Bab 02. Delapan Tahun Penantian

Dua hari sebelumnya ….

...Chia, …...

...Aku tahu saat ini kau pasti sangat membenciku, karena aku membatalkan kontrak pernikahan kita begitu saja. Namun, setidaknya kau harus tahu bahwa setelah kau pergi tanpa kau sadari kau juga pergi membawa hatiku....

...Chia, …...

...Maaf, untuk saat ini biarkan saja seperti ini. Biarkan jarak dan waktu untuk memisahkan kita sementara waktu. Karena jika kau tetap bersamaku, maka kau akan berada dalam bahaya. Biarkan aku menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu, sebelum aku kembali datang padamu untuk meminta maaf secara langsung sekaligus meminta kesempatan kedua untuk kita bersama lagi tanpa adanya kontrak atau apapun. Hanya akan ada aku yang mencintaimu dan aku harap kau juga mencintaiku...

...Chia, …...

...Tunggu aku!...

...Aku akan menyelesaikan masalah ini secepat yang aku bisa dan aku akan menjelaskan semuanya kepadamu begitu aku kembali. Aku pasti akan menjemputmu kembali bersama dengan anak-anak kita....

...“Aku mencintaimu, Chiara Syafira!”...

...~ GLENN ALEXANDER AGRAHAM~...

Karena pesan itulah, Chia melalui hari-hari sulitnya dengan penuh sabar dan harapan. Dan karena pesan itulah, Chia melahirkan, merawat dan membesarkan ketiga anak kembarnya seorang diri hingga sampai saat ini. Sampai delapan tahun telah berlalu, tapi tiada satu pun kabar ataupun tanda-tanda bahwa Glenn akan menjemputnya kembali sesuai janjinya.

“Lihatlah, anak-anak kita bahkan sudah tumbuh besar dengan wajah tampan sama persis denganmu dan bahkan sama hebatnya sepertimu. Seakan hanya gen milikmu yang menurun kepada mereka, padahal aku yang mengandung, melahirkan dan membesarkan mereka. Tapi kenapa mereka malah mirip denganmu?”

“Andai saat ini kau di sini bersama kami, Glenn!”

“Aku sangat merindukanmu!”

“Mamah!”

Teriakan dari ketiga anak kembarnya seketika membuyarkan lamunan tentang pria yang menjadi sumber kerinduannya selama delapan tahun belakangan ini. Chia menampilkan senyuman manisnya ketika tiga bocah dengan wajah yang sangat menuruni sang ayah berlarian menghampiri dirinya.

“Ouh, kalian sudah pulang? Bagaimana dengan sekolahnya hari ini?” Itulah yang selalu akan Chia tanyakan setiap kali menyambut kepulangan ketiga putra kesayangannya dari sekolah. Tidak lupa sebuah pelukan hangat sebagai pengisi energi satu sama lain yang mampu meredakan rasa lelah dan letih mereka.

Namun, tidak seperti biasanya dimana ketiga putranya akan bersemangat menceritakan apa saja yang mereka lakukan di sekolah, kini ketiga putranya malah terlihat murung akan pertanyaan yang sudah biasa itu.

Chia yang menyadari kesedihan di wajah ketiga putra, sontak dia kembali memeluknya sembari berkata, “Apa terjadi sesuatu di sekolah hari ini, hmm? Bisakah kalian menceritakannya pada Mamah?”

Ketiga putranya masih memilih bungkam seolah ragu untuk mengungkap alasan kesedihannya. Chia yang melihat keraguan sekaligus kesedihan di wajah ketiga putranya, lantas meraih satu persatu tangan ketiga putranya menggenggamnya erat seakan memberikan keyakinan bahwa mereka bisa bicara terbuka dengan nyaman kepadanya.

