Rival Of My Heart — Amorettie'S Series
• chapter 12
Salviero Nathair De Marttise
( Membuang kalung ke lantai )
Aku tidak ingin bermain-main dengan mu, Misel.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Tersenyum tipis )
Akan aku pastikan, Salviero.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Kau tidak akan bisa mendapatkan apapun selagi aku masih menjadi nyonya De Marttise.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Berjalan mendekat )
Kau hanya punya 2 pilihan, keputusan ada ditangan mu.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Kill me or Marry me. Apa yang akan kau pilih?
Salviero Nathair De Marttise
I will kill you.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Duduk diatas meja menghadap Salviero )
Tentu saja kau akan memilih untuk membunuhku.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Lalu, kapan kau akan membuktikan padaku?
Salviero Nathair De Marttise
( Berdiri dihadapan Misel )
Saat Salviero berdiri dihadapan wanita itu tanpa basa-basi ia mengeluarkan pisau kecil dan menusuk pipi Misel sebagai ancaman.
Salviero Nathair De Marttise
Apa kau benar-benar berpikir aku tidak bisa melakukan itu?
Salviero Nathair De Marttise
Kau berpikir bahwa aku akan seperti dulu? Sayangnya tidak.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Kau hanya terjebak pada kesalahpahaman.
Misel menatap Salviero bahkan saat darah mulai menetes dari pipinya ia memegang pisau itu dan bukan menarik namun Misel menggores luka itu.
Sakit? Entahlah, 5 tahun ini tidak ada rasa yang paling sakit setelah Salviero meninggalkan nya.
Terjebak dalam depresi lebih menyakitkan daripada goresan pisau kecil.
Salviero Nathair De Marttise
( Menatap tajam Misel )
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Apa aku perlu mengajarimu? Jika kau mau membunuh seseorang...
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Jangan gunakan perasaan. Gunakan mata mu untuk melihat.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Se-benci apa dirimu padaku...
Salviero Nathair De Marttise
Dan akan ku pastikan kau akan mati ditangan ku, Carmiselle.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Tersenyum )
Asal kau tahu, kau telah berkali-kali membunuhku.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Dan saat itu aku masih ada dihadapan mu, Salviero.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Menepuk pipi Salviero )
Sayangnya aku sibuk, sampai jumpa dan...
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Good luck.
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Apa yang terjadi, pagi-pagi sudah terluka seperti ini?!
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Apa sakit dipipimu?!
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
( Menggelengkan kepala )
Pisau milik Salviero, ketika aku tertancap pisau itu...
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Bukannya sakit tapi aku malah bahagia.
Liema Allesia De Marttise Amorettie
( Mencubit Misel )
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Aakh!
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Dasar kau sudah buta ya? Cinta mati dengan pria brengsek itu?!
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Aku tidak tahu. Tapi jujur aku senang.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Aku jadi ingat dia pernah menancapkan pisau itu dikulitku.
Carmiselle Sollene Amorettie De Marttise
Jadi, rasanya tidak sakit.
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Sudah, sudah. Bicara dengan batu kapan selesainya...
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Oh ya, saat ini kita lagi menargetkan pak Lisoon sebagai investasi besar.
Liema Allesia De Marttise Amorettie
Ayo, cepat! Kita harus hotel Armodio.
Comments
Yunyun
Next thorrr
2025-04-02
0