Transmigration Of Mafia To High School Students
Sekolah
»»————>warning<————««
• 100% berdasarkan imajinasi
• tidak meniru karya orang lain
• semuanya fiksi
• sifat dan sikap karakter hanya fiksi
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ✨ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
Pagi pun tiba, namun Aviel belum bangun juga masih terlelap dalam mimpinya.
Hanna
om bangun om sekolah gak lu
Hanna meniup leher Aviel yang membuatnya seketika merinding dan segera terbangun.
Aviel Brian Afilo
apasih nek?
Hanna
bangun oy, lu sekarang jadi Aviel jadi lo harus sekolah
Aviel Brian Afilo
malas, mending bolos
Hanna
aduh om, lo gak bisa gitu! Aviel itu siswa teladan
Aviel Brian Afilo
berisik lo!
Hanna
wah, om-om pemalas ternyata
Aviel Brian Afilo
apa lo bilang? om-om pemalas?
Aviel Brian Afilo
gua kasih muda ya, lo tuh nenek-nenek bawel
Hanna
gak sopan ngomong begitu sama yang lebih tua
Aviel Brian Afilo
iya puh, sepuh
Aviel Brian Afilo
yaudah oke gua sekolah
Aviel pun beranjak dari tempat tidurnya dan segera siap-siap untuk bersekolah.
Aviel Brian Afilo
bagus juga ya seragamnya, perasaan dulu gua sekolah seragamnya biasa
Hanna
lah gua... gak sekolah
Aviel Brian Afilo
gak nanya nek
Setelah selesai siap-siap, Aviel pun berjalan keluar dari kamarnya dan menuju ke ruang makan.
Di meja makan ada satu orang pria, tante yang waktu itu, sama Hasan.
Hanna
lelaki yang itu papahnya Aviel
Aviel mengangguk paham, ia pun duduk di kursi yang kosong dan Bi Jiya segera menyiapkan sarapannya.
Aviel memakan dengan lahap sarapannya itu, yang lainnya melihat itu dengan heran karena Aviel yang mereka kenal tak pernah makan selahap itu.
Akhirnya sarapan pun selesai, Aviel akan berangkat ke sekolah diantar sopir bersama Hasan.
Di mobil mereka hanya diam diam saja.
Beberapa menit kemudian akhirnya mereka tidak di sekolah, saat berjalan memasuki area sekolah semua mata tertuju pada mereka.
Aviel Brian Afilo
jadi pusat perhatian ini
Hanna
bukan lo! tapi Hasan yang mereka lihat, pede bener nih om-om!
Ejay Mahardika
woy penguntit!
Aviel terdiam, ia membaca pin nama di seragam lelaki itu.
Aviel Brian Afilo
(oh ini Eja)
Ejay Mahardika
masih berani ya lo nunjuk muka lo disini
Ejay Mahardika
gua dengan lo habis kecelakaan? tapi kok masih hidup ya?
Aviel Brian Afilo
pertanyaan ini gua rasa gak perlu dijawab ya, pertanyaan gak guna!
Aviel Brian Afilo
gua kasih tau ya, Ejay Mahardika... Aviel bukan penguntit!
Aviel pergi begitu saja meninggalkan Eja dan Hasan yang masih terheran-heran.
Ejay Mahardika
dia kenapa?
Hasan Leonard
kayaknya efek kecelakaan
Saat berjalan, Aviel tak sengaja bertabrakan dengan seseorang
Aviel Brian Afilo
eh, maaf maaf
Seondra Davalika
Aviel, lo udah sembuh?
Aviel Brian Afilo
eh, iya udah
Hanna
ini loh yang namanya Seon
Aviel Brian Afilo
oh... ini
Aviel Brian Afilo
eh, enggak
unknown
1
eh, itu kok Seon masih mau bicara sama dia?
unknown
2
iya, padahal jelas-jelas orang itu penguntit
Seondra Davalika
jangan dengerin omongan orang, gua percaya kok sama lo
Seon tersenyum lalu segera pergi.
Aviel menatap Seon yang semakin menjauh, hingga tiba-tiba sebuah bola basket melayang mengenai kepalanya.
Farzan Aji Wibowo
duh, sorry bro! sengaja
Aviel mengambil bola basket itu.
Aviel Brian Afilo
gak jago ya? atau buta? gak lihat ada orang disini?
Semua orang terkejut mendengar apa yang dikatakan Aviel itu.
๑ ⋆˚₊⋆ ────ʚ✨ɞ ────⋆˚₊⋆ ๑
JANGAN LUPA UNTUK
➡ LIKE
➡ KOMEN
➡ VOTE
Comments