
saat ruby ke kamar dia mendengar ada yang memanggilnya. "ruby .....ruby....ruby....aku di belakangmu".
bulu pundak ruby berdiri dia menoleh kebelakang tapi tidak ada siapa pun tapi dia mendengar ada yang memanggilnya. suara itu seperti suara laki-laki apa mungkim sura. tidak mungki suaranya seperti orang dewasa mungkin hantu lewat kali iya.
saat ruby berbalik badanya kembali tiba-tiba ada tujuh sosok yang melayang. "permaisuriku".
"waaahh... kalian siapa bagaimana, kalian bisa masuk ke kamarku ". ruby berteriak dan berbicara dengan cepat .
"kakak kenapa berteriak".ucap sura berdiri dipintu kamar ruby.
"sura. kamu liat pria ketujuh ini, dia masuk ke kamar kakak tanpa ijin".ucap ruby menunjuk ke langit-langit.
"pria apanya, tidak ada siapa-siapa kakak".ucap sura.
"kamu tidak melihat apapun".ucap ruby.
sura hanya menggelengkan kepalanya.
"dia tidak akan melihat kami, karna kami ini hantu".ucap sosok itu.
ruby menepak dahinya karna dia lupa kalau dia ini punya indra enam. ruby terkadang sering lupa dengan kemampuan-nya ini walau sudah cukup lama.
"tidak. mungkin kakak salah liat".ucap ruby.
"yaudah aku akan kembali kekamar tugas sekolah belum selesai".ucap sura menutup kembali pintu kamar ruby.
ruby menghelas napas. "kalian hantu dari mana dan kenapa pakaian ini kaya orang jaman dulu."
"permaisuri kamu sudah kembali kepada kami".ucap sosok itu gembira.
"aku bukan permaisuri. lebih baik kalian keluar dari rumah ini".usir ruby membuka jendelanya
"kami semua sudah menunggumu salam ini dan akhirnya kamu datang permaisuri, ruby".ucap sosok itu.
"aku tidak peduli. kalian pergi dari kamar aku". usir ruby berteriak.
"kami tidak akan pergi permaisuri sayang".ucap sosok itu
"ruby ada teman kamu, lin".teriakan mama dari lantai bawah.
ruby yang mendengar nama lin dia langsung keluar dari kamarnya dan ruby melihat lin menangis.
"lin ada apa? kenapa kamu menangsi apa terjadi sesuatu?".tanya ruby.
"ruby. hikss...". lin langsung memweluk ruby.
"tenanglah. lebih baik kamu duduk dulu dan minum biar lebih tenang". ucap ruby mengambil air minum yang sudah disediakan oleh mama tiri ruby.
"coba kataka apa yang terjadi". ucap ruby yang sudah melihat lin sedikit tenang.
"pada saat aku sampai di rumah semua barang di rumahku tiba-tiba melayang sendiri lalu menyerangku, dan kedua orang tua aku lagi gak ada dirumah. sepertinya dirumahku ada hantunya". ucap lin yang masih memegang gelas.
"mungkin itu hanya ilusi kamu saja lin, aku akan anter kamu pulang". ucap ruby menghibur lin.
"itu bukan ilusi ruby, itu beneran dirumahku ada hantu". ucap lin.
...lin yang terua ngotot dengan apa yang di lihat dirumahnya itu dan juga ruby yang penasaran dengan apa yang diceritakan lin benar atau tidak. dia memutuskanuntuk datang kerumah lin. pada saat sampai dirumah lin ruby terkejut melihat ruamh ruby yang gelap dan berantakan. "lin rumah kamu kenapa jadi nyeremin gini"....
tangan ruby meraba-raba disetiap dinding karena dia sedang mencari sekring untuk menyalakan lampu akan tetapi pada saat sudah menemukanya lampu itu tidak mau menyala kemungkina rumah lin mati listrik.
"ruby hati-hati".ucap lin dan tiba-tiba benda tajam melayang di atas ruby dan lin, mereka membulatkan matanya. walaupun mereka berdua berada di dalam kegelapan tapi rumah lin masih bisa kelihatan karena cahaya diluar masuk kedalam.
"ruby".kata lin ketakutan.
"siapa kamu?. mau apa kamu ini? kenapa kamu mengganggu temanku?". tanya ruby yang berbondong-bondong padahal dia juga taku.
"aku hanya ingin mengganggu mereka saja". ucap mahluk halus itu yang tidak menampakan dirinya.
"kamu hanya ingin mengganggu keluarga lin saja apa kamu sudah gila karna terlalu lama menjadi hantu". ucap ruby.
...sesosok mahluk halus menampakan dirinya dengan penuh amarah saat ruby berkata seperti itu pisau yang di layangkan mulai menyerang ruby dan lin. untungnya ruby dan lin bersahil menghindari beberapa pisau itu yang meleyang kearah mereka berdua....
"lin lari". teriak ruby menarik tangan lin yang diam seperti patung ketakutan. ruby dan lin bersembunyi di kamar kedua orangtua lin.
"ruby, aku takut".liris lin.
"Sttttt. tenang lah tidak apa-apa sebentar lagi ayah dan ibu kamu, akan pulang kan".ucap ruby untuk menenangkan lin.
...ruby yang melihat lin yang akan menangis karena ketakutan ruby pun memeluk lin untuk menenangkan-nya dan agar lin juga tidak menangis. pada saat lin mau berteriak ruby dengan cepat menutupi mulut lin dengan tangan ruby karena mereka melihat pembantu lin yang sudah mati gantung diri....
"lin tenanglah". ucap ruby.
"bagaimana aku bisa tenang, lihat ruby pembantu aku mati di kamar ini". ucap lin yang melihat pembantunya mati mengenaskan.
"ruby, kita akan mati di sini aku tidak mau mati". lanjut lin.
tok...tok...tok....
...saat ruby dan lin mendengar suara pintu dan itu hampir terbuka mereka berdua bersembunyi di dalam lemari. perlahan demi perlahan hantu yang meneror lin mendekati lemari dan lemari itu terbuka....
Arghhh.
MAAF JIKA ADA KESALAHAN KATA ATAU MENGETIK JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN NYA BIAR LEBIH SEMANGAT BUAT CERITA SELANJUTNYA OK
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 248 Episodes
Comments
Pentol_ Botak
biasakan kalau nulis nama itu diawali huruf kapital yaa, seperti ini "Ruby" bukan "ruby" yaw...
2023-09-04
0
Pentol_ Botak
*siapkan
2023-09-04
0
Pentol_ Botak
*semuanya
2023-09-04
0