EPISODE 5 : DUEL

Suara deru motor di garis start terdengar menggema memenuhi area sirkuit. Terhitung 7 pembalap sudah ready d atas motor gede mereka masing-masing. Dan salah satunya di atas motor sport berwarna hitam itu adalah Krystal, menurunkan kaca helm full face nya. Lalu menarik gas motor dengan sangat dalam dan pandangan yang lurus serta tajam ke depan. Balapan akan dimulai dengan hitungan mundur.

Tiga... Dua... Satu...

Masuk hitungan ke satu, motor-motor itu melaju dengan kecepatan tinggi bersama dengan gemuruh sorak sorai penonton. Motor hitam Krystal menjadi motor terakhir yang menarik gas, lalu melesat menyusul lawan-lawannya di depan sana. Melewati banyaknya tikungan-tikungan.

Dengan keahliannya, motor Krystal berhasil menyusul motor-motor lawan. Ia sudah berhasil melewati lima pembalap lain. Tidak lama, Krystal menarik gas lebih dalam lagi lalu melaju cepat melewati satu motor putih yang memimpin di depan. Krystal berhasil menciptakan jarak yang cukup jauh dengan pembalap lain yang mencoba untuk mengejar.

Tidak butuh waktu lama motor hitam Krystal melesat melewati garis finish. Sorak sorai penonton langsung saja terdengar bergemuruh memenuhi area sirkuit. Semakin heboh ketika Krystal menghentikan laju motor tepat di tengah-tengah sirkuit, melepaskan helm yang membuatnya rambut panjangnya langsung terurai kebawah, di sambut oleh angin yang berhembus sepoi-sepoi sehingga surai itu menari-nari tertiup angin. Menambah pesona seorang Krystal di mata banyak orang malam ini.

"Bayaran lo."

Krystal yang sedang duduk di atas motornya melirik amplop putih yang Daniel ulurkan padanya. Tidak peduli, ia kembali menyesap rokok di tangannya, hingga asap mengepul di depan wajahnya.

"Lo tau tujuan gue malam ini ke sini ngapain." Ujar Krystal datar.

Daniel terkekeh pelan, ikut menjatuhkan bokongnya di atas motor sport yang entah milik siapa itu. Ikut mengeluarkan rokok, lalu memantik api di ujung, barulah ia selipkan diantara bibirnya.

"Iya gue tau. Tapi tetap aja, ini bayaran lo karena udah menang. Gue cuma ngasih hak lo." Melempar amplop putih itu ke atas pangkuan Krystal.

Melirik jam tangan di pergelangan tangan kirinya.

"Lo yakin dia datang malam ini?" Tanya Krystal.

Daniel mengangguk, bersama asap rokok yang berhembus keluar dari mulutnya.

"Tepat jam 12 malam ini. Gue nggak mungkin salah. Dia sendiri yang ngehubungi gue siang tadi."

"Buat apa?"

"Ya buat apa lagi? Lo tau lah, Krys."

"Lo juga?"

Daniel menoleh ke arah Krystal dan lirikan tajam gadis itu langsung saja menyambutnya. Ia seketika terkekeh.

"Ya, nggak lah. Gue emang tattoan, suka mabuk, sama lah kayak lo. Tapi kalau untuk itu gue skip dulu deh."

Krystal tidak bersuara lagi. Matanya lurus memandangi beberapa pembalap lain yang sedang melakukan freestyle, termasuk Carletta disana. Sasa? Gadis itu sedang berdiri di bagian agak depan dari Krystal duduk sekarang. Terlihat girang menonton aksi motor yang baru pertama kalinya dilihatnya.

"Teman lo yang itu cantik, Krys." Gumam Daniel sambil memperhatikan Sasa dengan intens.

Krystal mendengus samar. Menyesap rokoknya kembali.

"Dia anak baik-baik. Nggak cocok sama lo."

"Keliatan, sih." Daniel terkekeh.

Bip! Bip! Bip!

Krystal meraih benda pipih ang bergetar di dalam saku hoodienya. Ia mengernyit ketik mendepati nama Carletta tertawa di sana, mengiriminya sebuah pesan WA.

From : Carletta.

Gate 3

Degh!

Jantung Krystal seketika berdetak cepat setelah membaca pesan singkat tersebut. Ia sempat menatap ke arah Carletta yang masih berada di tengahan kerumunan orang-orang yang menyaksikan freestyle dari dekat. Carletta terlihat memberikan kode padanya lewat lirikan mata yang ringan, namun cukup untuk Krystal mengerti.

