...“PAPAH!”...
Seruan ketiga bocah kembar itu mengalihkan perhatian semua orang yang berada di sana. Bahkan Glenn sampai menghentikan langkahnya yang membuat semua orang yang mengikuti dibelakangnya juga terpaksa berhenti mendadak.
Belum lagi ketiga bocah kembar itu sepertinya sedang berlari ke arahnya. Karena terlalu senang bertemu dengan Papahnya untuk pertama kali, Triple K tidak memperdulikan apapun lagi dan langsung berlari ingin menghamburkan tubuh mereka ke pelukan hangat sang ayah.
Dugh … Brukk …
Suara Keenan terjatuh terdengar begitu keras, hingga membuat semua orang yang melihatnya merasa kasihan. Ya, Keenan terjatuh tidak jauh dari lokasi Glenn berdiri saat itu. Hingga kini wajah Keenan tampak berada persis di sepatu mahal sang ayah. Rupanya Keenan menginjak tali sepatunya sendiri yang lepas, hingga membuatnya terjatuh secara tidak keren sama sekali. Spontan Kaisar dan Killian pun menghentikan langkahnya, karena terkejut melihat saudara kembarnya yang kini sudah mencium lantai di sana.
“Hai, bocah! Apakah kau sedang menunjukan padaku cara membersihkan lantai dengan cara terbaru,”
Perkataan Glenn terkesan tidak peduli sama sekali, dia bahkan hanya menatap datar anak yang sudah berada dibawah kakinya. Melihat sikap acuh sang ayah, Keenan yang biasanya jarang menangis detik itu juga menangis sangat keras hingga membuat Glenn dan yang lainnya sangat panik.
“Huwaaa … Papah, jahat! Papah tidak menyayangi, Kee! Huaaaaaa ….” Area lobi kantor seketika di meriahkan dengan suara tangisan Keenan yang menggelegar.
“Yah ... Jangan menangis seperti itu? Kau membuat semua orang salah paham kepadaku? Karyawanku bisa menganggap ku menindas anak kecil, cepat berhenti menangis dan berdiri sekarang juga.” Glenn meminta dengan nada memerintah.
“Huaaaaa ….”
Namun, bukannya mereda tangisan Keenan malah semakin keras saja. Dan ajaibnya, Glenn langsung mengangkat tubuh Keenan dalam gendongannya. Lalu setelahnya berusaha menenangkan Keenan layaknya seorang ayah yang tidak ingin melihat putranya menangis.
“Sudah, berhenti menangis! Anak Cowo tidak boleh lemah kau tahu?” bujuk Glenn semakin memeluk erat Keenan dalam dekapannya, “Coba aku lihat! Apakah kau terluka?” Bahkan kali ini nada bicaranya sangat lembut.
“Sakit, Papah!” rengek Keenan yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeluk sang ayah yang dia rindukan selama ini sepuasnya.
“Apanya yang sakit? Coba tunjukan padaku dibagian mana yang terluka?”
Kali ini Glenn tampak cemas dan khawatir ketika anak yang berada dalam pelukannya itu merengek kesakitan. Glenn dengan hati-hati memeriksa setiap inci tubuh anak tersebut untuk mencari keberadaan luka yang membuat Keenan kesakitan.
“Perut Keenan yang sakit sekali, Pah! Mau makan ayam goreng yang ada di Mall,” ujar Keenan yang seketika membuat Glenn kehilangan kata-katanya dan menatap datar anak laki-laki dalam pelukannya itu.
“Kai, juga Papah! Perut Kai sakit ingin makan ice cream.” Kai dengan cepat menangkap akal bulus saudaranya yang tengah mencari cara agar bisa membuat mereka makan bersama dengan sang ayah untuk pertama kalinya.
“Lian, Pah! Lian juga sakit karena Papah hanya memeluk Kee!” Memang agak lain anak Glenn dan Chia yang satu ini.
“Haish, berhentilah memanggilku Papah! Aku bukan Papah kalian, mengerti?” sentak Glenn dengan kesal karena merasa dipermainkan oleh anak kecil yang entah anaknya siapa itu, “Dan kau cepat turun!” sambungnya pada Keenan.
“Tidak mau! Sebelum Papah memberikan kami makanan yang kami inginkan.” Keenan kini semakin memperat pelukannya pada Glenn.
“Minta sana pada orang tua kalian,” ujar Glenn dengan tegas.
“Kami sedang melakukan! Meminta makan pada Papah,” balas Lian dengan wajah polosnya yang membuat Glenn semakin frustasi.
