Untuk pertama kalinya Boy terlihat sangat gelisah, sehingga membuatnya tidak fokus dengan pekerjaan yang dia lakukan.
Rasanya seperti mimpi buruk ketika dia baru bangun pagi, tiba-tiba dia mendapati Alexa yang sedang memeluknya, kemudian dia dan Alexa tiba-tiba digrebek oleh Maxime dan Rachel, seakan-akan mereka telah berbuat mesum. Dan yang membuat dia tidak bisa terima adalah ketika dia mendengar perkataan dari Maxime bahwa dirinya dan Alexa harus segera dinikahkan. Dengan alasan ditakutkan Alexa keburu hamil, tidak ingin mencoreng nama baik keluarga.
Jangan sampai hal itu terjadi. Boy tidak bisa membayangkan jika dia tinggal bersama dengan gadis seperti Alexa. Gadis itu selalu mengganggu ketenangannya.
"Tidak, tidak. Jangan sampai aku menikah dengan dia." Boy berkata dengan pelan.
Saat ini Boy sedang berada di dalam mobilnya. Dia baru saja meminum obat sakit kepala, gara-gara ulah Alexa. Gadis itu selalu membuat kepalanya pusing. Dia semakin pusing dengan ulah bosnya yang sedang menghadapi istrinya yang lagi ngidam.
"Boy, tolong carikan buah markisa yang tidak ada bijinya untuk Rachel."
"Boy, Rachel ingin kelapa muda. Tapi katanya ingin kamu yang manjat. Harus dadakan dari pohonnya."
"Boy, Rachel ingin ini."
"Boy, Rachel ingin itu."
Dikarenakan Boy sudah menyelesaikan semua tugasnya pada hari ini, dalam urusan pekerjaan kantor maupun menghadapi istri bosnya yang lagi ngidam. Kini Boy memiliki waktu untuk beristirahat.
Boy tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang ada. Bagi dia waktu adalah emas, sehingga dia bergegas menyetir mobilnya menuju rumah sakit Keano.
Boy ingin meminta Alexa untuk melakukan pemeriksaan ginekologis, agar diketahui Alexa perawan atau tidak. Dengan cara seperti itu adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidup Boy. Bagi dia menikah dengan Alexa adalah sebuah musibah.
...****************...
Berbeda dengan Alexa, sebenarnya bagi Alexa menikah dengan Boy adalah berkah untuknya. Sudah lama dia memendam perasaan terhadap Boy. Padahal Alexa selalu menunjukan rasa ketertarikannya terhadap Boy. tapi pria itu sama sekali tidak peka.
"Apakah aku harus memanfaatkan momen ini untuk hidup bersama dengan kamu, domba?" tanya Alexa kepada boneka shaun the sheep yang berada di dalam genggamannya.
Saat ini dia sedang berada di halaman belakang rumah sakit. Sebagai mahasiswa yang sedang magang hari-harinya cukup melelahkan, dia harus membantu proses pendaftaran pasien, melakukan anamnesis terhadap pasien, membantu perawat melakukan tindakan keperawatan terhadap pasien, dan membantu penyusunan berkas akreditasi rumah sakit. Tapi mungkin karena dia memang ingin sekali menjadi dokter, sehingga dia sama sekali tidak mempedulikan rasa lelahnya itu. Alexa memang seorang gadis yang sangat ceria.
"Alexa..."
Alexa yang sedang duduk di kursi panjang, dia dikejutkan dengan suara seseorang yang sedang menyapanya. Kemudian Alexa segera menoleh ke belakang. Dia melihat ada Jasmine yang sedang tersenyum kepadanya.
"Tante Jasmine?" Alexa berkata sambil tersenyum memandangi wanita berusia 52 tahun itu.
Hari ini memang jadwal Jasmine melakukan check up ke rumah sakit. Setelah melakukan check up, dia pun segera mencari keberadaan Alexa. Setiap kali bertemu dengan Alexa, Jasmine selalu merasa terhibur dengan tingkah gadis itu.
Hubungan Alexa dan Jasmine cukup dekat. Selayaknya calon menantu dan calon ibu mertua. Sejujurnya Alexa memang sangat merasa beruntung jika seandainya dia memiliki ibu mertua seperti Jasmine. Jasmine dari dulu selalu memperlakukannya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Tapi dia sama sekali tidak bisa mencintai Erick. Itulah yang membuat Alexa merasa tidak enak hati kepada Jasmine.
