Kembali ke Sekolah

...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...

Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari minimarket, Luna berniat membuat keadilan dan pergi ke sekolah lagi.

Menurut Luna, dua minggu saja sudah cukup untuk liburan apalagi dalam dua Minggu ini juga Luna mengalami perubahan besar didalam hidup nya menjadi Xiao Luna.

Tentu untuk membuat keadilan, Luna tidak bisa melakukan nya dengan cara biasa. Dia berencana untuk menemui kepala sekolah langsung.

Berkat bantuan dari Pengacara Sabrina, kepala sekolah berhasil di undang jika tidak melakukan itu, sosok Luna tidak akan dipercaya apalagi mengundang makan malam di restoran berbintang Imperial Apartment.

Pada malam itu, kepala sekolah pun datang ke restoran yang mana Sabrina sudah menunggu Kepala Sekolah.

Saat melihat nya, kepsek pun menghampiri Sabrina dan duduk dihadapan nya.

"Terimakasih sudah mau datang pak Kepsek sekolah elit Metro, Haikal."

Dengan ekspresi senang, pak Kepsek pun tersenyum, "Saya yang merasa terhormat di undang oleh pengacara bintang seperti ibu Sabrina ini. Ada apa memanggil ku?"

"Seperti yang kamu tahu, aku tidak suka bertele-tele," ucap Sabrina.

"Apa maksud anda?" tanya bingung Kepsek.

Sabrina tersenyum dan memberikan sebuah kotak bingkisan kepada Kepsek.

Lalu, saat Kepsek membuka nya, dia terkejut melihat beberapa keping emas murni dibawah gingseng.

"Ini obat yang manjur. Tapi, kenapa ibu Sabrina memberikan kepada saya?"

"Cukup sederhana. Kamu hanya perlu mencabut skorsing atas nama Luna Dwi Samudra dan untuk kekurangan biaya sekolah nya sudah aku selesaikan," ucap Sabrina.

"Tunggu, seperti nya itu sulit karena jika aku mencabutnya maka, aku akan berurusan dengan Gale Group?!" ucap nolak Kepsek.

Disaat Kepsek mengatakan itu, Luna yang sedang duduk berdiri dan menjawab perkataan Kepsek.

"Tenang saja. Gale Group, aku yang atasi," jawab Luna.

Kepsek pun terkejut melihat ada Luna disana dan dia pun sontak mengambil kesimpulan bahwa yang menyewa jasa pengacara Sabrina ialah Luna.

"Kamu Luna, bagaimana bisa? Bukankah, kamu gadis miskin. Siapa sebenarnya kamu?" ucap rendah Kepsek.

Luna pun tersenyum dan duduk di samping Sabrina, "Aku bukan siapa-siapa dan pak Kepsek juga harus berpikir seperti sebelumnya."

Kepsek pun menenangkan pikiran, "Baiklah, lagi pula kamu murid saya. Jadi, bukan kah sudah seharusnya seorang Kepsek membantu murid nya."

Luna dan Sabrina saling bertukar pandang dan tersenyum.

Keesokan harinya nya di Sekolah Elit Metro, Kepsek menulis pernyataan permintaan maaf karena salah menduga dan telah skorsing Luna. Maka dari itu, Luna di panggil kembali ke sekolah untuk belajar kembali.

Sandra dan kelompok nya sontak terkejut dan kesal dengan sikap dari Kepsek tersebut.

"Bedebah!" gumam kesal Sandra.

Lalu, Sandra bergegas pergi meninggalkan papan pemberitahuan.

Disisi lain, Sania yang melihat itu, dia pun tersenyum senang.

"Syukurlah, terimakasih. God telah membantu Luna!" gumam Sania seraya melihat pengumuman tersebut.

Sedangkan, Raffi hanya menatap dan terdiam melihat pengumuman tersebut.

Disisi lain, Sandra dan kelompok nya pergi ke ruang Kepsek. Disana, mereka pun memprotes dengan keputusan Kepsek namun, Kepsek tidak menanggapi perkataan Sandra bahkan jika terus memaksa nya, Kepsek akan mengeluarkan Sandra.

Sandra pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan keluar dari ruangan dengan ekspresi kesalnya.

"Pak Haikal, awas saja. Ayahku akan menurunkan mu dari posisi Kepsek," ancam Sandra yang menoleh kearah pintu ruangan.

Setelah itu, Sandra dan kelompok nya pun pergi dengan mengoceh, "Lihat saja nanti meski Luna bisa sekolah lagi tidak akan aku biarkan dia sekolah dengan tenang."

Dikelas, datanglah Luna bersama Bu Rani kedalam kelas yang mana semua murid terpesona melihat kehadiran Luna dengan penampilan yang baru bahkan ada yang mengira kalau Luna adalah murid baru.

"Bu Rani, apakah kita kedatangan murid baru?"

