EPISODE 4 : BOLOS & SIRKUIT

Pelajaran apa yang paling membosankan menurut kalian saat di sekolah? Matematika? Biologi? Kimia? Fisika? Atau sejarah? Atau mungkin seluruh mata pelajaran membosankan? Bagi Krystal, tidak ada satupun mata pelajaran yang menyenangkan, semuanya membosankan. Entah karena memang otaknya yang minimalis atau memang karena dirinya memiliki sifat pemalas yang sudah stadium akhir? Sudah sulit disembuhkan.

Untuk Krystal sekolah itu hanya sebagai label saja bahwa di usia nya yang ke 18 tahun ini ia adalah seorang pelajar. Ya, hanya itu, nyatanya di sekolah Krystal sama sekali tidak belajar, menghabiskan waktu sepanjang hari dengan tidur di kelas.

Hanya sesekali mengangkat kepala, menatap guru yang menjelaskan, namun entah apa yang dijelaskan guru di depan ia sama sekali tidak tahu. Hanya sekedar mendengar dengan malas, sesekali menguap, lalu kembali merebahkan kepala di meja.

Jika guru mulai muak melihatnya, ia akan di usir keluar kelas. Datang terlambat, masuk kelas, ambil absen, tidur, bangun, tidur lagi, guru muak, diusir, nongkrong di kantin atau bolos. Begitu terus siklus hidupnya selama 3 tahun menempuh pendidikan sekolah menengah atas, nah anehnya, Krystal tetap naik kelas.

Padahal tak jarang raport yang diterimanya hanya berupa lembaran kosong dengan catatan besar dari guru wali kelas.

'**TINGKATKAN PRESTASIMU**'

Cih, prestasi apa yang mau ditingkatkan? Punya prestasi saja tidak. Lucu memang.

"Ini si Bu Ruk, ngoceh nya masih lama nggak, sih? Laper gue ngedengerin nya." Ujar Krystal malas, sembari menyandarkan kepalanya ke jendela kelas.

"Hm, masih 3 jam lagi." Sahut Carletta setelah melirik jam dinding yang ada di kelas.

Erangan frustasi langsung saja lolos dari mulut Krystal. Lalu merebahkan kepalanya di atas meja. Mulai melenguh sangat bosan.

"Angkat kepala lo! Ntar Bu Ruk sadar, pantat bahenol lo kena pukul penggaris panjang maut punya dia lagi." Tegur Carletta.

Namanya Buk Rukmini, guru sejarah umur 50 tahun. Selain karena pelajaran sejarah adalah satu diantara banyaknya mata pelajaran yang membosankan menurut Krystal, karena penuh dengan hafalan ini dan itu.

Masalah lain yang harus di hadapi Krystal terkait pelajaran satu ini adalah guru yang mengajarnya. Selain tua, Bu Ruk itu galak, senjata andalannya adalah penggaris kayu sepanjang dua meter yang siap menghantam pantat kalian jika ketahuan bermalas-malasan saat jam pelajarannya.

Apa Krystal sudah pernah kena? Ck! Jangan ditanya lagi, penggaris itu sudah sangat hafal dengan rasa pantat Krystal.

"Ck! Kenapa sih harus ada pelajaran sejarah?" Keluh Krystal, dengan malas-malasan menegakkan tubuhnya.

"Karena negara kita merdeka. Lagian cuma sekali seminggu." Bukan Carletta, melainkan Sasa yang duduk di belakang mereka lah yang menyahut.

"Sekali seminggu tapi langsung di ulti 4 jam tahu nggak lo!" Kesal Krystal.

Sasa terkekeh pelan. Krystal melirik ke belakang, lantas mendengus, gadis polkadot itu sedang sibuk menscroll ponsel di tangannya. Sesekali tersenyum-senyum tidak jelas. Jelas saja Sasa leluasa memainkan ponsel, posisi duduknya sangat strategis di belakang dengan punggung Krystal sebagai penghalang.

"Cabut, yuk!" Ajak Krystal berbisik setelah melirik sekilas pada Bu Ruk yang masih menjelaskan pelajaran di depan.

