Our destiny 04

NovelToon
โ‰ชโ‰ชโ‰ชโ‰ชโ‰ช๐–ฅฑโ‰ซโ‰ซโ‰ซโ‰ซโ‰ซโ‰ซ
โžฝ ๐—ฃ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—น ๐Ÿฎ๐Ÿญ : ๐Ÿฎ๐Ÿฏ ๐— ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ
NovelToon
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Melirik keluar dengan gelisah ]
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
"Udah satu jam hujannya belum berhenti juga."
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
"Gue pengen pulang terus tidur, udah ngantuk banget.." [ Membatin dan bosan hanya duduk dengan canggung sambil memainkan ponselnya ]
Gelisah, gugup, bingung, itulah yang dirasakan Aster saat ini, sebenarnya dia tidak mempermasalahkannya pulang terlambat karena hujan atau tidak, dia bisa menunggu sendirian, 'Sendirian' Kalau sendirian gapapa, tapi kalau ada yang temenin yang canggung dan gak enak juga.
NovelToon
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Melihat Zaiden ] .......
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
โ€œHe's asleep?โ€
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Beberapa hari ini sering hujan?
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Kaget karena tiba-tiba Zaid mengajaknya mengobrol ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Menatap Aster ] Kamu kenapa?
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Saya cuma mau bicara denganmu .. apa begitu saja sudah gugup?
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Tersenyum tipis ] Padahal dulu waktu kamu kecil kamu paling cerewet, beda dengan sekarang hm?
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Menunduk menatap ponselnya ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Aster?
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
โ€œShut up, please just shut up.. jangan liat gue, kita duduk kayak patung aja gpp sumpah"
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
"Gue paling gak biasa diajak ngobrol berduaan" [ Batinnya dan gugup ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
(๏ฝกโ€ขฬ - โ€ขฬ€๏ฝก)
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Usiamu sekarang berapa?
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Em... tujuh belas.
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Tujuh belas? serius.. [ Memperhatikan Aster masih terlihat seperti adiknya ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Saya liat mark dan Isaiah udah tinggi-tinggi, kamu masih keliatan kayak bocil.. [ Tersenyum kecil ]
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
(โ€œยฌ-ยฌ)
Suasana kembali hening dan canggung karena Aster tidak terlalu banyak bicara, zaid yang merasa bosan melihat keluar pintu dan melihat hujan yang belum reda..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Beranjak dan berdiri didepan pintu toko ] Ini bisa sampai tengah malam..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Aster..
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Apa?
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Kita pulang bersama..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Terobos hujan deras..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Ayo..
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Gak, lo aja..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Mendengus ] Anak gadis tidak boleh pulang sendirian tengah malam.
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
"Sok nasehatin, untung ganteng.."
แฏ“แฏ“แฏ“แฏ“แฏ“แฏ“แฏ“
Pada akhirnya Aster diantar pulang oleh Zaiden dengan menggunakan sepedanya, keduanya menerobos hujan deras saat itu.. Karena rumah rumah mereka bersebelahan jadi ya, sekalian saja..
NovelToon
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Turun dari sepeda Aster ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
Nih.. Thanks ya [ Memberikan sepeda Aster ]
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
I-iyaa..
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Mengulurkan tangannya ] Salim dulu..
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Mendadak linglung dan tanpa sadar menyalami tangan Zaid ]
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
๐–น๐–บ๐—‚๐–ฝ๐–พ๐—‡
[ Menyeringai kecil dan kemudian berjalan pergi menuju rumahnya ]
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Kayak ada yang aneh.. (๏ฝกโ€ขฬ-โ€ขฬ€๏ฝก)
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
[ Teringat Zaid yang memintanya untuk salim ]
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
What the hell?! Ngapain tadi gue anjirr
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Udah dibodohin gue anjirr..
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
๐– ๐—Œ๐—๐–พ๐—‹
Shibaaal..
To be continued..
NovelToon
๐—ญ๐—ฎ๐—ถ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป -- Anak tetangga juga yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Aster. Dia muslim dan rajin beribadah. Dia ganteng banget, dia juga ramah dan sopan suka membantu. Pokoknya 'Green flag' banget lah. Baru pulang dari luar kota, dia dulu kecil kompleks Aster dan berteman dengan Aster. mereka juga dulu sering bermain bersama..
Zaiden ini author gambarkan kepribadiannya mirip dengan Crush author. Anak tetangga yang ganteng pake banget udah gitu ramah, sopan, sering membantu, disukain semua orang termasuk author tapi kita beda agama :')
Terpopuler

Comments

Nannan.owhn

Nannan.owhn

baru tau gue lo punya crush saking lamanya ngejomblo and sekali suka malah beda agama..kasihan๐Ÿ˜Œ

2025-04-01

9

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!