Bab 20. Markas Ala Zafran

...“Hah? Kalian yakin ini akan berhasil?”...

...“Tenang saja, kau tidak akan diambang kematian lagi kali ini.”...

“Baiklah, karena ini misi yang sangat besar! Maka aku sudah menyiapkan sebuah markas untuk kita semua.”

Zafran menyudahi perdebatan Eve dan Sam, dia dengan penuh semangat ingin menunjukkan sebuah markas yang nantinya mereka akan gunakan untuk melakukan pertemuan rahasia dan lain sebagian.

Karena merasa sangat penasaran, Chia dan yang lainnya akhirnya mengikuti kepergian Zafran. Dimana dia ternyata menuju sebuah gudang yang berada tidak jauh dari rumah utama peninggalan kedua orang Chia yang biasa mereka gunakan untuk menyimpan barang bekas. Bahkan gudang itu sudah tidak layak untuk digunakan lagi.

“Hai, kau ingin menunjukan markas baru kita atau markas hantu ‘sih?” protes Liana yang jelas enggan untuk memasuki tempat yang tampak berhantu.

“Aku sengaja tidak merenovasi bagian luarnya agar tidak mencolok di mata orang lain,” ujar Zafran, “Ayo, masuk dan kalian akan terkejut melihat isi di dalamnya,” imbuhnya dengan penuh rasa percaya diri.

Zafran mulai membuka pintu gudang tersebut, lalu membuka lebar-lebar pintunya agar mereka semua bisa melihat hasil karyanya yang luar biasa. Dan benar saja, Chia dan yang lainnya dibuat takjub dengan isi yang ada di dalam gudang tersebut.

Dimana terdapat beberapa layar monitor yang sangat canggih, cocok sekali untuk Keenan sang Hacker cilik terbaik kita. Lalu di sisi lain, rupanya ada gudang persenjataan yang sangat lengkap.

Belum lagi sebuah ruangan yang di desain khusus untuk melakukan pertemuan dan menyusun strategi. Ternyata isi di dalam gudang tersebut, sangat berbanding terbalik dengan apa yang terlihat dari luar.

“Bagaimana? Aku bahkan sudah memasang internet terbaik agar Keenan bisa bekerja dengan maksimal,” ujar Zafran dengan penuh rasa bangga kepada dirinya sendiri.

“Terima kasih banyak, Paman Zaf! Semua ini bahkan peralatan yang terbaik,” ucap Keenan yang jelas sangat bahagia mendapatkan barang kesukaannya.

“Wow, sejak kapan Kakak menyiapkan semua ini?” tanya Liana sekadar penasaran.

“Bahkan ada ruang persenjataan lengkap? Darimana kau mendapatkan semua senjata ini?” tanya Eve yang juga harus mengakui kekaguman dari persiapan yang Zafran lakukan.

“Se-sebenarnya semua senjata ini hanya mainan. Karena aku tidak tahu dimana harus mendapatkan persenjataan aslinya,” ungkap Zafran yang sedikit malu untuk mengakuinya.

Sontak pengakuan Zafran membuat mereka tak kuasa menahan tawanya, sebab mereka sudah memperkirakan dari mana asal muasal persenjataan lengkap itu yang rupanya berasal dari toko mainan. Namun, Sam cukup mengerti mengingat Zafran bukan orang yang berasal dari dunia bawah sepertinya.

“Astaga, aku sempat berpikir bahwa semua ini adalah mainan rupanya memang benar,” celetuk Kaisar yang semakin mengundang gelak tawa yang lainnya.

“Tidak masalah! Kita memang membutuhkan persenjataan lengkap seperti ini, biar aku yang akan mencari senjata aslinya,” ujar Sam yang jelas mengetahui cara mendapatkan senjata aslinya.

“Aah, ada satu hal lagi yang belum aku tunjukan kepada kalian.”