"Sekarang?" Carletta menoleh.

Krystal mengangguk.

"Udah nggak betah gue sumpah. Sejak pagi ni kuping gue udah panas dengerin ceramah Pak Hasan, bentar lagi beneran resign kalau harus dengerin sejarah sampai 4 jam."

"Ayo-ayo. Gue juga bosan, nih." Sahut Sasa semangat.

Sementara Carletta mengendikkan bahunya acuh.

"Gue ngikut aja."

Setelahnya Krystal mengeluarkan smirk andalannya, sembari menaik turunkan alisnya. Ia lalu mengeluarkan korek api yang selalu dibawanya dari saku rok. Lantas memberikannya pada Sasa.

Kenapa Sasa? Karena diantara mereka bertiga hanya Sasa yang masih dipercaya guru, meski sedikit. Sementara Krystal dan Carletta sudah sering ketahuan belangnya soalnya. Mengedipkan sebelah matanya, Sasa lalu berjalan mendekat ke arah meja guru.

"Buk, Sasa mau izin ke toilet."

Bu Ruk sempat meneliti Sasa dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan curiga. Lalu bergantian melirik ke arah meja Carletta dan Krystal yang langsung pura-pura tidak melihat. Sebelum akhirnya Bu Ruk menghela nafas panjang dan mengangguk.

Tuh kan! Coba kalau tadi itu Krystal, sudah dipastikan tidak akan mendapatkan izin keluar. Padahal dulu pernah ia kebelet pipis banget, malah tidak di kasih izin, alhasil ia menahan pipis 4 jam, untung saja tidak kencing batu.

Itulah kenapa ada pepatah mengatakan. Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tidak akan percaya. Sekali bohong, meski sudah berkata benar pun, orang tetap tidak akan percaya lagi.

Setelah mendapatkan izin. Sasa bergegas melangkah keluar. Sasa tidak berbohong, ia benar-benar pergi ke toilet tapi bukan untuk buang air. Melainkan untuk melakukan misi rahasia agar rencana bolos mereka berjalan lancar tanpa ketahuan.

Sasa memanjat dan berpijak di atas tutup closet duduk tersebut. Tidak lupa dengan kertas ditangannya yang ujungnya sudah ia bakar. Lantas mengarahkan ujung kertas tersebut pada detektor kebakaran yang tepat tertempel di atas atap toilet tersebut.

Satu

Dua

Tiga

KRINGGGG!

Alaram kebakaran berbunyi nyaring.

"KEBAKARAN!!!"

Dalam sekejap SMA Panca Dharma kacau. Semua murid berlarian panik keluar kelas, tidak terkecuali kelas XII IPA 4 dimana dalang dari kebakaran KW itu berada. Krystal dan Carletta menahan tawa, lalu berhighfive sebelum ikut keluar dengan santai sembari menyandang ransel. Tidak lupa membawa serta milik Sasa.

Kondisi koridor benar-benar dipenuhi siswa-siswi yang berari panik, sehingga memudahkan Krystal, Carletta dan Sasa keluar dari sekolah tanpa takut ketahuan lagi. Karena kondisi benar-benar kacau dan heboh sekarang, guru-guru bahkan juga ikut berlarian panik. Jadi tidak ada yang melihat mereka keluar dari sekolah.

Untungnya lagi, Krystal dan Carletta itu punya kebiasaan yang sama yaitu memarkir motor di gedung belakang sekolah, sehingga jika sewaktu-waktu mereka bolos, kendaraan mereka tidak bisa di sandera oleh pihak sekolah.

Kedua motor sport itu melintasi depan gerbang sekolah Setelahnya suara teriakannya menggelegar Pak Hasan terdengar.

"KRYSTALLLL!! KEMBALI KAMUUU!!!"

Krystal tertawa dan semakin menaikkan kecepatan motornya. Meninggalkan kepulan asap di sana yang membuat Pak Hasan semakin mengeluarkan sumpah serapahnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Ih kalian mau balapan, ya?"