“ASTAGA! Aku bukan Papah kalian!” seru Glenn yang hilang sudah kesabarannya yang setipis tisu.
“Papah kami!” Ucap Keenan, Kaisar dan Killian serentak.
“Astaga!” Glenn menghela napas panjang, “Kalian semua kenapa diam saja, cepat bantu aku!” perintah Glenn pada Savian dan Fay yang sejak tadi hanya menjadi penonton.
“Huaaa … Kalau Papah tidak memberi makan kami bertiga, maka kami akan menangis sekencang mungkin di sini,” ancam Keenan yang sebenarnya sudah dia lakukan secara bersamaan. Dibantu oleh kedua saudaranya Kai dan Lian yang akhirnya ikut menangis bersama yang berhasil membuat Glenn menyerah.
“Baiklah, ayo kita makan yang kalian inginkan! Jadi, sekarang berhentilah menangis.” Dengan geram Glenn terpaksa menyetujui keinginan ketiga anak kembar itu.
“Yeay, Papah memang yang terbaik!”
Ketiganya lantas bersorak merayakan kemenangan mereka, Glenn pun menyuruh Lian dan Kai untuk mengikuti masuk ke dalam mobilnya sedangkan Keenan sama sekali tidak mau lepas dari pelukan Glenn.
Orang-orang yang melihat kejadian itu, diam-diam tertawa gemas dengan kelakuan ketiga bocah kembar yang berani bersikap manja pada Glenn, Ceo mereka yang terkenal sangat dingin dan kejam. Banyak orang juga yang merasa bahwa Glenn dan ketiga bocah kembar tadi terlihat seperti ayah dan anak, karena wajah mereka yang sangat mirip.
“Lihatlah, Tuan Glenn dan ketiga anak kembar itu terlihat seperti ayah dan anak kandung, ‘yah?” bisik seorang resepsionis pada rekannya.
“Benar, bahkan Tuan Glenn terlihat sangat menyayangi mereka. Anda saat itu Tuan Glenn dan Nyonya Chia tidak bercerai, mungkin saat ini mereka sudah memiliki anak yang seusia dengan ketiga anak kembar tadi,” balas rekannya tanpa mengetahui kebenaran kalau Glenn dan Triple K memang ayah dan anak kandung yang terpisah.
“Apa yang sedang kalian berdua gosipkan? Bukankah aku sudah melarang kalian untuk tidak membahas lagi tentang pernikahan Tuan Glenn dan wanita itu.” Tiba-tiba Devon muncul dan memberikan peringatan keras kepada kedua resepsionis tersebut.
“Ma-maafkan kami, Tuan Devon!” Keduanya langsung membungkuk dan meminta maaf, lalu segera pergi dari sana sebelum di pecat.
“Sial, entah kenapa firasatku semakin buruk. Jika membiarkan Glenn terlalu lama berada di negara ini. Atau haruskah secepatnya aku membunuh wanita itu?” gumam Devon yang sebenarnya juga menyaksikan perlakuan Glenn pada ketiga bocah kembar itu.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Nor Azlin
Ray nya ada tapi tidak mengenali si chia kerana dia selalu berada di markas yah cuman jivan aja yang mengenali chia begitu juga sam sama jass itu kerana mereka yang berada di samping chia sebelum Gleen & jivan pergi menyelamatkan mama mira yah ...aku penasaran yah pada kemana mereka ini atau si Divon ini teman laknot nya ...apa jangan katakan Divon ini juga musuh yang Gleen tidak tau yah ...kata si Gleen waktu penyersngan besar2 terjadi ayah nya si Divon juga terbunuh apa jangan kata kan si Divon ini yang membunuh auah nya kerana ingin menguasai harta & kuasa yang dimiliki oleh ayah nya ...kakek ini kakek nya siapa yah setau aku kesemua keluarga si Gleen tinggal hanya dia juga mama nya yang hidup yah kakek dari mana pula ini nya ...mungkin kah kakek nya si Divon yah 🤔🤔🤔 penasaran ni tiba2 ada kakek yang muncul katanya hanya Gleen & mama nya aja yang hidup datang dari mana kakek nya ini duhhh tambah keliru ni😂😂😂😁😁 lanjutkan thor
2024-11-07
0
Nur Azizah
asyik bange ceritanya nyampe ngk komen kak author maaf yaa sebelumnyaa
2025-01-22
0
Kamiem sag
yaaa bunuh saja kalo kau bisa Devon biar kucincang kau nanti
2025-01-23
0