"Kenalkan ke kita!"

"Ciu-Ciu!"

Semua murid bersorak-sorai yang membuat Bu Rani dan Luna saling bertukar senyum.

Luna juga tersenyum kepada Sania yang membuat nya malu juga ke Raffi yang mana wajah nya sontak memerah.

Ekspresi itu dilihat Alexa dan membuat nya kesal.

"Tambah lagi serangga didalam kelas," gumam Alexa.

Mendengar keramaian itu, Bu Rani menjelaskan nya.

"Katakan siapa ada murid baru? Dia teman sekelas kita Luna yang baru masuk lagi bersama kita."

Luna tersenyum dan melambaikan tangan, "Hai, apa kabar semuanya?"

"Eh?!~" semua serentak kaget.

Bahkan Alexa berdiri dari kursi dan gebrak meja, "Apa? Kamu, Luna?!"

"Hei, Alexa," sapa ramah Luna.

"Yasudah, Luna kamu duduk dan kita mulai pelajaran nya."

Luna pun duduk dan belajar seperti biasa yang sebenarnya dia sudah menguasai semua mata pelajaran di sekolah namun, demi formalitas dan ijazah. Dia harus mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Kabar kedatangan Luna yang berubah menjadi cantik menyebar keseluruhan sekolah sampai-sampai saat jam istirahat, dia sekeliling siswa dari kelas lain yang ingin melihat Luna.

Luna bersikap dingin dan tidak peduli. Disisi lain, Sania menjadi malu untuk berbicara kepada Luna.

Melihat itu, Luna dengan santai menghampiri Sania.

"Sania, ayo kita ke kantin!"

"Oh, iya," jawab Sania dengan senyuman kecil.

Setelah itu, Luna dan Sania pergi ke kantin. Setibanya disana, kehadiran Luna semakin heboh bahkan kantin yang biasa mengantri sama para murid diberikan jalan untuk membeli terlebih dahulu.

Luna pun berterimakasih hanya dengan senyuman yang membuat para murid terlena.

Disaat banyak yang menyukai Luna, disini lain ada yang membenci yakni Sandra.

"Dasar Placur! Aku akan hancurkan wajah cantik nya itu."

Sepulang sekolah, Luna dan Sania keluar dari gerbang sekolah yang mana mereka dihadang oleh Sandra dan kelompok nya.

"Luna, bukan kah kita ada urusan bisnis. Bisakah ikut dengan ku untuk membicarakan nya?" pinta Sandra.

Sania yang ada di samping Luna menaruh curiga terhadap Sandra yang mana dia akan melakukan hal yang buruk kepada Luna.

"Aku ikut!" pinta Sania karena khawatir dengan teman nya itu.

"Sania, ini bukan urusan mu. Bukankah begitu, Luna?" jawab Sandra dengan senyuman dingin.

Luna pun mendukung nya dan menyakinkan Sania.

"Iya, Sania. Nanti malam, aku kabarin lagi," jawab Luna.

"Baiklah. Jika kamu berkata seperti itu Luna. Aku duluan," ucap Sania.

Luna tersenyum dan mengangguk kepalanya, "Iya, Sania. Berhati-hatilah!"

Sesudah itu, Sania pergi terlebih dahulu. Lalu, tidak lama juga Luna dan Sandra pergi.

...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...