Zafran lalu menuju ke sebuah lemari besar yang berada di sebuah sudut ruangan. Tanpa ragu Zafran langsung masuk ke dalam lemari tersebut, sedangkan Chia dan yang lainnya hanya diam menatapnya dengan rasa penasaran.

“Kenapa kalian hanya diam di sana? Masuklah ini akan muat untuk kita semua dan kalian akan melihatnya sendiri jalur rahasia yang aku desain sendiri,” ujar Zafran mengajak yang lainnya untuk masuk bersamaan.

Tanpa pikir panjang lagi, Chia dan yang lainnya segera menuruti apa yang Zafran inginkan. Begitu pintu lemari itu kembali tertutup, tiba-tiba lantai lemari yang mereka pijak perlahan turun ke bawah dan tak lama berhenti memperlihatkan sebuah ruangan lain.

“Ruangan ini aku buat untuk berjaga-jaga. Dimana terdapat empat pintu yang akan mengarah pada jalan keluar yang berbeda. Arah barat akan menuju langsung ke rumah Nyonya Chia, arah timur sebuah rumah yang akan tinggali oleh Janice, Eve dan Sam. Lalu arah selatan akan mengarah menuju rumah tengah aku tinggali dan arah utara akan ditempati oleh Tuan Rendra.” Jelas Zafran yang bahkan memikirkan setiap detailnya.

“Bagaimana bisa kau memikirkan sampai sejauh ini, Zaf?” tanya Chia yang sungguh dibuat takjub dengan pemikiran dari seorang Zafran.

“Hanya instingku saja, Nyonya!” jawab Zafran sekenanya.

Setelah itu, mereka pun mencoba satu persatu jalan rahasia itu. Dan seperti yang dijelaskan Zafran masing-masing pintu itu memang mengarah pada jalan keluar yang berbeda. Dimana tempat itu akan menjadi markas sempurna untuk mereka, karena terkesan tidak bisa digunakan sebagai tempat tinggal tapi sebenarnya menyimpan banyak rahasia besar di dalamnya.

...****************...

Beralih pada Devon, lebih tepatnya pada Javas yang bertugas sebagai orang kepercayaan Tuan Victor sekaligus mata-mata yang ditempatkan di sisi Devon untuk mengawasi setiap pergerakannya.

Javas memang terkesan diam dan tidak peduli dengan apa yang Devon lakukan, tetapi sebenarnya dia selalu melaporkan apa yang Devon lakukan kepada Tuan Victor. Dia bersikap sangat waspada kepada Devon yang bisa saja menjadi pengkhianat untuk ayah angkatnya sendiri.

Seperti sekarang di saat Devon tengah bersama dengan Dasha, Javas diam-diam menghubungi Tuan Victor untuk memberitahu tentang kemunculan Chia kembali. Javas menceritakan semua apa yang dia lihat dan dengar tanpa melewatkan sedikitpun.

“Jadi, Devon telah memerintahkan orang-orang kita untuk membunuh wanita itu tapi tidak melaporkan tentang kemunculan wanita itu padaku secara langsung,” ujar Tuan Victor melalui sambungan teleponnya.

“Benar, Tuan! Namun, sejauh ini Tuan Devon masih memperlihatkan bahwa dia berada di sisi anda, mungkin dia berniat ingin mengurus masalah ini secepatnya tanpa anda harus mengkhawatirkannya.” Javas kembali memberikan penjelasannya.

“Hmm, tetap awasi anak itu di sana! Aku akan mengirimkan Fabian dan yang lainnya untuk membantumu, karena kita tidak boleh membiarkan rencana ini gagal. Dan jika Glenn menunjukan perilaku yang berbeda atau bahkan ingatannya kembali, maka bunuh dia secepatnya,” perintah Tuan Victor.