"Ck! Kan tadi udah gue bilang lo pulang aja. Ngeyel banget pengen ikut."

"Ish, biarin. Lagian gue tu bosen di rumah sendirian. Mam Papa kan lagi di London."

"Tapi lo juga nggak biasa sama dunia malam. Secara lo kan princess, apa-apa disuguhi, dimanjain, dilayani."

"Udah deh, nggak usah bawel."

"Awas ya lo rewel minta pulang."

"Iya-iya."

Setelah berhasil bolos dari sekolah tadi. Tiga gadis itu, Krystal, Carletta dan Sasa memang menghabiskan waktu dengan hangout di Mall seharian penuh. Pastinya setelah mengganti seragam mereka dengan pakaian kasual yang dibeli di Mall itu juga.

Tidak mungkin mereka berkeliaran di Mall memakai seragam sekolah sementara jam sekolah masih berlangsung. Sekarang sudah pukul 22.00 malam. Dan petualangan bolos mereka berakhir disini.

Sirkuit balapan.

Hal baru untuk Sasa yang notabene nya adalah baik-baik, yang tidak pernah keluar malam. Gadis polkadot itu memang sangat diprotek oleh kedua orangtuanya. Namun juga tdak jarang kesepian jika kedua orangtuanya sedang dinas keluar negeri seperti malam ini. Alhasil mau tidak mau mengekori Krystal dan Carletta adalah jalan ninjanya.

Tapi dunia malam bukan lagi hal baru bagi Krystal dan Carletta setiap hari, keduanya selalu menghabiskan malam di luar rumah. Kalian ingat hobi Krystal jika malam kan? Kalau nggak dugem ya balapan liar. Tapi berhubung malam ini Krystal ada misi rahasia, jadilah Krystal berakhir di sirkuit balapan resmi ini.

Di sirkuit balapan ini biasanya yang datang akan berombongan-rombongan atau bisa dikatakan per geng. Meski tida tergabung dalam geng motor manapun, Krystal sangat terkenal di kumpulan ini. Bagaimana tidak, nama dan wajah sering seliweran di sini.

Membiarkan Carletta terus berdebat dengan Sasa. Mata Krystal justru memandang sekitarnya yang dipenuhi oleh motor-motor sport mahal yang diparkir serampangan. Hingga bingar suara mesin motor juga memekakkan.

Banyak orang-orang yang berlalu lalang, berkelompok berdasarkan geng motor masing-masing yang dibedakan dengan warna jaket dan motif yang mereka kenakan.

"Hai, Krys." Daniel, nama laki-laki yang baru saja menyapa Krystal ini. Pengurus dari sirkuit balapan ini.

"Wah udah lama ya lo nggak ke sini. Apa kabar?" Ujar Daniel sembari ber-highfive dengan Krystal.

Lalu bergantian bergantian dengan Carletta.

"Apa kabar, Carl?"

"Fine, lo?" Balas Carletta seadanya dan balik bertanya.

Daniel tersenyum, sesekali mematanya melirik pada gadis yang berdiri di belakang tubuh Krystal.

"Tadinya sih nggak baik-baik aja, ya. Tapi setelah ngeliat Nona manis satu ini, gue jadi lebih semangat ngabisin malam. So, si manis ini teman kalian?"

"Don't touch!" Ujar Krystal dengan nada dingin yang mengintimidasi. Serta mampu menghentikan pergerakan tangan Daniel di udara yang hendak meraih tangan Sasa tadi.

Daniel mundur, lalu menyeringai dan mengedipkan sebelah matanya genit ke arah Sasa yang semakin merapatkan diri pada Krystal.

"Ital, mau pulang. Takut." Ujar Sasa menyerupai bisikan. Sungguh laki-laki bertato di hadapannya ini menyeramkan.

Krystal mendengus.

"Jangan ganggu dia. Kalau nggak mau mati." Ujarnya lagi-lagi dengan nada dingin mengintimidasi.

"Ya elah sensi amat lo. Gue bercanda. Ya kali gue macam-macam sama teman suhu. Gue cuma mau ngajak Nona manis ini kenalan aja kok." Daniel seketika tertawa.

