[Om, aku memergoki Alexa tidur bersama dengan Boy. Tapi jangan salahkan Boy atas kejadian ini, karena Alexa sudah mengakui bahwa dia yang masuk ke dalam kamar Boy.]
Pesan itulah yang dikirim oleh Maxime kepada ayahnya Alexa. Betapa terkejutnya Edwin ketika dia membaca pesan tersebut. Padahal dia sudah menyetujui permintaan dari Wilson bahwa Alexa akan segera menikah dengan Erick pada minggu ini.
Edwin selama ini sangat mempercayai Boy. Tapi tak pernah terpikirkan olehnya akan menikahkan Alexa dengan pria itu, mengingat Boy hanyalah seorang asisten. Apalagi Boy adalah anak yang berasal dari panti asuhan. Tidak jelas asal usulnya.
Sedangkan Erick, sudah sangat jelas Erick berasal dari keluarga terpandang. Dia adalah calon pewaris dari perusahaan Alexander. Apalagi Edwin sudah sangat lama menjalin kerjasama dengan Tuan Alam.
Maxime, Boy, Alexa dan Rachel sudah pergi dari mansion Nenek Margaretha. Rachel sudah pulang ke mansionnya. Maxime dan Boy harus bekerja seperti biasanya. Sedangkan Alexa sedang berada di rumah sakit, karena dia masih menjalani hukuman dari ayahnya untuk magang di rumah sakit Keano selama libur kuliah.
Sehingga kini di dalam mansion, hanya terdapat Edwin dan Nenek Margaretha.
"Alexa dan Boy memang tidak mengakui bahwa mereka sudah berhubungan badan. Tapi coba kamu pikirkan dampaknya bagaimana terhadap Alexa? Bagaimana kalau ternyata mereka memang sudah melakukannya? Alexa bisa hamil lho. Keluarga kita ini berasal dari keluarga baik-baik, jangan sampai Alexa hamil di luar nikah. Mereka harus segera dinikahkan."
Rupanya setelah sekian lama berpikir, Nenek Margaretha lebih memilih menyetujui pendapat dari Maxime bahwa Alexa dan Boy harus segera dinikahkan, karena takut Alexa akan hamil akibat peristiwa semalam. Setelah ini Nenek Margaretha akan mencoba meminta maaf kepada keluarga Claudya karena harus membatalkan rencana perjodohan Boy dengan Claudya.
"Bukan begitu, Tante. Tapi Tante tahu sendiri kan kalau latar belakang Boy sangat tidak jelas. Sebagai seorang ayah, aku ingin melihat Alexa menikah dengan pria yang benar-benar jelas bibit, bebet, dan bobotnya." Sepertinya Edwin sangat tidak setuju dengan pendapat dari Nenek Margaretha yang menyarankan agar Alexa dan Boy segera dinikahkan.
"Saya sudah membesarkan Boy dengan baik. Dan saya sudah menganggap Alexa seperti cucu saya sendiri. Boy adalah pria yang bertanggungjawab dengan pekerjaannya. Bahkan Alexa terlihat sangat nyaman jika bersama dengan Boy. Tidak ada salahnya jika mereka dinikahkan." Nenek Margaretha hanya ingin melakukan yang terbaik untuk Boy dan Alexa.
"Tapi bagaimana kalau mereka tidak melakukannya?" tanya Edwin kepada Nenek Margaretha.
"Baguslah kalau mereka tidak melakukannya. Itu yang saya harapkan. Tapi bagaimana kalau ternyata mereka sudah melakukannya tapi mereka gak mau ngaku? Apa harus nunggu Alexa hamil dulu untuk membuktikannya? Itu artinya kamu ingin mempertaruhkan kehormatan nama baik keluarga kita, Edwin." Bagi Nenek Margaretha nama baik keluarga adalah nomor satu.
Edwin pun menghela nafas dengan panjang. Pria itu terlihat sangat kebingungan. Bagaimana kalau ucapan Nenek Margaretha benar bahwa ternyata Boy dan Alexa sudah melakukannya, tapi mereka enggan untuk mengaku? Dan bagaimana kalau dari hasil kejadian semalam membuat Alexa hamil anak Boy? Padahal Edwin sangat berharap Alexa akan menikah dengan pria yang sepadan dengannya. Boy memang selama ini telah menjadi seorang asisten yang tidak diragukan lagi dengan pekerjaannya, tapi bukan Boy yang diharapkan akan menjadi menantunya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Alistalita
Sekarang aja Tuan Edwin bilang Boy bukan kriteria menantu idaman.
Nanti setelah tahu status Boy, Jangan lupa minta maaf karena sudah merendahkan stausnya.
Berarti selama ini status Erik dirahasiakan dong, Tuan Edwin hanya tahu Erik keturunan Alexander🤔
Kalau nenek margaretha dah bersabda, Tuan Edwin bisa apa, Nenekku pahlawanku.Wkwkwk
Lagi pula benar loh ucapan Nenek margaretha, Boy walaupun anak dari panti asuhan tapi dah didik dirawat dengan baik.
Cara bekerjanya juga sudah tak diragukan lagi, Boy juga sudah jadi orang kepercayaan keano dan sudah dianggap cucu Sendiri.
Dan Boy juga tahu caranya balas budi, sekalipun dia harus menikahi Alexa.
Menjaga Alexa jadi perintah paling penting untuk Boy.
Jangan hauss kekuasaan Tuan Edwin, Nanti kalau da menyesal baru tahu rasa.
2025-01-18
14
Salim ah
Thank's nenek margaretha kamu yg terbaik lope lope dech🤗😘
ternyata nenek sama cucu pro banget aq mendukung kaleyan semua
asyeek mereka bakal menikah boy Alexa😘
2025-01-18
4
Dwi Winarni Wina
Nenek margaretha sengaja bekerjasama dgn maxime menikahkan Alexa dgn boy....
Maxime tahu Alexa suka sm boy tapi boy tidak peka jd kesempatan maxime kejadian ini ada alasan alexa menikah sm boy diam2 dicintainya....
Sabar ya boy menikah sm gadis bar2 seperti Alexa...
Yg ada boy diajari duluan sm Alexa mlm pertamanya....
Gak kebayang boy yg sangat lugu dan polos menikah dgn gadis bar2 pasti dibuat pusing 7keliling...
Emang boy jodohnya Alexa cucunya kakek alam Alexander....
lanjut thor...
2025-01-18
2