"Gue pengen pulang terus tidur, udah ngantuk banget.."
[ Membatin dan bosan hanya duduk dengan canggung sambil memainkan ponselnya ]
Gelisah, gugup, bingung, itulah yang dirasakan Aster saat ini, sebenarnya dia tidak mempermasalahkannya pulang terlambat karena hujan atau tidak, dia bisa menunggu sendirian, 'Sendirian'
Kalau sendirian gapapa, tapi kalau ada yang temenin yang canggung dan gak enak juga.
๐ ๐๐๐พ๐
[ Melihat Zaiden ]
.......
๐ ๐๐๐พ๐
โHe's asleep?โ
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Beberapa hari ini sering hujan?
๐ ๐๐๐พ๐
[ Kaget karena tiba-tiba Zaid mengajaknya mengobrol ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Menatap Aster ]
Kamu kenapa?
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Saya cuma mau bicara denganmu ..
apa begitu saja sudah gugup?
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Tersenyum tipis ]
Padahal dulu waktu kamu kecil kamu paling cerewet, beda dengan sekarang hm?
๐ ๐๐๐พ๐
[ Menunduk menatap ponselnya ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Aster?
๐ ๐๐๐พ๐
โShut up, please just shut up..
jangan liat gue, kita duduk kayak patung aja gpp sumpah"
๐ ๐๐๐พ๐
"Gue paling gak biasa diajak ngobrol berduaan"
[ Batinnya dan gugup ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
(๏ฝกโขฬ - โขฬ๏ฝก)
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Usiamu sekarang berapa?
๐ ๐๐๐พ๐
Em...
tujuh belas.
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Tujuh belas? serius..
[ Memperhatikan Aster masih terlihat seperti adiknya ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Saya liat mark dan Isaiah udah tinggi-tinggi, kamu masih keliatan kayak bocil..
[ Tersenyum kecil ]
๐ ๐๐๐พ๐
(โยฌ-ยฌ)
Suasana kembali hening dan canggung karena Aster tidak terlalu banyak bicara, zaid yang merasa bosan melihat keluar pintu dan melihat hujan yang belum reda..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Beranjak dan berdiri didepan pintu toko ]
Ini bisa sampai tengah malam..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Aster..
๐ ๐๐๐พ๐
Apa?
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Kita pulang bersama..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Terobos hujan deras..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Ayo..
๐ ๐๐๐พ๐
Gak, lo aja..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Mendengus ]
Anak gadis tidak boleh pulang sendirian tengah malam.
๐ ๐๐๐พ๐
"Sok nasehatin, untung ganteng.."
แฏแฏแฏแฏแฏแฏแฏ
Pada akhirnya Aster diantar pulang oleh Zaiden dengan menggunakan sepedanya, keduanya menerobos hujan deras saat itu..
Karena rumah rumah mereka bersebelahan jadi ya, sekalian saja..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Turun dari sepeda Aster ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
Nih.. Thanks ya
[ Memberikan sepeda Aster ]
๐ ๐๐๐พ๐
I-iyaa..
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Mengulurkan tangannya ]
Salim dulu..
๐ ๐๐๐พ๐
[ Mendadak linglung dan tanpa sadar menyalami tangan Zaid ]
๐น๐บ๐๐ฝ๐พ๐
[ Menyeringai kecil dan kemudian berjalan pergi menuju rumahnya ]
๐ ๐๐๐พ๐
Kayak ada yang aneh..
(๏ฝกโขฬ-โขฬ๏ฝก)
๐ ๐๐๐พ๐
[ Teringat Zaid yang memintanya untuk salim ]
๐ ๐๐๐พ๐
What the hell?! Ngapain tadi gue anjirr
๐ ๐๐๐พ๐
Udah dibodohin gue anjirr..
๐ ๐๐๐พ๐
Shibaaal..
To be continued..
๐ญ๐ฎ๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ป -- Anak tetangga juga yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Aster.
Dia muslim dan rajin beribadah.
Dia ganteng banget, dia juga ramah dan sopan suka membantu. Pokoknya 'Green flag' banget lah.
Baru pulang dari luar kota, dia dulu kecil kompleks Aster dan berteman dengan Aster. mereka juga dulu sering bermain bersama..
Zaiden ini author gambarkan kepribadiannya mirip dengan Crush author.
Anak tetangga yang ganteng pake banget udah gitu ramah, sopan, sering membantu, disukain semua orang termasuk author tapi kita beda agama :')
Comments
Nannan.owhn
baru tau gue lo punya crush saking lamanya ngejomblo and sekali suka malah beda agama..kasihan๐
2025-04-01
9