“Katakan apa yang membuat ketiga putra Mamah yang tampan ini bersedih, hmm?” Chia berusaha membujuk putranya untuk mengatakan yang sebenarnya.

“Mah, kapan Papah akan datang menjemput kita!”

Akhirnya sang putra pertama, Kaisar Alexander Agraham mau mengutarakan perasaannya yang ternyata kembali menanyakan tentang keberadaan ayah mereka. Pantas saja ada keraguan di wajah ketiga putranya untuk mengutarakan isi hatinya, karena mereka tidak ingin membuat Mamahnya bersedih setiap kali mereka menanyakan keberadaan sang ayah.

“Bu Guru, meminta kami untuk datang bersama dengan Papah di hari Ayah nanti.” Sang putra kedua, Keenan Alexander Agraham lantas memberitahukan alasan mereka merasa bersedih.

“Kami tidak ingin para Paman yang datang seperti tahun-tahun sebelumnya. Bukankah Mamah bilang bahwa kami masih memiliki Papah? Lalu dimana Papah kami sekarang, Mah? Kenapa Papah tidak kunjung menjemput kita untuk kembali bersama.” Killian Alexander Agraham, sang putra yang lahir terakhir semakin mempertanyakan keberadaan Papah mereka.

Ya, Chia memang tidak pernah sekalipun menyembunyikan tentang siapa ayah dari ketiga anak kembarnya yaitu Glenn Alexander Agraham semenjak ketiga putranya mulai tumbuh dan mengerti segalanya. Akan tetapi, Chia selalu menyembunyikan fakta dimana bahwa keduanya telah memutuskan bercerai sebelum kepergiannya. Dia hanya bisa berharap bahwa surat perceraian yang telah dia tanda tangani itu tidak pernah sampai di pengadilan.

Untuk beberapa saat Chia tampak terdiam setelah mendengar setiap pertanyaan putranya. Andai saja dia mengetahui jawaban mengapa Glenn tidak kunjung menjemputnya, maka dia tidak akan kesulitan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Bahkan selama delapan tahun telah berlalu Chia masih tidak mendapatkan kabar sedikitpun tentang Glenn, pria yang berhasil mengisi hatinya hingga saat ini sekaligus pria yang menjadi ayah dari ketiga anak kembarnya.

Bahkan Chia sendiri sudah menanyakan dan mencari tahu tentang kabar Glenn, tapi tidak mendapatkan hasil apapun seolah Glenn menghilang begitu saja bak ditelan bumi.

Chia hanya bisa memaksakan dirinya untuk tetap tersenyum sebelum berkata, “Sayang, Papah kalian adalah orang super sibuk. Dia memiliki banyak perusahaan besar yang harus dia urus. Mungkin—”

“Apa sebenarnya Papah sudah meninggalkan Mamah dan kita?” Pertanyaan Kaisar seketika membuat Chia terdiam, karena memang itulah yang Chia takutkan selama penantian panjangnya selama delapan tahun ini.

“Maaf, Mah! Kai tidak bermaksud menyakiti hati Mamah seperti ini.” Menyadari kesedihan di wajah sang Mamah tercinta, Kaisar pun segera meminta maaf dengan setulus hatinya.

“Tidak apa, Sayang! Perkataanmu juga tidak sepenuhnya salah,” ucap Chia semakin memaksakan diri untuk tetap tersenyum, meski hatinya terasa sakit.

“Mah, kenapa tidak kita saja yang menjemput Papah pulang? Setidaknya kita bisa menanyakan secara langsung kepada Papah mengapa dia tidak kunjung datang untuk menjemput kita di sini.” Perkataan Killian tidak ada yang salah dan Chia pun sudah sering memikirkan untuk melakukan hal itu berulang kali.

...Bersambung, .......