Gate 3? Dan posisi Krystal sedang berada di gate 2. Daniel menepuk pundak Krystal sekilas, sebelum akhirnya beranjak pergi. Krystal menaikkan tudung hoodienya tidak lupa memasang masker hitam sehingga setengah wajahnya benar-benar tertutupi sekarang.

Setelah merasa siap, Krystal lalu membawa langkahnya ke gate 3. Kondisi yang cukup ramai disini cukup menyulitkan Krystal mencari sosok yang menjadi alasan kedatangannya malam ini sirkuit balapan. Meski begitu kondisi ramai ini juga bisa menguntungkan Krystal, paling tidak kehadirannya tidak begitu kentara dan terlihat.

Sampailah Krystal di sini. Gate 3. Dan mata elangnya langsung menangkap sosok laki-laki berbadan kekar dengan hoodie hitam yang selaras dengan milik Krystal. Meski laki-laki itu menggunakan tudung hoodi seperti Krystal sekarang. Tapi itu percuma, karena Krystal sudah cukup pintar untuk mengenalinya.

Aldi namanya yang selama ini ia cari tengah berbincang dengan Daniel--- pastinya cowok itu sesekali melirik ke arah Krystal, memberikan kode untuk Krystal tetap menunggu--- ya, Daniel sedang mengalihkan perhatian laki-laki itu sepenuhnya.

Mata elang Krystal tidak terputus memperhatikan gerak gerik Aldi yang di bawa melipir oleh Daniel ke tempat yang lebih lengang. Kedua tangan Krystal di dalam saku hoodie terkepal erat, matanya menyorot semakin tajam ketika potongan-potongan memory itu melintasi benaknya dan kembali mengusik amarah yang berkobar didadanya.

"Lo tunggu sebentar di sini. Gue panggil mereka dulu." Aldi terlihat mengangguk ucapan Daniel.

Daniel berlalu pergi, sebelumnya ia sempat mengedipkan mata pada Krystal dengan senyum smirk yang hadir di wajah tampannya.

Di sinilah Krystal sekarang, tepat berdiri di belakang mangsa yang siap ia terkam. Tersenyum miring. Krystal menjatuhkan tudung Hoodie nya serta melepas masker.

"Got you!"

Tubuh di depannya terlihat menegang. Sebelum akhirnya memutar poros tubuh, hingga kini berhadapan langsung dengan Krystal. Sungguh, Krystal sangat menyukai dan menikmati wajah kaget di hadapannya sekarang.

"So, lama nggak ketemu--- Aldi." Krystal bersuara rendah.

Suara yang mampu membuat lawannya merasa semakin terintimidasi.

Aldi mengeram tertahan.

"Lo ngejebak gue?!" Desisnya.

Menyeringai menyeramkan. Krystal membawa langkahnya mendekat pada Aldi yang bergerak mundur sembari mengeluarkan pisau dan menodongkan nya pada Krystal. Namun, itu tidak membuat Krystal berhenti.

"BERHENTI ATAU LO MATI, KRYS!" Bentak Aldi.

Mendengarnya, Krystal tertawa meremehkan.

"Lama nggak bertemu, senjata andalan lo selalu itu. Ck, pengecut! Banci yang tahu nya cuma ngumpet!"

"SIALAN!"

Tidak terhindari lagi, ketika Aldi maju menyerang Krystal dengan pisau di tangannya. Serangan terus menerus Aldi lancarkan. Dan Krystal juga dengan lincah menghindari mata pisau tersebut agar tidak menggores tubuhnya. Saat Aldi terus menyudutkan nya dengan benda tajam itu. Barulah Krystal balas menyerang.

BRUK!

BRUK!

"Arghh!"

Tubuh laki-laki itu tersungkur pada kerasnya aspal setelah Krystal menendang kuat di perut bagian perutnya. Saking kerasnya hantaman tersebut, Aldi sampai meringis dan meringkuk memegangi perutnya.

"Kira-kira apa yang pantas untuk menusia kayak lo, hm? Kematian? Masuk penjara? Atau gue lempar tubuh lo ke anjing untuk disetubuhi?" Seringai Krystal.

"BACOT!"

"Come here! Pilihan pertama lebih baik bukan?" Krystal tertawa.

"DALAM MIMPI LO SIALAN!"

BUGH!

BUGH!

Dengan rahang mengeras, Aldi bangkit dan menendang perut Krystal. Bukannya tersungkur atau meringis kesakitan. Tendangan itu hnya mampu membuat Krystal mundur beberapa langkah saja. Krystal menyeringai, lantas mengibaskan tangannya pada bajunya yang sedikit kotor akibat tendangan tersebut.

"Cuma segitu, hm? Ck, pantas lo dilengserkan secara tidak hormat dari jabatan Geng Tiger, dulu." Ujarnya memanas-manasi.

