Transmigration Of Mafia To High School Students
Mengambil berlian
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ✨ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
»»————>warning<————««
• 100% berdasarkan imajinasi
• tidak meniru karya orang lain
• semuanya fiksi
• sifat dan sikap karakter hanya fiksi
Sagara Agluenza
lihat berlian ini
Sagara Agluenza
ini adalah berlian langkah, awalnya ini adalah milik keluargaku
Sagara Agluenza
namun telah disita pemerintah dengan embel-embel melindungi barang langka
Sagara Agluenza
omong kosong... kita harus mendapatkan kembali berlian itu apapun yang terjadi
Axel Narendra
tapi, dimana berlian itu berada?
Sagara Agluenza
gedung pemerintahan
Veron Xabiera
bukannya gedung itu sangat dijaga ketat oleh pihak kepolisian?
Veron Xabiera
dan sistem keamanan di sana juga sangat ketat
Jovandra Wicaksono
lalu kenapa? kita ada Dipta si ahli membobol apapun
Sagara Agluenza
gak usah basa-basi, kita berangkat sekarang
Sagara Agluenza
tapi tetaplah berhati-hati
Mereka pun mulai pergi meninggalkan markas rahasia mereka, menuju ke gedung pemerintahan.
Sepanjang perjalanan, Dipta sibuk dengan laptopnya berusaha menyabotase sistem keamanan di sana dengan kemampuan hack yang ia miliki.
Novan Kalingga
bagaimana sistemnya?
Sadipta Airlangga
lima puluh persen sistem keamanan berhasil dilumpuhkan
Beberapa menit kemudian mereka pun tiba di gedung itu, mereka segera keluar dari mobil dan berjalan mengendap-endap.
Axel Narendra
sial! bagaimana kita bisa masuk? area ini benar-benar terjaga oleh polisi
Mereka semua kompak menoleh ke arah Helmi, seolah-olah paham Helmi menghembuskan nafasnya.
Helmi Juanna
dari sekian banyaknya orang yang ada disini, kenapa harus gua yang jadi pemancing
Jovandra Wicaksono
muka lu kayak orang bener soalnya
Sagara Agluenza
alihkan perhatian mereka
Helmi berjalan menuju ke arah para polisi yang sedang berjaga itu.
Polisi penjaga
1
hey! siapa itu? ini area terlarang tidak sembarangan orang boleh kesini
Helmi Juanna
(area terlarang? menyimpan apa sebenarnya mereka didalam sana selain berlian miliki keluarga bos Sagara?)
Polisi penjaga
2
kenapa diam saja? jawab!
Helmi Juanna
di sana... ada yang mencoba menyelinap ke gedung itu dari arah utara tadi saya melihatnya
Polisi penjaga
1
ada yang menyelinap? semuanya segera ke arah utara
Para polisi penjara itu segera berlari ke arah utara gedung itu.
Helmi Juanna
padahal yang sebenarnya di arah selatan
Mereka berjalan mengendap-endap setelah berhasil memasuki gedung itu.
Sagara Agluenza
kita berpencar!
Mereka semua mengangguk dan mulai berpencar.
Axel segera menarik tangan Vero, bersembunyi dibalik tembok saat melihat ada satu polisi yang melintas.
Axel Narendra
sial! kenapa masih ada polisi?
Veron Xabiera
sepertinya gak semua polisi pergi ke arah utara
Sagara berhasil memasuki satu ruangan, di sana ia tersenyum karena melihat berlian yang selama ini dicari-cari ada di depan mata.
Sagara dengan santai mengambil berlian itu, namun alarm keamanan langsung berbunyi.
Sagara Agluenza
sial! Dipta belum membobol keamanan di ruangan ini
Mendengar alarm itu semua polisi berlari menuju ke ruangan itu.
Mereka segera kabar, meski ketahuan polisi membuat mereka berlari berpencar.
Polisi penjaga
2
sial! kenapa kita bisa kecolongan begini
Keberuntungan memihak mereka, mereka berhasil masuk kembali ke mobil dan segera pergi dari tempat itu meskipun medapatkan beberapa tembakan tapi tak mempan.
Jovandra Wicaksono
untung mobil ini anti peluru
Helmi Juanna
tunggu sebentar... Axel mana?
Veron Xabiera
Axel ketinggalan!
Mereka gak bisa putar balik karena ada beberapa polisi yang mengejar mereka.
jangan lupa untuk
• LIKE
• VOTE
• KOMEN
Comments