Terpopuler

Comments

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

semoga cepat dipertemukan antara Glenn chia dan si tripell

2024-11-17

0

Ketika Kepercayaan Dihianati

Ketika Kepercayaan Dihianati

bukan nya dibab awl udh ketemu sengn gleen ya kok dibab ke 2 udh beda ceritanya hadeh cerita gk singkron banget lo

2024-11-08

0

Kar Genjreng

Kar Genjreng

biarpun belum tau cerita mula mula,,,tapi sedih pas baca halaman dua,,,,😭😭

2024-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Akhirnya Kembali
2 Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3 Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4 Bab 04. Misi Merebut Papah
5 Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6 Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7 Bab 07. Kedatangan Devon
8 Bab 08. Pertemuan Kembali
9 Bab 09. Sebuah Peringatan
10 Bab 10. Akhirnya Bertemu
11 Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12 Bab 12. Papah Kami Selamanya
13 Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14 Bab 14. Janji Seorang Ayah
15 Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16 Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17 Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18 Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19 Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20 Bab 20. Markas Ala Zafran
21 Bab 21. Pesan Misterius
22 Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23 Bab 23. Kilasan Ingatan
24 Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25 Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26 Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27 Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28 Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29 Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30 Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31 Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32 Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33 Bab 33. Menepati Janji
34 Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35 Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36 Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37 Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38 Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39 Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40 Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41 Bab 41. Penyelamat Misterius
42 Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43 Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44 Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45 Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46 Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47 Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48 Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49 Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50 Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51 Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52 Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53 Bab 53. Tuan Kecil Kita
54 Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55 Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56 Bab 56. Misi Berhasil
57 Bab 57. Kemarahan Musuh
58 Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59 Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60 Bab 60. Bibit Unggul
61 Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62 Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63 Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64 Bab 64. Berkumpul Kembali
65 Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66 Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67 Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68 Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69 Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70 Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71 Bab 71. Sebuah Firasat
72 Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73 Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74 Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75 Bab 75. Keturunan Agraham
76 Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77 Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78 Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79 Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80 Bab 80. Dendam Terbalaskan
81 Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82 Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83 Bab 83. Menggilanya Dasha
84 Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85 Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86 Bab 86. Akhir Pertarungan
87 Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88 Bab 88. Rencana Pernikahan
89 Bab 89. Kejutan Pernikahan
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Akhirnya Kembali
2
Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3
Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4
Bab 04. Misi Merebut Papah
5
Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6
Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7
Bab 07. Kedatangan Devon
8
Bab 08. Pertemuan Kembali
9
Bab 09. Sebuah Peringatan
10
Bab 10. Akhirnya Bertemu
11
Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12
Bab 12. Papah Kami Selamanya
13
Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14
Bab 14. Janji Seorang Ayah
15
Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16
Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17
Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18
Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19
Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20
Bab 20. Markas Ala Zafran
21
Bab 21. Pesan Misterius
22
Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23
Bab 23. Kilasan Ingatan
24
Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25
Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26
Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27
Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28
Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29
Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30
Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31
Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32
Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33
Bab 33. Menepati Janji
34
Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35
Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36
Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37
Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38
Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39
Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40
Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41
Bab 41. Penyelamat Misterius
42
Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43
Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44
Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45
Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46
Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47
Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48
Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49
Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50
Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51
Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52
Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53
Bab 53. Tuan Kecil Kita
54
Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55
Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56
Bab 56. Misi Berhasil
57
Bab 57. Kemarahan Musuh
58
Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59
Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60
Bab 60. Bibit Unggul
61
Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62
Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63
Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64
Bab 64. Berkumpul Kembali
65
Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66
Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67
Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68
Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69
Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70
Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71
Bab 71. Sebuah Firasat
72
Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73
Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74
Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75
Bab 75. Keturunan Agraham
76
Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77
Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78
Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79
Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80
Bab 80. Dendam Terbalaskan
81
Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82
Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83
Bab 83. Menggilanya Dasha
84
Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85
Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86
Bab 86. Akhir Pertarungan
87
Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88
Bab 88. Rencana Pernikahan
89
Bab 89. Kejutan Pernikahan
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!