"Dia nggak mau kenalan sama lo." Kali ini Carletta yang bersuara.

"Jagain nih bocah. Gue mau balapan dulu." Carletta mengangguk sebagai balasan.

"Siapin motor gue!" Krystal melangkah melewati Daniel begitu saja.

Daniel langsung meminta anak buahnya untuk melaksanakan perintah Krystal. Sebagai pembalap VIP di sini. Krystal harus mendapatkan service terbaik mereka. Menghindari mood gadis itu rusak yang nanti akan berubah menjadi malapetaka untuk sirkuit ini.

Episodes
1 EPISODE 1 : KRYSTAL BERLIANA ZOURIST
2 EPISODE 2 : DI HUKUM
3 EPISODE 3 : MANTAN? BUANG AJA
4 EPISODE 4 : BOLOS & SIRKUIT
5 EPISODE 5 : DUEL
6 EPISODE 6 : MEET COWOK MENYEBALKAN
7 EPISODE 7 : KELUARGA KRYSTAL (AWAL DARI SEMUA KISAH)
8 EPISODE 8 : TEST URINE & ISI HATI KRYSTAL
9 EPISODE 9 : DIJODOHIN?!
10 EPISODE 10 : NIKAH DADAKAN?!
11 EPISODE 11 : NIKAH BENERAN
12 EPISODE 12 : CAKRAWALA HIGH SCHOOL & DEVANO SEBASTIAN HARVEY
13 EPISODE 13 : KRYSTAL MEET DEVANO
14 EPISODE 14 : KRYSTAL VS METTA
15 EPISODE 15 : MARAHNYA DEVANO
16 EPISODE 16 : MISI KRYSTAL
17 EPISODE 17 : MENGEJUTKAN
18 EPISODE 18 : KEYZIA BRILIAN ZOURIST
19 EPISODE 19 : KAMU SELALU MENJADI ALASAN
20 EPISODE 20 : AKHIRNYA GO PUBLIK
21 EPISODE 21 : KRYSTAL & HUJAN
22 EPISODE 22 : KEKALUTAN DEVANO
23 EPISODE 23 : BERSAMA DEVANO
24 EPISODE 24 : LET'S START THE GAME
25 EPISODE 25 : ADA APA DENGAN LENNA?
26 EPISODE 26 : SEDIKIT MEMORI BERSAMANYA
27 EPISODE 27 : KEKESALAN KRYSTAL
28 EPISODE 28 : KRYSTAL VS LENNA
29 EPISODE 29 : MENCOBA MENGHINDAR
30 EPISODE 30 : RAFAEL NICHOLAS RAGASWARA
31 EPISODE 31 : SEDIKIT KISAH TENTANG KITA
32 EPISODE 32 : DIAMNYA KRYSTAL
33 EPISODE 33 : JARAK
34 EPISODE 34 : KRYSTAL VS ALDI
35 EPISODE 35 : MAAF, KEY
36 EPISODE 36 : ALDI MENINGGAL
37 EPISODE 37 : TENTANG INGATAN KRYSTAL
38 EPISODE 38 : HUKUMAN DARI DEVANO
39 EPISODE 39 : KRYSTAL DEMAM
40 EPISODE 40 : DEVANO, KRYSTAL & RAFAEL
41 EPISODE 41 : TENTANG AMNESIA KRYSTAL
42 EPISODE 42 : KEBAHAGIAANMU, ADALAH PRIORITAS UNTUKKU
43 EPISODE 43 : KRYSTAL CEMBURU
44 EPISODE 44 : KRYSTAL BERULAH LAGI
45 EPISODE 45 : PERASAAN KRYSTAL
46 EPISODE 46 : VITAMIN
47 EPISODE 47 : KILASAN 1 TAHUN LALU (CARLETTA & DEVANO)
48 EPISODE 48 : KALUNG & KEPERGIAN KEYZIA
49 EPISODE 49 : KERIBUTAN
50 EPISODE 50 : LUKA YANG TAK MENGERING
51 EPISODE 51 : 4 COUPLE
52 EPISODE 52 : ADA APA DENGAN OTAK KRYSTAL?
53 EPISODE 53 : TERUNGKAP SATU FAKTA
54 EPISODE 54 : SPESIAL DEVKRYS
Episodes

