Bab 09. Sebuah Peringatan

...“Apakah sebelumnya kita pernah bertemu, Nyonya?”...

...“Jangan bercanda! Aku bahkan sangat mengenalmu lebih dari siapapun!”...

“Maaf, Nyonya! Sebaiknya anda memperkenalkan diri anda kembali, karena kami tidak bisa mengingat masa lalunya akibat efek dari kecelakaan yang pernah dialaminya beberapa tahun yang lalu.” Jelas Fay yang sebelumnya tidak mengenal Chia dan mengabaikan semua pemberitaan tentang Glenn dan Chia, karena dia tidak terlalu peduli dengan gossip.

“Apa maksudmu? Apakah ….”

BRAKKK ….

Pintu ruangan itu dibuka dengan kasar dari luar, terlihat Devon yang datang dengan napas terengah-engah. Sontak semua orang yang berada didalam ruangan itu langsung menatapnya penuh tanya. Akan tetapi, Devon mengabaikan semua itu dan segera menarik Chia secara paksa untuk mengikutinya.

“Ikut denganku! Kita perlu bicara hal penting!” ujar Devon sembari menarik paksa Chia untuk keluar dari ruangan tersebut.

“Tidak mau! Lepaskan aku sekarang juga.” Chia tentu berusaha menolak, bahkan Zafran dan Tuan Rendra berusaha menghentikannya tapi Javas segera menghalangi keduanya untuk tidak ikut campur.

Sampai perkataan tegas Glenn menghentikannya, “Hentikan, Devon! Apakah kau tidak melihat keberadaan aku di sini sampai kau berani bertindak di luar batas kepada tamuku?!”

Ya, suara tegas Glenn berhasil menghentikan Devon yang menarik tangan Chia dengan paksa. Namun, Devon seakan enggan untuk melepaskannya walau pun dia sudah berhenti menarik Chia keluar dari ruangan tersebut. Glenn yang melihat tangan Chia masih berada dalam genggaman Devon, entah mengapa merasa sangat marah dan rasanya sampai ingin memukuli Devon detik itu juga.

Dengan raut wajah penuh kemarahan, Glenn berjalan menghampiri Devon memaksanya melepaskan tangan Chia dengan posesif dan terus melontarkan tatapan tajamnya seraya berkata, “Bukankah aku sudah perintahkan untukmu melepaskan tangannya!”

“Glenn, aku hanya ….”

“Berhentilah bicara omong kosong dan keluar dari ruangan ini sekarang juga!” sela Glenn yang tidak ingin dibantah oleh siapapun lagi, termasuk Devon sekalipun.

“Javas! Bawa keluar dia sekarang juga dari ruangan ini.”

Glenn bahkan sampai memerintahkan anak buahnya untuk mengusir Devon. Namun, beum sempat Javas melaksanakan tugasnya tiba-tiba pintu kembali terbuka dan memperlihatkan kedatangan Dasha dengan raut wajah bingungnya dengan situasi yang tengah terjadi di ruangan tersebut.

“Glenn, apa yang terjadi? Kenapa situasinya sedikit ….”

“Kau juga keluarlah, karena aku harus melanjutkan pertemuan penting ini yang telah dikacaukan oleh Kakakmu. Jika ada yang ingin kalian katakan, tunggu saja di ruanganku!”

Setelah mengatakan itu, Glenn segera memberikan isyarat kepada Savian dan Javas untuk mengantar Devon dan Dasha keluar dari ruangan pertemuan. Javas dan Savian tentu harus melaksanakan perintah Tuannya, karena sejak awal mereka memang hanya bersedia melayani Glenn seorang. Keduanya pun langsung memaksa Devon dan Dasha keluar dari ruangan tersebut, sehingga kini hanya tersisa Glenn bersama Chia, Tuan Rendra, Zafran, Liana dan Fay.

“Maafkan atas sikap lancangnya! Apakah kau baik-baik saja, Nyonya Chia?” tanya Glenn yang menatap khawatir pada wanita yang ada dihadapannya saat ini.

Glenn sebenarnya ingin sekali memeriksa keadaan Chia secara langsun, menyentuhnya dan bahkan muncul keinginan untuk memeluknya dengan erat meskipun dia sama sekali tidak mengingat siapa Chia dalam hidupnya sebelumnya. Namun, entah mengapa ada perasaan tidak asing dengan sosok wanita di sampingnya dan bahkan ada perasaan rindu yang teramat dalam tanpa Glenn tahu alasannya.

“Ya, aku baik-baik saja! Maaf, sebaiknya kita tunda pertemuan ini dilain waktu saja karena sepertinya aku cukup terguncang dengan kejadian barusan,” ujar Chia yang setelah mengatakan hal itu langsung berlalu pergi begitu saja.

Tuan Rendra, Zafran dan Liana pun segera menyusulnya dengan perasaan bingung. Sedangkan Glenn hanya terdiam di tempat, merasakan kehilangan begitu Chia menghilang dari balik pintu.