"BANGSAT!! MATI LO ANJING!!"

Pertarungan sengit di antara keduanya tidak terhindar lagi. Terlihat jelas serangan Aldi tidak mampu mempengaruhi Krystal sama sekali, gadis itu terlalu lincah. Kondisi semakin sengit, ketika Krystal sempat tersungkur. Aldi langsung memanfaatkan keadaan untuk menyerang dengan pisau yang kembali dipungutnya, sebelum gadis itu sempat bangun.

Kali ini, Krystal jelas kewalahan karena posisinya sekarang yang tidak nyaman untuk bertarung.

"KRYS!"

Shit! Itu Sasa.

"GOBLOK! LO NGAPAIN DI SINI?!" Teriak Krystal masih menahan serangan Aldi.

"CABUT SASA!!" Sambung Krystal.

Sementara itu Sasa berusaha memutar otaknya untuk bisa membantu Krystal.

"Aha gue tau!" Pekiknya. Lantas mengeluarkan semprotan cabe di dalam saku jaketnya.

"Krys, Awas!!"

"Hah?!"

Krystal yang tidak siap menoleh dan semprotan Sasa justru meleset mengenai matanya. Jelas saja ia menjerit sembari memejamkan matanya yang perih. Hal itu dimanfaatkan oleh Aldi untuk kabur.

"Krys lo nggak papa, kan? Sorry, meleset, ya? Perih nggak?!"

"ANJING!! PAKE NANYA LAGI LO!! KEJAR COWOK TADI!!" Bentak Krystal berang, masih menutupi kedua matanya dengan tangan.

"Gimana caranya?" Itu dia kabur pakai motor, Krys!"

"ARGHHHH! FUCK!! CARL, KEJAR!!!"

Motor Carletta langsung melaju meninggalkan sirkuit untuk mengejar Aldi di depan sana. Sementara Krystal harus mengambil motornya lebih dulu di gate 2.

"*Dasar Sasa goblok!" Batin Krystal*.

Episodes
1 EPISODE 1 : KRYSTAL BERLIANA ZOURIST
2 EPISODE 2 : DI HUKUM
3 EPISODE 3 : MANTAN? BUANG AJA
4 EPISODE 4 : BOLOS & SIRKUIT
5 EPISODE 5 : DUEL
6 EPISODE 6 : MEET COWOK MENYEBALKAN
7 EPISODE 7 : KELUARGA KRYSTAL (AWAL DARI SEMUA KISAH)
8 EPISODE 8 : TEST URINE & ISI HATI KRYSTAL
9 EPISODE 9 : DIJODOHIN?!
10 EPISODE 10 : NIKAH DADAKAN?!
11 EPISODE 11 : NIKAH BENERAN
12 EPISODE 12 : CAKRAWALA HIGH SCHOOL & DEVANO SEBASTIAN HARVEY
13 EPISODE 13 : KRYSTAL MEET DEVANO
14 EPISODE 14 : KRYSTAL VS METTA
15 EPISODE 15 : MARAHNYA DEVANO
16 EPISODE 16 : MISI KRYSTAL
17 EPISODE 17 : MENGEJUTKAN
18 EPISODE 18 : KEYZIA BRILIAN ZOURIST
19 EPISODE 19 : KAMU SELALU MENJADI ALASAN
20 EPISODE 20 : AKHIRNYA GO PUBLIK
21 EPISODE 21 : KRYSTAL & HUJAN
22 EPISODE 22 : KEKALUTAN DEVANO
23 EPISODE 23 : BERSAMA DEVANO
24 EPISODE 24 : LET'S START THE GAME
25 EPISODE 25 : ADA APA DENGAN LENNA?
26 EPISODE 26 : SEDIKIT MEMORI BERSAMANYA
27 EPISODE 27 : KEKESALAN KRYSTAL
28 EPISODE 28 : KRYSTAL VS LENNA
29 EPISODE 29 : MENCOBA MENGHINDAR
30 EPISODE 30 : RAFAEL NICHOLAS RAGASWARA
31 EPISODE 31 : SEDIKIT KISAH TENTANG KITA
32 EPISODE 32 : DIAMNYA KRYSTAL
33 EPISODE 33 : JARAK
34 EPISODE 34 : KRYSTAL VS ALDI
35 EPISODE 35 : MAAF, KEY
36 EPISODE 36 : ALDI MENINGGAL
37 EPISODE 37 : TENTANG INGATAN KRYSTAL
38 EPISODE 38 : HUKUMAN DARI DEVANO
39 EPISODE 39 : KRYSTAL DEMAM
40 EPISODE 40 : DEVANO, KRYSTAL & RAFAEL
41 EPISODE 41 : TENTANG AMNESIA KRYSTAL
42 EPISODE 42 : KEBAHAGIAANMU, ADALAH PRIORITAS UNTUKKU
43 EPISODE 43 : KRYSTAL CEMBURU
44 EPISODE 44 : KRYSTAL BERULAH LAGI
45 EPISODE 45 : PERASAAN KRYSTAL
46 EPISODE 46 : VITAMIN
47 EPISODE 47 : KILASAN 1 TAHUN LALU (CARLETTA & DEVANO)
48 EPISODE 48 : KALUNG & KEPERGIAN KEYZIA
49 EPISODE 49 : KERIBUTAN
50 EPISODE 50 : LUKA YANG TAK MENGERING
51 EPISODE 51 : 4 COUPLE
52 EPISODE 52 : ADA APA DENGAN OTAK KRYSTAL?
53 EPISODE 53 : TERUNGKAP SATU FAKTA
54 EPISODE 54 : SPESIAL DEVKRYS
Episodes