Terpopuler

Comments

lizah meon

lizah meon

penulisannya santai. tahniah

2024-10-27

0

rhea

rhea

semangat💪💪💪🇲🇾🇲🇾🇲🇾

2024-09-16

1

lihat semua
Episodes
1 Luna
2 Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
3 Queen System
4 Putra Samudera
5 Jay
6 Satu masalah teratasi, muncul masalah yang lain
7 Salin & Tempel
8 Ultimate Make over
9 Kebaikan Luna
10 Dewi Minimarket
11 Keluarga Xiao
12 Xiao Luna
13 Kembali ke Sekolah
14 Jebakan dan Game
15 Duel Luna dan Kenzo
16 Permintaan dan Inventory
17 Tamu Tak diundang
18 Jebakan Kekanak-kanakan
19 Pemotretan
20 Cashback 300%
21 Ketua Kelas
22 Tugas Ketua Kelas.
23 Preman Senior Sekolah (I)
24 Preman Senior Sekolah (II)
25 Preman Senior Sekolah (III)
26 Preman Senior Sekolah (IV)
27 Festival Olahraga
28 [Extra] Xiao Putra
29 Rumah 1 ton Emas (I)
30 Rumah 1 ton emas (II)
31 Ujian Akhir Semester
32 CEO yang terlihat miskin (I)
33 CEO yang terlihat miskin (II)
34 Luna pergi ke Grand Mall VIP (I)
35 Luna pergi ke Grand Mall VIP (II)
36 Jalan-jalan Bersama Budi
37 [Special] Putra dan Arin (I)
38 [Special] Putra dan Arin (Akhir)
39 Penghuni Baru Yang Terlihat Miskin (1)
40 Penghuni Baru Yang Terlihat Miskin (2)
41 Murid Baru (1)
42 Murid Baru (2)
43 Murid Baru (Akhir)
44 Luna membuka Cafe baru
45 Judi Online (1)
46 Judi Online (2)
47 Judi Online (3)
48 Judi Online (Akhir)
49 Selebritis (1)
50 Selebritis (2)
51 Selebritis (3)
52 Selebritis (4)
53 Selebritis (Akhir)
54 Revenge For Biological Father
55 K.A.I.R.A (1)
56 K.A.I.R.A (2)
57 K.A.I.R.A (Akhir)
58 Festival Budaya (1)
59 Festival Budaya (2)
60 Festival Budaya (3)
61 Festival Budaya (4)
62 Festival Budaya (Akhir)
63 Good Partner (1)
64 Good Partner (2)
65 Good Partner (Akhir)
66 Gangster (1)
67 Gangster (2)
68 Gangster (3)
69 Gangster (4)
70 Gangster (5)
71 Gangster (6)
72 Gangster (7)
73 Gangster (8)
74 Gangster (Akhir)
75 The Sewer Club (1)
76 The Sewer Club (2)
77 The Sewer Club (3)
78 The Sewer Club (4)
79 The Sewer Club (5)
80 The Sewer Club (6)
81 The Sewer Club (7)
82 The Sewer Club (8)
83 The Sewer Club (Akhir) [Revisi]
84 Permintaan maaf Raffi
85 Sofia And The Geng (1)
86 Sofia and The Geng (2)
87 Sofia and the Geng (Akhir) [Revisi]
88 Kencan dari Sang Casanova
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Luna
2
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
3
Queen System
4
Putra Samudera
5
Jay
6
Satu masalah teratasi, muncul masalah yang lain
7
Salin & Tempel
8
Ultimate Make over
9
Kebaikan Luna
10
Dewi Minimarket
11
Keluarga Xiao
12
Xiao Luna
13
Kembali ke Sekolah
14
Jebakan dan Game
15
Duel Luna dan Kenzo
16
Permintaan dan Inventory
17
Tamu Tak diundang
18
Jebakan Kekanak-kanakan
19
Pemotretan
20
Cashback 300%
21
Ketua Kelas
22
Tugas Ketua Kelas.
23
Preman Senior Sekolah (I)
24
Preman Senior Sekolah (II)
25
Preman Senior Sekolah (III)
26
Preman Senior Sekolah (IV)
27
Festival Olahraga
28
[Extra] Xiao Putra
29
Rumah 1 ton Emas (I)
30
Rumah 1 ton emas (II)
31
Ujian Akhir Semester
32
CEO yang terlihat miskin (I)
33
CEO yang terlihat miskin (II)
34
Luna pergi ke Grand Mall VIP (I)
35
Luna pergi ke Grand Mall VIP (II)
36
Jalan-jalan Bersama Budi
37
[Special] Putra dan Arin (I)
38
[Special] Putra dan Arin (Akhir)
39
Penghuni Baru Yang Terlihat Miskin (1)
40
Penghuni Baru Yang Terlihat Miskin (2)
41
Murid Baru (1)
42
Murid Baru (2)
43
Murid Baru (Akhir)
44
Luna membuka Cafe baru
45
Judi Online (1)
46
Judi Online (2)
47
Judi Online (3)
48
Judi Online (Akhir)
49
Selebritis (1)
50
Selebritis (2)
51
Selebritis (3)
52
Selebritis (4)
53
Selebritis (Akhir)
54
Revenge For Biological Father
55
K.A.I.R.A (1)
56
K.A.I.R.A (2)
57
K.A.I.R.A (Akhir)
58
Festival Budaya (1)
59
Festival Budaya (2)
60
Festival Budaya (3)
61
Festival Budaya (4)
62
Festival Budaya (Akhir)
63
Good Partner (1)
64
Good Partner (2)
65
Good Partner (Akhir)
66
Gangster (1)
67
Gangster (2)
68
Gangster (3)
69
Gangster (4)
70
Gangster (5)
71
Gangster (6)
72
Gangster (7)
73
Gangster (8)
74
Gangster (Akhir)
75
The Sewer Club (1)
76
The Sewer Club (2)
77
The Sewer Club (3)
78
The Sewer Club (4)
79
The Sewer Club (5)
80
The Sewer Club (6)
81
The Sewer Club (7)
82
The Sewer Club (8)
83
The Sewer Club (Akhir) [Revisi]
84
Permintaan maaf Raffi
85
Sofia And The Geng (1)
86
Sofia and The Geng (2)
87
Sofia and the Geng (Akhir) [Revisi]
88
Kencan dari Sang Casanova

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!