“Mengapa perasaanku tiba-tiba seperti ini? Sebenarnya dia wanita itu dan apa hubungannya denganku di masa lalu! Sial, amnesia ini membuatku lupa akan banyak hal yang sepertinya sangat penting dalam hidupku,” umpat Glenn dalam hatinya dengan frustasi.

“Tuan, apakah anda baik-baik saja? Haruskah saya batalkan saja kerjasama ini dengan mereka,” ujar Fay yang mengira Tuannya ini akan bertindak seperti biasanya yang akan memutuskan kerjasama begitu saja setiap kali dirinya merasa diacuhkan seperti tadi.

“Tidak! Buatkan saja jadwal pertemuan ulang dengan mereka.”

Namun, siapa sangka Glenn sama sekali tidak masalah dengan sikap Chia dan malah semakin penasaran dengan wanita yang membuatnya merasa tidak asing sekaligus membuatnya merasakan kerinduan yang begitu mendalam.

“Baik, Tuan! Saya akan menjadwalkan pertemuan ulang secepatnya,” balas Fay menuruti keinginan Tuannya.

Karena sudah tidak ada lagi yang perlu Glenn lakukan di ruang pertemuan, dia pun memutuskan kembali ke ruangannya untuk memberikan teguran kepada Devon yang mengacaukan semuanya.

...****************...

Akan tetapi, disisi lain Devon ternyata sengaja menunggu kepulangan Chia di mobilnya yang terparkir tepat di perusahaan. Dan benar saja dugaannya, Chia keluar dari perusahaan tak lama setelah dirinya diusir keluar. Tanpa memperdulikan apapun, Devon kembali menghampiri Chia dan mengajaknya bicara secara pribadi.

“Nona Chiara, kita perlu bicara! Karena ini sangat penting dan menyangkut tentang Glenn,” ujar Devon begitu berhasil menghadang Chia.

Namun, Chia yang merasa bisa mendapatkan informasi penting dari pria di depannya lantas menyetujuinya. Keduanya pun menuju sebuah café yang tidak jauh dari lokasi perusahaan itu berada.

Setelah memesan minuman masing-masing, Chia yang sudah tidak sabar mengorek informasi dari pria di depannya pun langsung saja bertanya, “Apa benar Glenn tidak mengingat apapun tentang masa lalunya? Apakah dia hanya tidak mengingatku atau ….”

“Glenn tidak mengingat siapapun, bahkan dirinya sendiri! Dokter mengatakan bahwa dia mengalami amnesia sementara yang kemungkinan besar menjadi amnesia permanen akibat kecelakaan yang dialaminya delapan tahun yang lalu. Dan karena itulah aku memperingatkan mu untuk tidak mengatakan apapun tentang masa lalunya, terutama fakta bahwa kalian berdua pernah menikah!” Devon memberitahukan kebenarannya sekaligus memberikan peringatan.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

wahh jahat sekali si Devon ini egois ya ternyata hanya demi adiknya tapi malah bikin Glenn sakit yg ntah