Updated 54 Episodes

1
EPISODE 1 : KRYSTAL BERLIANA ZOURIST
2
EPISODE 2 : DI HUKUM
3
EPISODE 3 : MANTAN? BUANG AJA
4
EPISODE 4 : BOLOS & SIRKUIT
5
EPISODE 5 : DUEL
6
EPISODE 6 : MEET COWOK MENYEBALKAN
7
EPISODE 7 : KELUARGA KRYSTAL (AWAL DARI SEMUA KISAH)
8
EPISODE 8 : TEST URINE & ISI HATI KRYSTAL
9
EPISODE 9 : DIJODOHIN?!
10
EPISODE 10 : NIKAH DADAKAN?!
11
EPISODE 11 : NIKAH BENERAN
12
EPISODE 12 : CAKRAWALA HIGH SCHOOL & DEVANO SEBASTIAN HARVEY
13
EPISODE 13 : KRYSTAL MEET DEVANO
14
EPISODE 14 : KRYSTAL VS METTA
15
EPISODE 15 : MARAHNYA DEVANO
16
EPISODE 16 : MISI KRYSTAL
17
EPISODE 17 : MENGEJUTKAN
18
EPISODE 18 : KEYZIA BRILIAN ZOURIST
19
EPISODE 19 : KAMU SELALU MENJADI ALASAN
20
EPISODE 20 : AKHIRNYA GO PUBLIK
21
EPISODE 21 : KRYSTAL & HUJAN
22
EPISODE 22 : KEKALUTAN DEVANO
23
EPISODE 23 : BERSAMA DEVANO
24
EPISODE 24 : LET'S START THE GAME
25
EPISODE 25 : ADA APA DENGAN LENNA?
26
EPISODE 26 : SEDIKIT MEMORI BERSAMANYA
27
EPISODE 27 : KEKESALAN KRYSTAL
28
EPISODE 28 : KRYSTAL VS LENNA
29
EPISODE 29 : MENCOBA MENGHINDAR
30
EPISODE 30 : RAFAEL NICHOLAS RAGASWARA
31
EPISODE 31 : SEDIKIT KISAH TENTANG KITA
32
EPISODE 32 : DIAMNYA KRYSTAL
33
EPISODE 33 : JARAK
34
EPISODE 34 : KRYSTAL VS ALDI
35
EPISODE 35 : MAAF, KEY
36
EPISODE 36 : ALDI MENINGGAL
37
EPISODE 37 : TENTANG INGATAN KRYSTAL
38
EPISODE 38 : HUKUMAN DARI DEVANO
39
EPISODE 39 : KRYSTAL DEMAM
40
EPISODE 40 : DEVANO, KRYSTAL & RAFAEL
41
EPISODE 41 : TENTANG AMNESIA KRYSTAL
42
EPISODE 42 : KEBAHAGIAANMU, ADALAH PRIORITAS UNTUKKU
43
EPISODE 43 : KRYSTAL CEMBURU
44
EPISODE 44 : KRYSTAL BERULAH LAGI
45
EPISODE 45 : PERASAAN KRYSTAL
46
EPISODE 46 : VITAMIN
47
EPISODE 47 : KILASAN 1 TAHUN LALU (CARLETTA & DEVANO)
48
EPISODE 48 : KALUNG & KEPERGIAN KEYZIA
49
EPISODE 49 : KERIBUTAN
50
EPISODE 50 : LUKA YANG TAK MENGERING
51
EPISODE 51 : 4 COUPLE
52
EPISODE 52 : ADA APA DENGAN OTAK KRYSTAL?
53
EPISODE 53 : TERUNGKAP SATU FAKTA
54
EPISODE 54 : SPESIAL DEVKRYS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!