Updated 54 Episodes

1
EPISODE 1 : KRYSTAL BERLIANA ZOURIST
2
EPISODE 2 : DI HUKUM
3
EPISODE 3 : MANTAN? BUANG AJA
4
EPISODE 4 : BOLOS & SIRKUIT
5
EPISODE 5 : DUEL
6
EPISODE 6 : MEET COWOK MENYEBALKAN
7
EPISODE 7 : KELUARGA KRYSTAL (AWAL DARI SEMUA KISAH)
8
EPISODE 8 : TEST URINE & ISI HATI KRYSTAL
9
EPISODE 9 : DIJODOHIN?!
10
EPISODE 10 : NIKAH DADAKAN?!
11
EPISODE 11 : NIKAH BENERAN
12
EPISODE 12 : CAKRAWALA HIGH SCHOOL & DEVANO SEBASTIAN HARVEY
13
EPISODE 13 : KRYSTAL MEET DEVANO
14
EPISODE 14 : KRYSTAL VS METTA
15
EPISODE 15 : MARAHNYA DEVANO
16
EPISODE 16 : MISI KRYSTAL
17
EPISODE 17 : MENGEJUTKAN
18
EPISODE 18 : KEYZIA BRILIAN ZOURIST
19
EPISODE 19 : KAMU SELALU MENJADI ALASAN
20
EPISODE 20 : AKHIRNYA GO PUBLIK
21
EPISODE 21 : KRYSTAL & HUJAN
22
EPISODE 22 : KEKALUTAN DEVANO
23
EPISODE 23 : BERSAMA DEVANO
24
EPISODE 24 : LET'S START THE GAME
25
EPISODE 25 : ADA APA DENGAN LENNA?
26
EPISODE 26 : SEDIKIT MEMORI BERSAMANYA
27
EPISODE 27 : KEKESALAN KRYSTAL
28
EPISODE 28 : KRYSTAL VS LENNA
29
EPISODE 29 : MENCOBA MENGHINDAR
30
EPISODE 30 : RAFAEL NICHOLAS RAGASWARA
31
EPISODE 31 : SEDIKIT KISAH TENTANG KITA
32
EPISODE 32 : DIAMNYA KRYSTAL
33
EPISODE 33 : JARAK
34
EPISODE 34 : KRYSTAL VS ALDI
35
EPISODE 35 : MAAF, KEY
36
EPISODE 36 : ALDI MENINGGAL
37
EPISODE 37 : TENTANG INGATAN KRYSTAL
38
EPISODE 38 : HUKUMAN DARI DEVANO
39
EPISODE 39 : KRYSTAL DEMAM
40
EPISODE 40 : DEVANO, KRYSTAL & RAFAEL
41
EPISODE 41 : TENTANG AMNESIA KRYSTAL
42
EPISODE 42 : KEBAHAGIAANMU, ADALAH PRIORITAS UNTUKKU
43
EPISODE 43 : KRYSTAL CEMBURU
44
EPISODE 44 : KRYSTAL BERULAH LAGI
45
EPISODE 45 : PERASAAN KRYSTAL
46
EPISODE 46 : VITAMIN
47
EPISODE 47 : KILASAN 1 TAHUN LALU (CARLETTA & DEVANO)
48
EPISODE 48 : KALUNG & KEPERGIAN KEYZIA
49
EPISODE 49 : KERIBUTAN
50
EPISODE 50 : LUKA YANG TAK MENGERING
51
EPISODE 51 : 4 COUPLE
52
EPISODE 52 : ADA APA DENGAN OTAK KRYSTAL?
53
EPISODE 53 : TERUNGKAP SATU FAKTA
54
EPISODE 54 : SPESIAL DEVKRYS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!