bab 2. bertemu anak baru

Pagi pun sudah menyapa, kini Faisal sedang bersiap untuk berangkat bekerja. Hari ini ia memang kedapatan shift pagi, karna habis libur kemarin. Faisal keluar dari kamar kost nya, dan tidak lupa juga mengunci pintu. Faisal sempat menoleh ke arah pintu kamar Andra, ternyata lelaki itu sudah duduk di depan pintu kamar nya sambil menikmati kopi dan juga rokok.

"Rajin amat lu, berangkat jam segini" ujar Andra, yang berjalan menghampiri faisal.

"Mau cari sarapan dulu di luar!" ucap Faisal cuek.

"Gue kira, lu penasaran sama anak baru?!" ledek Andra dan Faisal hanya melirik nya saja tidak menanggapi.

Faisal menepuk bahu Andra pelan, untuk berpamitan "Gue duluan".

Kini Faisal melajukan motor nya, menuju penjual nasi pecel. Tadi sehabis solat subuh, bunda Dewi sempat menelpon nya, mengatakan kalau siang nanti ia akan mengirim stok makanan untuk 3 hari kedepan. Dan Faisal meminta sang bunda untuk menitipkan makanan nya pada Andra.

Faisal menghentikan motor nya, tepat di warung nasi pecel "Bu nasi pecel nya 1, makan di sini".

"Duduk dulu mas, nanti di anter pesanan nya" ujar sang penjual ramah.

Setelah menunggu beberapa saat, nasi pecel pun terhidang di depan Faisal. Ia langsung melahap nya bersama dengan kerupuk. Setelah selesai Faisal langsung membayar makanan nya dan langsung tancap gas menuju ke restoran.

Bagitu sampai di restoran, Faisal langsung memarkir kan motor nya. Lalu ia pun berjalan, ke arah pintu khusus karyawan.

"Widih.. yang baru jadi anak kost" ledek teman-teman nya itu kompak, saat ia membuka pintu.

Saat mereka sedang asik bercanda, terdengar suara pintu yang di buka dengan kencang, dan mereka pun kompak melihat ke arah gadis yang membuka pintu itu.

"Maaf semua nya, Yessi telat!" ujar gadis itu dengan napas yang tersengal.

"Santai yes, kita belum mulai briefing nya ko! Sini kenalan dulu, sama cowo paling kece di resto ini" ujar bang Irgi sang kepala toko sekaligus koki di resto ini.

Yessi pun berjalan menghampiri bang Irgi, dan di sebelah atasan nya itu, ada cowo tinggi yang baru Yessi liat wajah nya.

"Yessi bang, anak baru bagian kasir" ucap Yessi dengan mengulurkan tangan nya.

"Faisal" Faisal membalas uluran tangan Yessi sekilas dengan ekspresi datar.

Di restoran itu total ada 12 karyawan, 5 cewe sisa nya cowo semua. Dan rata-rata, yang bekerja di situ sudah berkeluarga.

Faisal bekerja di bagian dapur sebagai asisten koki, sebelum nya ia hanya pelayan di restoran itu. Namun saat bang Irgi melihat ke ahlian nya di dapur, bang Irgi pun langsung meminta Faisal untuk menjadi asisten nya. Faisal memang lumayan ahli dalam memasak, karna sering membantu bunda Dewi sewaktu di rumah.

Mereka bergantian makan saat restoran sepi, dan kini hanya tinggal faisal dan Yessi yang belom makan. Jadi bang Irgi, meminta mereka untuk meninggal kan dulu pekerjaan nya.

"Suruh dia duluan aja bang, saya gampang" ujar Faisal, saat bang Irgi meminta nya untuk segera makan.

"Bentar lagi resto rame sal, gue butuh lu di dapur" ujar bang Irgi dengan penuh penekanan.

Jadi mau tak mau, Faisal pun menghampiri Yessi yang sudah berada di meja, yang di sedia kan untuk karyawan.

"Mau makan juga bang?" tanya Yessi basi basi. Dan Faisal pun hanya menjawab nya dengan bergumam.

Kini semua karyawan yang masuk shift pagi, sudah bersiap untuk pulang. Begitu juga dengan Faisal dan Yessi. mereka menuju ke motor nya masing-masing dan ada juga yang di jemput oleh pasangan.

📞 iya pak Yessi bisa naik ojek pulang nya. Waalaikumsalam.

Yessi begitu terkejut saat membalikan tubuh ia menabrak seseorang, ternyata di belakang nya ada Faisal. Lelaki itu hanya memasang wajah datar, saat Yessi meminta maaf karna gak sengaja menabrak nya.

Beberapa saat kemudian, hujan tiba-tiba turun dengan deras nya. Membuat Faisal dan Yessi terjebak di belakang restoran.

duarr

Suara petir begitu menggelegar, membuat Yessi yang sedang melihat ke arah jalanan terlonjak. Dan ia reflek langsung memeluk tubuh Faisal yang berdiri tepat di sebelah nya. Seketika tubuh Faisal pun membeku, karna ini pertama kali nya, ada seorang wanita yang memeluk nya selain bunda dan juga kedua adik nya.

"Maaf bang, Yessi gak sengaja" ucap Yessi lirih, saat sadar kalau ia sedang memeluk tubuh Faisal.