“Baik, Tuan!” sahut Javas, setelahnya sambungan telepon itu terputus.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Ҡ 卂丨丂 卂 尺

Ҡ 卂丨丂 卂 尺

heh pak tua mau kaya raya kok dengan cara merampok kekayaan serta kekuasaan yang glen miliki sih,, yang ada nanti kau mati duluan pak tua, karena jika ingatan glen pulih kekuatannya akan bersatu dengan ketiga anaknya yang jenius

2024-11-24

1

Kamiem sag

Kamiem sag

sesemangat itu Viktor menjadi penguasa lupa dia ada Tuhan yang Kuasa atas segala apapun didunia ini

2025-01-23

0

Fatimah Bajari

Fatimah Bajari

wah Victor jahat kali kau tunggu pembalasan si kembar

2025-02-28

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Akhirnya Kembali
2 Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3 Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4 Bab 04. Misi Merebut Papah
5 Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6 Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7 Bab 07. Kedatangan Devon
8 Bab 08. Pertemuan Kembali
9 Bab 09. Sebuah Peringatan
10 Bab 10. Akhirnya Bertemu
11 Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12 Bab 12. Papah Kami Selamanya
13 Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14 Bab 14. Janji Seorang Ayah
15 Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16 Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17 Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18 Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19 Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20 Bab 20. Markas Ala Zafran
21 Bab 21. Pesan Misterius
22 Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23 Bab 23. Kilasan Ingatan
24 Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25 Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26 Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27 Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28 Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29 Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30 Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31 Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32 Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33 Bab 33. Menepati Janji
34 Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35 Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36 Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37 Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38 Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39 Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40 Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41 Bab 41. Penyelamat Misterius
42 Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43 Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44 Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45 Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46 Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47 Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48 Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49 Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50 Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51 Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52 Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53 Bab 53. Tuan Kecil Kita
54 Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55 Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56 Bab 56. Misi Berhasil
57 Bab 57. Kemarahan Musuh
58 Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59 Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60 Bab 60. Bibit Unggul
61 Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62 Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63 Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64 Bab 64. Berkumpul Kembali
65 Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66 Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67 Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68 Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69 Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70 Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71 Bab 71. Sebuah Firasat
72 Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73 Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74 Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75 Bab 75. Keturunan Agraham
76 Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77 Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78 Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79 Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80 Bab 80. Dendam Terbalaskan
81 Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82 Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83 Bab 83. Menggilanya Dasha
84 Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85 Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86 Bab 86. Akhir Pertarungan
87 Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88 Bab 88. Rencana Pernikahan
89 Bab 89. Kejutan Pernikahan
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Akhirnya Kembali
2
Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3
Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4
Bab 04. Misi Merebut Papah
5
Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6
Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7
Bab 07. Kedatangan Devon
8
Bab 08. Pertemuan Kembali
9
Bab 09. Sebuah Peringatan
10
Bab 10. Akhirnya Bertemu
11
Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12
Bab 12. Papah Kami Selamanya
13
Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14
Bab 14. Janji Seorang Ayah
15
Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16
Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17
Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18
Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19
Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20
Bab 20. Markas Ala Zafran
21
Bab 21. Pesan Misterius
22
Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23
Bab 23. Kilasan Ingatan
24
Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25
Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26
Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27
Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28
Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29
Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30
Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31
Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32
Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33
Bab 33. Menepati Janji
34
Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35
Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36
Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37
Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38
Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39
Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40
Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41
Bab 41. Penyelamat Misterius
42
Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43
Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44
Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45
Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46
Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47
Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48
Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49
Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50
Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51
Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52
Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53
Bab 53. Tuan Kecil Kita
54
Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55
Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56
Bab 56. Misi Berhasil
57
Bab 57. Kemarahan Musuh
58
Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59
Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60
Bab 60. Bibit Unggul
61
Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62
Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63
Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64
Bab 64. Berkumpul Kembali
65
Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66
Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67
Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68
Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69
Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70
Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71
Bab 71. Sebuah Firasat
72
Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73
Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74
Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75
Bab 75. Keturunan Agraham
76
Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77
Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78
Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79
Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80
Bab 80. Dendam Terbalaskan
81
Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82
Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83
Bab 83. Menggilanya Dasha
84
Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85
Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86
Bab 86. Akhir Pertarungan
87
Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88
Bab 88. Rencana Pernikahan
89
Bab 89. Kejutan Pernikahan
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!