Jasmine walaupun sudah berusia 52 tahun, tapi wanita itu masih terlihat cantik dan awet muda. Padahal jika seandainya Jasmine tidak lumpuh, mungkin saat ini dia sudah menjadi pemimpin perusahaan Alexander. Pasti akan menjadi seorang pemimpin wanita yang sangat elegan dan berkelas. Tapi sayangnya, karena Jasmine mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya lumpuh, membuat Jasmine tidak bisa menggantikan posisi ayahnya untuk memimpin perusahaan. Sehingga terpaksa harus diganti untuk Wilson, walaupun Tuan Alam terus memantau pekerjaan menantunya itu. Dan sebentar lagi perusahaan Alexander akan segera dipimpin oleh Erick. Tinggal menunggu persetujuan dari Tuan Alam.
Sepertinya sampai kini Tuan Alam masih belum menyerah untuk terus mencari keberadaan cucu kandungnya. Sungguh dia tidak rela jika perusahaannya dipimpin oleh Erick yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengannya.
...****************...
Boy baru tiba di rumah sakit, dia bergegas menghentikan mobilnya di basement. Setelah keluar dari mobil, pria itu segera masuk ke dalam lift.
Boy segera mencari keberadaan Alexa di rumah sakit tersebut. Hari ini dia harus menyelesaikan semua kesalahpahaman tentang kejadian semalam. Agar dia tidak menikah dengan Alexa.
"Dimana dia? Pokoknya jangan sampai aku menikah dengannya," gumam Boy sambil bergidik ngeri, membayangkan bagaimana hari-hari yang dia lewati bersama dengan gadis bar-bar seperti Alexa.
Namun, Boy tiba-tiba menghentikan langkahnya ketika baru memasuki area halaman belakang rumah sakit, dia melihat Alexa sedang berbicara dengan seorang wanita yang tengah duduk di kursi roda.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Alistalita
Deg.. Pasti Boy merasakan getaran berbeda begitupun kalau Tante Jasmine lihat Boy, pasti ada perasaan lain apalagi kalau seandainya wajah Boy mirip mendiang tuan Adnan.
Semoga saja Boy bisa akrab dengan dengan Tante Jasmine.
Nyesekk bangeet bayangin mereka bertemu tapi tidak saling kenal🥺🤧
Maxsime yang ngehamili Rachel siapa, yang harus tanggung jawab siapa😂
sejak kapan buah markisa gak ada bijinya. berarti cuman kulinya doang loh. Sabar ya Boy didunia ntoon Asisten emang harus segala bisa dan selalu dijadikan kambing guling. Wkwkwk
2025-01-19
23
Niͷg_Nσͷg
jreng jreng....berharap meski ibu jasmine dan boy selama ini tidak saling mengenal dan terpisah jarak dan waktu, tapi ikatan darah itu ada, ibu jasmine yang mengandung dan melahirkan boy..pasti ada getar2 rasa yang tak dapat di ungkapkan lewat kata, saat melihat wajah boy, yang bisa saja mengingatkan ibu jasmine pada sosok pria yang pernah beliau cintai dengan sepenuh hati. meski mereka sudah terpisah lama..pasti rasa cinta itu selalu ada dan wajah teduhnya tidak akan pernah teelupakan.
wkwkwk boy..boy..kamu lupa siapa alexa? meski kamu mau melakukan visumm, alexa adalah gadis cerdik dan dia juga seorang dokter, pasti dia bisa memanipualasii hasil visummnya 🤭 lagian kamulah tujuan hidup alexa, mana mungkin lexa akan menyia2kan kesempatan yang ada...bisa bersamamu dan menikah denganmu , adalah cita2nya sedari kecil.
Sungguh kejammm Wilson dan erick...kelumpuhan yang ibu jasmine alami selama ini, benar karena ulah mereka, karena mereka ingin menguasai harta dan singgasana keluarga Alexander..semoga saja tuan alam, secepatnya bisa mendapatkan informasi ttg keberadaan cucu kandungnya.
2025-01-19
18
Kotin Rahman
mbo nambah lagi upnya Thoorr.....pngen cpet tahu reaksi Bu Jasmin pas ktmu boy.....smga wajah boy mirip bpknya di tmbah lagi ikatan batin ibu dan anak psti getaranya sangat kuat 🤔🤔🤔🤔
Maxim semprol kmu yg nanem bibit bayine siapa yg jdi korban ngidame siapa.....enak bnget jdi kmu ya xim bisanya mnjatin Rachel doangg 😄😄😄😄😄
Alexa jngan mau klo Sruh teh keprawanan ya klo prlu sklian wae kmu buat boy mumet bin puyeng tujuh keliling......gayane sok brgidik ngeri nti tahu rasane baru tuh klimpungan 🤗🤗🤗🤗
2025-01-19
2