2024-11-17

0

Kamiem sag

Kamiem sag

selicik itu Devon

2025-01-23

0

Atik Marwati

Atik Marwati

dasar devon

2024-11-01

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Akhirnya Kembali
2 Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3 Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4 Bab 04. Misi Merebut Papah
5 Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6 Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7 Bab 07. Kedatangan Devon
8 Bab 08. Pertemuan Kembali
9 Bab 09. Sebuah Peringatan
10 Bab 10. Akhirnya Bertemu
11 Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12 Bab 12. Papah Kami Selamanya
13 Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14 Bab 14. Janji Seorang Ayah
15 Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16 Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17 Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18 Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19 Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20 Bab 20. Markas Ala Zafran
21 Bab 21. Pesan Misterius
22 Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23 Bab 23. Kilasan Ingatan
24 Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25 Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26 Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27 Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28 Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29 Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30 Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31 Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32 Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33 Bab 33. Menepati Janji
34 Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35 Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36 Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37 Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38 Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39 Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40 Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41 Bab 41. Penyelamat Misterius
42 Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43 Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44 Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45 Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46 Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47 Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48 Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49 Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50 Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51 Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52 Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53 Bab 53. Tuan Kecil Kita
54 Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55 Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56 Bab 56. Misi Berhasil
57 Bab 57. Kemarahan Musuh
58 Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59 Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60 Bab 60. Bibit Unggul
61 Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62 Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63 Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64 Bab 64. Berkumpul Kembali
65 Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66 Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67 Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68 Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69 Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70 Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71 Bab 71. Sebuah Firasat
72 Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73 Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74 Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75 Bab 75. Keturunan Agraham
76 Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77 Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78 Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79 Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80 Bab 80. Dendam Terbalaskan
81 Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82 Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83 Bab 83. Menggilanya Dasha
84 Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85 Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86 Bab 86. Akhir Pertarungan
87 Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88 Bab 88. Rencana Pernikahan
89 Bab 89. Kejutan Pernikahan
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Akhirnya Kembali
2
Bab 02. Delapan Tahun Penantian
3
Bab 03. Kabar Tak Diinginkan
4
Bab 04. Misi Merebut Papah
5
Bab 05. Keenan Kembali Beraksi
6
Bab 06. Tidak Terima Kekalahan
7
Bab 07. Kedatangan Devon
8
Bab 08. Pertemuan Kembali
9
Bab 09. Sebuah Peringatan
10
Bab 10. Akhirnya Bertemu
11
Bab 11. Seperti (Memang) Ayah Dan Anak
12
Bab 12. Papah Kami Selamanya
13
Bab 13. Menghina Diri Sendiri
14
Bab 14. Janji Seorang Ayah
15
Bab 15. Muncul Orang Tak Terduga
16
Bab 16. Mulai Terungkapnya Fakta Mengejutkan
17
Bab 17. Fakta Kejadian Versi Eve
18
Bab 18. Fakta Kejadian Versi Eve (Part.2)
19
Bab 19. Rencana Membangun Kekuatan
20
Bab 20. Markas Ala Zafran
21
Bab 21. Pesan Misterius
22
Bab 22. Glenn Mulai Bersikap Waspada
23
Bab 23. Kilasan Ingatan
24
Bab 24. Terlalu Memaksakan Diri
25
Bab 25. Apakah Ingatannya Kembali?
26
Bab 26. Langsung Mencari Tahu
27
Bab 27. Akhirnya Mengetahui Segalanya
28
Bab 28. Kewaspadaan Gleen
29
Bab 29. Kekhawatiran Triple K
30
Bab 30. Informasi Penting Dari Orang Misterius
31
Bab 31. Mulai Munculnya Kecurigaan
32
Bab 32. Bukti Kesetiaan & Sikap Waspada
33
Bab 33. Menepati Janji
34
Bab 34. Kembali Mengingat Sepenuhnya
35
Bab 35. Hari Ayah Paling Spesial
36
Bab 36. Keseruan Glenn & Ketiga Putra Kembarnya
37
Bab 37. Tawaran Kerjasama Dengan Anak Sendiri
38
Bab 38. Pertemuan Glenn Dengan Sam
39
Bab 39. Identitas Pencuri Kecil Akhirnya Terungkap
40
Bab 40. Dimulainya Rencana Pembunuhan
41
Bab 41. Penyelamat Misterius
42
Bab 42. Adanya Pihak Ketiga
43
Bab 43. Masih Bisa Menyembunyikannya
44
Bab 44. Adanya Bantuan Pihak Ketiga
45
Bab 45. Akhirnya Chia Mengetahui Kebenarannya
46
Bab 46. Kerinduan Dalam Kemarahan
47
Bab 47. Rencana Penyelamatan Dimulai
48
Bab 48. Bersiap Untuk Misi Penyelamatan
49
Bab 49. Apakah Kita Masih Berteman?
50
Bab 50. Tujuan Kedatangan Victor
51
Bab 51. Waktunya Misi Penyelamatan
52
Bab 52. Dalam Situasi Bahaya
53
Bab 53. Tuan Kecil Kita
54
Bab 54. Apakah Misinya Bisa Dikatakan Berhasil?
55
Bab 55. Rencana Tak Terduga Triple K
56
Bab 56. Misi Berhasil
57
Bab 57. Kemarahan Musuh
58
Bab 58. Rencana Dan Sikap Waspada Musuh
59
Bab 59. Menyambut Kedatangan Mamah Mertua
60
Bab 60. Bibit Unggul
61
Bab 61. Kondisi Mamah Mira
62
Bab 62. Kembali Dengan Kemenangan
63
Bab 63. Pertemuan Pertama Nenek Dan Cucunya
64
Bab 64. Berkumpul Kembali
65
Bab 65. Terungkapnya Identitas Pihak Ketiga
66
Bab 66. Menggali Informasi Ala Dasha
67
Bab 67. Datanglah Dan Bawa Lari
68
Bab 68. Memilih Untuk Kembali Berkorban
69
Bab 69. Waktunya Permainan Sesungguhnya Dimulai
70
Bab 70. Musuh Mulai Terdesak
71
Bab 71. Sebuah Firasat
72
Bab 72. Mengikuti Permainan Musuh
73
Bab 73. Siapa Yang Paling Hebat?
74
Bab 74. Pertarungan Resmi Dimulai
75
Bab 75. Keturunan Agraham
76
Bab 76. Dimulainya Pertarungan
77
Bab 77. Waktunya Balas Dendam Jivin Dan Vano
78
Bab 78. Menggilanya Jivin Dan Vano
79
Bab 79. Menggilanya Andreas Dan Dean
80
Bab 80. Dendam Terbalaskan
81
Bab 81. Datangnya Bala Bantuan
82
Bab 82. Bukan Satu Ataupun Dua, Tapi Tiga!
83
Bab 83. Menggilanya Dasha
84
Bab 84. Mengamuk Dan Menggilanya Glenn
85
Bab 85. Pertarungan Dia Sahabat
86
Bab 86. Akhir Pertarungan
87
Bab 87. Satu Bulan Kemudian
88
Bab 88. Rencana Pernikahan
89
Bab 89. Kejutan Pernikahan
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!