Transmigration Of Mafia To High School Students
flashback tipis-tipis
»»————>warning<————««
• 100% berdasarkan imajinasi
• tidak meniru karya orang lain
• semuanya fiksi
• sifat dan sikap karakter hanya fiksi
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ✨ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
Jovandra Wicaksono
jawab pertanyaan gua! lo kok bisa tau?
Jovandra Wicaksono
siapa lo sebenarnya?
Aviel Brian Afilo
(duh, keceplosan)
Aviel Brian Afilo
eh... itu...
unknown
perhatian semuanya, acaranya sudah akan segera dimulai
unknown
silahkan berkumpul, nanti kita bersepeda sesuai rute yang sudah ditentukan ikut arahan pemandu ya
Aviel Brian Afilo
eh, acaranya sudah dimulai
Avail langsung pergi begitu saja menuntun sepedanya.
Jovandra Wicaksono
woy bocah, jawab dulu!
Veron Xabiera
(kenapa dia bisa tau sedalam itu? sebenarnya siapa dia?)
Veron Xabiera
(kejadian ini waktu kami masih SMA, tak ada yang tak selain kami)
Veron Xabiera
(apa dia ada hubungannya sama Axel?)
Seondra Davalika
ELVAN... BUKAKAN PINTUNYA
Seon terduduk di depan pintu, rasanya percuma bahkan tangannya sudah terasa sakit akibat terus memukul pintu.
Seon terdiam, ia tak paham kenapa Elvan selalu seperti ini, Elvan selalu mengaturnya bahkan mengekang nya.
Seolah-olah dirinya dikendalikan olehnya, Seon sekali mengikuti arahan Elvan.
Elvan Wijaya
maaf Se... gua hanya gua suka lo dekat sama dia
Farzan Aji Wibowo
Jaja, oy
Eja menoleh ke arah Farzan dan Rey yang datang.
Ejay Mahardika
lah, kalian kesini?
Reygan Faharez
mumpung gabut kan
Farzan Aji Wibowo
iya kayaknya seru juga sepedaan gini, sekalian tebar pesona siapa tau dapat pacar
Reygan Faharez
noh, ibu-ibu
Farzan Aji Wibowo
ya enggak lah anjirr
Ejay Mahardika
orang ikut beginian mah buat olahraga, untuk kesehatan bukannya tebar pesona
Reygan Faharez
si Tarzan ini memang agak sengklek
Farzan Aji Wibowo
yeuh, tanpa tebar pesona pun pesona gua udah bertebaran
Aviel Brian Afilo
(jadi dejavu lihat mereka)
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ🌫ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
Vero
𝘪𝘺𝘢, 𝘦𝘩 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘰𝘰𝘳𝘱𝘳𝘪𝘻𝘦
Jovan
𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘱, 𝘮𝘢𝘺𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘬𝘶𝘭𝘬𝘢𝘴
Axel
𝘩𝘦𝘭𝘦𝘩, 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘴𝘢𝘣𝘶𝘯
Jovan
𝘮𝘶𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘯𝘪𝘩 𝘵𝘦𝘣𝘢𝘳 𝘱𝘦𝘴𝘰𝘯𝘢
Jovan
𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘢𝘶 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘭𝘦𝘱𝘦𝘬-𝘬𝘭𝘦𝘱𝘦𝘬 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳
Vero
𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘩, 𝘪𝘣𝘶-𝘪𝘣𝘶 𝘣𝘢𝘫𝘶 𝘱𝘪𝘯𝘬 𝘬𝘢𝘺𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘳𝘪𝘬
Axel
𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯, 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘩 𝘵𝘶𝘫𝘶𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵
Jovan
𝘩𝘢𝘩𝘢, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘺𝘢 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘵𝘦𝘣𝘢𝘳 𝘱𝘦𝘴𝘰𝘯𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘴𝘰𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢-𝘮𝘢𝘯𝘢
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ🌫ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
Aviel Brian Afilo
(kira kira kalau gua jujur mereka percaya gak ya?)
Akhirnya acara pun seleksi, semuanya kini berkumpul di pemberhentian terakhir disana terdapat beberapa tempat yang menyediakan minum.
Jovandra Wicaksono
capek ya
Veron Xabiera
gini aja capek
Jovandra Wicaksono
udah lama gak bawa sepeda soalnya
Veron Xabiera
gimana lutut lo?
Jovandra Wicaksono
aman, agak cenut cenut dikit
Veron Xabiera
yauda, duduk dulu
Veron Xabiera
tunggu di sini, gua ambil minum dulu
Vero berdiri dari duduknya, berjalan menuju ke tempat persediaan air minum itu.
Enzo Raditya
hahaha, udah lama sekali tidak berjumpa
Enzo Raditya
udah oke juga ya penampilan lo sekarang
Veron Xabiera
(sial! kenapa gua harus ketemu sama orang ini)
Enzo Raditya
terlepas dari bagaimana penampilan lo saat ini
Enzo Raditya
lo tetap anak dari seorang pembunuh!
Vero yang tak dapat menahan emosinya lagi langsung memukuli Enzo dengan kencang.
Enzo tersenyum miring, saat ia akan membalas memukul Vero tiba-tiba Aviel yang berlari menendangnya dari belakang membuatnya terjatuh.
JANGAN LUPA UNTUK
➡ LIKE
➡ KOMEN
➡ VOTE
Comments