Keadaan pun menjadi hening, setelah insiden tadi. Hingga hujan sudah mulai reda, Faisal pun langsung beranjak untuk pulang.

"Bang Ical" panggil Yessi tiba-tiba. Faisal menoleh dan mengangkat sebelah alis nya mendengar panggilan itu.

"Maaf bang. Yessi boleh gak pinjem hp Abang sebentar, buat pesan ojek online, soal nya hp Yessi kehabisan batrai?" Yessi bicara panjang kali lebar pada Faisal.

"Di mana rumah lu?" tanya Faisal datar.

"Di jalan merpati 4 bang" jawab Yessi dengan ekspresi bingung.

"Ayo, gue anter" ajak faisal dengan muka datar, lalu langsung berjalan menuju ke motor nya.

Yessi hanya bisa melongo mendengar ajakan itu, hingga ia pun terkejut saat motor Faisal sudah berhenti di depan nya.

"Mau gak?" tanya faisal datar.

"Mau bang mau" Yessi langsung naik ke boncengan motor Faisal.

"Nih pake" Faisal menyodorkan helm milik nya pada Yessi.

"Terus Abang pake helm yang mana, kalau yang ini buat aku?" tanya Yessi pelan.

Faisal tidak menjawab pertanyaan itu, ia langsung tancap gas sebelum hari semakin sore.

"Makasih banyak bang, udah mau nganterin Yessi pulang" ucap Yessi, saat turun dari motor Faisal.

"Sama-sama" jawab Faisal singkat, Faisal pun membunyikan klakson nya sekali, dan langsung meninggal kan pekarangan rumah Yessi.

Yessi memasuki rumah nya, dan langsung menuju ke dapur. Ia melihat sang ibu sedang membuat sesuatu di sana.

"Assalamualaikum ibu nya Yessi yang paling cantik" Yessi memeluk ibu nya dari belakang, membuat ibu nya itu terlonjak kaget.

"Waalaikumsalam... kamu itu dek, ngucap salam tapi ngagetin ibu" gerutu ibu Mira.

"Hehehe.. Maaf Bu, abis nya ibu serius banget, sampe gak denger Yessi buka pintu" ujar Yessi cengengesan.

"Ibu lagi masak apa?" tanya Yessi sambil melihat ke arah kuali.

"Ada mas dan mbak mu, jadi ibu masak gulai ayam kesukaan mbak mu" jawab ibu Mira, dengan wajah yang bahagia.

Yessi mempunyai Abang yang sudah menikah dan memiliki 1 anak perempuan. Mereka tinggal di kawasan Bintaro saat ini. Usia Yessi dan sang Abang terpaut cukup jauh yaitu 8 tahun.

"Ko Yessi gak tau, kalo mas bhama sama mbak shanum dateng?" ujar Yessi, dengan bibir cemberut.

"Ya kamu kan kerja dek, mereka juga langsung Dateng tadi gak ngabarin ibu" jelas ibu Mira pada sang anak.

"Terus, pada kemana sekarang orang nya?" tanya Yessi sambil melongok ke arah ruang tamu, karna sedari tadi ia melihat rumah nya sepi.

"aqeela tadi rewel, maka nya langsung di ajak muter-muter sama ayah bunda nya" jawab ibu Mira. "mandi dulu sana" ujar ibu Mira, dan Yessi pun hanya memajukan bibir nya.

*****

Setelah mengantar Yessi tadi, Faisal langsung pulang ke kostan nya. Dan saat sudah berada di lantai 2, faisal melihat Andra sudah nangkring di depan pintu kamar nya.

"Dari mana aja sih lu sal? Lama banget perasaan pulang nya" ujar Andra sewot.

"Ada urusan" jawab Faisal sambil membuka kunci kamar nya.

Andra masuk ke kamar Faisal dengan tangan yang penuh dengan plastik berisi makanan. lalu ia meletakan semua plastik itu di dekat kulkas. Dan Faisal pun langsung memasukan semua makanan itu ke dalam kulkas, agar bisa di hangat kan besok pagi, menggunakan microwave.

"Sal, gimana sama anak baru?" tanya Andra, yang sudah rebahan di kasur nya.

"Biasa aja" Faisal menjawab dengan ekspresi datar. 'padahal dalem hati udah dag dig dug ser'

"Kaya nya dia cocok deh Ama lu sal" ujar Andra iseng.

Faisal berlalu ke kamar mandi tanpa menggubris omongan Andra. Membuat pria itu mendengus sebal. Dan andra berlalu meninggal kan kamar Faisal, saat pemilik nya itu masih berada di kamar mandi.

Malam ini Faisal tak bisa memejam kan mata nya, sebab setiap ia memejam kan mata, maka wajah Yessi lah yang terbayang.

"astagfirullah, kenapa kepikiran terus sih?" gerutu Faisal yang langsung bangun dari kasur nya.

Faisal melakukan olahraga ringan, untuk mengalihkan pikiran nya dari wajah Yessi. Setelah 1 jam melakukan nya, ia pun membersihkan diri dan kembali menaiki kasur. dan setelah beberapa saat akhirnya ia pun tertidur.

Happy Reading 💜

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!